cover
Contact Name
Sudoko
Contact Email
masdoko93@gmail.com
Phone
+628562882330
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Tentara Pelajar No. 13 Ungaran Kabupaten Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
INSPIRASI: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam
ISSN : 25485717     EISSN : 25984268     DOI : -
Core Subject : Education,
INSPIRASI - Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam, diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam UNDARIS Kabupaten Semarang dua kali dalam satu tahun. Jurnal ini mempunyai spesifikasi sebagai media publikasi untuk mengkomunikasikan hasil kajian pemikiran serta hasil-hasil penelitian dalam bidang Pendidikan Islam. Redaksi sangat mengharapkan para penulis dan ahli Pendidikan Islam dapat turut memberikan kontribusi naskahnya dalam jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017): Inspirasi" : 7 Documents clear
Pendekatan Sosiologis Dalam Studi Islam Adibah, Ida Zahara
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 1, No 1 (2017): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.452 KB) | DOI: 10.61689/inspirasi.v1i1.1

Abstract

Abstrak Pentingnya pendekatan sosiologis dalam memahami agama dapat dipahami karenabanyak sekali ajaran agama yang berkaitan dengan masalah sosial. Jalaludin Rakhmattelah menunjukkan betapa besarnya perhatian agama yang dalam hal ini adalah Islamterhadap masalah sosial. Namun dewasa ini, sosiologi agama mempelajari bagaimanaagama mempengaruhi masyarakat, dan boleh jadi agama maysrakat mempengaruhikonsep agama. Pendekatan sosiologi memiliki peranan yang sangat penting dalam usahauntuk memahami dan menggali makna-makna yang sesungguhnya dikehendaki oleh al-Qur’an. Selain disebabkan oleh Islam sebagai agama yang lebih mengutamakan hal-halyang berbau sosial daripada individual yang terbukti dengan banyaknya ayat al-Qur’andan Hadis yang berkenaan dengan urusan muamalah (sosial), hal ini juga disebabkanbanyak kisah dalam al-Qur’an yang kurang bisa dipahami dengan tepat kecuali denganpendekatan sosiologi. Kata kunci: paradigma, sosiologis, islam Sosiological Approach In Islamic Study The importance of the sociological approach to understanding religion is understandablebecause many religious teachings related to social problems. Jalaluddin Rahmat has shownhow much attention to religion in this case is Islam against social problems. But today, thesociology of religion studying how religion affects the community, and may be religionmaysrakat affect the concept of religion. Sociological Approaches have a very important rolein efforts to understand and explore the true meanings intended by the Koran. Besidescaused by Islam as a religion that prefers things that smelled of social rather than individualevidenced by the many verses of the Koran and the Hadith concerning muamalah affairs(social), it also caused a lot of stories in the Qur'an less can be understood properly unlesswith a sociological approach.
Nilai-nilai Tauhid Dalam Ayat Kursi Dan Metode Pembelajarannya Dalam PAI Nur, Indah Khozinatun
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 1, No 1 (2017): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.056 KB) | DOI: 10.61689/inspirasi.v1i1.6

Abstract

Abstrak Tauhid merupakan pondasi Agama Islam yang harus diajarkan sejak dini kepada peserta didik. Dalam al-Qur’an banyak terdapat ayat yang memberikan penjelasan tentang tauhid (meng-esa-kan) Allah. Salah satu dari ayat tersebut adalah surah al-Baqarah: 255 atau dikenal dengan ayat kursi. Pembahasan dalam tulisan ini bertujuan mencari nilai-nilai tauhid dalam ayat kursi serta mencari metode yang tepat untuk mengajarkkanya dalam PAI. Terdapat tiga nilai tauhid dalam ayat kursi tersebut, yaitu: 1) tauhid uluhiyah, yang menegaskan keesaan Allah Swt. dan tidak ada satupun yang dapat menyerupai-Nya. 2) tauhid rububiyah, yang menegaskan bahwa Allah itu penguasa lam semesta dan 3) tauhid ubudiyah. Yakni Allah-lah satu-satunya tempat ibadah dan dimintai pertolongan serta tujuan segala kehidupan. Metode yang bisa digunakan untuk mengajarkan tauhid dalam PAI terdiri dari: 1) metode deduktif dan perumpamaan untuk mengjarkan tauhid uluhiyah, 2) metode empiris untuk mengajarkan tauhid rububiyah, dan 3) metode pembiasaan dan keteladan untuk mengajarkan tauhid ubudiyah. Kata kunci: tauhid; ayat kursi; metode pembelajaran The Values of Tawhid In The throne verse And The Learning Methods In The PAI Tawhid is the foundation of Islam should be taught from an early age to the students. In the Qur'an there are many verses that explain the faith (in-one-right) of Allah. One of the verse is Surah al-Baqarah: 255, known as section chair. The discussion in this paper aims to find the values of faith in verse chair and find the right method to mengajarkkanya in PAI. There are three verses in the faith of the seats, which are: 1) Annihilation, asserting the oneness of Allah. and none of them can be like Him. 2) rububiyah faith, affirming that God is the ruler of the universe, and 3) ubudiyah faith. That God is the only place of worship and asked for help, and the purpose of life. The method can be used to teach faith in PAI consists of: 1) the deductive method and the parable of the mengjarkan Annihilation, 2) empirical methods to teach faith rububiyah, and 3) the method of habituation and keteladan to teach faith ubudiyah.
Pembaharuan Pendidikan Pesantren Dalam Menghadapi Tantangan dan Hambatan di Masa Modern Rifai, Afga Sidiq
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 1, No 1 (2017): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.903 KB) | DOI: 10.61689/inspirasi.v1i1.2

Abstract

Abstrak Pesantren sebagai lembaga pendidikan yang bersifat nonformal harus mengadakan perubahan dan pembaharuan guna menghasilkan generasi-generasi yang tangguh, generasi yang berpengetahuan luas dengan kekuatan jiwa pesantren dan keteguhan mengembangkan pengetahuan yang tetap bersumber pada al-qur’an dan hadis. Dalam perkembangan zaman, pesantren saat ini berhadapan dengan arus globalisasi dan modernisasi yang ditandai dengan cepatnya laju informasi dan teknologi. “Karena itu, pesantren harus melakukan perubahan format, bentuk, orientasi dan metode pendidikan dengan catatan tidak sampai merubah visi, misi dan orientasi pesantren itu, akan tetapi perubahan tersebut hanya pada sisi luarnya saja, sementara pada sisi dalam masih tetap dipertahankan. Kata kunci: pembaharuan; pesantren; hambatan Renewal of Pesantren Education in Facing Challenges and Constraints in Modern TimesPesantren as an educational institution that is non-formal must change and renewal in order to produce a formidable generations, a generation that is knowledgeable with soul force schools and determination to develop knowledge that remains rooted in the Qur'an and Hadith. In the times, pesantren is now faced with globalization and modernization, marked by the rapid flow of information and technology. "Therefore, schools must make changes in its format, orientation and educational methods with a note not to change the vision, mission and school's orientation, but such changes only on the outward side, while on the inside is still maintained.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kepekaan Sosial Anak Di Kehidupan Sehari-hari Isnaeni, Isnaeni
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 1, No 1 (2017): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.417 KB) | DOI: 10.61689/inspirasi.v1i1.7

Abstract

Abstrak Pendidikan Agama Islam secara umum dapat dipahami sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan, pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang agama Islam sehingga menjadi pribadi muslim yang beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dan menjadi solusi utama dalam menumbuhkan dan meningkatkan kepekaan sosial anak dengan mengahayati dan mengamalkan nilainilai dan ajaran agama yang terkandung didalam al-Qur’an dan al-Sunnah. Kata kunci: pendidikan agama islam; kepekaan sosial The Role of Islamic Religious Education in Increasing Children's Social Sensitivity In Everyday Life Islamic education in general can be understood as an attempt to increase faith, understanding, appreciation and practice of Islam so that it becomes a private Muslim faith and piety and morality in personal life, society, nation and state. Islamic religious education has an important role and be the main solution to increase the sensitivity and improve the children's social mengahayati and practice the values and teachings contained in the Qur'an and Sunnah.
Niat Menurut Hadis dan Implikasinya Terhadap Proses Pembelajaran Rosidi, Ayep
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 1, No 1 (2017): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.112 KB) | DOI: 10.61689/inspirasi.v1i1.3

Abstract

Abstrak Niat merupakan kunci diterima dan tidaknya suatu perbuatan ibadah seseorang. Apa yang seseorang dapatkan merupakan buah dari apa yang ia niatkan. Agar tidak ada kekliruan terhadap pemahaman niat, diperlukan kajian yang mendalam tentang hadis yang berkaitan dengan niat. Kajian tersebut diawali dari melihat sanad dan matannya, kritik matan dan sanadnya, setelah itu baru memahami isi kandungannya. Dengan demikian pemahaman yang benar akan didapatkan dan akan berimplikasi terhadap perbuatan ibadah seseorang. Hal ini karena hanya hadis yang mempunyai status shohih yang bisa dijadikan hujjah dan pedoman ketika kita melakukan suatu perbuatan ibadah termasuk di dalamnya pembelajaran. Pembelajaran yang dilakukan akan bernilai ibadah ketika diniatkan ikhlas karena Allah. Kata kunci: hadis; niat; pembelajaran Intentions According to Hadith and Its Implications to the Learning Process Intention is the key received and whether or not an act of worship of a person. What did someone get the fruit of what he intended. So no kekliruan towards the understanding of intent, required in-depth study of the hadith related by intention. The study begins from seeing sanad and matannya, honor and sanadnya criticism, after it had to understand what it implies. Thus the true understanding will be obtained and will have implications on one's act of worship. This is because only a hadith that has shohih status which can be used as proof and guidance when we perform an act of worship including learning. Learning is done will be worth when intended sincere worship due to God.
Pengelolaan Pembelajaran Kontekstual Pendidikan Agama Islam Nafia, Akhmad Ilman
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 1, No 1 (2017): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.991 KB) | DOI: 10.61689/inspirasi.v1i1.4

Abstract

Abstrak Pengelolaan pembelajaran kontekstual dalam Penididikan Agama Islam meliputi Perencanaan pembelajaran dilakukan dengan melakukan analisa teknis dan non teknis, serta merencanakan skenario pembelajaran dengan mengaitkan materi dan kondisi objektif yang dialami siswa. Pelaksanaan pembelajaran kontekstual Pendidikan Agama Islam dalam peningkatan ibadah siswa yaitu Inquiri, Questioning, Leanrning Community, Modelling, Refleksi, dan Evaluasi pembelajaran kontekstual memprioritaskan perubahan perilaku peserta didik dan seluruh warga sekolah sebagai dasar penilainan. Kata kunci: pembelajaran kontekstual; Pendidikan Agama Islam Management of Contextual Learning Islamic Religious Education Management of contextual learning in Penididikan Islamic learning include planning done by analyzing technical and non-technical, planning and learning scenarios by linking the material and objective conditions experienced by students. The implementation of contextual learning of Islamic Education in the improvement of religious students Enquiry, Questioning, Leanrning Community, Modelling, reflection, evaluation and contextual learning to prioritize change behavior of learners and the entire school community as a basis for valuation.
Pentingnya Pengenalan Tentang Perbedaan Individu Anak Dalam Efektifitas Pendidikan Hadi, Imam Anas
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 1, No 1 (2017): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.027 KB) | DOI: 10.61689/inspirasi.v1i1.5

Abstract

Abstrak Mengenal anak berarti mengenal respons dan tingkah lakunya dalam bermacam-macam situasi. Mengenal tidak hanya berarti atau meliputi pengumpulan data-data dan tingkah laku tentang anak, karena data itu sendiri hanya dapat dipergunakan dengan baik jika bertalian dengan situasi dan waktu dimana fakta tersebut telah diperoleh. Perbedaan individual yang perlu dipertimbangkan dalam pelaksanaan pengajaran dikelas adalah faktor-faktor yang menyangkut kesiapan anak untuk menerima pengajaran karena perbedaan tersebut akan menentukan sistem pendidikan secara keseluruhan. Perbedaan-perbedaan tersebut harus diselesaikan dengan pendekatan individualnya juga, tetapi tetap disadari bahwa pendidikan tidak semata-mata bertujuan untuk mengembangkan individu sebagai individu, tetapi juga dalam kaitannya dengan pola kehidupan masyarakat yang bervariasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan individu adalah: self concept (konsep diri), locus of control, kecemasan yang dialami anak didik, motivasi hasil belajar. Kata kunci:  individu, pendidikan The Importance of Introduction to the Differences of Individual Children in Education Effectiveness Knowing that children recognize and respond to their behavior in various situations. Knowing not only mean or include data collection and the behavior of the child, because the data itself can only be used properly concerned with the situation and the facts which have been obtained. Individual differences should be considered in the implementation of teaching in class are factors related to the readiness of children to receive instruction for those differences will determine the educational system as a whole. These differences should be resolved by individual approach as well, but still realize that education is not solely aimed at developing the individual as an individual, but also in relation to the life of the community vary. Factors that affect individual differences is the concept of self (self-concept), locus of control, anxiety experienced by students, motivation to learn the results.

Page 1 of 1 | Total Record : 7