cover
Contact Name
Muhammad Zainuddin Fathoni, ST., M.MT
Contact Email
zainuddin@umg.ac.id
Phone
+6281331707167
Journal Mail Official
matrik.ie@umg.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi
ISSN : 16935128     EISSN : 26218933     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Matrik Journal is published by Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering University of Muhammadiyah Gresik, twice a year in March and September. The purpose of this journal is to facilitate scientists, researchers and practitioners to publish original research articles or article reviews. The article essentially contains topics on Industrial Engineering, Management, and Production.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 1 (2013)" : 7 Documents clear
PENERAPAN FUZZY SERVQUAL DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DI BENGKEL MOBIL CV. REKSA GROUP a'ang zusaifi
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 14 No 1 (2013)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v14i1.679

Abstract

Reksa Group merupakan perusahaan jasa yang bergerak dibidang otomotif, khususnya jenis kendaraan roda empat dari berbagi merek. Perusahaan ini selalu mencoba memberikan pelayanan yang terbaik untuk konsumen dengan berbagai inovasi pelayanan secara profesional. Tetapi dari hasil penelitian yang sudah pernah dilakukan di CV. Reksa Group, banyak sekali keluhan dari konsumen mengenai pelayanan yang diberikan oleh CV. Reksa Group. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut – atribut yang mempengaruhi kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen dan menentukan langkah - langkah yang harus dilakukan oleh bengkel CV. Reksa Group untuk meningkatan kualitas pelayanannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah fuzzy servqual. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi, wawancara, serta penyebaran kuesioner yang disebarkan kepada responden. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa nilai defuzzyfikasi servqual per atribut menunjukkan bahwa atribut X3 (ketersediaan suku cadang yang dimiliki) mempunyai nilai gap negatif tertinggi. Untuk hasil defuzzyfikasi servqual per dimensi tangiabel memiliki nilai gap negatif tertinggi. Sedangkan nilai defuzzyfikasi servqual secara keseluruhan memiliki nilai negatif, sehingga dalam hal ini pihak manajemen CV. Reksa Group perlu melakukan evaluasi atau perbaikan terhadap kualitas pelayanannya.
EVALUASI TINGKAT PENERIMAAN IMPLEMENTASI E – LABORATORY DENGAN METODE TECNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) Nisa Ulfadilah
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 14 No 1 (2013)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v14i1.675

Abstract

Departemen Litbang dan Jaminan Mutu melakukan pengembangan yang mengarah kepada sistem informasi yang bebasis komputerisasi, dari proses pengujian yang semula dilakukan dengan manual menjadi proses pengujian secara elektronik melalui pembangunan aplikasi e – laboratory. Namun selama diimplementasikannya selama lebih dari enam bulan, aplikasi ini dirasa kurang dapat diterima oleh pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan implementasi e – laboratory. Tingkat penerimaan aplikasi e – laboratory diukur dengan kuesioner yang dimodelkan oleh metode TAM (Technologi Acceptance Model). Hasil kuesioner yang didapat diolah kesesuaiannya menggunakan metode SEM (Structural Equation Modeling).
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI BERBASIS KOMPUTER DIGUDANG MATERIAL PT. ISP Deddy Prastiyo
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 14 No 1 (2013)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.428 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v14i1.680

Abstract

Gudang material adalah tempat untuk menyimpan bahan material yang akan digunakan sebagai bahan baku untuk proses produksi. Petugas administrasi gudang dituntut supaya lebih cepat dalam melakukan proses pembuatan dokumen kedatangan barang dan pengeluaran barang serta update kartu stok barang. Akan tetapi sistem kerja yang masih manual membuat kinerja petugas gudang masih lambat. Dari permasalahan ini bagaimana membuat sebuah sistem informasi administrasi gudang supaya proses administrasi bisa dilakukan dengan cepat dan lebih mudah. Untuk memudahkan dan mempercepat administrasi gudang, maka dibuatlah sistem informasi administrasi gudang yang berbasis komputer dengan menggunakan software Microsoft Access. Kondisi riil petugas gudang dalam membuat dokumen penerimaan barang membutuhkan waktu rata-rata 12,14 menit dan 9,99 menit untuk membuat dokumen pengeluaran barang. Sedangkan dari hasil penelitian dengan menggunakan program komputer, hanya butuh waktu 3,94 menit untuk membuat dokumen penerimaan barang dan 3,46 menit untuk membuat dokumen pengeluaran barang. Dengan menggunakan komputer, pekerjaan membuat dokumen penerimaan barang lebih cepat 8,2 menit atau 67,5%, sedangkan untuk membuat dokumen pengeluaran barang bisa lebih cepat 6,59 menit atau 65,3%.
PERANCANGAN SISTEM KERJA UNTUK MENINGKATAN EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI KERJA DI CV. INTI TEKNIK SURABAYA Suhartini Suhartini
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 14 No 1 (2013)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.778 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v14i1.676

Abstract

Inti Teknik merupakan perusahaan yang memproduksi panel listrik. Pada saat ini perusahaan tersebut telah memiliki banyak pelanggan baik itu yang di kawasan Surabaya maupun kawasan diluar Surabaya. Dari kondisi perakitan di perusahaan tersebut masih jauh dari kata efektif dan efisien. Karena tingkat menganggur yang cukup tinggi terjadi pada beberapa karyawan yang melakukan perakitan, dan juga berkenaan dengan jumlah stasiun kerja yang berubah-ubah. Metode yang di pakai dalam penelitian ini adalah line balancing dengan pendekatan bobot posisi, pendekatan wilayah, dan pembebanan berurutan. Dengan membandingkan dari ketiga metode tersebut diharapkan tercipta suatu sistem kerja yang tepat dalam membuat suatu lintasan perakitan yang efektif dan efisien. Pada penerapan ketiga metode didapatkah hasil untuk pembagian jumlah stasiun dalan lintasan perakitan adalah 4 stasiun. Dari hasil yang di dapat metode bobot posisi memiliki hasil perhitungan yang lebih baik dibandingkan dengan metode pendekatan wilayah serta metode pembebanan berurut. Hasil untuk efisiensi dengan menggunakan metode bobot posisi bisa mencapai 100%. Untuk hasil dengan menggunakan metode pendekatan wilayah sama dengan metode pembebanan berurut yaitu 99,6%. Apabila perusahaan menghendaki untuk efektifitas yang tinggi, maka hasil dari metode bobot posisilah yang tepat untuk di terapkan perusahaan ini, hasil efisiensi untuk tiap stasiunnya dari metode bobot posisi adalah: stasiun ke-1 adalah 100%, stasiun ke-2 adalah 100%, stasiun ke-3 adalah 100%, dan untuk stasiun ke-4 juga 100%. Untuk waktu operasi tiap atasiunnya adalah 239 menit.
PERANCANGAN PERBAIKAN METODE KERJA DENGAN MOST (MAYNARD OPERATION SEQUENCE TECHNIQUE) DAN SIMULASI PADA PROSES PRODUKSI DI UD. SONGKOK MUSLIM Yoko Teddy Herwanto
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 14 No 1 (2013)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v14i1.677

Abstract

Suatu pekerjaan akan dikatakan diselesaikan secara efisien apabila waktu penyelesaiannya berlangsung paling singkat. Ukuran sukses dari suatu sistem produksi dalam industri biasanya dinyatakan dalam bentuk besarnya produktivitas atau besarnya output dan input yang dihasilkan. Pengukuran waktu baku pada saat ini dilakukan secara langsung dengan metode jam henti dan secara tidak langsung. Metode MOST (Maynard Operation Sequence Technique). Adalah metode Pengukuran waktu standard dan output standar kerja untuk mengetahui waktu kerja yang dilakukan dengan cara mengeliminasi gerakan-gerakan yang tidak memberi nilai tambah sehingga mempersingkat waktu pengerjaan. Kemudian dilakukan pemodelan simulasi dengan software arena untuk menetukan model yang paling optimal pada proses produksi songkok pada UD.Songkok Muslim. Hasil pengukuran dengan MOST sebelum perbaikan pada proses pengemalan Output standar dengan menggunakan metode kerja lama adalah 338 unit, dan Output standar menggunakan MOST adalah 377unit . pada proses penjahitan Output standar dengan menggunakan metode kerja lama adalah 50 , dan Output Standar menggunakan MOST adalah 58 unit. pada proses pengemasan Output Standar dengan menggunakan metode kerja lama adalah 375 , dan Output Standar menggunakan MOST adalah 421 unit. Dari hasil simulasi dengan Arena. maka tingkat kesibukan untuk skenario 1 dan skenario 2. masih terjadi ketidakseimbangan antara stasiun kerja yang satu dengan lainnya. nilai tingkat kesibukan pada skenario 2 lebih tinggi dari pada skenario 1. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model skenario 2 adalah model yang dapat memberikan hasil yang lebih optimal.
PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN DALAM USAHA BENGKEL SEPEDA MOTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) DAN PERENCANAAN PENGEMBANGAN STRATEGI Muhammad Choirul Nisyam
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 14 No 1 (2013)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v14i1.678

Abstract

In developing a business workshop , garage entrepreneurs should be able menyesesuaikan general desire among consumers maintain quality , trust, loyalty and closeness with konsumen.Menggaris underscore the problems above , the need for a study to determine the direction of what are the attributes for desired by consumers terhada workshop JAYA MEKAR motors in kaitanya proposals for improving the quality and strategi.Salah one method that can capture the desires of consumers is Funcyion quality Deployment ( QFD ) Yag tool used to analyze customer need , and to know the SWOT Strengths , Weaknesses , opportunuties , Threats and strategies for the SWOT matrix SO ( Strength and Opportunities) , WO ( Weaknesesse and Opportunities) , ST ( Strength and Threats ) , and WT ( Weaknesess and Threats ) . Technical response in improving the quality of the bike shop on the House OF MEKAR JAYA Capacity Building Technical quality is the mechanical application of SOS ( service Operations , Done quickly and accurately , Development of communication skills , consistently 5S Implementation , leisure lounge area to relax , minimum stock Standardization spear parts , addition Free Hotspot area , fan , toilet , music , parts handling claims Development , Implementation and competition mechanical competence , Network Development authorized workshops , implementation of marketing programs servicing , workshop equipment Standards
ANALISIS PRODUKTIVITAS PADA PROSES PELAYANAN SUB MATERIAL LEAF SPRING DENGAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS ( DEA ) Ahmad Deddy Sutendy
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 14 No 1 (2013)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v14i1.674

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis efisiensi proses pelayanan sub material pada masing – masing DMU (Decision Marking Unit), produktivitas yang telah dicapai sub material pada proses pelayanan. Metode analisis yang digunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA). Analisis DEA di desain secara spesifik untuk mengukur efisiensi relatif suatu unit produksi dalam kondisi terdapat banyak input maupun banyak output, yang biasanya sulit disiasati secara sempurna oleh teknik analisis pengukuran efisiensi lainnya. Penelitian ini menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) dengan asumsi CRS (Constant Return to Scale) Penelitian ini menggunakan variabel input yang terdiri dari jumlah operator, rata – rata material handling, Kuantitas pelayanan, sedangkan Output yang digunakan pendapatan, Prosentase claim, prosentase kemampuan pelayanan dengan cara membandingkan antara jumlah output dibandingkan dengan jumlah input maka akan diketahui besarnya produktivitas pada proses pelayanan sub material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas untuk masing – masing DMU sudah cukup baik, itu dapat dilihat dari nilai efisiensi relatif pada masing – masing DMU dengan nilai minimum 0,95%, sedangkan hasil pengukuran efisiensi relatif untuk masing – masing DMU dapat disimpulkan bahwa ada enam belas DMU yang efisien adalah sub material 2 untuk produk Bushing, Center bolt, Clip bolt, Spacer center, Silencer dan Pipa klip, dan sub material 3 untuk produk Bushing, Center bolt, Clip bolt, Spacer center, Silencer, Pipa klip dan Clip sedangkan sub material 1 untuk produk Bushing, Center bolt, Spacer center, Silencer, Pipa klip dengan nilai efisiensi relatifnya satu atau lebih dari satu sedangkan untuk sub material yang kurang efisien atau nilainya kurang dari 1 adalah sub material 1 untuk produk clip bolt sebesar 0,95 dan Clip sebesar 0,97 dan untuk sub material 2 produk Clip sebesar 0,98 dan Produktivitas yang telah dicapai Sub material pada proses pelayanan untuk Masing – masing DMU yang kurang efisien dapat dilihat pada nilai Peningkatan efisiensi relatif untuk sub material 1 produk Clip bolt sebesar 1,46, dan Clip sebesar 1,34 sedangkan untuk sub material 2 produk Clip sebesar 1,20. Penetapkan target perbaikan produktivitas pada DMU yang kurang efisien sehingga DMU yang efisien menjadi acuan untuk meningkatkan produktivitas dalam group / unit yang sudah ditetapkan dan usulan itu bisa menambah atau menurunkan nilai input dan nilai output.

Page 1 of 1 | Total Record : 7