cover
Contact Name
Oke Anandika Lestari, STP, MSi
Contact Email
oke.anandika@gmail.com
Phone
+6282254699599
Journal Mail Official
foodtech@untan.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan
ISSN : 26554860     EISSN : 26563451     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jft
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel riset dan review mengenai teknologi pangan yang terkait aspek kimia pangan, mikrobiologi pangan, rekayasa proses pangan, teknologi hasil pertanian, keamanan pangan, ketahanan pangan, biokimia pangan, pangan fungsional dan gizi pangan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021): October" : 5 Documents clear
Processing Cindalok Condiment Using Foam-Mat Drying Method Alpina Evi Melianti; Maherawati Maherawati; Sholahuddin Sholahuddin; Asih Melati
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jft.v4i2.56720

Abstract

This study was conducted to determine the effect of egg white on the physicochemical and sensory characteristics of grass jelly condiments, using a randomized block design (RAK) consisting of 1 factor 3 treatment levels, where the ratio of egg white and grass jelly concentrations was 50g: 500g, 75g: 500g, 100g: 500g used nine replications so that 27 trials were obtained. Data were analyzed statistically using the ANOVA test, followed by the BNJ test. The Friedman test analyzed organoleptic data for the best treatment using the effective index method. The best treatment of cincalok condiments was found in the ratio of egg white and cincalok concentrations of 100g:500g, namely yield of 79.78%, the water content of 7.91%, the water activity of 0.63, ash content of 4.83%, total protein of 26.03%, total acid 7.39%.
Formulasi Blondo Minyak Kelapa dan Tepung Mocaf pada Pembuatan Cake Iasha Ramadhani; Sulvi Purwayantie; Lucky Hartanti
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jft.v4i2.56922

Abstract

Cake merupakan salah satu jenis makanan hasil olahan yang berbahan dasar tepung, gula, dan telur. cake mempunyai tekstur empuk, rasa yang enak, manis dan memiliki bau yang khas. Tujuan dari penelitian ini yaitu sebagai pemanfaatan produk samping dari pembuatan minyak kelapa, yang diaplikasikan dalam pembuatan cake, menentukan formulasi terbaik blondo dan tepung mocaf yang digunakan sehingga dapat diterima berdasarkan analisis kimia dan uji hedonik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan blondo dan tepung mocaf dalam pembuatan cake berpengaruh terhadap kadar lemak dan kadar karbohidrat, namun tidak berpengaruh terhadap kadar air, abu, dan protein cake blondo. Perlakuan terbaik diperoleh dari formulasi blondo 150gr dan tepung mocaf 150gr dengan hasil uji proksimat berupa kadar air 23,03%, kadar abu 0,85%, kadar protein 31,23%, kadar lemak 24,64%, dan kadar karbohidrat 20,87%. Karakteristik sensori cake blondo terbaik yaitu rasa 3,80 (cukup suka), aroma 3,30 (cukup suka), tekstur 4,00 (suka), dan warna 3,50 (cukup suka).
Cemaran Mikrobia pada Jajanan Pentol Kuah di Sekitar Universitas Tanjungpura Pontianak Arina Sa’adah; Maherawati Maherawati; Lucky Hartanti; Sri Mulyani
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jft.v4i2.56924

Abstract

Pentol adalah produk olahan daging yang terbuat dari pati dan campuran rempah. Pentol kuah merupakan jajanan pinggir jalan yang populer karena murah, praktis dan disukai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan cemaran mikroba pada jajanan pentol yang dijual disekitar Universitas Tanjungpura. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Parameter cemaran mikroba diamati dengan metode TPC (Total Plate Count) dan tingkat cemaran bakteri Escherichia coli sp. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Hasil analisis pentol kuah terhadap total mikroba menunjukan 7 dari 10 sampel (70%) melebihi ambang batas maksimum yang ditetapkan SNI 3818:2014. Hasil analisis cemaran bakteri Escherichia coli sp. menunjukan terdapat 7 dari 10 sampel (70%) melebihi ambang batas maksimum yang ditetapkan SNI 3818:2014.
Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Bumbu Instan Bubuk Gulai Tempoyak dengan Penambahan Maltodekstrin Sri Wahyuni; Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi; Tri Rahayuni
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jft.v4i2.56718

Abstract

Gulai tempoyak merupakan makanan khas nusantara, tempoyak dalam masakan gulai berfungsi sebagai bumbu penyedap alami yang memberikan citarasa yang khas. Pengeringan bumbu instan bubuk gulai tempoyak diperlukan bahan pengisi. Salah satu bahan pengisi yang dapat digunakan adalah maltodekstrin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi maltodekstrin pada bumbu instan gulai tempoyak yang menghasilkan karakteristik fisikokimia dan sensori terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yaitu perbandingan maltodekstrin (g) dengan ekstrak bumbu gulai tempoyak (ml) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan dengan 6 kali ulangan (1:20, 2:20, 3:20, 4:20). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA 5%, dengan uji lanjut menggunakan uji BNJ dengan taraf 5%. Perlakuan terbaik menggunakan uji indeks efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik diperoleh pada penambahan maltodekstrin 120 g. Karakteristik fisikokimia bumbu terbaik menghasilkan kadar air (5,14%), kelarutan (94,25%), total padatan terlarut (12,85°Brix) dan rendemen (17,01%). Hasil uji sensoris terbaik yaitu warna (3,76), rasa (3,90), dan aroma (3,46).
Sterilisasi Pacri Nanas Menggunakan Kemasan Retort Pouch Pellya Pachira; Maherawati Maherawati; Lucky Hartanti; Wisi Wilanda Syamsi
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jft.v4i2.56719

Abstract

Pacri Nanas adalah salah satu masakan khas Melayu. Kemasan Pacri Nanas dalam retort pouch merupakan salah satu tampilan sebagai makanan siap saji. Aspek penting yang perlu diperhatikan dalam pengolahan Pacri Nanas dalam kemasan retort pouch adalah sterilisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu sterilisasi terbaik berdasarkan sifat fisikokimia dan mikrobiologi Pacri Nanas dalam kemasan retort pouch. Parameter yang diuji dalam penelitian ini terdiri dari kadar lemak, kadar asam lemak bebas, pH, vitamin C, tekstur (tingkat kekerasan) dan total plate count (TPC). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANOVA (a=5%) dan dilanjutkan dengan BNJ (a=5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi waktu sterilisasi Pacri Nanas yang dikemas dalam retort pouch tidak mempengaruhi semua parameter pengamatan. Hasilnya, perlakuan sterilisasi terbaik untuk Pacri Nanas dalam retort pouch adalah 15 menit.

Page 1 of 1 | Total Record : 5