Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS
IKA PGSD adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo. Pertama kali dibentuk pada tahun 2012, dan saat ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal IKA PGSD berisikan hasil penelitian dan kajian pustaka tentang pendidikan (termasuk pendidikan dasar, sampai pendidikan tinggi, menejemen pendidikan, proses belajar mengajar, perkembangan peserta dididik, teknologi pembelajaran dan sebagainya. Lebih lengkap dapat dilihat pada Aim and Scope.
Articles
38 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9 No 1 (2021): JUNI"
:
38 Documents
clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS KEMAMPUAN MEMAHAMI MATERI TEKS PENYERTA GAMBAR/CAPTION SISWA KELAS XII AKL2 SMKN 1 PANJI SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2019/2020
Hari Murdianti
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v9i1.1033
Berdasarkan hasil observasi bahwa model pembelajaran yang kurang menarik minat siswa akan menyebabkan motivasi belajar siswa rendah dan hasil belajar siswa kurang maksimal. Hasil observasi kelas XII AKL2 SMK Negeri 1 Panji. Motivasi belajar minat dan perhatian siswa terhadap pelajaran mencapai 49% dengan kategori tidak aktif, tanggung jawab siswa dalam mengerjakan tugas-tugas belajarnya mencapai 55% dengan kategori tidak aktif,dan reaksi siswa terhadap stimulus yang diberikan guru mencapai 47% dengan kategori tidak aktif sehingga persentase motivasi belajar siswa mencapai 49% pada saat peneliti mengadakan observasi motivasi masih belum aktif. Hasil belajar siswa pun menjadi rendah yaitu mencapai 50% atau 18 siswa yang tuntas.Desain penelitian dalam penelitian ini adalah PTK dengan berkolaborasi dengan guru yang ditetapkan 2 siklus. Dalam PTK ada 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan menggunakan tes ulangan dan observasi dengan di checklist, dan data sekunder dengan wawancara. Peneliti menggunakan keharusan nilai sasaran atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) menentukan kriteria sukses untuk menganalisis dataBerdasarkan hasil penelitian penerapan model pembelajaran quantum teaching dapat meningkatkan motivasi belajar mencapai 26% mata pelajaran bahasa Inggris teks penyerta gambar/caption siswa kelas XII AKL2 SMKN 1 Panji semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 dan Penerapan model pembelajaran quantum teaching dapat meningkatkan hasil belajar mencapai 22% mata pelajaran bahasa Inggris teks penyerta gambar/caption siswa kelas XII AKL2 SMKN 1 Panji semester ganjil tahun ajaran 2019/2020
KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN BAHASA SISWA SEKOLAH DASAR
Nurhidayati .;
Neviyarni Suhaili;
Irda Murni
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v9i1.1023
Latar belakang penulisan artikel ini adalah perlunya informasi mengenai karakteristik perkembangan bahasa siswa sekolah dasar. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji karakteristik perkembangan bahasa siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan yang mengkaji sebanyak 24 artikel yang berhubungan dengan karakteristik perkembangan bahasa siswa sekolah dasar yang terdapat pada database google scholar. Hasil pengkajian tersebut dijadikan sebagai referensi untuk menemukan karakteristik perkembangan bahasa siswa sekolah dasar. Hasil pengkajian ditemukan bahwa siswa sekolah dasar berada pada fase meniru dan memahami ucapan orang dewasa. Pada fase ini siswa juga telah memahami konsep cinta baik kepada orang dewasa maupun kepada lawan jenis. Hal ini menuntut guru untuk dapat melakukan dekteksi dini dan penyaringan bahasa agar tidak terjadi penyimpangan bahasa
KREATIVITAS GURU SDN 1 PURBALINGGA WETAN DALAM PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA (SBdP)
Arti Dwi Gustyas;
Lia Mareza;
Asih Ernawati
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v9i1.1014
Penelitian kreativitas guru kelas IV B SD Negeri 1 Purbalingga Wetan dalam pembelajaran SBdP dilakukan karena sekolah tersebut menjadi bagian dari program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) yang dilakukan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara guru dan tantangan yang ia hadapi saat mengimplementasikan kreativitasnya dalam pembelajaran SBdP.Jenis penelitian ini adalahkualitatif denganpartisipan kepala sekolah, guru kelas IV B, dan 4 peserta didik.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara.Pengujian keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru kelas IV B merupakan guru kreatif yang mengimpelementasikan kreativitas dalam pemebalajaran SBdP seperti mengekpsos peserta didik dengan cara membantu peserta didik dalam pembelajaran,melibatkan peserta didik dalam segala aktivitas pembelajaran, memberikan motivasi kepada peserta didik dengan cara klasikal di depan kelas ataupun secara personal dengan peserta didik, menggunakan strategi pembelajaran yang berbeda dalam pembelajaran dapat membuat proses pembelajaran tidak monton dan membosankan, membuat pembelajaran menjadi menyenangkan,berimprovisasi dalam proses pembelajaran, membuat dan mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan aplikatif, membuat dan mengembangkan bahan ajar, menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran. Tantangan yang dihadapi guru ketika mengimplementasikan kreativitas dalam pembelajaran yaitu berasal dari faktor internal dan eksttarl, tantangan dari faktor internal yaitu kemampaun guru dan dari faktor eksternal yaitu karaktersitik peserta didik yang berbeda-beda.
HIDROFILTER TENAGA SURYA IMPLEMETASI PENDEKATAN STEM PADA MATERI TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN MATA PELAJARAN IPA KELAS 9 MTsN 1 LUMAJANG
Sulik Ratnawati
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v9i1.1028
Hydroponik sudah direalisasikan di MTsN 1 lumajang sejak tahun 2017, dengan menggunakan tenaga listrik. Dengan pesatnya arus informasi alat ini berkembang seiring dengan disampaikannya materi pelajaran IPA kelas 9 materi Teknologi Ramah Lingkungan. Dalam pembelajaran tersebut RPP di susun dengan pendekatan STEM, di awali siswa diajak mengobservasi lingkungan melihat permasalahan lingkungan serta teknologi dan solusi yang sudah direalisasikan Madrasah, serta menantang siswa untuk berinovasi menemukan solusi atau teknologi alternative inovasi mereka sendiri. Tujuan pembelajarn ini adalah untuk mengasah kemampuan siswa dalam berinovasi mengimplementasikan hasil belajar IPA. Keunggulan alat ini yaitu hidrofilter tenaga surya mampu mengalirkan air kolam ke tanaman hidroponik, menimimalisir pemborosan listrik, menjernihkan kolam tanpa menguras, memanen ikan dan sayur sekaligus, serta mengatasi masalah limbah plastik. Teknik pembelajaran yang tepat akan memberikan hasil belajar yang smart dan bermanfaat, dengan melihat karya yang sudah ada, dan dihadapkan pada informasi baru yang semakin pesat, siswa akan terinspirasi untuk mengkreasi alat yang sudah ada menjadi alat baru yang memiliki nilai lebih dari sebelumnya. Ketika hydrofilter digunakan dilingkungan madrasah, banyak yang terinspirasi untuk merealisasikan alat ini dilingkungan sekitarnya, ini adalah bukti bahwa Teknik pembelajaran yang tepat akan banyak menebarkan manfaat bagi semua.
UPAYA MENGATASI KETERLAMBATAN MASUK KELAS MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA SOSIODRAMA SISWA KELAS VII SEMESTER 1 SMP NEGERI 3 SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2019/2020
U. Kholiyati
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v9i1.1019
Selama ini peneliti sebagai guru BK di SMP Negeri 3 Situbondo hanya mencatat dan merekap peserta didik yang terlambat datang di sekolah dan memberi layanan konseling individual bagi peserta didik yang tergolong sering terlambat datang di sekolah. Mengingat pentingnya kedisiplinan datang tepat waktu pada kegiatan pembelajaran jam pertama maka perlu adanya kegiatan/tindakan yang mampu menyentuh kesadaran peserta didik untuk mentaati peraturan atau tata tertib yang berlaku disekolah, terutama disiplin datang tepat waktu di sekolah. Peneliti belum memberikan layanan bimbingan kelompok mengingat waktu dan perlunya persiapan yang lebih matang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian PTKBK. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Analisis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan permasalahan pada penelitian ini, maka upaya mengatasi keterlambatan masuk kelas sudah berkurang dari 40% menjadi 30% melalui bimbingan kelompok dengan menggunakan media sosiodrama di SMP Negeri 3 Situbondo.
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMP NEGERI 5 PANJI KABUPATEN SITUBONDO
Sahwari .;
Dassucik .
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v9i1.1049
Berpikir kreatif adalah dimana seseorang bisa menciptakan pemikiran atau ide baru tentang sesuatu, dalam hal ini pemikiran atau ide baru dalam menyelesaikan persoalan dalam matematika dengan cara yang lebih sederhana, cepat, dan mudah dimengerti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh berpikir kreatif terhadap hasil belajar mata pelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian siswa kelas VII, VIII dan IX SMP Negeri 5 Panji dengan Jumlah keseluruhan siswa 89 diambil keseluruhan. Proses penelitian dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama pengumpulan data dengan menggunakan metode angket untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar siswa ada pengaruh yang positif, ditunjukkan dengan harga r hitung (0,296) yang lebih besar dari pada r tabel (0,206) dan dengan harga t hitung (2,887) yang lebih besar dari pada t tabel (1,662). Persamaan garis regresi pengaruh kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar mata pelajaran matematika dapat dinyatakan dengan Y = 73,082a + 0,240b. Persamaan tersebut menunjukan bahwa nilai koefisien X sebesar 0,240. Dari hasil uji hipotesis ini menunjukan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, dapat di katakan ada pengaruh antara kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar mata pelajaran matematika. Besarnya sumbangan kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar ditunjukkan dengan analisis regresi sederhana yang ditemukan sumbangan efektif sebesar 14,49% sedang variabel lainnya yang tidak diteliti adalah sebesar 85,51% (100 % – 14,49%).
KESULITAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK DI KELAS IVA SD NEGERI 1 KARANGNANAS
Diyah Ayu Windiasari;
Cicih Wiarsih;
Yudha Febrianta
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v9i1.1034
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan membaca pemahaman peserta didik di kelas IVA SD Negeri 1 Karangnanas dan upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca pemahaman peserta didik. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Partisipan dalam penelitian yaitu guru, orang tua peserta didik, dan peserta didik dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi kesulitan membaca pemahaman peserta didik di kelas IVA SD Negeri 1 Karangnanas yaitu faktor psikologi (kurangnya perhatian dan motivasi belajar dari orang tua maupun guru), faktor pengetahuan tentang cara membaca (rendahnya kemampuan peserta didik dalam menemukan ide pokok bacaan, menentukan watak tokoh dan membuat kesimpulan dari bacaan), dan faktor latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya. Upaya yang sudah dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan membaca pemahaman peserta didik yaitu dengan latihan, penugasan dan penggunaan strategi pembelajaran ekspositori dan strategi Know – Want to Know – Learned (KWL).
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI KELAS V SD NEEGERI 1 KARANGDUREN
Nur Fajriyah Febrianti;
Aji Heru Muslim;
Lia Mareza
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v9i1.1024
Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui minat belajar siswa pada pembelajaran jarak jauh di kelas V SD Negeri 1 Karangduren. Jenis penilitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Partisipan dalam penilitian yaitu guru, siswa kelas 5 dan orang tua siswa dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu angket, wawancara, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat belajar siswa pada saat mengikuti pembelajaran jarak jauh berdasarkan kriteria prestasi tinggi sudah cukup baik karena siswa senang belajar, sehingga selalu aktif bertanya kepada orang tuanya jika belum memahami. Minat belajar siswa dengan kriteria prestasi sedang juga sudah cukup baik karena siswa merasa senang adanya pendampingan dari orang tua sehingga siswa menunjukkan keseriusannya dalam belajar. Sedangkan siswa dengan kriteria prestasi kurang, minat belajarnya masih kurang, hal ini disebabkan karena latar belakang orang tua yang bekerja. Proses pada pembelajaran jarak jauh tentunya mengalami hambatan yaitu fasilitas belajar siswa kurang memadai yaitu dengan tidak memiliki handphone pada sebagian siswa. Kemudian pada pelaksanaan pembelajaran jarak jauh guru tidak mengetahui tingkat pemahamn siswa dalam maeri pelajran yang diberikan oleh guru. Selanjutnya hambatan guru dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh adalah kesulitan dalam mengajar dikarenakan kebiasaan guru dalam mengajar pada pembelajaran jarak jauh berbeda dengan pembelajaran tatap muka.
ENGLISH LEARNING MANAGEMENT IN THE ERA OF COVID-19 AT YOUNG LEARNER EDUCATION DEPARTMENT OF STKIP BINA INSAN MANDIRI
Norma Diana Fitri;
Sulistiyani .
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v9i1.1015
As a Teaching and Education College, STKIP Bina Insan Mandiri, especially the English Learning management at young learner departement that has the courage to take steps to make online learning an opportunity to transform education. There are several steps that can be a collective reflection in improving the education system, especially related to online learning. Online learning usually, the instructors are in separate locations so that it requires an interactive telecommunication system to connect the two and the various resources needed in it. Electronic learning (e-learning) or online learning (online) is part of distance education that specifically combines electronic technology and technology for English learning. In qualitative research here, it is related for making notes that really need to be done in order to make data analysis. Note making can be done while conducting interviews or while still conducting interviews, observations, and documentation. By using the documentation, method means collecting data by recording existing data. Documents can be in the form of writings, pictures, or works of someone. So, online learning used as an effort to learn from lecturers, which is to focus more on efforts to transfer knowledge and skills for the students. This policy can also encourage students to be more innovative and creative in learning (students centered learning) especially at young learner departement STKIP Bina Insan Mandiri. The physical encounter will not be abandoned even though the advancement of virtual and digital technology is getting thicker. Even though the Covid-19 outbreak will be last for a long time, we must think about patterns and methods of physical and social learning that are safe for everyone. The development of communication and digital technology has a significant role that academics can make the wide using to look a brighter future, especially at STKIP Bina Insan Mandiri, for Young Learner Departement in English Language teaching.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS I SD NEGERI 1 TANJUNG GLUGUR SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Titik Atmiyati
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/pgsdunars.v9i1.1029
Pembelajaran yang dianut oleh guru didasarkan atas asumsi bahwa pengetahuan dapat dipindahkan secara utuh dari pikiran guru ke dalam pikiran siswa tanpa memperhatikan bagaimana pengetahuan itu dapat dipahami dengan jelas oleh siswa. Misalnya sering guru kecewa melihat hasil evaluasi/ulangan harian dalam pencapaian tujuan pembelajaran yang hanya dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Desain penelitian dalam penelitian ini adalah PTK dengan berkolaborasi dengan guru yang ditetapkan 2 siklus. Dalam PTK ada 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan menggunakan tes ulangan dan observasi dengan di checklist, dan data sekunder dengan wawancara. Peneliti menggunakan keharusan nilai sasaran atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) menentukan kriteria sukses untuk menganalisis data Hasil penelitian adalah sebagai berikut, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa mencapai persentase 63% siklus I meningkat 24% sehingga menjadi 87%. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) untuk meningkatkan hasil belajar siswa 69% pada siklus 1 meningkat 25% menjadi 94% pada pokok bahasan Bilangan Cacah dan Lambangnya semester 1 kelas I Di SD Negeri 1 Tanjung Glugur tahun pelajaran 2018/2019