cover
Contact Name
Asri
Contact Email
nurasri138@yahoo.co.id
Phone
+6285242199519
Journal Mail Official
stikespanritahusadabulukumba@yahoo.co.id
Editorial Address
Jl.Pendidikan Taccorong Bulukumba, Sulawesi Selatan
Location
Kab. bulukumba,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Panrita Husada
ISSN : 2502745X     EISSN : 27151832     DOI : -
Core Subject : Health,
Kesehatan Panrita Husada merupakan jurnal yang melahirkan informasi kesehatan yang mengandung nilai religi. Masalah kesehatan melahirkan tenaga yang professional unggul dan terampil di dunia kerja sehingga informasi tenaga kesehatan dapat diberdayakan. Religi merupakan nilai-nilai yang ditanamkan pada diri alumni agar dalam menjalankan tugasnya dapat memberikan keniscayaan pada diri pasien dan nilai pada masyarakat.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2021)" : 9 Documents clear
Hubungan Pelaksanaan Keperawatan Spritual Terhadap Kepuasan Spritual Pasien di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar lhamsyah; Elly.L.Sjattar; Veni Hadju; Safruddin
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v6i1.333

Abstract

Salah satu indikator yang mendukung kepuasaan spiritual pasien adalah pelayanan yang optimal dalam menjalankan asuhan keperawatan yang komprehensif tanpa melupakan aspek keperawatan spiritual sehingga dapat menciptakan pelayanan keperwatan yang paripurna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pelaksanaan keperawatan spiritual terhadap kepuasan spiritual pasien di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan cross sectional study. Penelitian dilaksanakan di ruang rawat inap Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Sampel yang diambil sebanyak 98 orang yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan sampel secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kusioner, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji hubungan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan hubungan pelaksanaan keperawatan spiritual dengan kepuasan spiritual pasien di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar dengan P>0.05.
Body Image Negatif Berhubungan Dengan Rendahnya Aktifitas Fisik Pada Remaja Putri Wilayah Puskesmas Pasundan Kota Samarinda Zakina Octaviano; Annisa Nurrachmawati; Reny Noviasty
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v6i1.371

Abstract

Remaja putri cenderung lebih berisiko mengalami permasalahan kesehatan, terutama mengenai citra tubuh (body image) dan status gizi. Aktivitas fisik bermanfaat untuk kesehatan fisik dan psikologis. Frekuensi aktivitas fisik menurun secara signifikan pada remaja putri pada saat mencapai usia 17 tahun. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan body image dan status gizi dengan aktivitas fisik siswi kelas X dan XI di SMA dan SMK swasta wilayah kerja puskesmas pasundan Kota Samarinda tahun 2019. Desain yang digunakan yaitu cross sectional study dengan 141 orang siswi, teknik pengambilan sampel secara stratified random sampling. Data variabel body image diambil dengan menggunakan kuesioner MBSRQ-AS, status gizi ditentukan menggunakan perhitungan IMT yang didapatkan dari pengukuran antropometri dan data aktivitas fisik diambil dengan menggunakan kuesioner PAQ-A. Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil analisis penelitian menunjukkan sebesar (49,6%) responden berusia 16 tahun. Mayoritas mempunyai aktivitas fisik rendah (62,4%), body image negatif (66,0%), dan mempunyai status gizi normal (66,0%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara body image dan aktivitas fisik (p=0,005). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan aktivitas fisik (p=0,401). Kesimpulan yang diperoleh yaitu hasil analisis menunjukkan kecenderungan semakin negatif body image maka semakin rendah aktivitas fisik.
Hubungan Motivasi Dan Kemampuan Self Care Terhadap Pengelolaan Nutrisi Serta Cairan Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisis Rizki Apriyanti; Bayu Saputra; Rani Lisa Indra
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v6i1.381

Abstract

Pasien gagal ginjal kronis perlu menjalani hemodialisis untuk membuang zat sisa di dalam tubuh. Hal tersebut memaksa pasien untuk mampu melakukan pengelolaan nutrisi dan cairan yang sesuai dengan anjuran yang diberikan oleh tenaga kesehatan, sehingga diperlukan motivasi yang tinggi dan kemampuan self care yang baik untuk mampu melakukan pengelolaan nutrisi dan cairan yang sesuai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan motivasi dengan pengelolaan nutrisi, hubungan motivasi dengan pengelolaan cairan, hubungan kemampuan self care dengan pengelolaan nutrisi dan kemampuan self care dengan pengelolaan cairan. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang sudah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatam cross sectional. Jumlah responden pada penelitian ini berjumlah 74 responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling yaitu mengambil sampel sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian. Penelitian ini menggunakan analisis bivariat yaitu uji fisher’s exact test. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara motivasi dengan pengelolaan nutrisi dengan nilai p = 0,816 > 0,05, terdapat hubungan antara motivasi dengan pengelolaan cairan dengan nilai p = 0,036 < 0,05, tidak terdapat hubungan antara kemampuan self care dengan pengelolaan nutrisi dengan nilai p = 0,245 > 0,05, dan terdapat hubungan antara kemampuan self care dengan pengelolaan cairan dengan nilai p = 0,010 < 0,05. Hasil penelitian ini dapat dijadikan rekomendasi bagi tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengelolaan nutrisi dan cairan yang sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan.
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Umur 12-59 Bulan Jumiarsih Purnama AL; Indirwan Hasanuddin; Sulaeman S
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v6i1.528

Abstract

Stunting adalah gangguan kronik akibat kurangnya gizi sehingga menghambat pertumbuhan dan perkembangan pada bayi. Stunting adalah kondisi dimana terjadinya suatu gangguan pertumbuhan fisik yang ditandai dengan pertumbuhan yang tidak optimal sebagai akibat dari ketidak seimbangan gizi (Apriluana & Fikawati, 2018). Stunting masih menjadi permasalahan besar untuk sebagian besar negara di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lawawoi Kabupaten Sidrap. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional studi. Sampel dalam penelitian adalah 30 responden dengan teknik penarikan sampel Purposive sampling. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dengan nilai p = 0,02 (p < α = 0,05) pada balita usia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lawawoi Kabupaten Sidrap.
Efektivitas Vco (Virgin Coconut Oil) Untuk Menurunkan Gula Darah Puasa Pada Orang Dengan Obesitas Muriyati; Nadia Alfira
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v6i1.533

Abstract

latar belakang dari penelitian ini adalah Obesitas merupakan faktor resiko penyebab kematian ke-5 didunia. Sekitar 2,8 juta penduduk didunia meninggal akibat komplikasi obesitas, 23% menderita penyakit jantung iskemik, dan 7% sampai 41% memiliki resiko terkena kanker pada organ tertentu. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui efektivitas VCO (Virgin Coconut Oil) untuk menurunkan Gula Darah Puasa pada orang dengan Obesitas,.metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dan hanya menggunakan satu kelompok dengan menggunakan total sampel sebanyak 30 orang. Hasilnya adalah Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan perbedaan gula darah puasa pada kelompok kontrol dengan kelompok intervensi setelah diberikan VCO dengan nilai median selisih 29,5, secara klinis terdapat perbedaan bermakna namun secara statistik nilai p = 0,058. Yang berarti nilai p>0,05 secara statistik tidak ada perbedaan bermakna antara gula darah puasa kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan VCO, kesimpulan dan saran yaitu pada masyarakat agar berperilaku hidup yang sehat dengan menjaga pola makan yang baik dan mengatur aktivitas dengan baik khususnya bagi yang mengalami obesitas agar terhindar dari berbagai penyakit degeneratif akibat komplikasi dari obesitas dan menggunakan VCO sebagai upaya preventif.
Hubungan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi Dengan Gejala Pruritus Vulvae Pada Remaja Putri di Puskesmas Antang Nona Mu'minun; Kurniawan Amin; Jusmira
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v6i1.546

Abstract

ABSTARAK Latar Belakang : Personal hygiene menstruasi merupakan suatu perilaku individu atau perorangan dalam menjaga kesehatan dan hygiene pada bagian organ genetalia pada wanita selama mengalami masa menstruasi. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui hubungan perilaku personal hygiene saat menstruasi dengan gejala pruritus vulvae pada remaja putri yang datang berobat pada puskesmas (PKM) Antang Kota Makassar. Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 124 responden dan jumlah sampel sebanyak 70 responden, dengan tehnik pengambilan sampling menggunakan teknik purposive sampling, alat yang digunakan adalah kuisioner dalam bentuk google form. Hasil Penelitian : Didapatkan sebagian besar responden memiliki perilaku personal hygiene dalam kategori baik yaitu sebanyak 39 (55.7%) responden dan sebagian besar responden mengalami gejala pruritus vulvae dalam kategori sedang yaitu sebanyak 35 (50.0%) responden. Berdasarkan hasil uji statistik Spearman Rho didapatkan nilai Kesimpulan : Menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku personal hygiene saat menstruasi dengan gejala pruritus vulvae pada remaja putri di puskesmas antang kota makassar. Saran: Diharapkan peneliti selanjutnya dapat memperluas area penelitiannya dengan meneliti dampak yang kemungkinan dapat ditimbulkan akibat personal hygiene yang kurang baik. Kata Kunci : Perilaku, Personal hygiene, Menstruasi, Pruritus vulvae Background: Personal hygiene menstruation is an individual behavior in maintaining health and hygiene in the organ during the genitalia in women experiencing menstrual period. Objective: to determine the relationship of the personal hygiene behavior during menstruation with the symptoms of pruritus vulvae in adolescent girls who came for treatment at PUSKESMAS (PHC) Antang, Makassar. Method: This research is descriptive analytic research with a cross sectional design. Total population in this study were 124 respondents and the total sample were 70 respondents, the sampling technique used purposive sampling technique, the tool used was a questionnaire in the form of Google form. Results : Obtained the majority of respondents had good category of personal hygiene behavior, as many as 39 (55.7%) of respondents and the majority of respondents experienced symptoms of pruritus vulvae in the medium category, as many as 35 (50.0%) of respondents. Conclusion : There is a significant relationship between personal hygiene behavior during menstruation with the symptoms of pruritus vulvae in adolescent girls in the Puskesmas (PHC) Antang, Makassar. Suggestion: It is expected that further research may expand the area of research by examining the impact that may be caused by poor personal hygiene. Keywords : Behavior, Personal hygiene, Menstruation, Pruritus vulvae
Pengaruh Paket Remaja Sehat Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Dampak Pernikahan Usia Dini Di Cilacap Kusmawati; Idriani; Suhendar Sulaeman
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v6i1.547

Abstract

Pendahuluan masa remaja merupakan suatu masa kehidupan individu dimana terjadi eksplorasi psikologis untuk menentukan identitas diri. Menikah di usia remaja menjadi topik menarik dan menjadi sasaran utama pada kerangka kerjasama SDGs (Sustainable Development Goals). Dampak dari pernikahan usia dini adalah menurunnya kesehatan reproduksi, beban ekonomi yang semakin berat, kekerasan dalam rumah tangga dan penyakit menular seksual. Metode Penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan metode pre-eksperimental design dengan pendekatan one group pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja perempuan usia 17-19 tahun Di Desa Sadabumi Kecmatan Majenang Kabupaten Cilacap. Sampel penelitian ini adalah 67 remaja perempuan. Instrumen pada penelitian ini adalah angket kuesioner kesehatan reproduksi dan dampak pernikahan usia dini yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas oleh peneliti sebelumnya yaitu Siti Salamah. Hasil penelitian terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap remaja tentang dampak pernikahan usia dini sebelum dan sesudah diberikan paket “Remaja Sehat” dengan nilai p-value=0,001 (p<0.05). Rekomendasi untuk menambah variable baru dengan menggunakan media atau kelompok kontrol.
Karakteristik dan Faktor yang Berhubungan dengan Distress Diabetes Penderita DM di Wilayah Kerja Puskesmas Balangnipa Sinjai Andi Budiyanto Adiputra; Fitrawati Arifuddin
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v6i1.552

Abstract

Diabetes melitus seringkali mengakibatkan terjadinya distress diabetes pada penderitanya titik di stress yang dialami dapat berupa masalah emosional yang berkaitan dengan kekhawatiran akan penyakitnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi distress diabetes pada penderita DM serta hubungannya dengan pendidikan dan pendapatan dengan distress diabetes penderita diabetes yang berada di wilayah kerja puskesmas balangnipa Kabupaten Sinjai. Metode penelitian ini adalah dengan metode deskriptif observasional dengan desain Cross sectional dengan model pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata umur responden adalah 52 tahun dengan minimal 45 tahun dan maksimal 59 tahun. Adapun tingkat pendidikan terbanyak yaitu SD dan S1 masing-masing 31,6%, sebagian besar bekerja sebagai ibu rumah tangga yaitu 50%, dengan kisaran pendapatan keluarga terbanyak adalah lebih dari 3 juta rupiah sebanyak 18,4%. Untuk variable kejadian distress diabetes yaitu sebanyak 44,7% menderita distress ringan dan distress sedang, sedangkan distress berat sebanyak 10,5%. Hasil bivariat menunjukkan bahwa variabel penelitian memiliki korelasi negatif dengan distress diabetes dengan p value < 0.05 yaitu pendidikan (p = 0.011), dan pendapatan (p= 0.003). Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan dan pendapatan seseorang, maka semakin rendah distress diabetesnya.
Analisis Tindakan Mandiri Perawat Kamar Bedah Di Rumah Sakit Khairul Nasri; Tuti Afriani; Sarvita; Aat Yutnikasari
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v6i1.561

Abstract

Pendahuluan: Tindakan mandiri perawat dikamar bedah sering tidak dikerjakan karena perawat lebih banyak mengerjakan pekerjaan kolaborasi atau pekerjaan pelimpahan wewenang. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pemahaman dan implementasi tindakan mandiri perawat di kamar bedah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah study analysis. Analisis menggunakan pendekatan diagram tulang ikan (fish bone) data dikumpulkan sejak awal kegiatan residensi. Wawancara dengan manajer keperawatan dan menyebarkan kuisioner dilanjutkan analysis menggunakan fishbone. Berdasarkan analisis fish bone didapatkan data bahwa perawat kamar bedah kurang memahami apa saja yang termasuk tindakan mandiri-delegasi dan mandat. Hasil wawancara dengan kepala ruangan kamar bedah didapatkan data perawat belum mampu laksana melakukan edukasi preoperasi pasien diruangan rawat sehari sebelum tindakan bedah di lakukan karena kesibukan pekerjaan. Kepala ruangan juga menyampaikan perawat masih kurang memahami mana saja tindakan mandiri, delegasi dan mandat di kamar bedah. Hasil Kuisioner data demografi sebaran umur 30 -49 tahun 84,6 %, jenis kelamin perempuan 56,4 Tingkat pendidikan D3 56,4 %, Masa kerja 1-10 tahun 42,30 %, Level perawat klinik: PK I 43,6 %, PK II 7,7 %, PK III 48,7 %. Status kepegawaian PNS/ASN 84,6 %. Kesimpulan : perlu meningkatkan pemahaman tentang tentang implementasi tindakan mandiri-delegasi-mandat di kamar bedah. Rekomendasi : membuat daftar list tindakan mandiri-delegasi-mandat di kamarbedah

Page 1 of 1 | Total Record : 9