cover
Contact Name
Dika Sahputra, M.Pd
Contact Email
dikasahputrads@gmail.com
Phone
+6281361587943
Journal Mail Official
komunikaislamika@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Pasar V Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam
ISSN : 23557982     EISSN : 26225115     DOI : -
This journal covers actual issues in islamic communication studies The development of contemporary dawah by utilizing media Islamic information systems Islamic dakwah studies include field research and conceptual study research The purpose of this journal is to promote sharing of knowledge and understanding of communication issues Then receive contributions from experts researchers practitioners and policy makers throughout the world Any submitted paper will be reviewed by reviewers Review process employs doubleblind review that the reviewer does not know the identity of the author and the author does not know the identity of the reviewersThis journal is published periodically twice a year precisely in June and December.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2018)" : 9 Documents clear
PENGGUNAAN RADIO SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DAKWAH Muktarruddin Munthe
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v5i2.3993

Abstract

Dakwah merupakan salah satu praktik komunikasi yang mengambil berbagai bentuk, mulai dari komunikasi personal, komunikasi massa dan komunikasi kelompok. Di era globalisasi, dakwah dihadapkan pada tantangan menyampaikan syiar Islam melalui media massa. Penggunaan radio sebagai media komunikasi dakwah adalah menggunakan ajaran-ajaran Islam sebagai pesan yang harus disampaikan radio sesuai dengan fungsinya. Solusi yang ditawarkan dalam memaximalkan radio sebagai media komunikasi dakwah adalah dengan mendirikan radio siaran Islam dan memaximalkan sumberdaya manusia yang beragama Islam untuk sama-sama memajukan stasiun radio Islam.
Ekspresi Estetik Islam Dalam Pantun dan Pepatah Sebagai Media Dakwah di Sumatera Utara Indi Tri Asti
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v5i2.4002

Abstract

Penggunaan media sebagai alat penyampaian dakwah telah memberikan andil dan warna tersendiri dalam kegiatan dakwah. Bila Sunan Kalijaga dikenal dengan seni wayangnya, maka dalam masyarakat yang berdomisili di Sumatera Utara dikenal pantun dan pepatah yang juga merupakan media dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah kepada masyarakat. Bagi masyarakat Sumatera Utara, pantun dan pepatah selain merupakan alat pengungkapan jalan pikiran, sikap, dan kebudayaannya, juga sebagai pencerminan cara berpikir dan keinginan masyarakat untuk menanamkan norma-norma dalam masyarakat, seperti adat istiadat, budaya dan agama. Oleh sebab itu, sebagai salah satu bentuk karya sastra yang, pantun dan pepatah telah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat Sumatera Utara khususnya. Pantun dan pepatah dapat digunakan kapan saja dalam kehidupan sehari-hari. Pantun dapat diselipkan dalam percakapan atau perbualan, dalam nyanyian ataupun senda gurau.
KOLABORASI PERS, JURNALISTIK DAN WARTAWAN Yose Rizal
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v5i2.3995

Abstract

Saat ini dunia jurnalistik tidak hanya milik wartawan professional saja tapi milik semua orang yang ingin berbagi informasi. Karena berbagai informasi yang dibutuhkan khalayak tidak selalu terpenuhi oleh media massa konvensional (umum). Adapun tulisan ini adalah ingin melihat lebih dalam bagaimana peran pers, jurnalistik dan wartawan juga bagaimana seharusnya menjadi seorang jurnalistik yang professional berdasarkan kode etik yang telah ada.  
STRATEGI KOMUNIKASI PIMPINAN YAYASAN ULIL ALBAB DALAM PEMBERDAYAAN PROGRAM PESERTA BEASISWA UNTUK KAUM DUAFA DI KOTA MEDAN Benny Munardi
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v5i2.4008

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi komunikasi Pimpinan Yayasan Ulil Albab (YUA) dalam Pemberdayaan Program Peserta Beasiswa untuk Kaum Duafa di Kota Medan, yang meliputi penentuan tujuan komunikasi, penyajian pesan, pemilihan dan penggunaan media, serta strategi komunikasi Pimpinan YUA dalam mengatasi hambatan-hambatan komunikasi.Adapun jenis penelitian dan pendekatan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Dan jika ditelusuri penelitian ini bertolak dari fenomena sosial yang menarik perhatian peneliti, kemudian menemukan konsep awal, sehingga mempunyai rasa ingin tahu dengan melakukan ekstrapolasi, yakni menciptakan konsep baru dari konsep yang telah ada, secara rasionalitas.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: Pertama, Strategi komunikasi Pimpinan YUA dalam Penentuan Tujuan Komunikasi adalah melibatkan bawahannya dalam bentuk rapat-rapat atau diskusi. Biasanya pimpinan akan menggelar rapat tahunan dan masing-masing Jaringan Layanan di Ulil Albab, membuat kerangka tahunan dan juga menggelar rapat bulanan, untuk menerima dan membahas anggaran bulanan yang diajukan oleh masing-masing bidang program kerja dan sangat terbuka dalam menerima ide-ide yang disampaikan yang bersifat inovatif dan kreatif. Kedua, Dalam penyajian pesan adalah dengan cara pesan disusun terlebih dahulu, kemudian disajikan melalui komunikasi verbal dan non verbal, yakni dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dan disesuaikan dengan pemahaman peserta penerima beasiswa. Ketiga, Dalam penggunaan dan pemilihan media menggunakan media massa, media selebaran dan komunikasi antar individu. Keempat, Dalam mengatasi hambatan-hambatan komunikasi adalah dengan melirik kepada penyebab masing-masing hambatan yang terjadi untuk lebih spesifik dalam penanganannya dan tidak terulang lagi dimasa depan.            Hasil dari strategi komunikasi Pimpinan YUA dalam Pemberdayaaan Program Peserta Beasiswa untuk Kaum Duafa di Kota Medan adalah perkembangan program tersebut yang mengalami grafik peningkatan yang terus naik dari tahun ke tahun dan perubahan tingkah laku positif yang terjadi pada diri peserta beasiswa khususnya dari kalangan mahasiswa setelah mengikuti proses pemberdayaan.
AUDIENS DALAM PERIKLANAN: SEBAGAI TARGET MARKET Tengku Walisah
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v5i2.3996

Abstract

Dalam periklanan audiens berperan sebagai target yang akan disasar oleh pesan periklanan. Istilah lainnya adalah target market. Beberapa tahapan dilalui untuk menentukan audiens sebagai target market dalam periklanan. Upaya ini digunakan untuk mempermudah menargetkan audiens ke dalam unit yang lebih kecil dimana tadinya merupakan heterogenitas. Melalui segmentasi audiens dibagi ke beberapa kategori-kategori tertentu untuk memperoleh target market yang tepat.
Sound Bite Effect Dalam Komunikasi Politik Husni Ritonga
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v5i2.4009

Abstract

Tahun politik terasa cepat bergerak lebih cepat, kendari pemilihan umum calon Presiden dilaksanakan tahun 2019 berbagai komunikasi politik pun dilakukan demi menarik simpatisan masyarakat. Akhir-akhir ini kontestasi politik sering dikait-kaitkan dengan berbagai macam ucapan-ucapan yang pada akhirnya memancing konflik sehingga perpolitikan di tanah air semakin menarik untuk dikaji, khususnya dalam kajian komunikasi politik. Segala ucapan yang disampaikan oleh para tokoh komunikasi politik dianggap sebagai suatu hal yang menarik untuk dikaji. Berbagai macam ucapan, ujaran ataupun pernyataan nyatanya bisa memberikan efek terhadap lawan bicara sehingga pesan-pesan komunikasi politik dianggap mempunyai sebuah simbol-simbol tertentu, baik secara verbal maunpun non-verbal. Kendati demikian, komunikasi politik yang disampaikan oleh para aktor politik ternyata bisa memberikan efek yang luar biasa terhadap lawan politik. Bukan hanya sekedar ucapan, bahkan gestur tubuh bisa menjadi sebuah senjata pesan politik yang dapat memberikan efek kepada lawan politik. Oleh karena dalam penelitian ilmiah ini nantinya akan membahas lebih dalam bagaimana simbol-simbol perpolitikan seperti ucapan ataupun gesture tubuh bisa memberikan efek yang luar biasa kepada lawan politik. Semua itu dilakukan untuk menarik minat masyarakat terhadap salah satu pasangan calon Presiden Republik Indonesia tahun 2019 nantinya.
KOMUNIKASI KOMUNITAS KHUSUS “LGBT” Elfiyanti Ritonga
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v5i2.3997

Abstract

Fenomena LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender) saat ini telah berkembang di dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat Indonesia dengan kebudayaan timurnya masih menganggap bahwa kaum LGBT merupakan orang-orang yang menyimpang, sehingga kaum LGBT ini masih ragu untuk membuka diri mereka kepada masyarakat. Sebagian besar kaum LGBT mempresentasikan dirinya sebagai masyarakat heteroseksual, hal ini dilakukan agar kaum LGBT dapat bergaul secara nyaman dalam melakukan berbagai aktifitas sosial bermasyarakat. Tulisan  ini akan membahas Komunikasi Komunita Khusus LGBT di Era Digital. Disamping mengaitkannya dengan kemajuan tehnologi informasi dan komuniksi, makalah ini akan mengupas bagaimana perkembangan komunitas LGBT dalam pandangan Komunikasi Islam.
Citizen Journalism as alternative practices for Dakwah Purposes Andini Nurbahri
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v5i2.4170

Abstract

Nowadays people can publish important news actively through their social media and their participation in that news process changed the definition of news consumers into citizen journalism. Citizen journalism is no longer just about overcoming the limits of journalistic professionalism, it goes further and tries to overcome the imbalance of the mainstream media in informing and sharing the news related to da’wah interest for Muslim. This article examine the role and challenge of citizen journalism as the alternative practice for Da’wah purposes
HUMOR DAN KOMUNIKASI DAKWAH PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Muniruddin Muniruddin
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v5i2.3998

Abstract

Pembahasan ini meneliti corak dan fungsi humor dalam komunikasi dakwah dalam pengembangan masyarakat Islam. Tidak asing lagi mayoritas masyarakat pada umumnya menginginkan komunikasi itu diselingi atau disisipi dengan humor, sehingga seperti sebuah makanan mempunyai bumbu yang enak untuk dimakan, dan setelah audiens merasa senang dan terhibur tentu selanjutnya mereka akan mengambil perhatian penuh dari komunikan yang sedang memberikan wejangan dalam bentuk tujuan komunikasi dakwah yang diterapkannya. Masyarakat islam pada umumnya kelas menengah ke bawah dalam bidang ekonominya, masyarkat banyak bekerja di daerah pertanian, nelayan, guru, bisnis, perkantoran dan lain sebagainya. Dalam mengelola pekerjaan sering menimbulkan lelah, jenuh dan mendapat kesulitan kesulitan. Dengan adanya isian rohani lewat pendengaran dari komunikasi yang berbentuk dakwah uang humoris dapat merangsang dan menghibur masyarakat sekaligus mereka mendapat tambahan ilmu pengetahuan

Page 1 of 1 | Total Record : 9