cover
Contact Name
Andi Mushawwir
Contact Email
mushawwir@unpad.ac.id
Phone
+6281211211811
Journal Mail Official
jnttip.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
ISSN : -     EISSN : 27157636     DOI : https://doi.org/10.24198/jnttip
Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi manufaktur pengolahan pakan, dalam lingkup kajian di daerah tropis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2023)" : 5 Documents clear
The Effect of Irradiation Methods on Biomass Yield on Mix of Corn (zea mays) and Mung Bean (Vigna radiata) with Hydroponic system Iin Susilawati; Lizah Khairani
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i2.47880

Abstract

The objectives of this research was to find effect of irradiation methods on the production of biomass fresh weight, leaf and root dry weight on  combination of mung bean and corn with hydroponic system. This research was design with experimental method using Completely Randomized Design   with 2 treatmens and 9 replications. The observed of P1 = irradiation method with the sunlight for  12 hours and P2 = irradiation method with  LED grow light 7. watt for  16 hours. Parameters observed were biomass fresh weight,  leaf and root dry weight Data were analyzed using of two samples Independent T-tes. The result showed that biomass fresh weight and leaf dry weight of irradiation with  LED  higher   than  irradiation  with the sunlight,  the average’s 3155,844 g/m2, and 55,14 g/m2, but no significant effect on dry weight of root.
EVALUASI KUALITAS PAKAN TERHADAP INDEKS PERFORMA AYAM RAS PEDAGING DI SULAWESI SELATAN Sapta Priyana Amin
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i2.46766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pakan ayam ras pedaging para peternak kemitraan terhadap indeks performa yang dibedakan berdasarkan jenis kandang, musim, dan ketinggian tempat yang berbeda. Penelitian menggunakan data sekunder dari   PT. BSB yang melakukan kemitraan ayam ras pedaging di 4 kabupaten yaitu Barru, Bone, Jeneponto dan Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data performa 280 peternak kemitraan  selama 3 tahun dari tahun 2019, 2020, dan 2021.  Data hasil pengujian mutu pakan dari laboratorium BPMKP Cikole Jawa Barat, pabrik pakan dan Fakultas Peternakan Universitas Hassanudin Makassar. Variabel yang diamati adalah kesesuaian hasil uji pakan periode prestarter (BR0), starter (BR1) dan finisher (BR2), bobot badan, umur panen, konsumsi pakan, mortalitas, feed convertion ratio (FCR), dan indeks performa (IP). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan jika berbeda nyata diuji dengan Duncan Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nutrisi dari ketiga jenis pakan yang digunakan oleh peternak mitra sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Jenis kandang,  musim, dan ketinggian tempat berpengaruh nyata terhadap konsumsi pakan, bobot badan, FCR, dan mortalitas ayam ras pedaging. Kesimpulan dari penelitian ini adalah IP kandang close house 351,93 ± 24,24 lebih tinggi dibanding kandang open house 320,62 ± 21,18. Kata kunci : close house, indeks performa, open house, pakan ayam ras pedaging
Performa Heifer Sapi Friesien Holstein (FH) Yang Diberi Ransum Dengan Metode Total Mixed Ration (TMR) Pada Berbagai Umur Sapih Hilman Permana; Sari Suryanah; Elly Amalia; Raden Febrianto Christi; Adi Wandi
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i2.46903

Abstract

Manajemen pakan adalah hal utama dalam pemeliharaan karena memiliki pengaruh yang tidak kecil terhadap pertumbuhan heifer agar bisa menjadi bibit yang berkualitas baik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui performa heifer sapi FH pada umur sapih berbeda yang diberikan pakan komplit dengan metode Total Mixed Ration (TMR). Metode penelitian menggunakan eksperimental dengan pengujian data menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 perlakuan yaitu US1 (heifer dengan umur sapih 70 hari), US2 (heifer dengan umur sapih 80 hari) dan US3 (heifer dengan umur sapih 90 hari),  dengan  10 ulangan. Data yang didapat dianalisis menggunakan tabel sidik ragam, bila terdapat pengaruh perlakuan dilanjutkan dengan uji wilayah berganda Duncan’s. Hasil menunjukkan bahwa umur sapih berbeda pada heifer berpengaruh nyata terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, serta konversi ransum dengan metode TMR. Pemberian complete feed pada perlakuan US1 atau heifer yang disapih pada umur 70 hari memberikan nilai rataan performa yang baik dari aspek konsumsi, pertambahan bobot badan, dan meningkatkan efisiensi ransum dengan nilai konversi ransum 8,87.
PLANTAGO DI PADANG PENGGEMBALAAN SEBAGAI PAKAN DAN PENGHASIL METABOLIT SEKUNDER nyimas popi indriani
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i2.47938

Abstract

ABSTRAK            Lingkungan padang penggembalaan memiliki keanekaragaman  sumber alam hayati, sehingga membuat stabil tatanan lingkungan tersebut. Keanekaragaman tumbuhan sangat penting,  salah satunya yaitu tumbuhan herba Plantago.  Hijauan herba Plantago dari keluarga Plantaginaceae, terutama kaya kandungan nutrien dan mineral serta mengandung senyawa metabolit sekunder (kandungan fitokimia). Plantago banyak terdapat di padang  penggembalaan untuk pakan ruminansia dan pengobatan herbal. Plantago merupakan jenis tanaman herbal karena memiliki kandungan fitokimia diantaranya ialah flavonoid, fenol, saponin dan tanin.  Peran Tumbuhan Plantago sangat penting diantaranya  dapat digunakan untuk mengurangi defisit hijauan pakan padang rumput berbasis rumput selama musim kemarau. Selain itu dampak lingkungan dapat diatasi dengan adanya keberdaan Tumbuhan Plantago yaitu   mengurangi kandungan nitrogen dalam urin dan gas metan. 
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus spina-christi L.) dalam Ransum terhadap Jumlah Eritrosit, Kadar Hemoglobin, dan Nilai Hematokrit Puyuh Padjadjaran NAFILA NI`AMILLAH SHOLIHAH
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i2.45961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun bidara dalam ransum terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit darah Puyuh Padjadjaran. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan masing-masing perlakuan terdapat empat ulangan, yaitu P0 = Ransum basal tanpa ekstrak daun bidara, P1 = Ransum basal + 0,05% ekstrak daun bidara, P2 = Ransum basal + 0,1% ekstrak daun bidara, P3 = Ransum basal + 0,15% ekstrak daun bidara, dan P4 = Ransum basal + 0,2% ekstrak daun bidara. Data dianalisis menggunakan Uji Sidik Ragam (ANOVA) dengan Uji Lanjut Jarak Berganda Duncan dan Uji Lanjut Polinomial Ortogonal. Hasil menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun bidara dalam ransum berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar hemoglobin, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah eritrosit dan nilai hematokrit Puyuh Padjadjaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pemberian ekstrak daun bidara dengan dosis 0,1% dalam ransum mampu meningkatkan jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit darah Puyuh Padjadjaran yang optimal dan dalam kisaran normal.

Page 1 of 1 | Total Record : 5