cover
Contact Name
Dr. Masagus Ahmad Azizi, ST, MT
Contact Email
masagus.azizi@trisakti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
masagus.azizi@trisakti.ac.id
Editorial Address
Komplek Rukan Crown Palace Blok D No. 9 Jl. Prof. Dr. Soepomo, SH No. 231 - Tebet Jakarta Selatan 12870 email: jurnal.perhapi@gmail.com
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
INDONESIAN MINING PROFESSIONALS JOURNAL
ISSN : 27148823     EISSN : 27159035     DOI : https://doi.org/10.36986/impj.v1i1.6
Core Subject : Engineering,
This Journal is published periodically two times annually : April and October, containing papers of research and development for mineral and coal, including Mining Exploration, Surface Mine System and Operation, Underground Mine System and Operation, Geotechnical, Mine Safety and Mine Environment, Mine Management, Mine Ventilation, Mineral and Coal Economics, Coal and Mineral Processing and Smelting, Metallurgy, Coal and Mineral Trading, Mining Law and Policy, Mining CSR and Community Development, and Technology and Innovation in Mining. The editors only accept relevant papers with the substance of this publication.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2021): April" : 6 Documents clear
PURCHASING STRATEGIES IN THE KRALJIC PORTFOLIO MATRIX – A CASE STUDY IN OPEN PIT COAL MINING Alim Perdana; Nur Budi Mulyono
Indonesian Mining Professionals Journal Vol 3, No 1 (2021): April
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/impj.v3i1.41

Abstract

Kraljic matrix (or Kraljic model) is a method used to segment the purchases or suppliers of a company by dividing them into four quadrants, based on the complexity (or risk) of the supply market (such as monopoly situations, barriers to entry, technological innovation) and the importance of the purchases or suppliers (determined by the impact that they have on the profitability of the company). This quandrant allows the company to define the optimal purchasing strategies for each of the four types of purchases or suppliers. In coal mining company, hundred thousand goods, part number or SKUs are purchased by corporate in fulfilling its mining operations requirement. However, the commodities generally purchased by open pit coal mining company are classified into 6 (six) classes which are fuel, maintenance of mobile equipment, blasting material, tyre, lubricants, and others. With the complexity of dealing with suppliers, it is mandatory for developing purchasing strategies as part of managing of supply chain. Mining operations and profitability of coal mining company shall depend on the total cost of ownership in purchasing the abovementioned commodities. This Kraljic Portfolio Model (1983) will assist coal mining company in applying purchasing strategies based on the class or quadrant which has been developed. Objective of this research is to develop purchasing strategies by empirically quantifying using data from a comprehensive survey among purchasing professionals in coal mining industry. Kraljic Portfolio Matrix is developed with 2 (two) stages of questioner. First questioner is to assess the importance level of each attribute in the dimension of purchasing activity by using Analytical Hierarchy Process. Second questioner is to assess every commodity’s scoring against each supply attribute. Subsequently, the matrix is developed by using SPSS (Statistical Product and Service Solutions) software. This research successfully classifies purchasing commodity in the appropriate quadrant of Kraljic Portfolio Matrix. By classifying the commodities purchased by coal mining company in the right quadrant of Kraljic Portfolio Matrix, the company will be able to implement the right purchasing strategies which will be different in one quadrant and another.
METODE GAS TRACER UNTUK EVALUASI EFISIENSI VENTILASI TAMBANG BAWAH TANAH Arif Widiatmojo; Nuhindro P Widodo; Kyuro Sasaki
Indonesian Mining Professionals Journal Vol 3, No 1 (2021): April
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/impj.v3i1.28

Abstract

Ventilasi tambang bawah tanah mempunyai peran penting untuk memastikan kecukupan suplai udara segar untuk pekerja tambang, mesin bakar internal, melarutkan gas dan partikulat, maupun menjaga suhu dan kelembaban udara. Design yang tidak benar dapat  menyebabkan kebocoran dan resirkulasi udara, menurunkan efisiensi energi untuk sistem ventilasi secara total. Di lain hal, difusi turbulensi mengendalikan penyebaran gas dan partikulat.Makalah ini membahas penggunaan gas tracer untuk mengevaluasi efisiensi dari sistem ventilasi tambang. Dengan mencocokkan hasil pengukuran lapangan dengan simulasi numerik, kuantitas suplai udara yang terbuang disebabkan karena kebocoran dapat dievaluasi. Selain itu, laju pertukaran udara di front tambang juga di analisa berdasarkan data peluruhan gas. Sebagai hasil analisa, sekitar 53.5% udara bersih terbuang langsung melalui kipas utama. Sedangkan, laju pertukaran udara di salah satu front tambang, adalah sekitar 6.48 kali per jam.
STRUCTURAL GEOLOGY FAULT EFFECT ON HIGHWALL COAL MINING AND FAILURE EVALUATION BASED ON VELOCITY DATA AT BENGALON, EAST-KUTAI DISTRIC, EAST KALIMANTAN PROVINCE. Muh Arif Idhan; Gina Audina Alhabsyi; Muhammad Ikbal
Indonesian Mining Professionals Journal Vol 3, No 1 (2021): April
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/impj.v3i1.31

Abstract

The geological structure especially folds and faults will reduce slope stability at slope mining where many events are the main factors that trigger slope failure. The geological structure "unknown" is defined as a minor geological structure that was not defined in the initial geological modeling. This uncertainty geological structure is critical issue during the mining process in coal mining. Slope stability Radar is a monitoring instrument that has been used in this research. In SSR data analysis, graphical behavior from velocity data is for monitoring program. The analysis in this research consisted of measuring the geological structure in the area where slope failure occurred and reading the velocity acceleration data from SSR instrument.Slope failure in this research study conduct on the high-wall coal mining which is in line with the geological structure plane with direction N 2460 E and dip 480, along + 150 m and at elevations RL +30 to RL -10. Velocity value at the time of slope failure was 13,568 mm/hour. This value can then be used as a reference as the “Progressive Velocity” value before the slope failure occurs at certain slope wall conditions.The content case study is expected to help engineers in increasing confidence in determining the characteristics of slope failure based on Velocity data in areas that have a geological structure, however, this study research aims to determine basic behavior in the SSR monitoring program and serve as a reference in the risk management program in the coal Mining industry.
IMPLEMENTASI BOTTOM AIR DECK DAN EXPAND PATTERN SECARA TERINTEGRASI DALAM RANGKA OPTIMALISASI PENGGUNAAN BAHAN PELEDAK DI PIT SOUTH PINANG PT. KALTIM PRIMA COAL Masda Rohal Sadiq
Indonesian Mining Professionals Journal Vol 3, No 1 (2021): April
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/impj.v3i1.39

Abstract

Untuk menghadapi harga jual batubara yang terus melemah dan mempertahankan kinerja perusahaan, manajemen PT. Kaltim Prima Coal terus melakukan strategi manajemen biaya dengan menekan berbagai komponen pengeluaran, diantaranya adalah dengan melakukan upaya efisiensi penggunaan bahan peledak yang di gunakan. Seiring dengan perkembangan waktu dan teknologi, terdapat beberapa metode yang di gunakan untuk mengefisiensi penggunaan bahan peledak tanpa mengorbankan kualitas hasil peledakan. Adapun metode yang telah di lakukan untuk mencapai hal tersebut adalah dengan cara sebagai berikut :1.Implementasi Bottom Air Deck  pada Lubang LedakBottom Air Deck merupakan istilah rongga udara yang terdapat di bagian bawah kolom bahan peledak yang berfungsi untuk membuat perangkap energi dan mengurangi energi terbuang secara vertikal. Rongga udara yang ada akan menyebabkan energi hasil peledakan lebih merata ke sekitar lubang ledak dan menciptakan fragmentasi peledakan yang lebih seragam. Implementasi Bottom Air Deck di terapkan pada kedalaman lubang mulai dari 7.5 m – 11 m (berdasarkan analisa Air Deck Factor & Rock Mass Rating), dimana penggunaan bahan peledak dapat di efisiensi sebesar 15% - 17% per lubang (setara dengan penghematan 20 kg – 25 kg bahan peledak) 2.Trial Expand Pattern menggunakan Analisa Kuz-Ram dan Scale Depth Of  Burrial (S.D.O.B)Analisa Kuz-ram dan Scale Depth Of Burial digunakan sebagai pendekatan matematis untuk memprediksi dan mengontrol fragmentasi batuan hasil peledakan, Flying Rock dan Air Blast. Dengan melakukan percobaan Expand Pattern dari 8x8 m dan 8x8.5 m menjadi 8x9 m (dimana distribusi fragmentasi aktual P-30 ≥ 80%  dan rasio S.D.O.B = 0.92 – 1.40)  masing-masing dapat mengoptimalkan Powder Factor sebesar 5 % – 11 % dari budget yang sudah di tetapkanSetelah melakukan 2 metode di atas selama bulan Januari -  September 2020, penggunaan bahan peledak telah berhasil di efisiensi sebesar 8.6 % dari budget yang telah di tetapkan (aktual Powder Factor = 0.201 kg/ bcm terhadap Budget = 0.220 kg/ bcm). Penghematan bahan peledak tersebut setara dengan penghematan biaya operasional sebesar $84,888 (Rp.1.2 Milyar) selama bulan January – September  2020. Di sisi lain, aktual produktifitas alat gali-muat Libherr S420 dan Hitachi S321 selama bulan Januari – September 2020 yang beroperasi di Pit South Pinang, masing- masing masih produktif di angka 5.3% dan 4.7% dari budget yang telah di tetapkan (Aktual Prodt’y S420 = 2,106 bcm/ hr terhadap budget = 2,000 bcm/ hr dan Aktual Prodt’y S321 = 1,314 bcm/ hr terhadap budget = 1,255 bcm/ hr)
MANAJEMEN PELEDAKAN PADA KONDISI HOT GROUND DI TAMBANG TERBUKA Madinatul Arbi; Chani Pradasara; Slamet Rachman Jaka
Indonesian Mining Professionals Journal Vol 3, No 1 (2021): April
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/impj.v3i1.40

Abstract

PT Multi Nitrotama Kimia merupakan salah satu perusahaan jasa pertambangan yang bergerak pada bidang penyedia jasa peledakan dan penjualan bahan peledak terbesar di Indonesia. PT Putra Perkasa Abadi Jobsite Alam Bara Jaya Pratama merupakan salah satu customer dari PT Multi Nitrotama Kimia yang tengah menghadapi tantangan untuk melakukan peledakan pada area yang disinyalir merupakan area Hot Ground dan atau Reactive Ground. PT Putra Perkasa Abadi Jobsite Alam Bara Jaya Pratama bekerjasama dengan PT Multi Nitrotama Kimia dalam mengelola peledakan pada kondisi sesuai dengan klasifikasi kondisi (termal) batuan.Penelitian tahap awal dilakukan dengan pengambilan sampel pada area terkait dan dilakukan Pengujian Isothermis. Sampel diuji dengan waktu pengamatan 48 jam, di Laboratorium PT. Multi Nitrotama Kimia Cikampek. Pengujian ini bertujuan untuk menentukan unsur reaktivitas pada sample batuan. Kemudian dilakukan pengukuran temperatur lubang pada area tersebut. Proses pengukuran temperatur bertujuan membantu mengetahui suhu secara gradual berdasarkan tingkat kedalaman (top hole, middle hole dan bottom hole) dengan metode elevated temperature. Dengan adanya manajemen peledakan yang komprehensif pada area Hot Ground dan atau Reactive Ground, peledakan dapat berjalan dengan aman dan meningkatkan optimalisasi peledakan.
METODE REGRESI LOGISTIK UNTUK MEMPREDIKSI RISIKO ROCKBURST JANGKA PENDEK Ridho K Wattimena
Indonesian Mining Professionals Journal Vol 3, No 1 (2021): April
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/impj.v3i1.32

Abstract

Rockburst telah menjadi salah satu risiko mayor pada konstruksi dan tambang bawah tanah batuan keras yang dalam. Banyak pendekatan telah diusulkan untk memprediski risiko rockburst, mulai dari pengujian laboratorium sederhana sampai kepada metode learning machine yang canggih. Makalah ini membandingkan hasil prediksi metode ensemble learning dan regresi logistik dan menunjukkan bahwa metode regresi logistik yang lebih sederhana dapat memberikan hasil yang lebih akurat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6