cover
Contact Name
Andi Mushawwir
Contact Email
mushawwir@unpad.ac.id
Phone
+6281211211811
Journal Mail Official
jnttip.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
ISSN : -     EISSN : 27157636     DOI : https://doi.org/10.24198/jnttip
Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi manufaktur pengolahan pakan, dalam lingkup kajian di daerah tropis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4 (2021)" : 5 Documents clear
APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR HASIL BIOKONVERSI LALAT Hermetia illucens TERHADAP KANDUNGAN KALSIUM (Ca) DAN FOSFOR (P) RUMPUT Panicum maximum cv. Mombasa Romi Zamhir
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i4.37407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair hasil biokonversi lalat Hermetia illucens terhadap kandungan kalsium (Ca) dan Fosfor (P) rumput Panicum maximum cv. Mombasa. Penelitian ini berlangsung dari November 2019 sampai Januari 2020, bertempat di Laboratorium Tanaman Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran serta analisis Ca dan P di Laboratorium Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Objek penelitian terdiri dari 24 sampel rumput Panicum maximum cv. Mombasa. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) enam perlakuan dan empat ulangan. P0= 0 mL, P1= 30 mL, P2= 60 mL, P3= 90 mL, P4= 120mL, dan P5= 150 mL pupuk organik cair hasil biokonversi lalat Hermetia illucens. Dari hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik cair hasil biokonversi lalat Hermetia illucens tidak berpengaruh nyata terhadap kadungan kalsium (Ca) dan berpengaruh terhadap kandungan Fosfor (P) rumput Panicum maximum cv. Mombasa.@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; mso-pagination:none; text-autospace:none; font-size:11.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText {mso-style-priority:1; mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-link:"Body Text Char"; margin:0cm; mso-pagination:none; text-autospace:none; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}span.BodyTextChar {mso-style-name:"Body Text Char"; mso-style-priority:1; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:"Body Text"; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-ascii-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-hansi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:11.0pt; mso-ansi-font-size:11.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; mso-pagination:none; text-autospace:none;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}
META-ANALISIS: PENGARUH SUBSTITUSI JAGUNG DENGAN BAHAN PAKAL LOKAL TERHADAP KUALITAS DAGING AYAM PEDAGING Danung Nur Adli
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i4.26716

Abstract

Upaya efisiensi pakan perlu dilakukan apabila ditinjau dari aspek tersebut. Salah satu upaya adalah mengganti bahan baku pakan utama seperti jagung, dan bungkil kedelai dengan bahan baku pakan lokal. penelitian ini menggunakan teknik meta-analisis untuk mengintegrasikan 75 data dari sembilan jurnal yang mengandung informasi penggantian jagung dengan bahan baku lokal. Teknik meta-analisis diawali dengan pengumpulan data dari beberapa publikasi ilmiah yang mengandung data kadar tanin dan kualitas silase. Selanjutnya data tersebut ditabulasi dalam bentuk database dengan bantuan microsoft excel, dalam proses tabulasi ini satuan dari setiap data disamakan, setelah itu data ditabulasi dan dianalisis menggunakan comprehensive meta-anaysis ver3. Pengaruh penggatian jagung pada kualitas daging ayam pedaging juga tidak signifikan, hal ini dapat dilihat pada kandungan persentase karkas, bobot karkas, dan kolesterol dagingyang tidak berbeda antara silase yang di substitusi jagung dan tidak disubtitusi jagung. Namun untuk AIC terdapat indikasi penurunan jumlah kolesterol dalam daging dengan adanya penggantian jagung dalam bahan pakan (0,05 < P < 0,1). Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggantian jagung tidak meningkatkan kualitas daging, namun penggantian jagung mampu menjaga kualitas daging dari proses pembusukan yang terlalu tinggi.
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) YANG DISUPLEMENTASI Cu DAN Zn DALAM RANSUM TERHADAP JUMLAH ERITROSIT, KADAR HEMOGLOBIN, DAN NILAI HEMATOKRIT AYAM SENTUL FASE LAYER AVITA ALAWIYAH
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i4.29965

Abstract

 Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak buah manggis yang disuplementasidengan Cu dan Zn dalam ransum terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit ayam sentul fase layer. Penelitian menggunakan 40 ekor ayam sentul betina, dan dipelihara dari umur 28 minggu sampai 35 minggu yang bertempat di Test Farm Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran. Analisis Sampel dilakukan di Laboratorium Fisiologi Ternak dan Biokimia, Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari lima macam dengan empat ulangan, yaitu, P0 = ransum basal, P1 = ransum basal+60 mg/kg ransum ekstrak kulit manggis + Cu 0,3 mg dan Zn 2,4 mg; P2 = ransum basal+120 mg/kg ransum ekstrak kulit manggis + Cu 0,6 mg dan Zn 4,8 mg; P3= ransum basal+180 mg/kg ransum ekstrak kulit manggis + Cu 0,9 mg dan Zn 7,2 mg; P4= ransum basal+240 mg/kg ransum ekstrak kulit manggis + Cu 1,2 mg dan Zn 9,6 mg. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak kulit manggis yang disuplementasi Cu dan Zn memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0.05). Disimpulkan bahwa, penambahan ekstrak kulit manggis yang disuplementasi dengan Cu dan Zn mampu mempertahankan jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit berada pada kisaran normal
PENGARUH PENGGUNAAN CHICORY (Chichorium intybus) SEBAGAI KOMPONEN RANSUM SAPI POTONG DEWASA TERHADAP PRODUKSI VFA DAN NH3 RANSUM (IN VITRO) lathifah jasmine
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i4.38169

Abstract

Chicory (Chicorium intybus) merupakan salah satu tanaman dalam kelompok forbs. Tingginya kandungan protein chicory (PK 23,83%) dapat menjadikan chicory sebagai hijauan berprotein tinggi (green protein).  Selain itu, ketersediaan chicory sepanjang tahun, akan memudahkan peternak dalam penyediaan pakan yang memiliki kandungan nutrien tinggi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2021 di Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan chicory sebagai komponen ransum sapi potong dewasa terhadap produksi VFA dan NH3 (in vitro). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas P0 = 0% chicory; P1 = 10% chicory; P2 = 20% chicory; P3 = 30% chicory; dan P4 = 40% chicory. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA), dan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi VFA dan NH3. Penggunaan chicory 20% dalam ransum menghasilkan nilai produksi VFA (169,04±21,31 mM) dan NH3 (3,86±0,72 mM) yang terbaik.
PENGARUH PENAMBAHAN MOLASES DAN NITROGEN PADA ENSILASE BATANG PEPAYA (Carica Papaya L.) TERHADAP KANDUNGAN BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK DAN ABU SILASE YANG DIHASILKAN TIDI DHALIKA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i4.38579

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan molases dan nitrogen pada ensilase batang pepaya terhadap kandungan bahan kering, bahan organik dan abu dari silase yang dihasilkan. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan : (1) tanpa penambahan molases dan nitrogen perlakuan (P0), (2) penambahan 0% molases dan 2% nitrogen (P1), (3) penambahan 5% molases dan 0% nitrogen (P2), dan (4) penambahan 5% molases dan 2% nitrogen (P3), tiap perlakuan diulang 5 (lima) kali. Data dianalisis menggunakan sidik ragam dan analisis jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan molases dan nitrogen memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap kandungan bahan kering, bahan organik dan abu dari silase yang dihasilkan. Penambahan 5 % molases dan 0% nitrogen pada ensilase batang pepaya menghasilkan kandungan bahan kering sebesar 16,84%, bahan organik 90.97%  sebagai nilai tertinggi diantara perlakuan yang diberikan, dan kandungan abu terendah sebesar 8,34%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan molases sampai taraf 5% tanpa penambahan unsur nitrogen dapat dilakukan pada ensilase batang pepaya. Kata Kunci : Ensilase, batang pepaya, molases, nitrogen, bahan kering,                        bahan organik, dan abu

Page 1 of 1 | Total Record : 5