cover
Contact Name
Hasrul Hadi, M.Pd.
Contact Email
hasrulhadi299@gmail.com
Phone
+6281997905824
Journal Mail Official
geodikajurnal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidika Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi Jln.TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid No.132 Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. 83612
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25491830     DOI : ttp://dx.doi.org/10.29408/geodika
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah dengan cakupan hasil penelitian geografi bidang pendidikan dan pembelajaran, sistem informasi geografi dan penginderaan jauh, kependudukan, pengembangan wilayah, kebencanaan serta pengelolaan lingkungan.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022" : 14 Documents clear
Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Desa Tompe Kabupaten Donggala Rendra Zainal Maliki; Arifuddin Abd Muis; Khairurraziq Khairurraziq
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v6i2.6588

Abstract

Kearifan lokal merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam mengurangi dampak bencana. Kearifan lokasi juga merupakan warisan atau tradisi turun temurun pada suatu kelompok masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mitigasi bencana masyarakat berbasis kearifan lokal desa Tompe Kecamatan Sirenja. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan ekologi atau kelingkungan. Informan penelitian ini terdiri dari 20 masyarakat, 1 tokoh agama, dan 1 tokoh adat. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat nama lokal dalam masyarakat desa Tompe atau toponimi yang digunakan masyarakat dalam menyebutkan wilayah atau bencana alam. Tompe yang berarti lumpur diartikan bahwa desa Tompe pada zaman dulu yaitu berlumpur. Istilah tsunami sendiri diartikan sebagai lembotalu atau ombak yang besar. Untuk nama gempa masyarakat Tompe menyebutkan dengan linggu dan istilah ogo adalah air. Selain itu, masyarakat masih menjaga dan melestarikan kearifan lokal budaya setempat. 
Pengaruh Media Pembelajaran Google Earth Terhadap Kemampuan Berpikir Spasial Siswa SMA Agus Santoso; Muhammad Asyroful Mujib; Sri Astutik
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v6i2.5998

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mengenai rendahnya kemampuan berpikir spasial siswa SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media pembelajaran geografi berbasis Google Earth terhadap kemampuan berpikir spasial siswa SMA. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen semu. Indikator kemampuan berpikir spasial meliputi: comparison (kondisi dan koneksi spasial), aura (spatial aura atau zona pengaruh objek ke sekitarnya), region, hirarchy, transition, analogy, pattern, dan association (korelasi). Data yang diperoleh melalui tes kemampuan berpikir spasial siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran geografi berbasis Google Earth berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir spasial siswa, dengan hasil uji T-Test yang meninjukkan sig.2-tailed 0,000. Pemanfaatan media pembelajaran geografi berbasis Google Earth mampu meningkatkan kemampuan berpikir siswa, yang dibuktikan dengan kelas eksperimen memiliki skor Gain yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, yaitu 0,7 dan 0,43, dengan selisih skor Gain sebesar 0,23. Kemampuan berpikir spasial siswa setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan Google Earth mengalami peningkatan yang signifikan.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Ekopedagogi untuk Siswa Sekolah Dasar Kelas VI Saufi rohayati; Muhamad Ali; Armin Subhani
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v6i2.6464

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) mengembangkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis Ekopedagogi pada kelas VI Sekolah Dasar (SD); 2) mengetahui validitas produk pengembangan LKPD berbasis Ekopedagogi; dan 3) mengetahui efektivitas produk hasil pengembangan LKPD berbasis Ekopedagogi pada kelas VI Sekolah Dasar Negeri 4 Perian. Metode penelitian yang digunakan adalah research and Develoment (R&D) dengan menggunakan model 4D dengan tahapan Define, Design, Develop, dan Desimination. Karena keterbatasan waktu dan subjek riset, maka penelitian ini hanya sampai tahapan Develop. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang validator (validator materi, desain, dan bahasa), 10 orang siswa untuk uji kelompok kecil serta 20 siswa untuk uji kelompok besar. Analisis validasi ahli dan respon siswa menggunakan tabulasi dan skor, sedangkan analisis efektifitas menggunakan N-Gain Skor. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan validitas materi sangat valid dengan skor 93%, validitas desain sangat valid dengan skor 90%, dan validitas bahasa sangat valid dengan skor 91%. Uji kelompok kecil juga menunjukkan angka sangat baik dengan skor tanggapan terendah 94% dan yang tertinggi 100%. Efektivitas produk LKPD Berbasis Ekopedagogi cukup efektif digunakan dalam pembelajaran dengan nilai N-Gain 0,57 (sedang). Pengembangan lebih lanjut disarankan pengembangan dalam bentuk platform digital.
Topographic Position Indeks Analisys untuk Interpretasi Landform Pulau Lombok Berdasarkan Digital Elevation Model (DEM) Baiq Ahda Razula Apriyeni; Nurlaila Mubarokah; Muhammad Ramli
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v6i2.7031

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk dapat memberikan interpretasi landform dengan melakukan penilaian berdasarkan indek posisi topografi (Topographic Position Indeks) berdasarkan data DEM, slope serta data elevasi  dengan tujuan untuk mengetahui nilai indek posisis topografi suatu wilayah khususnya di Pulau Lombok serta menginterpretasikan profil landform dengan memperhatikan sisi visibilitas profil yang dapat menjelaskan struktur dan kondisi objek. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis indeks posisi topografi dengan sistem klasifikasi menggunakan metode quintile classification. Sedangkan untuk pemodelan analisis TPI menggunakan Model Builder. Berdasarkan hasil perhitungan nilai TPI, diketahui Pulau Lombok memiliki indeks posisi topografi positif dengan nilai standar deviasi mencapai 56,9 dan nilai mean berada pada nilai -0,73. Hal ini menunjukkan bahwa Pulau Lombok memiliki nilai visisbilitas kenampakan landform yang beragam dan masuk kategori daerah yang didominasi oleh landform berupa plains, slope/lereng dan ridges. Hasil analisis menunjukkan berdasarkan indeks topografinya Pulau Lombok memiliki sepuluh satuan kenampakan landform antara lain: -47,5 (Canyons, deeply incised streams), -20 (Midslope drainages, shallow valleys), -10,8 (Upland drainages, headwaters), -6,19 (U-shape valleys), -1,61 (Plains), 2,98 (Open slopes), 12,2 (Upper slopes, mesas local), 30,5 (Ridges/hills in valleys), 71,8 (Midslope ridges, small hills in plains) dan >71,8 (Mt tops, high ridges). 
Model Konstruksi Ruang Kecamatan Sekarbela Berdasarkan Interaksi Ruang Menggunakan Near Neighbourhood Analysis & Space Syntax Fariz Primadi Hirsan; Agus Kurniawan; Ardi Yuniarman
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v6i2.6080

Abstract

semakin meningkatnya kebutuhan ruang kekotaan mendorong perembetan sehingga mengakibatkan “desakan” pertumbuhan Kota Mataram, lahan-lahan yang ada di wilayah Kecamatan Sekarbela, berubah fungsi menjadi kawasan terbangun. Perubahan itu mengakibatkan susunan konstruksi ruang yang ada di Kecamatan Sekarbela, secara tidak langsung juga akan mengalami penyesuaian. Dalam kajian ini diharapkan dapat mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh fenomena perubahan pemanfaatan ruang yang ada di Kecamatan Sekarbela, terhadap susunan konstruksi ruang yang ada, berdasarkan tingkat interaksi wilayah yang ada di Kecamataan Sekarbela. Metode dalam permodelan ini menggunakan pendekatan geografis dengan pendekatan menggunakan Analisis Tetangga Terdekat, dan akan dilakukan pengolahan dengan metode Space Syntax menggunakan program DepthMapX. Dari permodelan yang dilakukan diperoleh hasil bahwa dengan menggunakan analisis analisis tetangga terdekat, pola persebaran kawasan permukiman menunjukkan pola persebaran mengelompok, menyebabkan layanan public tidak merata, tidak sesimbang dan tidak efektif. Nilai interaksi wilayah yang diperoleh juga menunjukkan dominasi nilai yang kecil. Sedangkan permodelan ruang, dengan pendekatan Space Syntax, menunjukkan bahwa konfigurasi antar ruang yang ada di kecamatan Sekarbela relatif lemah, sehingga perlu adanya integrasi secara lebih kuat antar pusat-pusat layanan yang sudah eksis atau dengan menetapkan pusat pelayanan baru.
Implementasi Metode Location Quotient (LQ) untuk Analisis Potensi Komoditas Unggulan Subsektor Hortikultura di Kabupaten Muara Enim Eni Heldayani; Siti Asiyah; Mardianto Mardianto
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v6i2.6496

Abstract

Location Quotient merupakan salah satu metode pendekatan yang umum digunakan dalam penentuan sektor basis sebagai langkah pertama untuk pemicu pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Metode Location Quotient (LQ) untuk analisis potensi komoditas unggulan subsektor hortikultura  di Kabupaten Muara Enim. Metode Location Quotient dapat diimplementasikan untuk menganalisis sektor komoditas unggulan di Kabupaten Muara Enim. Hasil impelementasi metode Location Quotient (LQ) menunjukkan komoditas buah-buahan sebagai komoditas paling besar potensinya di susul komoditas tanaman sayuran, komoditas tanaman biofarmaka dan komoditas tanaman hias. Sedangkan wilayah persebaran komoditas unggulan buah-buahan paling banyak adalah Ujan Mas, Lubai, dan Lubai Ulu. Komoditas unggulan tanaman sayuran adalah Semendo Darat Tengah, komoditas unggulan tanaman biofarmaka adalah Semendo Darat Tengah, dan komoditas unggulan tanaman hias adalah Lawang Kidul. Hasil penelitian di Kabupaten Muara Enim tersebut diketahui bahwa metode Location Quotient dapat diimplementasikan untuk mengetahui sektor komoditas unggulan hortikultura. 
Kajian Erodabilitas Tanah di DAS Palung Bagian Hulu Kabupaten Lombok Timur Baiq Liana Widiyanti; Dwi Rahayu Susanti; M Andriyan Darmawangi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v6i2.7072

Abstract

Erosi dipengaruhi oleh berbagai factor, salah satunya adalah kepekaan erosi tanah (erodibilitas tanah). Kepekaan erosi berbeda-beda tergantung kondisi dan jenis tanah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat erodibilitas beberapa jenis tanah di DAS Palung Bagian Hulu; dan (2) menganalisis besar erosi permukaan menggunakan metode USLE. Penelitian merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Pengumpulan data melalui survai dengan pengukuran dan pengamatan, serta perhitungan variabel erosi pada setiap satuan lahan menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan (1) erodibilitas di DAS Palung Bagian Hulu bervariasi, dengan faktor utama penyebabnya adalah tekstur tanah; (2) Besar erosi permukaan faktual berkisar antara 4,82 hingga 992,85 ton/ha/thn. Erosi di DAS Palung bagian hulu masih terbilang cukup baik dengan 52, 96% dari total luas masih pada tingkat erosi sangat ringan sampai sedang. Potensi wilayah yang rentan terhadap erosi saat ini telah mencapai 1532, 17 ha atau 55,89% dari luas keseluruhan DAS, sehingga membutuhkan penanganan sejak dini berupa usaha konservasi lahan.
Karakteristik Hidrogeokimia dan Kualitas Air pada Mata Air Karst Selonjono Karst Gunungsewu Daerah Istimewa Yogyakarta Ahmad Cahyadi; Eko Haryono; Tjahyo Nugroho Adji; Margaretha Widyastuti; Indra Agus Riyanto; Rasyiida Acintya; Naashiruddin Fikri Qushoyyi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v6i2.6100

Abstract

Mataair Selonjono memiliki keunikan secara geologi berupa mataair kontak antara dua formasi, sekaligus mataair patahan dan merupakan mataair epikarst. Kondisi tersebut menyebabkan mataair ini memiliki karakteristik hidrogeokimia dan kualitas air yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi multi-temporal karakteristik hidrogeokimia dan kualitas air Mataair Selonjono. Sampel air diambil secara temporal mulai februari 2020 sampai dengan Januari 2021. Parameter yang diuji adalah suhu, Daya Hantar Listrik (DHL), Total Dissolved Solid (TDS),  pH, Ca2+, Mg2+, Na+, dan K+, SO42-, Cl-, dan HCO3-. Pengolahan data hidrogeokimia dilakukan dengan software Easy Quim v5.0 untuk menganalisis diagram piper segitiga dan diagram Schoeller, sedangkan kualitas air dibandingkan dengan baku mutu air. Mataair Selonjono termasuk dalam klasifikasi airtanah calsium enrichment, calsium/magnesium sulphate pollution, dan sulphate enrichment. Hasil diagram Schoeller menunjukkan pola ion kation dominan adalah Ca2+ dan anion adalah SO42-. Hasil ploting pada scatter plot ion mayor komposisi Mataair Selonjono termasuk dalam klasifikasi silicat weathering atau cation exchange, pelarutan batuan karbonat yang dominan dan pelarutan dari material sulfat dan halit. Hasil analisis baku mutu air Mataair Selonjono secara temporal menunjukkan bahwa hampir semua sampel termasuk memenuhibaku mutu, hanya parameter Ca2+ dan pH yang melebihi. Secara umum kualitas air Mataair Selonjono termasuk kategori sangat baik.
Pemetaan Lahan Kritis Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Sumalata Provinsi Gorontalo Israwan Nurdin; Fitriyane Lihawa; Syahrizal Koem
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v6i2.6531

Abstract

Kecamatan Sumalata merupakan salah satu pusat kegiatan industri pertanian dan ekonomi yang mempunyai topografi daratan dan perbukitan yang relatif dekat dengan pengolahan ruang yang meluas keperbukitan. Hal tersebut akan mengakibatkan berubahnya ahli fungsi lahan dan sangat berpengaruh timbulnya lahan kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan lahan kritis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kecamatan Sumalata. Metode yang digunakan yaitu analisis tumpang susun data spasial pengkelasan, skoring dan logical  expression, metode ini juga diperkuat verifikasi ke Citra CSRT Google Earth, serta survei lapangan dengan ground control point (GCP). Dari keseluruhan hasil analisis telah diperoleh informasi bahwa ada 5 kelas lahan kritis di Kecamatan Sumalata yaitu, Tidak Kritis memiliki luas 1,476.75 Ha atau mencapai 4.95%, Potensial Kritis memiliki 625.70 Ha atau mencapai 2.10%, Agak Kritis memiliki luas 27,495.04 Ha atau mencapai 92.21%, Kritis memiliki luas 44.02 Ha atau hanya mencapai 0.15% dan Sangat Kritis dengan total luas 12.44 Ha dengan presentase 0.14%.
Bentuk dan Tingkat Ekoliterasi Masyarakat Penambang Batu Apung di Kelurahan Ijo Balit Kecamatan Labuhan Haji Lia Kurniati; Hasrul Hadi; Susmala Dewi; Suroso Suroso
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v6i2.7491

Abstract

kegiatan penambangan batu apung di Kelurahan Ijo Balit memberikan dampak negatif bagi lingkungan. Jika tidak ditangani dengan serius maka akan dapat mengakibatkan kerugian bagi masyarakat setempat. Kekuatan ekoliterasi masyarakat penambang dapat menjadi penentu keberhasilan menangani dampak penambangan batu apung tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan tingkat ekoliterasi masyarakat penambang batu apung di Kelurahan Ijobalit. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data untuk mengetahui bentuk ekoliterasi masyarakat penambang adalah dengan teknik penelitian kualitatif yaitu model interaktif Milles & Huberman. Sedangkan teknik analisis data untuk mengetahui tingkat ekoliterasi masyarakat penambang adalah dengan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk ekoliterasi masyarakat penambang terdiri dari tiga jenis, yaitu: 1) Environmental Education (Pendidikan Lingkungan); 2) Environmental Movement (Gerakan Peduli Lingkungan); dan 3) Management for Former Mining Area (Pengelolaan Lahan Bekas Tambang). Adapun tingkat ekoliterasi masyarakat penambang berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 86,61%.

Page 1 of 2 | Total Record : 14