cover
Contact Name
I Putu Dedy Arjita
Contact Email
ipdedyarjita@unizar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram Jalan Unizar No. 20 Turida, Sandubaya - Mataram NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kedokteran: Media Informasi Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 24609749     EISSN : 26205890     DOI : 10.36679
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram dengan frekuensi 2 (dua) kali setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember, sebagai media informasi dan komunikasi ilmiah dalam pengembangan Ilmu Kedokteran dan Kesehatan.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2020)" : 3 Documents clear
HUBUNGAN KEPATUHAN KONSUMSI OBAT ANTIDIABETIK TERHADAP KADAR HBA1C PADA PASIEN DM TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2019 Lintang Usnaini; Musyarrafah Musyarrafah; Halia Wanadiatri; IGP Winangun
JURNAL KEDOKTERAN Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/kedokteran.v5i2.224

Abstract

Prevalensi penyakit DM di NTB berada pada urutan ke-23 dari 35 provinsi yaitu sekitar 1,5%-2,0%. Kegagalan pengontrolan glukosa darah pasien DM tipe 2 karena ketidakpatuhan pasien terhadap pengobatan yang dilihat dari kesesuaian diri pasien terhadap anjuran medikasi yang telah diresepkan baik waktu, dosis, maupun frekuensi. Salah satu parameter yang digunakan dalam menilai pengendalian penyakit DM adalah kadar HbA1c. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan kepatuhan konsumsi obat antidiabetik dengan kadar HbA1c pada pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian terdiri dari 83 orang pasien DM tipe 2 yang diwawancara menggunakan kuesioner MMAS-8 untuk menilai tingkat kepatuhan responden dalam mengonsumsi obat antidiabetik dan kadar HbA1c diperoleh dari rekam medik. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan nilai signifikasi (p) adalah p ≤ 0.05. Hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi (p) 0.000 yang menunjukkan adanya hubungan bermakna antara kepatuhan mengonsumsi obat antidiabetik dengan kadar HbA1c. Simpulan penelitian ini terdapat hubungan antara kepatuhan mengonsumsi obat antidiabetik dengan kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Provinsi NTB Tahun 2019.
PENATALAKSANAAN KRISIS HIPERTENSI Dwi Pramana
JURNAL KEDOKTERAN Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/kedokteran.v5i2.243

Abstract

Krisis hipertensi merupakan salah satu kegawatan yang terjadi secara akut dan progresif yang meningkatkan angka kematian. Krisis hipertensi diklasifikasikan menjadi hipertensi emergensi dan hipertensi urgensi tergantung pada derajat peningkatan tekanan darah dan adanya kerusakan organ target. Tujuan utama penatalaksanan krisis hipertensi adalah untuk mengurangi tekanan darah dengan aman. Deteksi, evaluasi dan penatalaksanaan yang tepat pada krisis hipertensi penting dilakukan untuk mencegah kerusakan organ.
PERBANDINGAN SENSITIVITAS CO-AMOXICLAV DAN OFLOXACIN TERHADAP KUMAN AEROB PENYEBAB OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIS DI RSUD PROVINSI NTB Herlina Wati; Oka Juniawan; Ayu Trisna
JURNAL KEDOKTERAN Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/kedokteran.v5i2.223

Abstract

Otitis media supuratif kronis merupakan infeksi kronis di telinga tengah dengan perforasi membran timpani dan sekret yang keluar dari telinga tengah terus-menerus atau hilang timbul dan salah satu penyakit yang sering ditemukan pada telinga. Otitis media supuratif kronis sering disebabkan oleh kuman aerob. Dalam penanganannya dapat diberikan antibiotik, beberapa antibiotik yang sering digunakan adalah co-amoxiclav dan ofloxacin. Tujuan penelitian adalah membandingkan sensitivitas co-amoxiclav dan ofloxacin terhadap kuman aerob penyebab otititis media supuratif kronis di RSUD Provinsi NTB. Metode Penelitian ini menggunakan desain jenis analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. 50 pasien otitis media supuratif kronis diswab untuk pengambilan sekret telinga dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Uji sensitivitas antibiotik diuji dengan metode dilusi. Data dianalisis menggunakan uji Paired Samples Test dengan tingkat signifikasi p < 0,05. Dari 50 pasien didapatkan penyebab otitis media supuratif kronis terbanyak adalah Pseudomonas Aeruginosa (32,0%). Co-amoxiclav sensitif terhadap gram positif (26,0%) dan gram negatif (14,0%) dengan total 40,0%. Ofloxacin sensitif terhadap gram positif (24,0%) dan gram negatif (46,0%) dengan total 70,0%. Dari hasil uji didapatkan p-value 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan sensitivitas co-amoxiclav dan ofloxacin terhadap kuman aerob penyebab otitis media supuratif kronis.

Page 1 of 1 | Total Record : 3