Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS
IKA PGSD adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo. Pertama kali dibentuk pada tahun 2012, dan saat ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal IKA PGSD berisikan hasil penelitian dan kajian pustaka tentang pendidikan (termasuk pendidikan dasar, sampai pendidikan tinggi, menejemen pendidikan, proses belajar mengajar, perkembangan peserta dididik, teknologi pembelajaran dan sebagainya. Lebih lengkap dapat dilihat pada Aim and Scope.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER"
:
12 Documents
clear
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG SEDERHANA MELALUI MEDIA KOTAK/KUBUS PADA SISWA KELAS IV SDN NGAMPELREJO KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JEMBER SEMESTER GENAP TAHUN 2018/2019
AGUS PAMBUDI
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (157.466 KB)
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v7i2.475
Peningkatan pemahaman konsep sifat-sifat bangun ruang sederhana kotak / kubus pada siswa kelas IV SDN Ngampelrejo 02 Kab.Jember. Sebagai seorang guu yang ingin meningkatkan pemahaman konsep pada muridnya berusaha semaksimal mungkin dengan berbagai cara yang baik sudah dilakukan,pengaruh lingkungan dan lingkungan sekolah juga ikut mendukung dalam mensukseskan usaha guru
UJI KOMPETENSI PADA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK (BSE)
Nur Holifatuz Zahro
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (209.683 KB)
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v7i2.480
Evaluasi merupakan bagian dari proses belajar mengajar yang secara keseluruhan tidak dapat dipisahkan dari kegiatan mengajar. Dalam hubungannya dengan evaluasi dan proses belajar mengajar, diperlukan suatu buku penunjang pembelajaran Bahasa Indonesia yang didalamnya terdapat evaluasi yang tepat. Buku Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia untuk Kelas XI SMA/MA Program IPA dan IPS merupakan buku pegangan siswa dan guru yang diterbitkan oleh pemerintah melalui media internet yang disebut dengan Buku Sekolah Elektronik (BSE). Buku tersebut bisa diakses oleh pendidik dan pelajar di seluruh Indonesia karena dapat diperoleh secara mudah melalui internet. Berdasarkan hasil penelitian Bentuk tes soal uji kompetensi pada Buku Sekolah Elektronik (BSE) ditemukan semua soal berbentuk tes objektif berjenis pilihan ganda. Berdasarkan struktur soalnya, soal uji kompetensi tersebut digolongkan menjadi 4, yaitu (1) pertanyaan langsung-daftar pilihan terdapat 25 soal, (2) pernyataan tidak lengkap-daftar pilihan terdapat 19 soal, (3) teks-penyataan tidak lengkap-daftar pilihan terdapat 6 soal, dan (4) perintah-teks-pernyataan tidak lengkap-daftar pilihan terdapat 30 soal. Tingkat kognitif soal uji kompetensi pada Buku Sekolah Elektronik (BSE) dilihat berdasarkan teori Bloom ditemukan tingkat pengetahuan (C1) terdapat 8 butir soal dengan persentase 14 %, tingkat pemahaman (C2) terdapat 22 bitir soal dengan persentase 38%, tingkat penerapan (C3) terdapat 10 butir soal dengan persentase 18%, tingkat analisis (C4) terdapat 16 butir soal dengan persentase 27%, tingkat sintesis (C5) terdapat 2 butir soal dengan persentase 3% dan tidak ditemukan soal dengan tingkat evaluasi(C6) dengan persentase 0% dengan sajian soal berbentuk kalimat deklaratif dan interogatif
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KOPETENSI MENGGOLONGKAN HEWAN BERDASARKAN JENIS MAKANANNYA MELALUI MEDIA
Tamat Tamat
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (162.22 KB)
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v7i2.476
Berdasarkan hasil identifikasi masalah yang peneliti lakukan setelah melaksanakan pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SDN Wringinagung 04 Kec. Jombang tentang menggolongkan hewan berdasar jenis makanannya yakni, hasilnya tidak memuaskan, pembelajaran berpusat pada guru, , penggunaan media pembelajaran tidak efektif dan hasil evaluasi dengan rata-rata nilai 5,29.Kehadiran Flash Card dalam pembelajaran IPA akan lebih mempermudah bagi guru dalam menyampaikan materi yang akan diajarkan kepada siswa.Langkah-langkah persiapan yang telah direncanakan untuk pelaksanaan penelitian berjalan sesuai dengan rencana, dari mulai pembuatan Rencana Penelitian sampai pembuatan instrumen yaitu lembar observasi untuk rencana pelajaran, lembar observasi untuk aktivitas guru dalam mengajar dan lembar observasi untuk kegiatan siswa dalam belajar, telah berhasil menjaring data sebagai hasil penelitian.Pelaksanaan pembelajaran tentang kopetensi menggolongkan hewan berdasar makanannya, berjalan sesuai dengan skenario yang dilaksanakan 2 siklus, dan telah berhasil meningkatkan belajar yang kondusif yakni meningkatkan hasil belajar IPA yang semula dianggap sulit.Tingkat pemahaman siswa tentang perubahan benda setelah pembelajaran menggunakan flash card dapat meningkat dengan baik, ini dapat dilihat dari hasil evaluasi yaitu pada siklus 1 memperoleh nilai rata-rata 5,29 dan pada siklus ke 2 memperoleh nilai rata-rata 8,12.
PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SD/ MI
ZAENOL FAJRI
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (150.816 KB)
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v7i2.477
National education is organized through formal, informal and non-formal education. National education targets will be achieved if the purpose of learning achieved properly. The implementation of learning is influenced by internal and external factors. One example of internal factors is interest to learn and externals is the school environment. The school environment consists of educators and education personnel, teaching materials, fellow students and the physical environment (facilities and infrastructure). a good school environment in accordance with the standardization of education, it can increase student learning interest and facilitate the implementation of conducive learning. So that the purpose of learning can be achieved well and smoothly. In conclusion, that the influence of the school environment can have a positive impact on learning interest so that learning objectives can be achieved well and smoothly.
MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SD
ZAENOL FAJRI
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (163.875 KB)
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v7i2.478
Pendidikan menciptakan SDM yang berkualitas dipengaruhi oleh siswa, sarana dan prasarana, bahan ajar, dan guru. Guru harus memiliki keterampilan dalam menge lola proses belajar mengaja yang baik dan benar sesuai dengan karakteristik peserta didik, bahan ajar, sarana dan prasarana serta lingkungan belajar siswa. Salah satu keterampilan guru dalam mengajar adalah pemilihan model pembelajaran. Penerapan model pembelajaran yang baik dan benar apabila peserta didik dapat berinteraksi secara maksimal untuk menggali dan mengidentifikasi informasi, sehingga dapat menemukan pengetahuannya sendiri. Pembelajaran yang baik dan seperti ini disebut pembelajaran penemuan (Discovery Learning). Discovery learning merupakan model pembelajaran yang cenderung meminta siswa untuk melakukan observasi, eksperimen, atau tindakan ilmiah hingga mendapatkan kesimpulan dari hasil tindakan ilmiah tersebut. Maka dengan adanya discovery learning, peserta didik dapat belajar dengan baik dan lancar, sehingga dapat meningkatkan prestasi/ hasil belajar siswa.
PENERAPAN STRATEGI EXAMPLE NON EXAMPLE DENGAN BANTUAN MEDIA GAMBAR PADA MATERI PERISTIWA ALAM UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SEMESTER II SDN 4 PATOKAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Dodik Eko Yulianto
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.794 KB)
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v7i2.474
Materi pelajaran yang disampaikan guru kepada siswa seharusnya senantiasa diingat agar siswa nantinya siap menghadapi ujian kenaikan kelas yang mau tidak mau akan mereka hadapi. Seorang guru harus mencari cara atau strategi untuk membangkitkan ingatan siswa terhadap segala materi yang sudah pernah diterimanya dalam proses pembelajaran. Pembelajaran adalah proses yang dapat mempengaruhi perubahan dari segi perilaku dan cara berfikir pada diri manusia yang dapat ditingkatkan. Strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi Example Non Example. Example Non Example adalah strategi yang dapat digunakan untuk mengajarkan definisi konsep. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas sebanyak 2 siklus. Sasaran penelitian adalah siswa kelas V semester II di SD Negeri 4 Patokan Situbondo. Data yang diperoleh berupa hasil Tugas kelompok, tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan hasil belajar dari siklus I menuju siklus II, yaitu masing-masing 71,43% dan 100%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi Example Non Example dengan bantuan media gambar dapat berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran IPA materi peristiwa alam kelas V semester II di SD Negeri 4 Patokan Situbondo.
INOVASI PEMBELAJARAN AUDIO SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS
VIDYA PRATIWI
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (613.785 KB)
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v7i2.479
Pemanfaatan teknologi dan media biasanya digunakan guru sebagai media alternatif dalam proses pembelajaran di kelas. Saat ini teknologi dianggap merupakan seluruh solusi di dalam kelas. Komputer dan teknologi lainnya tidak membuat guru menjadi lebih bisa sebab tuntutannya guru harus berpengalaman dalam penerapan teknologi. Salah satu kemajuan terbaru dalam teknologi adalah kemampuan menyimpan informasi dalam format digital.Para siswa SD biasanya menghabiskan kira-kira 50% dari waktu sekolah mereka hanya berupa menyimak. Olehkarena itu, pentingnya pengalaman audio dalam kelas seharusnya tidak diremehkan.Audio menjadi salah satu media alternatif yang dapat membantu siswa agar memperkaya pengalaman belajar dengan kemampuan mendengarkan dan menyimak.Hasil observasi di lapangan tentang penggunaan media alternatif masih dirasa kurang karena siswa masih membaca pada buku saja. Tanpa mereka tahu bagaimana cara pengejaan kata yang benra dan artikulasinya. Maka dari itu dengan terciptanya inovasi baru di bidang pendidikan yakni media audio pembelajaran diharapkan dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan menyimak teori.Metode yang digunakan yakni metode penelitian dan pengembangan (Research & Development) dimana dengan metode tersebut dapat menyelesaikan masalah hingga uji coba produk dan produksi secara masal.Pembuatan media audio pembelajaran untuk pembelajaran menyimak bahasa Inggris kelas 2 SD terkait dengan materi animal and my classroom telah menghasilkan suatu produk yang disertai dengan petunjuk operasional didalamnya. Produk ini memiliki jenis file .mp3 sehingga dapat dioperasikan pada komputer berjenis apa saja, tanpa perlu menginstal software apapun. Terdapat audio berdurasi masing-masing 5 menit dengan soal latihan yang berbeda. Hasil dari validasi oleh ahli materi menunjukkan persentase penilaian sebesar 82%. Angka tersebut masuk dalam kategori “Sangat Baik” untuk diujicobakan. Validasi oleh ahli media menunjukkan hasil persentase sebesar 80.8%, yang berarti masuk dalam kategori “Sangat Baik” untuk diujicobakan. Hasil penilaian oleh guru bahasa Inggris menunjukkan persentase sebesar 86.2%, yang termasuk dalam kategori “Sangat Baik”.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SURAH AL-FIIL MELALUI METODE JIBRIL MATA PELAJARAN AGAMA KELAS V SEMESTER 1 SD NEGERI 2 PANJI KIDUL TAHUN PELAJARAN 2017/2018
SUMIATI SUMIATI
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v7i2.492
Seperti kasus pada SD Negeri 2 Panji Kidul Situbondo. Peneliti memperoleh hasil observasi peneliti bahwa kemampuan menghafal siswa masih rendah untuk surat juz amma di SD Negeri 2 Panji Kidul disebabkan siswa menghafal satu surat namun jika ditanyakan atau diulang kembali siswa lupa maka perlu adanya metode yang mampu memberikan solusi masalah tersebut. Dari 10 siswa terdapat 50% atau 5 siswa yang kurang mampu membaca surah Al-fiil. Hasil belajar hanya diukur dari tes.. Racangan penelitian PTK. Desain penelitian dengan 4 tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data observasi, tes, dokumentasi dan wawancara. Analisis data deskriptif kualititatif. Berdasarkan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: penerapan Metode Jibril dalam meningkatkan kemampuan membaca surah Al-fiil mata pelajaran Agama kelas V Semester 1 SD Negeri 2 Panji Kidul tahun pelajaran 2017/2018 dan penerapan Metode Jibril dapat meningkatkan kemampuan membaca surah Al-fiil sebesar 22% mata pelajaran Agama kelas V Semester 1 SD Negeri 2 Panji Kidul tahun pelajaran 2017/2018.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN KETERAMPILAN METAKOGNISI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK NEGERI 2 SITUBONDO
Irma Noervadila;
Tri Astidari
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v7i2.497
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh metode Problem Based Learning (PBL) dan keterampilan metakognisi terhadap hasil belajar siswa. Metodologi penelitian dalam judul ini menggunakan rancangan penelitian yang digunakan adalah “PretestPostest Nonequivalent Control Group Design. Dalam desain ini, baik kelompok eksperimental maupun kelompok kontrol dibandingkan, kendati kelompok tersebut dipilih dan ditempatkan tanpa melalui random. Dua kelompok yang ada diberi pretest, kemudian diberikan perlakuan, dan terakhir diberikan postest. Keterampilan metakognisi siswa dalam penelitian ini yaitu keterampilan siswa dalam memaparkan atau menjelaskan penguasaan konsep materi Sistem persamaan linear dua variable (SPLDV), secara runtut dan sistematis. Keterampilan penguasaan konsep inilah yang dimaksud keterampilan metakognisi. Dalam penelitian ini keterampilan metakognisi dibandingkan antara kelas yg satu diberi perlakuan dengan metode PBL dengan kelas dengan metode konvensional. Selain itu, perbandingan nilai pretest dan postes pada masing-masing kelas PBL maupun kelas konvensional.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL PADA POKOK BAHASAN PELUANG DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA SEDOTAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MA BADRUL ARIFIN SELETRENG SEMESTR GENAP TAHUN PEL
Tri Astindari;
Indah Suryanti
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 7 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v7i2.622
Peningkatan kualitas pembelajaran dapat diupayakan penggunaan model-model dan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran serta kemampuan siswa. Model dan metode mengajar merupakan suatu pedoman bagi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan harapan siswa dapat belajar dengan aktif dan efisien sesuai dengan tujuan pembelajaran. Untuk mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran, seorang guru harus menggunakan berbagai metode yang mendukung terciptanya cara belajar siswa aktif. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran problem solving dalam menyelesaikan soal-soal pada pokok bahasan peluang dengan menggunakan alat peraga sedotan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI MA Badrul Arifin seletreng semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Lokasi penelitian yaitu di MA Badrul Arifin Seletreng sedangkan sampel yang digunakan adalah kelas XI IPA Putri berjumlah responden 36 siswa pada mata pelajaran matematika dengan media sedotan. Penerapan model problem solving dengan media sedotan dapat meningkatkan hasil belajar pada prasiklus sebesar 47 % pada siklus I mencapai 72% dan pada siklus 2 memperoleh 92%. Pada observasi siswa siklus I memperoleh 86% dan pada siklus II memperoleh 94%. Berarti Aktivitas dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan.