cover
Contact Name
Muhammad Subchan
Contact Email
-
Phone
+6285266237892
Journal Mail Official
civronlit.unbari@gmail.com
Editorial Address
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kodepos: 36122
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Civronlit Unbari
ISSN : -     EISSN : 25487302     DOI : http://dx.doi.org/10.33087/civronlit
Core Subject : Engineering,
Jurnal Civronlit Unbari is a scientific journal published regularly twice a year in April and October by Fakultas Teknik Universitas Batanghari (Faculty of Engineering, Batanghari University). Jurnal Civronlit Unbari is published media for research results of engineering field. These results are published in such an original scientific article and a review. Submitted manuscript must be original, no plagiarism and unpublished. Manuscript is submitted online via Open Journal System (OJS), must follow author guideline and writting template. All submission will be blind reviewed by qualified reviewers in their field.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021): April" : 6 Documents clear
Analisis Biaya Operasional Kendaraan Untuk Tarif Angkutan Umum (Studi Kasus Rute Kota Lubuk Linggau –Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun) Okma Yendri; Aang Samudra; Ely Mulyati
Jurnal Civronlit Unbari Vol 6, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/civronlit.v6i1.72

Abstract

Angkutan umum memiliki karakteristik yang berbeda mulai dari mulai dari jenis kendaraan, harga kendaraan, jumlah kapasitas muat penumpang dan lain sebagainya sehingga Biaya Operasi Kendaraaan tiap jenis angkutan umum juga berbeda-beda yang berpengaruh pada tarif penumpang dan jenis Angkutan Umum. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung Biaya Operasi jenis Angkutan Umum Mini Bus Lubuk Linggau (Provinsi Sumatera Selatan) – Singkut (Provinsi Jambi), Untuk mengetahui selisih biaya antar tarif berdasarkan  Dinas Perhubungan dengan tarif yang laksanakan saat ini. Pengambilan data dengan cara penyebaran kuesioner dan wawancara serta mengolahnya dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian angkutan umum rute Lubuk Linggau – Singkut diperoleh Biaya operasi kendaraan mini bus dengan nilai BOK sebesar Rp. 152.578.139,- /tahun dan Rp. 2.337,29/km. Pendapatan bersih kendaraan mini bus sebesar Rp. 39.421.860,-/tahun dan Rp. 603,89/km. Sedangkan Biaya angkutan umum mini bus Rp.41.073,-/Penumpang, tarif yang berlaku saat ini Rp.50.000,-/Penumpang, dimana selisih Rp.8.927,-/Penumpang. Dari hasil analisa data dapat memberikan gambaran bahwa pengusaha angkutan umum memperoleh keuntungan, dimana pendapatan yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan biaya operasi kendaraan.
Kajian Drainase Stadion Bhakti Karya yang Berwawasan Lingkungan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Azwarman Azwarman
Jurnal Civronlit Unbari Vol 6, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/civronlit.v6i1.82

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi dan hampir semua lapangan olah raga adalah timbulnya genangan air ketika datang hujan. Keberadaan genangan air akan mengganggu para pemain disaat bertanding, resiko terjatuh dan cidera. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi hal tersebut di Stadion bola kaki Bhakti Karya, Kuala Tungkal. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk mengatasi genangan air saat hujan di lapangan bola kai tersebut, dibutuhkan perbaikan berupa penambahan lapisan yang bisa mengairkan air permkaan ke drainase keliling lapanganm, selain meresapkannya ke dalam tanah.
Penerapan Waste Management pada Proyek Konstruksi I Gusti Putu Adi Suartika Putra
Jurnal Civronlit Unbari Vol 6, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/civronlit.v6i1.76

Abstract

Dalam merencanakan dan merealisasikan pembangunan berkelanjutan diperlukan totalitas dari tim proyek, salah satunya dengan menerapkan manajemen sisa bangunan akibat tahap konstruksi dan perusakan bangunan. Manajemen sisa bangunan atau Waste Management penting diperhatikan oleh pelaksana pembangunan (dalam hal ini kontraktor) dimulai pada saat estimasi hingga pelaksanaan di lapangan. Hal ini dilakukan agar limbah yang dihasilkan dapat seminimal mungkin dan tentunya berpengaruh pada efisiensi penggunaan material dan biaya yang akan dikeluarkan untuk pengadaan material maupun pengelolaan dan pengolahan limbahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penerapan waste management pada proyek konstruksi dan penanganan sisa material konstruksi dari proses pembangunan. Pada pelaksanaannya pengambilan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner di lapangan kepada 40 project manager dan pengamatan di lapangan yang dibatasi pada pekerjaan pemotongan besi untuk penulangan kolom, balok dan plat lantai serta pengecoran. Pengamatan masing-masing dicari 15 data pengamatan yang mewakili. Perhitungan kuisioner menggunakan analisis deskriptif sedangkan untuk mendapatkan sisa material pemotongan besi dan pengecoran digunakan perhitungan sederhana. Dari hasil penyebaran kuisioner diketahui bahwa klasifikasi peringkat tertinggi dalam penerapan waste management pada proyek konstruksi adalah reduce (pelatihan kepada pekerja dalam penggunaan peralatan seefisien mungkin).
Pengaruh Kotoran Organik pada Pasir Kasar Sungai Batanghari terhadap Kuat Tekan Mortar Maidita Ajizah Prastika; Suhendra Suhendra; Wari Dony
Jurnal Civronlit Unbari Vol 6, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/civronlit.v6i1.83

Abstract

Kandungan organik adalah bahan-bahan organik yang terdapat di dalam pasir dan menimbulkan efek yang merugikan terhadap mutu mortar atau beton. Kadar bahan organik dalam agregat halus akan memperlambat proses pengikatan semen, dan juga akan memperlambat perkembangan kenaikan mutu beton/mortar. Mortar  adalah campuran semen, pasir, dan air yang memiliki persentase yang berbeda. Benda uji mortar ada 3 variasi perlakuan yaitu pasir tidak dicuci, pasir yang dicuci dengan air, dan pasir yang direndam NaOH 3%, Sumber pasir dari sungai Batanghari Desa Sembubuk Kec. Jambi Luar Kota, Kab. MuaroJambi, Jambi. Kategori pasir kasar berdasarkan British Standard dan ASTM C33. Penelitian ini bertujuan mendapatkan kadar kotoran organik yang terdapat pada pasir kasar sungai Batanghari dan Mengetahui pengaruh pasir kasar sungai Batanghari terhadap kuat tekan mortar. Metode pelaksanaan mengacu pada SNI 03-6825-2002 tentang Metode Pengujian Kekuatan Tekan Mortar Semen Portland. Benda uji mortar berbentuk kubus dengan ukuran 5x5x5 cm. Dari hasil pengujian kotoran organik pada pasir kasar sungai Batanghari yaitu pada pasir tidak dicuci di angka 5, pasir yang dicuci dengan air di angka 3 dan pasir yang direndam dengan 3 % NaOH di angka 1 pada organic plate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai  kuat tekan mortar rata-rata 28 hari pasir dicuci dengan air lebih besar 6,67% dari pasir  tidak dicuci, untuk kuat tekan rata-rata 28 hari pasir yang direndam dengan NaOH 3% lebih besar 24,19% dari pasir tidak dicuci.
Peningkatan Kualitas Permukiman Melalui Program Kotaku Di Kelurahan Muara Bulian Rioni Rizki Aldiansyah
Jurnal Civronlit Unbari Vol 6, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/civronlit.v6i1.77

Abstract

Kabupaten Batanghari merupakan kabupaten yang memiliki permasalahan permukiman kumuh. Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas permukiman di kabupaten Batanghari Dirjen Cipta Karya melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jambi menetapkan lokasi Kelurahan Muara Bulian kabupaten Batanghari menjadi lokasi BPM Program Kotaku tahun 2020. Untuk menjaga kualitas permukiman di kelurahan Muara Bulian maka dibutuhkan suatu permukiman yang terencana, sistematis dan berkelanjutan. Hal ini akan tercapai dengan menerapkan prinsip perencanaan yang cepat, tepat, efektif dan efisien dalam pembangunan infrastruktur permukiman. Penelitian ini difokuskan pada lokasi yang dianggap kumuh Sesuai dengan SK Bupati Kabupaten Batanghari No.110 Tahun 2019 tentang penetapan lokasi lingkungan perumahan dan permukiman kumuh di kelurahan muara bulian kabupaten Batanghari seluas 11,0 7 Ha. Empat kategori kekumuhan ditetapkan menurut panduan Dirjen Cipta Karya yaitu: tidak kumuh (0-19), kumuh  ringan (19-44), kumuh sedang (45-70) dan kumuh berat (71-95). Kekumuhan ditentukan berdasarkan 7 (tujuh) Indikator yang merupakanmenjadi faktor fisik meliputi kondisi bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, dan proteksi kebakaran. Faktor non fisik berupa sosial dan ekonomi juga menjadi acuan dalam penilaian ini kemudian menlihat hasil investasi dari kegiatan kotaku yang sudah dikerjakan pada tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan lokasi Kelurahan Muara Bulian pada total 37 RT mempunyai nilai 9 masuk kriteria kawasan tidak kumuh tetapi dirunut berdasarkan data per RT maka dapat disimpulkan ada 13 RT dengan katagori kumuh Ringan dan 1 RT dengan katagori kumuh sedang. faktor fisik dan non fisik dalam sangat berpengaruh terhadap tingkat kekumuhan di kelurahan Muara Bulian Kabupaten Batanghari. Dana BPM Program Kotaku tahun 2020 hanya melakukan investasi pengurungan kumuh pada 3 lokasi RT saja yaitu pada RT031 dengan nilai Kumuh Ringan memberikan kontribusi penanganan sebesar 18,55 %, RT003 Kumuh Ringan memberikan kontribusi penanganan sebesar 13,59 %, dan RT006 Kumuh Sedang memberikan kontribusi penanganan sebesar 0,69%. Dalam hal ini kegiatan investasi pengurangan kumuh pada tahun 2020 dilakukan dengan pekerjaan pembuatan jalan rigid beton sepanjang 1145 Meter.
Penggunaan aplikasi OriginPro untuk analisis spektrum gelombang Petir Fadli Eka Yandra; Riki Saputra
Jurnal Civronlit Unbari Vol 6, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/civronlit.v6i1.81

Abstract

Penganalisis spektrum mengukur besarnya sinyal input versus frekuensi dalam rentang frekuensi penuh instrumen. Kegunaan utama adalah untuk mengukur kekuatan spektrum sinyal yang diketahui dan tidak dikenal. Sinyal masukan yang paling umum diukur penganalisis spektrum adalah listrik; namun, komposisi spektral dari sinyal lain, seperti gelombang tekanan akustik dan gelombang cahaya optik, dapat dipertimbangkan melalui penggunaan transduser yang sesuai. Penganalisis spektrum untuk jenis sinyal lain juga ada, seperti penganalisis spektrum optik yang menggunakan teknik optik langsung seperti monokromator untuk melakukan pengukuran. Dengan menganalisis spektrum sinyal listrik, frekuensi dominan, daya, distorsi, harmonisa, bandwidth, dan komponen spektral sinyal lainnya dapat diamati yang tidak mudah dideteksi dalam bentuk gelombang domain waktu. Parameter ini berguna dalam karakterisasi perangkat elektronik, seperti pemancar nirkabel. Tampilan spektrum analyzer memiliki frekuensi pada sumbu horizontal dan amplitudo ditampilkan pada sumbu vertikal. Bagi pengamat biasa, penganalisis spektrum terlihat seperti osiloskop dan, pada kenyataannya, beberapa instrumen laboratorium dapat berfungsi sebagai osiloskop atau penganalisis spektrum. Sinyal gelombang petir yang dideteksi dengan menggunakan osiloskop digital, diolah dengan aplikasi OriginPro untuk mendapatkan pola gelombang petir yang terjadi, analisis spektrum sendiri menggunakan perhitungan FFT (fast fourier transform).

Page 1 of 1 | Total Record : 6