cover
Contact Name
Tanzir Masykar
Contact Email
tanzir@aknacehbarat.ac.id
Phone
+6285277752225
Journal Mail Official
vocatech@aknacehbarat.ac.id
Editorial Address
Komplek STTU, Jl. Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, Meureubo, West Aceh Regency, Aceh 23681
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Vocatech : Vocational Education and Technology Journal
1. Vocational Studies 2. Civil Engineering 3. Electrical Engineering 4. Mechanical Engineering 5. Classroom Instruction in Vocational Context 6. English for Vocational Purposes 7. Innovation in Vocational Education
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2025): April" : 7 Documents clear
Pengaruh Kecepatan Kendaraan Akibat Pemasangan Speed Bump: Model Greenberg Faradilla, Cut Meutia; Abdullah, Zulfhazli; Mukhlis, Mukhlis; Usrina, Nura; Fithra, Herman; Fikry, Muhammad
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 2 (2025): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i2.198

Abstract

AbstractA speed bump is a traffic engineering tool designed to control vehicle speed, particularly in residential areas, to enhance the safety of pedestrians and cyclists. This study employs the Enter and Stepwise methods using SPSS to analyze the impact of speed bumps on vehicle speed and related variables. The study results indicate that the relationship between installation distance (X4) and vehicle speed in area 3 (Y) for motorcycles is given by Y = 5.647 + 0.264 X4 with R² = 0.887. In contrast, for light vehicles, it is Y = 3.381 - 0.253 X4 with R² = 0.920. Among the five locations studied, location 2 exhibited the strongest correlation between speed, volume, and density, with a coefficient of determination (R²) greater than 0.5. In area 2, the relationship between volume and speed when crossing a speed bump has R² = 0.512. Meanwhile, in area 3, between speed bumps, the relationship between volume and density shows R² = 0.904, and the relationship between speed and density is R² = 0.804. These findings indicate that speed bumps' height and installation distance significantly impact vehicle speed patterns. Additionally, the relationship between volume, speed, and density is notably strong at several research locations. AbstrakAlat pengendali kecepatan atau Speed bump merupakan alat rekayasa lalulintas yang berfungsi untuk mengendalikan kecepatan kendaraan yang melintas disuatu ruas jalan, terutama di permukiman penduduk guna melindungi pejalan kaki dan pengendara sepeda. Penelitian ini menggunakan metode Enter dan Stepwise menggunakan software SPSS untuk mengenalisis speed bump terhadap kecepatan dan variabel terkait. Hasil penelitian didapatkan bahwa hubungan jarak pemasangan (X4) dengan kecepatan kendaraan pada area 3 (Y) untuk sepeda motor diperoleh Y=5.647 + 0.264 X4 dengan R2 =0.887, dan kendaraan ringan Y=3.381 - 0.253 X4 dengan R2=0.920. Dari lima lokasi yang diteliti, hubungan antara kecepatan, volume, dan kerapatan menunjukkan korelasi terkuat di lokasi 2, dengan nilai koefisien determinasi (R²) 0,5. Pada area 2, hubungan antara volume dan kecepatan saat melintasi speed bump memiliki R² = 0,512. Sementara itu, hubungan antara volume dan kerapatan di area 3, yaitu di antara speed bump, menunjukkan R² = 0,904. Hubungan antara kecepatan dan kerapatan di area yang sama (area 3) memiliki R² = 0,804. Hal ini mengindikasikan bahwa tinggi dan jarak pemasangan speed bump memiliki dampak yang signifikan terhadap pola kecepatan kendaraan, serta hubungan antara volume, kecepatan, dan kepadatan memiliki keterkaitan yang kuat di beberapa lokasi penelitian. 
Analisis Konseptual Model Pengaruh Perilaku dan Kepedulian Konsumen Terhadap Daur Ulang Sampah Elektronik Yudisha, Nabila; Matsaany, Bayun; Masruroh, Marwah; Sari, Intan Wulan
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 2 (2025): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i2.201

Abstract

AbstractElectronic products that can no longer be used will become electronic waste that must be treated differently from other wastes because they contain metals and toxic substances. Consumers are important in the management of electronic waste, because they are the actors in the hoarding of electronic waste. Awareness of preserving the environment can be built by implementing the 3R: Reducing, Reusing, Recycling. Factors that can be made to consumers' decisions to store, donate, sell, dispose of or recycle electronic products are socio-economic, infrastructure, and consumer motivation itself. The purpose of this study is to gain experience of e-waste management behavior in the world of higher education. The object of the research is lecturers, educators and students. This study uses a cross-sectional survey which is analyzed using the Structural Equation Model (SEM) method. There are 6 initial hypotheses, from the results of the calculation 5 hypotheses have a positive and significant relationship while 1 hypothesis has no significant relationship. From these results, a strategy was obtained to motivate consumers towards electronic waste, namely by providing exposure or promotion in informing the impact of electronic waste. AbstrakProduk elektronik yang tidak dapat dipakai lagi akan menjadi limbah elektronik yang harus diperlakukan berbeda dari limbah lainnya karena terdapat logam dan zat beracun. Konsumen menjadi hal yang penting dalam pengelolaan limbah elektronik, karena merekalah menjadi pelaku dalam penimbunan limbah elektronik. Kesadaran akan menjaga kelestarian lingkungan bisa dibangun dengan menerapkan 3R: Reducing, Reusing, Recycling. faktor yang dapat dilakukan terhadap keputusan konsumen untuk menyimpan, menyumbangkan, menjual, membuang atau mendaur ulang produk elektronik adalah sosial ekonomi, infrastruktur, dan motivasi konsumen itu tersendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan pengalaman perilaku pengelola limbah elektronik pada dunia perguruan tinggi. Objek dari penelitian adalah dosen, tenaga pendidik serta mahasiswa. Penelitian ini menggunakan survey cross-sectional yang di analisis menggunakan metode Structural Equation Model (SEM). Terdapat 6 hipotesis awal, dari hasil perhitungan 5 hipotesis memiliki hubungan postif dan signifikan sedangkan 1 hopotesis tidak memiliki hubungan yang signifikan. Dari hasil tersebut didapatkan sebuah strategi untuk memberikan motivasi konsumen terhadap limbah elektronik yaitu dengan membirikan pemaparan atau promosi dalam memberitahukan dampak dari limbah elektronik.Kata Kunci: Sampah Elektronik ; Ifrastruktur ; Motivasi ; SEM ; Sosial Ekonomi
Upaya Pencegahan Risiko Kecelakaan Kerja pada Stasiun Perebusan di PT. Socfindo Seumanyam Pamungkas, Iing; Irawan, Heri Tri; Hasnita, Hasnita
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 2 (2025): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i2.205

Abstract

AbstractThe sterilizer  station in the palm oil industry, such as that found at PT. Socfindo Seumanyam, is a work area with significant accident risks. The palm fruit sterilizer  process involves high temperatures, steam pressure, and the use of heavy equipment, all of which have the potential to pose hazards to workers. Work accidents in this area can not only cause physical injuries, but also material losses and operational disruptions. This research aims to analyze the efforts to prevent work accident risks at the PT. Socfindo Seumanyam sterilizer  station using the JSA method and the fishbone diagram. These two methods complement each other in an effort to create a safer work environment. JSA focuses on a step-by-step analysis of individual tasks, while the fishbone diagram provides a broader view of the factors contributing to accidents. The research results obtained that the sterilizer  station at PT. Socfindo Seumanyam has various significant potential hazards and work accident risks, ranging from burns due to high temperatures and hot steam, mechanical injuries due to equipment, to poisoning due to hazardous chemicals. To reduce these risks, comprehensive control measures are needed, including technical and administrative controls, and the use of appropriate PPE, as well as strict supervision through routine inspections and periodic evaluations. In addition, the identification of the root causes of work accidents using the fishbone diagram shows that human factors, machines/equipment, methods/procedures, work environment, and materials need to be seriously considered, with specific improvement recommendations for each factor. Keywords:Sterilizer station; work accident risk, job safety analysis; fishbone diagram AbstrakStasiun perebusan dalam industri kelapa sawit, seperti yang terdapat di PT. Socfindo Seumanyam, merupakan area kerja dengan risiko kecelakaan yang signifikan.Proses perebusan buah kelapa sawit melibatkan suhu tinggi, tekanan uap, dan penggunaan peralatan berat, yang semuanya berpotensi menimbulkan bahaya bagi pekerja. Kecelakaan kerja di area ini tidak hanya dapat menyebabkan cedera fisik, tetapi juga kerugian material dan gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pencegahan risiko kecelakaan kerja di stasiun perebusan PT. Socfindo Seumanyam dengan menggunakan metode JSA dan diagram fishbone.Kedua metode ini saling melengkapi dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. JSA fokus pada analisis langkah demi langkah dari tugas individu, sementara diagram fishbone memberikan pandangan yang lebih luas tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan. Hasil penelitian diperoleh bahwa stasiun perebusan/sterilizer  di PT. Socfindo Seumanyam memiliki berbagai potensi bahaya dan risiko kecelakaan kerja yang signifikan, mulai dari luka bakar akibat suhu tinggi dan uap panas, cedera mekanis akibat peralatan, hingga keracunan akibat bahan kimia berbahaya. Untuk mengurangi risiko tersebut, diperlukan implementasi tindakan pengendalian yang komprehensif, mencakup pengendalian teknik, administratif, dan penggunaan APD yang tepat, serta pengawasan yang ketat melalui inspeksi rutin dan evaluasi berkala. Selain itu, identifikasi akar penyebab kecelakaan kerja menggunakan diagram fishbone menunjukkan bahwa faktor manusia, mesin/peralatan, metode/prosedur, lingkungan kerja, dan material perlu diperhatikan secara serius, dengan rekomendasi perbaikan yang spesifik untuk setiap faktor.Kata Kunci:Stasiun perebusan; risiko kecelakaan kerja, job safety analysis; diagram fishbone
An Analysis of ChatGPT Response Variations to Identical Prompts Across Different Devices: A Case Study in Informatics Education A., Hermila; Bau, Rahmat Taufik R.L; Sudirman, Randi; Siyad, Abdulaziz Ahmed
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 2 (2025): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i2.202

Abstract

AbstractThe development of artificial intelligence (AI) in education has brought about various innovations, one of which is using ChatGPT as a learning tool. However, the diversity of answers provided by ChatGPT when used on different devices is still a critical question. This study aims to analyze the variation in ChatGPT's answers to the same prompt content when used on computer devices with different specifications. This research method uses an experimental approach by comparing ChatGPT output results on five types of devices with different operating systems, processors, and BIOS. The analysis is based on the level of similarity of the sentence and the meaning of the answer, with the categories “very different” (20% similarity), “different” (50% similarity), “almost the same” (70% similarity), and “same” (90% similarity). The results show a significant variation in the answers produced, with some devices giving almost identical responses while others show differences in sentence structure and information arrangement. Hardware factors, including processor type and operating system, are thought to contribute to these differences. The implications of these findings are highly relevant in the context of secondary education, where the use of ChatGPT as a learning tool is increasing. Variations in answers can lead to differences in understanding among students using devices with different specifications, thus requiring more attention from educators and AI technology developers. This study makes an important contribution in highlighting the challenges and opportunities of applying AI in education. Recommendations include standardizing the use of AI in the classroom and developing AI models that are more consistent in responding across devices. Thus, fairness and effectiveness in using AI in education can be continuously improved. AbstrakPerkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan telah menghadirkan berbagai inovasi, salah satunya melalui pemanfaatan ChatGPT sebagai alat bantu pembelajaran. Namun, keberagaman jawaban yang diberikan oleh ChatGPT ketika digunakan pada perangkat yang berbeda masih menjadi pertanyaan kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi jawaban ChatGPT terhadap konten prompt materi yang sama ketika digunakan di perangkat komputer dengan spesifikasi berbeda. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan membandingkan hasil keluaran ChatGPT pada lima jenis perangkat dengan perbedaan sistem operasi, prosesor, dan BIOS. Analisis dilakukan berdasarkan tingkat kesamaan kalimat dan makna jawaban, dengan kategori "sangat berbeda" (20% kesamaan), "berbeda" (50% kesamaan), "hampir sama" (70% kesamaan), dan "sama" (90% kesamaan). Pada eksperimen ini juga digunakan chatGPT versi 3.5 free yang ada pada laptop siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi yang cukup signifikan dalam jawaban yang dihasilkan, dengan beberapa perangkat memberikan respons yang hampir identik, sementara yang lain menunjukkan perbedaan struktur kalimat dan susunan informasi. Faktor perangkat keras, termasuk jenis prosesor dan sistem operasi, diduga memiliki kontribusi terhadap perbedaan ini. Perangkat dengan sistem operasi dan prosesor terbaru menunjukkan kesamaan jawaban ChatGPT hingga 90%, sedangkan perangkat dengan spesifikasi rendah cenderung menghasilkan variasi lebih besar. Meskipun belum ada bukti empiris kuat, temuan ini mengindikasikan bahwa spesifikasi perangkat dapat memengaruhi konsistensi respons AI. Implikasi dari temuan ini sangat relevan dalam konteks pendidikan menengah, di mana penggunaan ChatGPT sebagai alat bantu belajar semakin meningkat. Variasi jawaban dapat menyebabkan perbedaan pemahaman di antara siswa yang menggunakan perangkat dengan spesifikasi berbeda, sehingga memerlukan perhatian lebih dari pendidik dan pengembang teknologi AI. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam menyoroti tantangan dan peluang penerapan AI dalam pendidikan. Rekomendasi yang diberikan meliputi standarisasi penggunaan AI dalam kelas serta pengembangan model AI yang lebih konsisten dalam memberikan respons di berbagai perangkat. Dengan demikian, keadilan dan efektivitas pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan dapat terus ditingkatkan).Kata Kunci: ChatGPT; variasi jawaban; kecerdasan buatan; pendidikan menengah; spesifikasi perangkat
Penentuan Jalur Kritis Dalam Manajemen Proyek Pada Pembangunan Gedung Convention Hall And Exhibition Center UPI Labaika, Putri Dzydzykry Siti; Rahayu, Sri; Rahayu, Diana
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 2 (2025): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i2.200

Abstract

AbstractProject management is the planning, organizing, directing, and controlling of a company's resources to achieve predetermined short-term goals that have been set by top-level management. This definition emphasizes that project management includes a variety of processes that integrate a company's resources to achieve specific project goals. In a project, there are various options that can be used to do scheduling. One form of scheduling is by using the CPM method. The purpose of this study is to find out the critical path in the UPI Convention Hall and Exhibition Center Building Construction project. The critical path method, or CPM, is a method that can be used in project planning and supervision. In this study, the author is interested in discussing the analysis of the critical path in the construction of the UPI Convention Hall and Exhibition Center Building using the CPM method. This study uses a quantitative descriptive approach with secondary data in the form of an S-curve. Therefore, the creation of CPM network diagrams must have the longest duration according to the plan. Based on the results of the research, it was obtained that the critical path in the construction of the UPI Convention Hall and Exhibition Center Building occurred in two paths or in two work activities, namely in CA – B.II.2 activities where these activities were in standard architecture activities and in roof cover structure activities with a duration of 147 days and 63 days respectively, therefore the total duration acquisition was in accordance with the project plan, which was 210 days.Keywords:Construction Management; CPM; Critical Path; ProjectAbstrakManajemen proyek adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya perusahaan untuk mencapai tujuan jangka pendek yang telah ditentukan yang telah ditetapkan oleh manajemen tingkat atas. Definisi ini menekankan bahwa manajemen proyek mencakup berbagai proses yang mengintegrasikan sumber daya perusahaan untuk mencapai tujuan proyek tertentu. Pada sebuah proyek terdapat beragam pilihan yang dapat digunakan untuk melakukan penjadwalan. Salah satu bentuk penjadwalan adalah dengan menggunakan metode CPM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jalur kritis pada proyek Pembangunan Gedung Convention Hall and Exhibition Center UPI. Metode jalur kritis atau CPM, merupakan metode yang dapat digunakan dalam perencanaan serta pengawasan proyek. Pada penelitian kali ini penulis tertarik untuk membahas mengenai analisa terhadap jalur kritis pada Pembangunan Gedung Convention Hall and Exhibition Center UPI dengan menggunakan metode CPM. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa kurva S. Pada Pembangunan Gedung Convention Hall and Exhibition Center UPI ini direncanakan akan selesai dalam kurun waktu 210 hari. Maka dari itu pembuatan diagram jaringan CPM harus memiliki durasi paling lama sesuai dengan perencanaan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh jalur kritis pada Pembangunan Gedung Convention Hall and Exhibition Center UPI ini terjadi pada dua jalur atau pada dua aktivitas pekerjaan, yaitu pada kegiatan CA – B.II.2 dimana kegiatan tersebut adalah pada kegiatan arsitektur standar dan kegiatan struktur penutup atap dengan masing masing durasi 147 hari dan 63 hari. Maka dari itu total perolehan durasi sudah sesuai dengan perencanaan proyek yaitu 210 hari.Kata Kunci:CPM; Jalur Kritis; Manajemen Konstruksi; Proyek 
Implementation of Low Impact Development (LID) for Urban Drainage Optimization and Flood Mitigation Amin, Rais; Rinanti, Astri; Kurniyaningrum, Endah; Anggraini, Dina Paramita; Assidik, Muhammad Luthfi
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 2 (2025): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i2.204

Abstract

AbstractThe frequent problems of flooding and waterlogging in Serang City are triggered by unpredictable rainfall patterns and the limited capacity of the drainage system. The increasing land-use changes and rapid development put additional pressure on the existing drainage channels, leading to excessive runoff and exacerbating the flood risks in several urban areas. This study aims to evaluate the implementation of Low Impact Development (LID) approaches to improve the performance of urban drainage systems in Serang City to reduce water runoff and enhance the capacity of the drainage system to handle the frequent flooding risks. Unpredictable rainfall patterns, combined with the limited capacity of drainage channels, have caused waterlogging and flooding in some areas of the city. Simulations using the Storm Water Management Model (SWMM) software indicate that the implementation of LID techniques, such as bioretention and permeable pavement, is effective in reducing runoff volume flowing into the drainage system and improving water flow efficiency. The simulation results show a reduction in the continuity error value of surface runoff from -0.62% to -0.38%, which is still within an acceptable limit. However, one channel still experiences waterlogging due to limited channel capacity and suboptimal slope. These findings suggest that LID implementation can be a long-term solution to address drainage and flooding issues in urban areas. This study also contributes significantly to designing more environmentally friendly drainage systems, taking into account the impacts of climate change and rapid urbanization. AbstrakMasalah genangan dan banjir yang sering terjadi di Kota Serang, dengan dipicunya perubahan pola curah hujan yang tidak menentu dan kapasitas sistem drainase yang terbatas. Meningkatnya perubahan tata guna lahan dan pembangunan yang pesat menambah tekanan pada saluran drainase yang ada, sehingga menyebabkan terjadinya limpasan air yang berlebihan dan memperburuk risiko banjid ri beberapa kawasan kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan pendekatan Low Impact Development (LID) dalam meningkatkan kinerja sistem drainase perkotaan di Kota Serang guna mengurangi limpasan air dan meningkatkan daya tampung sistem drainase terhadap potensi banjir yang sering terjadi. Perubahan pola curah hujan yang tak terduga, ditambah dengan kapasitas saluran drainase yang terbatas, menyebabkan terjadinya genangan dan banjir di beberapa area kota. Simulasi menggunakan perangkat lunak Storm Water Management Model (SWMM) menunjukkan bahwa penerapan LID, seperti bioretensi dan perkerasan berpori, efektif mengurangi volume limpasan yang mengalir ke dalam sistem drainase dan meningkatkan efisiensi aliran air. Hasil simulasi menunjukkan penurunan nilai continuity error pada surface runoff dari -0,62% menjadi -0,38%, yang masih berada di bawah batas yang dapat diterima. Meskipun demikian, terdapat satu saluran yang masih mengalami genangan karena kapasitas saluran terbatas dan kemiringan yang tidak optimal. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan LID dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah drainase dan banjir di perkotaan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi penting dalam merancang sistem drainase yang lebih ramah lingkungan, dengan mempertimbangkan dampak perubahan iklim dan urbanisasi yang cepat.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Animasi Pada Mata Pelajaran Dasar Kejuruan Kelas X TKJ Latena, Greys; Novian, Dian; Dwinanto, Arif; Latief, Mukhlisulfatih; Abdillah, Tajuddin; Dangkua, Eka Vickraien
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 2 (2025): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i2.196

Abstract

AbstractLearning media serve as a tool to facilitate the teaching and learning process, enabling learning objectives to be achieved effectively and efficiently. The learning medium that previously used in the teaching and learning process is considered less varied, as it primarily only relies on printed books and modules as learning resource. The objectives of this research are (1) to develop learning medium as a tool to support the learning process for students in the Basic Vocational subject for Class X of TKJ major at SMK Negeri 1 Kaidipang, and (2) to analyze the feasibility of learning medium through media feasibility tests conducted by material experts and media experts, as well as practicality tests by students as the users. This research used the RD method whit the 4D development model. This learning product is designed using Adobe Animate software. The research findings show that the developed learning medium received a percentage score of 94.38% from material experts, categorized as very feasible; 90.21% from media experts, categorized as very feasible; and 94.89% from user tests, categorized as excellent. Therefore, it can be concluded that the developed learning medium is considered feasible for use in the learning process, supporting teachers and students, particularly in understanding network media. Keywords:Basic vocational; learning medium; 4D model. AbstrakMedia pembelajaran berfungsi sebagai alat yang dapat membantu jalannya proses belajar mengajar sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien. Media yang sebelumnya digunakan dalam proses belajara mengajar dapat dikatakan kurang bervariatif, karena hanya memanfaatkan sumber belajar dari buku cetak dan modul. Tujuan penelitian ini yakni (1) mengembangkan media pembelajaran sebagai alat bantu proses pembelajaran siswa pada mata pelajaran Dasar Kejuruan kelas X TKJ di SMK Negeri 1 Kaidipang, (2) untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran melalui uji kelayakan media oleh ahli materi dan ahli media, serta uji coba kepraktisan media oleh penggunanya yaitu siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu RD dengan menggunakan model pengembangan 4D. Produk pembelajaran ini perancangannya memanfaatkan software Adobe Animate. Hasil penelitian terhadap media pembelajaran yang dikembangkan yaitu ahli materi memperoleh nilai persentase sebesar 94,38% dengan kategori sangat layak, ahli media memperoleh nilai persentase sebesar 90,21% dengan kategori sangat layak, dan hasil uji pengguna memperoleh nilai persentase 94,89% dengan kategori sangat baik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran, guna mempermudah guru dan siswa pada proses pembelajaran, terutama tentang media jaringan. Kata Kunci:Dasar kejuruan; media pembelajaran; model 4D

Page 1 of 1 | Total Record : 7