cover
Contact Name
Syafrullah
Contact Email
klorofil@um-palembang.ac.id
Phone
0711511731
Journal Mail Official
jurnalklorofilfpump@gmail.com
Editorial Address
Jl. A Yani 13 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian
ISSN : 20859600     EISSN : 24433985     DOI : https://doi.org/10.32502/jk.v14i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini fokus pada kajian hasil-hasil penelitian bidang pertanian khususnya agroteknologi, budidaya pertanian.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2017): Klorofil" : 10 Documents clear
RESPON PERTUMBUHAN STEK TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) TERHADAP JENIS DAN TAKARAN PUPUK ORGANIK Yogi, Lendri; Gusmiatun, Gusmiatun; Hawayanti, Erni
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2017): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i1.611

Abstract

Respon Pertumbuhan Stek Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Terhadap Jenis dan Takaran Pupuk Organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan stek tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) terhadap jenis dan takaran pupuk organik. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Kampus C, Universitas Muhammadiyah Palembang. Dusun 1, Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Waktu pelaksanaan penelitian ini dimulai pada bulan mei 2015 sampai dengan bulan agustus 2015. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 8 kombinasi perlakuan diulang 4 kali, adapun faktor perlakuan yang digunakan adalah jenis pupuk organik (O) O1 = pupuk organik limbah pasar, O2 = pupuk organik blotong dan takaran pupuk (T) T0 = kontrol, T1 = 5 ton/ha, T2 = 10 ton/ha, T3 = 15 ton/ha. Peubah yang diamati, waktu keluar tunas (hst), tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah anakan (buah), persentase tanaman hidup (%). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pemberian pupuk organik blotong menghasilkan pertumbuhan bibit tebu terbaik dibandingkan dengan pemberian pupuk organik limbah pasar, dan juga pemberian pupuk organik dengan takaran 15 ton/ha menghasilkan pertumbuhan bibit tebu terbaik dibandingkan dengan pemberian pupuk organik dengan takaran 10 ton/ha dan 5 ton/ha.
EKSPLORASI MANFAAT LIMBAH CANGKANG TELUR UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.Merril) PADA TANAH ULTISOL Bimasri, John; Murniati, Nely
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2017): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i1.616

Abstract

Guna pencapaian ketahanan dan kedaulatan pangan, pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi pertanian. Berdasarkan tingkat kebutuhan pangan nasional hingga tahun 2025 dibutuhkan 4,7 juta lahan baru. Untuk mencapai produksi kedelai dibutuhkan perluasan areal tanam 2 juta hektar. Pada hal disisi lain lahan yang tersedia sebagian merupakan lahan sub optimal dan termasuk lahan yang sudah terdegradasi atau terlantar. Berbagai kendala yang terdapat pada lahan tersebut dapat diatasi dengan penerapan teknologi, salah satu dengan manfaatkan limbah cangkang telur yang digunakan sebagai pupuk dan penetral tanah yang asam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat cangkang telur dalam meningkatkan produksi tanaman kedelai pada tanah Ultisol. Penelitian diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam pemanfaatan cangkang telur untuk budidaya tanaman kedelai di lahan sub optimal. Penelitian menggunakan metode Eksperimen dengan Rancangan Acak kelompok faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan dengan 3 kali ulangan,dengan Perlakuan Varietas tanaman kedelai dan dosis limbah cangkang telur. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut : 1) Pemberian cangkang telur dapat peningkatan nilai derajat keasaman (pH) sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk memperbaiki tingkat kesuburan tanah, terutama pada lahan-lahan marjinal, 2) Pemberian limbah cangkang telur dengan dosis 1,2 kg perpetak setara 2000 kg dolomit mampu menaikkan pH tanah dari 4,15 menjadi 5,40 dan memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai terutama pada jumlah cabang, berat biji kering pertanaman dan perpetak dan 3) Cangkang telur merupakan limbah, jika dimanfaatkan dalam budidaya tanaman maka dapat mengurangi masalah lingkungan dan meningkatkan hasil produksi.
PERUBAHAN MORFOLOGI BIBIT KARET (Hevea brassiliensis Muell. Arg.) TERHADAP INTERVAL PENYIRAMAN AIR PADA BERBAGAI MEDIA TANAM Nurlaili, Nurlaili; Novriani, Novriani; Gribaldi, Gribaldi
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2017): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i1.607

Abstract

Seeds are healthy and fast according to the needs in the field is the composition of the media in the nursery and water availability. The composition of planting media soil, sand and organic matter. In addition to the growing medium, water also affects the growth of rubber plants. Treatment watering intervals, associated with the level of water availability. Plant growth improves with increasing amounts of water. In contrast, plant growth is hampered by lack of water is often associated with a reduction in the rate of photosynthesis. This study aims to determine the effect of watering intervals at different growing media on the growth of rubber seedlings. This study uses factorial completely randomized design, with five replications. -1 Factor is the growing media with a volume ratio (%), namely: M1 = Land (100%), M2 = Soil + sand (20% + 80%), M3 = Soil + sand + organic matter (10% + 80% + 10%), + M4 = Soil organic matter (20% + 80%). Factor-2 is an interval watering, namely: P1 = 4 days, P2 = 8 days, P3 = 12 days. Interval watering four days on the composition of soil organic matter 20% + 80% showed the highest yield at the variable plant height, number of leaf stems, root length, shoot dry weight, root dry weight and plant dry weight of rubber.
PENGARUH PUPUK BIOLAN 2 TERHADAP HASIL KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) Rusnaini, Rusnaini
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2017): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i1.612

Abstract

The experiment was conducted in Talang Inuman Teratai Urban Village, Muara Bulian Sub-District, Batang Hari Jambi Regency, with a height of 12 meters above sea level. The study aims to obtain Biolan 2 with the best dose that gives results in long bean plants. The experimental design used was Randomized Block Design (RAK) with six treatments consisting of N0: 0 liter /ha without fertilizer application Biolan 2, N1: 2 liters / ha of Biolan 2 fertilizer, N2: 4 liters / ha of Biolan 2 fertilizer, N3: 6 Liters / ha of Biolan 2 fertilizer, N4: 8 liters / ha of Biolan 2 fertilizer and N5: 10 liters / ha of Biolan 2 fertilizer. Each treatment was repeated four times with so many plot experiments 24 plots. For observations randomly taken 3 plants plot as sample. The observed components include pod length, number of pods, weight of pod and yield / ha. From the result of the research, Biolan 2 with dose 6 liters / ha has significant effect on the number of pods, weight of pod and yield per hectare but no effect on the administration of Biolan 2 with a dose of 8 liters / ha which gives the highest pod length.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HAYATI MIKORIZA DAN VOLUME PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT ( Elaeis guineensis Jacq.) PADA STADIA PRE NURSERY Riduan, Muhammad; Rosmiah, Rosmiah; Aminah, R. Iin Siti
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2017): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i1.608

Abstract

Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Mikoriza dan Volume Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Pada Stadia pre-Nursery polybag. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pertumbuhan terbaik dari Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada Stadia Pre-Nursery terhadap Pemberian Pupuk Hayati Mikoriza dan Volume Pemberian Air. Penelitian ini akan dilaksanakan di lahan kebun percobaan kampus C Universitas Muhammadiyah Palembang Dusun I Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan. pada bulan Mei sampai Juli 2015, Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 12 kombinasi perlakuan 3 ulangan dan masing- masing perlakuan terdapat 3 tanaman contoh. Faktor perlakuan pertama yaitu Konsentrasi Hayati Mikoriza (H) yang terdiri dari : H0 = tanpa Mikoriza, H1 = 10 (g) Mikoriza, H2 = 20 gram dan H3 = 30 gram. Faktor perlakuan kedua yaitu Volume (V) yang terdiri dari : V1= 250 ml Air, V2= 500 ml Air dan V3 = 750 ml Air. Peubah yang diamati terdiri dari tinggi bibit (cm), Jumlah pelepah daun (helai), bobot kering tanaman (g), panjang akar (cm), jumlah akar primer , dan bobot kering akar(g). Perlakuan pemberian Takaran pupuk hayati mikoriza dengan hasil terbaik pada rerata tinggi, jumlah pelepah daun ,bobot kering tanaman tidak terjadi interaksi pada semua peubah yang diamati.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH TERHADAP PEMBERIAN JENIS KOMPOS KOTORAN TERNAK PADA BERBAGAI TINGKAT PEMUPUKAN KIMIA PADA LAHAN KERING MARGINAL Moelyohadi, Yopie
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2017): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i1.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari serta mendapatkan jenis kompos kotoran ternak yang berpengaruh baik pada berbagai tingkat pemupukan kimia terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang (Arachis hypogaea L.) pada lahan kering marginal. Penelitian ini telah laksanakan di kebun percobaan kampus C Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang yang terletak wilayah Dusun I, Desa Pulau Semambu, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Penelitian dilaksanakan dari bulan Mei sampai dengan bulan Agustus 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Split Plot Design. Sebagai perlakuan petak utama adalah pemberian berbagai jenis kompos kotoran ternak, dengan empat taraf perlakuan, yaitu:T0=tanpa pemberian kompos kotoran ternak (kontrol), T1=kompos kotoran burung puyuh, T2=kompos kotoran sapi dan T3=kompos kotoran ayam. Perlakuan anak petak adalah pemberian pupuk kimia pada berbagai tingkat pemupukan, dengan tiga taraf perlakuan, yaitu:.K1 = 25% dosis pupuk kimia (25 Kg Urea +25 Kg SP36 + 12,5 Kg KCL/ha), K2= 50% dosis pupuk kimia (50 Kg Urea +50 Kg SP36 + 25 Kg KCL/ha), dan K3= (75 Kg Urea +75 Kg SP36 +37,5 Kg KCL/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa kombinasi pemberian kompos kotoran ayam dan pupuk kimia pada tingkat pemupukan 75% memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah dengan produksi rata-rata encapai 6,72 ton polong kering panen /hektar.
PENGARUH FORMULA DAN TAKARAN PUPUK ORGANIK PLUS TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN KARET (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) STUM MATA TIDUR DI POLIBAG Syafrullah, Syafrullah; Hawalid, Henyati; Junianto, Yohanes
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2017): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i1.609

Abstract

Pengaruh formula dan takaran pupuk organik plus terhadap pertumbuhan bibit tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell.Arg) stum mata tidur di polibag. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh jenis formula dan takaran pupuk organic plus terhadap pertumbuhan bibit tanaman karet (hevea brasiliensis Muell.Arg) stum mata tidur di polibeg. Penelitian ini telah dilaksanakan Di Kebun Percobaan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang Di Kampus C Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. Dimulai dari bulan mei sampai juli 2015. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 12 kombinasi diulang sebanyak 3 kali dengan 3 tanaman contoh. Adapun perlakuannya sebagai berikut: Jenis Formula Pupuk Organik Plus: F1: Formula 1, F2: Formula 2, F3: Formula 3, Takaran Pupuk Organik Plus: T0: control. T1: 10 g/polibeg, T2:20 g/polibeg, T3: 30 g/polibeg. Peubah yang diamati dalam peneitian ini adalah Waktu Keluar Tunas (hari), Tinggi Tunas (cm), Terbentuknya Payung Pertama (hari), Diameter Tunas (cm), Jumlah Tangkai Daun (tangkai). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk organic plus dengan takaran 30 g/ polibeg menghasilkan pertumbuhan terbaik pada bibit tanaman karet di polibag.
PENGARUH KONSORSIUM AZOSPIRILLUM, AZOTOBACTER DAN BAKTERI PELARUT FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PADI Wuriesyliane, Wuriesyliane
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2017): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i1.614

Abstract

Swamp land in South Sumatra has a huge potential to be developed. In order to utilize the good microorganisms to help increase plant growth and production, has done a lot of research on soil microbes. When microbes inoculated into rhizosfir they can have a positive impact (mutualism or komensalisme), the negative impact (parasitism, competition or amensalisme) or did not give any imluence (neutralism). The aim of this research was to studied the effect of consortium bacterial isolates growth of rice plants as well as to obtain best composition of Azotobacter, Azospirilium and phosphate solubilizing bacteria in spurring growth of rice plants. This research was conducted in October 2012 to February 2013. The results showed that treatment C (Azotobacter and BPF) can increase vegetative growth or rice plants and can increase the content of N and P in soil.
RESPON BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) PADA PRENURSERY TERHADAP JENIS KOMPOS DAN TAKARAN PUPUK UREA Sumantri, Adi
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2017): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i1.610

Abstract

This study aims to determine and study the response of oil palm seedlings (Elaeis gueneensis Jack) to the type of compost and dosage of urea fertilizer. This research was conducted in the house of researchers in Sukajadi Village, Talang Kelapa Sub-district, Banyuasin District, from February to May 2017. The method used is the Randomized Block Design (RAK) method factorial by 8 combinations of 4 refracting groups with 5 plant samples. The parameters used in this study are sebgai following percentage of seedlings (%), plant height (cm), number of leaves (strands), number of roots (root), root length (cm), wet weight weight (g), and weight Dry trimmed (g). Based on the results of the diversity showed that the compost type treatment had a very significant effect on root length, not significant effect on other variables, the urea fertilizer treatment rate had a very significant effect on all observed variables, the interaction treatment had a very significant effect on the high and wet weight Have no significant effect on other variables.
PENGARUH JENIS DAN TAKARAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI POLYBAG PADA PRE NURSERY Rasyid, Muhammad; Amir, Nurbaiti; Minwal, Minwal
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2017): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v12i1.615

Abstract

Pengaruh Jenis dan Takaran Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guinensis Jacg) Pada Fase Pre Nursery. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendapatkan jenis dan takaran pupuk organik yang tepat terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) pada Stadia pre nursery di polybag. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Kampus C, Universitas Muhammadiyah Palembang. Dusun 1, Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Waktu pelaksanaan penelitian ini dimulai pada bulan Mei 2015 sampai dengan bulan Agustus 2015. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 12 kombinasi perlakuan diulang 3 kali, adapun faktor perlakuan yang digunakan adalah Jenis Pupuk Organik (O), O1 = Pupuk Kandang Kotoran Ayam, O2 = pupuk kandang Kotoran Sapi, O3 = pupuk kandang Kotoran kambing, O4 = Pupuk Jerami Padi dan Takaran Pupuk Organik (T), T1 = 10 ton/ ha, T2 = 20 ton/ ha, T3 = 30 ton/ ha. Peubah yang diamati tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), panjang akar primer (cm), jumlah akar primer (helai), berat basah tanaman (g), berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pupuk organik berpengaruh sangat nyata terhadap peubah yang diamati seperti Tinggi tanaman dan berat basa berangkasan dan berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, panjang akar primer, jumlah akar primer dan berat kering berangkasan. Takaran pupuk organik berpengaruh tidak nyata setiap peubah yang di amati, sedangkan interaksi berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah yang diamati.

Page 1 of 1 | Total Record : 10