cover
Contact Name
Andi Faisal Anwar
Contact Email
faisal.anwar@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285255779975
Journal Mail Official
ecces@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Economics Department, Faculty of Economic and Islamic Business, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Jl. H.M. Yasin Limpo No. 36 Samata, Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia. 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Ecces: Economics, Social, and Development Studies
ISSN : 24076635     EISSN : 25805770     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Ecces specializes in Economics and is intended to communicate original research and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. Specifically, the journal will deal with topics, including but not limited to: economic development, macroeconomics, microeconomics, monetary economics, public economics, political economics, and digital economics, etc.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2015)" : 6 Documents clear
Pengaruh PDRB, Inflasi, Suku Bunga Bank Indonesia dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Penyaluran Kredit Pada Bank-Bank Umum Di Sulawesi Selatan Abdul Wahab
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v2i1.1131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap penyaluran kredit pada bank-bank umum di Sulawesi Selatan, (2) Pengaruh suku bunga Bank Indonesia terhadap penyaluran kredit pada bank-bank umum di Sulawesi Selatan, (3) Pengaruh inflasi terhadap penyaluran kredit pada bank-bank umum di Sulawesi Selatan, (4) Pengaruh Dana Pihak Ketiga terhadap penyaluran kredit pada bank-bank umum di Sulawesi Selatan Penelitian ini merupakan penelitian ekplanatif (explanatory research) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penelitian pustaka dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda (multiple regression analysis). Hasil penelitian diperleh melalui uji simultan (uji-F) variabel PDRB, suku bunga Bank Indonesia, inflasi dan Dana Pihak Ketiga berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit oleh bank-bank umum di Sulawesi Selatan. Selanjutnya melalui uji parsial (uji-t) hanya hanya variabel Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit bank-bank umum di Sulawesi Selatan, hal tersebut ditunjukkan dari nilai signifikan sebesar 0,013 lebih kecil dari 0,05.
Analisis Pergeseran Sektor-Sektor Ekonomi dan Penetapan Sektor Basis Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Takalar. Irwan Irwan
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v2i1.1149

Abstract

This study used data collection: a) Field Research i.e. research conducted directly by a visit to the object of research, namely the Office of the Central Bureau of Statistics and the Office of the regional planning agency in Takalar, South Sulawesi Province, and at the same time observe by the field employees. b) Research Library This method is carried out to obtain (refrence) by reading a variety of literature literature are closely related to the discussion of this study in order to obtain a theoretical basis used. The purpose of this research is to determine whether there has been a shift in the economic sector in the district Takalar from 2009 to 2013. In order to determine whether it is with a shift in the economic sector and the establishment of a base sector can boost economic growth in Takalar from the year 2009 until the year 2013. From the results of the study during the period from 2009 to 2013 regional gross domestic product (GDP) Takalar Regency experiencing absolute value or increase the area's economic performance Rp. 93,81 billion. It can be seen from the total value of Dij are positive on any economic activity. The increase in economic performance Takalar regency contributed by all sectors of the economy which exist in the GDP. And a shift occurs from the agricultural sector to the services sector. The agricultural sector in Takalar, still the biggest sector of production value and so does the value of its contribution to the regional gross domestic product (GDP) with an average contribution per year during the period from 2009 to the year 2013 in the amount of 48.50%, followed by the services sector with an average level of contribution that is equal to 44.13% and the industrial sector amounted to 8.09% and then the mining sector that is equal to 0.68% per year. Based on the analysis quotien location (LQ) there are four economic sectors that can be used as a base sectors namely agriculture, electricity, gas and water supply, Building and Other services in which all the four sectors have an LQ> 1
Analisis Sektor Basis Dan Pergeseran Struktur Perekonomian Kabupaten Sinjai Riswan Riswan; Hasbiullah Hasbiullah
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v2i1.1140

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui sektor basis perekonomian Kabupaten Sinjai dengan alat analisis Location Quotient. (2) Untuk mengetahui perubahan dan pergeseran sektor perekonomian Kabupaten Sinjai dengan alat analisis shift share. Kedua alat analisis tersebut berdasarkan dengan data PDRB dan analisis sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai. Hasil analisis Location Quotient menunjukkan bahwa sektor yang menjadi sektor basis adalah: (1) sektor pertanian dan (2) sektor jasa-jasa. Sektor Basis tersebut merupakan sektor yang mengindikasikan bahwa sektor tersebut mampu memenuhi permintaan masyarakat Kabupaten Sinjai. Hasil analisis shift share menunjukkan bahwa struktur perekonomian Kabupten Sinjai menujukkan bahwa sektor primer dari tahun ketahun mulai bergeser ke sekunder, dan tersier yang dapat terlihat melalui kontribusi sektor dari tahun ketahun. Berdasarkan analisis shift share bahwa sektor yang merupakan sektor kompetitif yaitu: (1) Pertambangan dan (2) Keuangan.
Nilai Maslahat Dalam Sistem Ekonomi Islam Amiruddin K
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v2i1.1143

Abstract

Islam telah meletakkan landasan kehidupan manusia melalui Al-Qur’an dan As-Sunnah, dengan prinsip dinamika kehidupan yang hendaknya konsisten pada 1)Pegangan hidup aqidah dengan tujuan hidup ibadah, 2)Jalan hidup syariah dengan tatacara hidup akhlaq, 3)Pola dan sistem yang berindikasi keadilan dan kebajikan. Tujuan akhir ekonomi Islam adalah sebagaimana tujuan dari syariat Islam Itu sebdiri (maqashid asy syari’ah), yaitu mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat (falah) melalui suatu taat kehidupan yang baik dan terhormat (hayyah thayyibah). Inilah kebahagiaan hakiki yang diinginkan oleh setiap manusia , bukan kebahagiaan semu yang seringkali pada akhirnya justru melahirkan penderitaan dan kesengsaraan. Dalam konteks ekonomi tujuan falah yang ingin capai oleh ekonomi Islam meliputi aspek mikro ataupun makro, mencakup horison waktu dunia ataupun akhirat. Mashlahah harus diwujudkan sesuai dengan cara-cara yang sesuai dengan syariat Islam sehingga akan terbentuk suatu peradaban yang luhur. Peradaban Islam adalah peradaban yang mengedepankan aspek budi pekerti atau akhlak, baik manusia dalam hubungannya dengan sesama manusia, makhluk lain di alam semesta ini dan hubungannya dengan Tuhan. Upaya pencapaian mashlahah dan keadilan harus dilakukan dengan dasar akhlak Islam sehingga tidak memperuncing konflik sosial. Mashlahah sebagai insentif ekonomi, konsep dan pemahaman mengenai kepemilikan harta membawa implilkasi kepada motivasi dan insentif setiap individu. Ketika seoarang meyakini bahwa harta yang dalam kekuasaannya adalah hak miliknya secara mutlak, maka ia pun akan merasa memiliki kebebasan untuk memanfaatkannya sesuai dengan kehendaknya tanpa perlu memperdulikan nila-nilai yang tidak bersesuaian dengan kepentingannya. Sebaliknya seorang budak, pada masa-masa sebelum Islam, misalnya tidak pernah merasa memiliki harta meskipun raganya sendiri sehingga segala tindakannya lebih didorong untuk memenuhi kehendak pihak lain.
Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Desa Laikang Kecamatan Mangrabombang Kabupaten Takalar Andi Samsir
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v2i1.1147

Abstract

ABSTRAK Ketahanan pangan dan kemiskinan menjadi salah satu indikator pembangunan nasional. Oleh karena itu, arah pembangunan hendaknya dimulai dari desa ke kota dan sektor pertanian khususnya menjadi hal yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi ketahanan pangan di Desa Laikang Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan dengan menggunakan metode survei ketahanan pangan rumah tangga petani. Data yang digunakan berupa data cross section dengan besaran sampel sebanyak 79 responden rumah tangga dengan menggunakan teknik sampling acak. Ketergantungan rumah tangga terhadap sektor primer masih sangat besar terutama sektor pertanian. Mata pencaharian utama warga adalah rumput laut, dan juga mengelola lahan pertanian untuk menghasilkan bahan pangan seperti padi, jagung dan kacang hijau. Ketersediaan pangan lokal warga masih sangat rendah terutama beras.Hal ini disebabkan oleh rendahnya tingkat produktivitas lahan seperti kurangnya persediaan air sehingga petani masih sangat bergantung pada curah hujan agar bisa menanam padi. Pendapatan rata-rata rumah tangga masih dapat digolongkan rumah tangga miskin. Hal ini disebabkan rendahnya produktivitas lahan pertanian maupun rumput laut serta kurangnya modal usaha sehingga tidak ada alternatif sumber pendapatan yang bisa diakses oleh rumah tangga miskin. Serta masih rendahnya pengetahuan gizi dan sanitasi rumah tangga (RT) yang disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan anggota RT.
Daya Saing Komoditas Sektor Pertanian Propinsi Sulawesi Selatan Menuju ASEAN Economic Community Zulkifli Zulkifli
EcceS (Economics, Social, and Development Studies) Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ecc.v2i1.1148

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tentang daya saing komoditas sektor pertanian menuju Asean Economic Community Survei pada Provinsi Sulawesi Selatan. Sektor pertanian merupakan suatu sektor ekonomi yang cakupannya cukup luas, karena sektor ini memiliki lima subsektor yang terdiri dari tanaman bahan makanan, perkebunan, kehutanan, perikanan dan peternakan.Produksi sektor initidak hanya dipasarkan didalam negeri juga juga dipasarkan diluar negeri. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model analisis Revealed Comparatif Advantage (RCA). Data yang digunakan yaitu tahun 2005 – 2014. Analisis daya saing komoditas sektor pertanian Sulawesi Selatan yang dianalisis dalam penelitian ini difokuskan pada komoditi yang sama yang dihasilkan oleh Negara anggota ASEAN. Pembahasan secara mendalam dan spesifik dalam konteks Negara ASEAN dilakukan karena tahun 2015 akan diberlakukan ASEAN ECONOMIC COMMUNITY. Hal ini pula yang membedakannya dengan penelitian sebelumnya dimana penelitian sebelumnya lebih banyak memfokuskan pada ekonomi global. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa komoditi pertanian yang mempunyai daya saing adalah Komoditi Kakao, Komoditi Karet, Komoditi Kopi, komoditi ikan laut segar, komoditi udang segar, komoditi rumput laut, dengan nilai RCA lebih besar dari satu.

Page 1 of 1 | Total Record : 6