cover
Contact Name
Sudoko
Contact Email
masdoko93@gmail.com
Phone
+628562882330
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Tentara Pelajar No. 13 Ungaran Kabupaten Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
INSPIRASI: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam
ISSN : 25485717     EISSN : 25984268     DOI : -
Core Subject : Education,
INSPIRASI - Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam, diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam UNDARIS Kabupaten Semarang dua kali dalam satu tahun. Jurnal ini mempunyai spesifikasi sebagai media publikasi untuk mengkomunikasikan hasil kajian pemikiran serta hasil-hasil penelitian dalam bidang Pendidikan Islam. Redaksi sangat mengharapkan para penulis dan ahli Pendidikan Islam dapat turut memberikan kontribusi naskahnya dalam jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2024): Inspirasi" : 5 Documents clear
PENGARUH MEMBACA AL-QUR’AN DAN KISAH NABI TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN MAHASISWA PAI UIN SALATIGA 2021 Badrus Zaman, Muhamad Kholil
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 8, No 2 (2024): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v8i2.660

Abstract

Tujuan dari penelitian yang dilakukan kali ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan antara kebiasaan membaca Al-Qur’an dan kebiasaan membaca kisah nabi terhadap perilaku keagamaan mahasiswa Pendidikan Agama Islam di Universitas Negeri Salatiga. Jenis penelitian yang dilakukan pada kali ini adalah penelitian kuantitatif (field research). Kemudian teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian kali ini adalah penyebaran kuesioner dan disertai dengan dokumentasi. Teknik dan metode yang digunakan dalam mengolah data yang telah didapat yaitu dengan statistik inferensial, uji signifikansi regresi, kemudian uji linieritas regresi, pengujian terhadap hipotesis, uji t dan f serta penarikan Kesimpulan dari beberapa pegujian yang telah dilaksanakan. Hasil analisis yang didapatkan dalam penelitian kali ini adalah hasil perolehan perhitungan dari thitung adalah 9,731, kemudian nilai dari ttabel untuk n: 29 adalah 2,056. Dengan data yang telah diperoleh tersebut dapat disimpulkan bahwa thitung lebih besar daripada ttabel (9,731>2,056), hingga dari rumus diatas didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh antara membaca al-Qur’an dan kisah nabi terhadap perilaku keagamaan mahasiswa. Kedua variabel tersebut bisa disebut sebagai prediktor dalam mengukur perilaku keagamaan mahasiswa dikarenakan koefisien determinasi (R Square) menunjukkan adanya keterkaitan atau mempengaruhi terhadap variabel Y yaitu sebesar 0,428 sehingga variabel X1 dan X2 memiliki pengaruh sebesar 42,8% sedangkan 57,2% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.The aim of the research carried out this time is to determine whether there is a significant influence between the habit of reading the Al-Qur'an and the habit of reading the stories of the prophet on the religious behavior of Islamic Religious Education students at Salatiga State University. The type of research carried out this time was quantitative research (field research). Then the technique used in collecting data in this research was distributing questionnaires and accompanied by documentation. The techniques and methods used in processing the data that have been obtained are inferential statistics, regression significance tests, then regression linearity tests, hypothesis testing, t and f tests and drawing conclusions from several tests that have been carried out. The results of the analysis obtained in this research are that the calculation results from tcount are 9.731, then the value from ttable for n: 29 is 2.056. With the data that has been obtained, it can be concluded that tcount is greater than ttable (9.731>2.056), so that from the formula above we get the result that there is an influence between reading the Koran and the stories of the prophet on students' religious behavior. These two variables can be called predictors in measuring student religious behavior because the coefficient of determination (R Square) shows that there is a relationship or influence on variable Y, namely 0.428 so that variables X1 and X2 have an influence of 42.8% while the other 57.2% is influenced by other factors.
PENGARUH PENGAJIAN KITAB ADABUL ALIM WAL MUTAALIM TERHADAP AKHLAK SANTRI PONDOK PESANTREN BAITURRAHMAT KRETEK LEREP KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2023/2024 Ayep ROsidi, Siti Anisah
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 8, No 2 (2024): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v8i2.650

Abstract

ANALISIS KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MENURUT SYEKH TAQIYUDDIN AN NABHANI DAN KH IMAM ZARKASYI DALAM MEMBENTUK SYAKHSHIYAH ISLAM Tri Widarti, Imam Anas Hadi
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 8, No 2 (2024): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v8i2.659

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Konsep Pendidikan Islam menurut Syekh Taqiyuddin an Nabhani dalam membentuk syakhshiyah Islam 2) Konsep Pendidikan Islam menurut KH. Imam Zarkasyi dalam membentuk syakhshiyah Islam 3) Persamaan dan perbedaan konsep pendidikan Islam menurut Syekh Taqiyuddin an Nabhani dan KH. Imam Zarkasyi dalam membentuk syakhshiyah Islam 4) Kelemahan dan kelebihan konsep pendidikan Islam menurut Syekh Taqiyuddin an Nabhani dan KH. Imam Zarkasyi dalam membentuk syakhshiyah Islam. Kelebihan Syekh Taqiyuddin an Nabhani Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang dapat ditemukan dalam buku-buku pegangan (hand book) metodologi penelitian. Namun, pembahasannya masih dalam tataran pragmatis belum mengkaji tentang penelitian kepustakaan secara komprehensif, terutama tentang kedudukan penelitian kepustakaan (library research) dalam ragam penelitian, kemudian bagaimana mendesain dan melaksanakannya. Hasil penelitian ini adalah: 1) Konsep Pendidikan Islam menurut Syekh Taqiyuddin an Nabhani dalam membentuk syakhshiyah Islam secara umum dapat dibagi menjadi tiga yaitu: menamkan aqidah Islam, menanamkan tsaqofah Islam, membangun keterikatan pola akal (aqliyah) dan pola sikap (nafsiyah) dengan aqidah Islam. 2) Konsep Pendidikan Islam menurut KH. Imam Zarkasyi dalam membentuk syakhshiyah Islam menerapkan metode 6 P: peneledanan, pembentukan lingkungan, pelatihan dan pembiasaan, pembimbingan, perhatian, penghukuman. 3) Persamaan Syekh Taqiyuddin an Nabhani dan KH. Imam Zarkasyi dalam membentuk Syakhshiyah Islam yang Pertama, terdapat pada tujuan pendidikan dalam pembentukan kepribadian Islam. Pembentukan syakhshiyah Islam tidak bisa dilepaskan dari pola pikir dan pola sikap yang Islami pula. Kedua, Metode sistem yang digunakan sama-sama memadukan sistem klasikal dan pesantren, serta memadukan ilmu pengetahuan umum dengan tsaqofah Islam. Ketiga, Kurikulum yang berlandaskan aqidah Islam. Perbedaan Syekh Taqiyuddin an Nabhani dan KH. Imam Zarkasyi dalam membentuk Syakhshiyah Islam terdapat pada yang Pertama, terdapat pada tujuan pendidikan, yakni output syakhshiyah Islam. Kedua, Metode pembentukan syakhshiyah Islam syekh Taqiyuddin menerapkan 3 tahap yakni: menanamkan Aqidah Islam, Menanamkan tsaqofah Islam, Membangun keterikatan aqliyah dan nafsiyah dengan aqidah Islam dan Tsaqofah Islam, sedangkan KH. Imam Zarkasyi ada 3 yakni: Integrasi Keilmuan, Sistem Klasikal dan Hidden Curriculum. Ketiga, Kurikulum pendidikan syekh Taqiyuddin, mata Pelajaran serta metodologi penyampaian pelajaran seluruhnya disusun atas aqidah Islam. Tsaqofah Islam dijadikan tatsqif dan ta’lim, serta syakhshiyah Islam sebagai poros hasil dari tsaqofah. Sedangkan, KH. Imam Zarkasyi, tidak memisahkan pengetahuan agama dengan pengetahuan umum, keduanya harus seimbang. 4) Kelemahan dan kelebihan konsep pendidikan Islam menurut Syekh Taqiyuddin an Nabhani dan KH. Imam Zarkasyi dalam membentuk syakhshiyah Islam. Kelebihan Syekh Taqiyuddin an Nabhani: Semua yang berkaitan Pendidikan distandarkan dengan aqidah Islam serta berporos pada hasil syakhshiyah Islam. Kelemahan Syekh Taqiyuddin an Nabhani konsep Pemikirannya merupakan pendidikan kritisme dan rekontruksimisme yang menggunakan paradigma fundamentalis. Kelebihan KH. Imam Zarkasyi Konsep Integrasi keilmuan, pendidikan agama dan umum harus diberikan secara seimbang dan tidak dikotomis, perpaduan antara sistem klasikal dan sistem asrama, tetapi tidak menghilangkan satu elemen penting dalam tradisi sistem Pendidikan pesantren. Kelemahan KH. Imam Zarkasyi sistem pengajaran pembentukan syakhshiyah Islam yang diterapkan hanya terpusat pada pondok pesantren yang dipimpinnya. Konsep pendidikan Islamnya merupakan konsep rekontruksionisme yang menggunakan paradigma liberalisasi pendidikan.
ANALISIS KOMPARATIF FAKTOR PENYEBAB FENOMENA KESURUPAN DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI ISLAM DAN PSIKOLOGI : STUDI KASUS DI SEKOLAH MENEGAH KEJURUAN Siti Mumun Muniroh, Alaika Akmal Zidan
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 8, No 2 (2024): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v8i2.658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif terhadap faktor penyebab kesurupan dari perspektif teologi Islam dan psikologi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap siswa yang mengalami kesurupan dan guru pendidikan agama Islam yang sekaligus peruqyah. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kesurupan lebih sering terjadi pada siswa perempuan, terutama dalam konteks kegiatan yang menuntut fisik dan psikologis, di mana tekanan tersebut sebagai faktor penyebab terjadinya kesurupan. Dalam perspektif teologi Islam, kesurupan dipahami sebagai manifestasi gangguan makhluk ghaib, di mana penanganannya dilakukan melalui praktik ruqyah syar'iyyah yang berbasis pada ayat-ayat Al-Qur'an. Sebaliknya, dari sudut pandang psikologi, kesurupan dikategorikan sebagai gangguan disosiatif, khususnya disosiative trance disorder (DTD), yang dipicu oleh stres akut dan pengaruh sosial seperti histeria kolektif. Analisis komparatif ini menegaskan bahwa kedua perspekti, teologis Islam dan psikologis saling melengkapi dalam memberikan penjelasan menyeluruh mengenai fenomena kesurupan.
DAMPAK KEGIATAN EXTRAKURIKULER PRAMUKA TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI SISWA KELAS VII SMPIT ADA KRINCING SECANG MAGELANG Zulkarnain, Rina Isnaini
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 8, No 2 (2024): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/inspirasi.v8i2.657

Abstract

Pendidikan merupakan proses pembentukan pola pikir (mindset) berdasarkan budaya dan teknologi yang berkembang, maka pendidikan mempunyai peran penting dalam mencerdaskan bangsa. Pendidikan kepramukaan mempunyai peran besar dalam pembentukan kepribadian agar memiliki pengendalian diri dan kecakapan hidup untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global. Pramuka memiliki hubungan yang seirama dengan pendidikan agama Islam dikarenakan keduanya memiliki misi yang unggul untuk menciptakan generasi yang bermartabat (ber-akhlaq karimah) yang dapat menuntun untuk lebih bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui dampak kegiatan ekstrakurikuler pramuka terhadap pendidikan agama Islam bagi siswa kelas VII SMP IT ADA Krincing Secang Magelang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang berlokasi di SMPIT ADA Secang Magelang. Variabel dalam penelitian ini yaitu kegiatan ektrakurikuler pramuka (x) dan Pendidikan Agama Islam (y). Sampling dalam penelitian ini berjumlah 37 responden. Dalam pengumpulan data menggunakan metode angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: kegiatan ektrakurikuler Pramuka memperoleh prosentase sebesar 35,14%. Sehingga masuk dalam kategori tinggi; (2) Hasil Pendidikan Agama Islam memperoleh hasil prosentase sebesar 62,16% Sehingga masuk dalam kategori tinggi; (3) Kegiatan ektrakurikuler Pramuka mempunyai dampak terhadap pendidikan agama Islam bagi siswa dengan bukti hasilr xy 0,368. Hasil yang didapat dari r hitung lebih besar dari r tabel maka Ha diterima. Dengan demikian koefisien korelasi itu signifikansi. Education is the process of forming a mindset based on developing culture and technology, so education has an important role in educating the nation. Scouting education has a big role in forming personalities so that they have self-control and life skills to face challenges in accordance with the changing demands of local, national and global life. Scouting has a harmonious relationship with Islamic religious education because both have a superior mission to create a generation with dignity (akhlaq karimah) which can lead them to be more devoted to God Almighty. The aim of this research is: To determine the impact of scout extracurricular activities on Islamic religious education for class VII students at SMP IT ADA Krincing Secang Magelang. This research is quantitative research located at SMPIT ADA Secang Magelang. The variables in this research are scout extracurricular activities (x) and Islamic Religious Education (y). The sampling in this research amounted to 37 respondents. In collecting data using the questionnaire method. The results of this research show that: Scout extracurricular activities obtained a percentage of 35.14%. So it is included in the high category; (2) The results of Islamic Religious Education obtained a percentage result of 62.16% so that it was included in the high category; (3) Scout extracurricular activities have an impact on Islamic religious education for students with evidence of r xy results of 0.368. The results obtained from the calculated r are greater than the r table, so Ha is accepted. Thus the correlation coefficient is significant

Page 1 of 1 | Total Record : 5