cover
Contact Name
Firman Parlindungan
Contact Email
firman@utu.ac.id
Phone
+62811811853
Journal Mail Official
jkemas@utu.ac.id
Editorial Address
Jl. Alue Peunyareng, Meulaboh, Aceh Barat
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health)
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : 23550643     EISSN : 23550988     DOI : -
Core Subject : Health,
J-Kemas is a biannual scientific journal focused on issues related to public health, such as (but not limited to) health services and policy, environment and sanitation, social environment and behavior, epidemiology and biostatistics, public health practices, occupational health, child and maternity, and nutrition. Articles based on research, literature review, position papers, or commentary papers are welcome to be published either in April or October. J-Kemas was first published in 2015 in a printed version registered with an ISSN. To support the dissemination of knowledge, J-Kemas is available online (open access) since 2019.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2018): April 2018" : 5 Documents clear
Perbedaan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Antara Pasien Dengan Indeks Massa Tubuh Normal Dengan Overweight Dan Obesitas Di Poli Klinik Penyakit Dalam Blud Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Meulaboh Bustami Bustami
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.947 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v5i1.1149

Abstract

Salah satu penyakit degeneratif yang perlu diwaspadai adalah penyakit hipertensi yaitu suatu gangguan dari sistem peredaran darah yang akhir-akhir ini cenderung mengenai segala usia. Penyakit ini sering disebut dengan penyakit darah tinggi karena memang terdapat adanya peningkatan tekanan darah yang melebihi batas normal. Kasus hipertensi di Provinsi Aceh tergolong tinggi. Berdasarkan hasil Riskesdas Tahun 2013 dilaporkan bahwa jumlah prevalensi hipertensi di Provinsi Aceh mencapai 9,5% dan merupakan peringkat kedua tertinggi di Indonesia. Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat juga mencatat jumlah penderita hipertensi di Kabupaten Aceh Barat yang tidak sedikit, yaitu7,8%. Dengan perbedaan berat badan pada penderita hipertensi ini besar kemungkinan juga akan berbeda ukuran tekanan darah secara rata-rata. Sehingga bila sudah terbukti ada perbedaan secara rata-rata maka intervensi yang diberikan dapat ditentukan lebih awal, dan juga perawat secara dini dapat mengantisipasi dampak lebih lanjut dari kejadian hipertensi pada pasien yang overweight. Jenis penelitian merupakan penelitian comparative Study. Metode sampel yang di gunakan yaitu Acidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang responden. Metode analisa data adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah penderita hipertensi memiliki perbedaan yang signifikan baik antara yang normal dengan overweight, antara normal dengan obesitas, maupun antara overweight dengan obesitas. Berdasarkan uji t (T-test) yang telah dilakukan seluruhnya menunjukkan nilai signifikansinya <0,05 (p<0,05), hal ini menunjukkan Ha diterima, artinya ada perbedaan yang signifikan rata-rata tekanan darah systole antara pasien yang memili IMT normal dengan overweight dan obesitas. Disarankan kepada pihak manajemen keperawatan RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh untuk mengambil kebijakan tentang penyuluhan dalam mengontrol berat badan penderita hipertensi.
Evaluasi Penerapan Kawasan Tanpa Rokok Melalui Peran Dinas Kesehatan Yarmaliza Yarmaliza; Teungku Nih Farisni
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.564 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v5i1.1138

Abstract

Kebiasaan merokok sudah mengakar dalam kehidupan masyarakat Aceh Barat dan merupakan kebiasaan yang dapat merugikan kesehatan. Berbagai macam penyakit kanker dapat menjadi resiko bagi perokok aktif maupun pasif. Dengan adanya program Kawasan Tanpa Rokok yang diupayakan oleh Dinas Kesehatan Aceh Barat berupaya mengurangi kebiasaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rencana kebijakan pemerintah Aceh Barat, upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, serta proses pembentukan Qanun tentang kawasan tanpa rokok yang telah diajukan Dinas Kesehatan Aceh Barat ke Bagian Hukum Setdakab Aceh Barat. Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan pendekatan wawancara mendalam (in-depth interview) pada informan melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menyatakan bahwa draft usulan Qanun tentang Kawasan Tanpa Rokok sudah dalam tahapan Program Legislasi (Proleg) yang akan dibahas pada tahun 2015 di DPRK Aceh Barat antara Badan Eksekutif dan Badan Legislatif mengenai isi dan ketentuan yang terkait dalam draft tersebut untuk diupayakan menjadi Rancangan Qanun, selanjutnya pihak Eksekutif membahas draft tersebut bersama lintas sektor terkait penyempurnaan draft tersebut sebelum diajukan ke DPRK yang akan dibahas dalam rapat paripurna untuk dijadikan Qanun. Selanjutnya draft Qanun dibawa ke tingkat Provinsi untuk diverifikasi dan kemudian ditandatangani oleh Bupati Aceh Barat atas persetujuan DPRK yang akhirnya produk hukum mengenai peraturan kawasan tanpa rokok tersebut bisa diimplementasikan. Bila rancangan qanun tersebut disahkan, maka diharapkan agar Pemerintah secara konsisten untuk melaksanakan qanun tersebut. Diharapkan untuk Dinas Kesehatan Aceh Barat terus melakukan sosialisasi yang bersinergi antara Legislatif dan Eksekutif sehingga lancar dalam pembahasan dengan waktu yang tidak lama, sehingga dapat diimplementasikan kepada masyarakat Aceh Barat.
Hubungan Kepuasan Pasien Dengan Minat Kunjungan Ulang Di Puskesmas Sangkalan Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Susy Sriwahyuni Sukiswo
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.476 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v5i1.1144

Abstract

Pelayanan kesehatan puskesmas merupakan bentuk pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yang merupakan indikator pengukur kepuasan penggunaan jasa kesehatan. Puskesmas Sangkalan merupkan salah satu puskesmas yang berada di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya yang masih dirasakan perlu adanya pebenahan dari segi kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui bagaimana hubungan kepuasan pasien dengan minat kunjjung ulanng di Puskesmas Sangkalan Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Metode penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Sangkalan Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya pada tahun 2016 dengan jumlah sampling sebanyank 35 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi.Berdasarkan hasil analisis bivariat menggunakan uji statistik Chi square diperoleh yaitu, realibilitas (p=0,001), jaminan (p=0,000), empati (p=0,012) dan bukti fisiik (p=0,007).Hasil ini memperlihatkan bahwa berhubungan bahwa berhubungan dengan minat kunjungan ulang di Puskesmas Sangkalan. Disarankan untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga ahli sesuai dengan profesinya, agat lebih meyakinkan masyarakat dalam memperoleh pengobatan, salah satunya menerapkan program 4S (senyum, sopan, santun, sabar) dan SEHATI (sehat, empati, handal, aman, tertib dan iman) sebagai program unggulan Puskesmas serta menyediakan saran dan prasarana yang menjadi kebutuhan utama Puskesmas Sangkalan Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. 
Hubungan Faktor Lingkungan Dengan Kejadian Jatuh Pada Lansia Lanjut Di Gampong Suak Raya Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Tri Mulyono Herlambang
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.963 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v5i1.1148

Abstract

Dalam memasuki usia tua akan mengalami kemunduran, misalnya kemunduran fisik yang ditandai dengan kulit yang mengendur, rambut memutih, gigi mulai ompong, pendengaran kurang jelas, pengelihatan semakin memburuk, gerakan lambat, dan kurang lincah. Gampong Suak Raya merupakan salah satu gampong yang berada di Kecamatan Johan Pahlawan. Gampong Suak Raya terdapat 80 keluarga yang memiliki lansia. Jumlah kejadian lansia lanjut seluruhnya 103 jiwa dengan klasifikasi laki-laki berjumlah 70 dan perempuan berjumlah 33 jiwa. Kemudian lansia lanjut sering buang air besar ke sungai yang jauh dari rumahnya. Tujaun dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan dengan kejadian jatuh pada lansia lanjut di Gampong Suak Raya Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Tahun 2017. Jenis penelitian merupakan penelitian survey analitik. Metode sampel yang di gunakan Total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang responden. Metode analisa data adalah bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α:0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara faktor lingkungan dengan kejadian jatuh pada lansia dengan nilai p = 0,010 (p<0,05). Disarankan kepada pihak Puskesmas Johan Pahlawan untuk meningkatkan upaya keluarga yang memiliki lansia dalam mencegah resiko jatuh pada lansia dengan cara mengatur/menata lingkungan yang aman dan nyaman bagi lansia melalui penyuluhan kesehatan.
The Implementation of Pregnant Mother Class Program in Aceh Barat District Teungku Nih Farisni; Yarmaliza Yarmaliza; Fitriani Fitriani
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.018 KB) | DOI: 10.35308/j-kesmas.v5i1.1179

Abstract

The total of pregnant women in Aceh Barat District in 2018 is 4453 0 people. The total of deaths was 3 and than the total of infant deaths was 90. The importance of pregnant mothers class programs as an effort to reduce maternal mortality and infant mortality rates. The purpose of this study was to analyze the study of Communication, Resources, Disposition, and Bureaucratic Structure in the Implementation of the Mother Class Program in West Aceh District. This type of research is descriptive qualitative research that is the method used to explore or analyze a study but is not used to make broader conclusions. The sampling technique used purposive sampling with 16 main informants, 1 key informant and 1 supporting informant. Data collection techniques with in-depth interviews. Data analysis uses content analysis. The results of research on communication studies are still not good, resources are incomplete. Disposition is still lacking in commitment, and bureaucratic structure is still lacking in cooperation. The implementation of the Pregnant Women Class Program in West Aceh district is still inappropriate and there are still many obstacles and obstacles. The conclusion is that there is still a lack of communication across sectors, the lack of resources to carry out maximum implementation, the lack of commitment from decision makers, and the bureaucratic structure is still lacking of cooperation so that the implementation of the pregnant mothers class program cannot run properly and optimally. Suggestions are expected to build good communication across sectors, decision makers seek to maximize available resources in the implementation of classes for pregnant women, build cooperation in bureaucratic structures and for pregnant women are expected to continue to follow the Pregnant Women Class routinely and to the end so that pregnant women class programs can run effectively. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5