Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles
40 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020"
:
40 Documents
clear
GAMBARAN POLA ASUH ORANGTUA YANG MENIKAH DINI DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN PADA ANAK
Setiawan, Sobur;
Solehati, Tetti;
Rosidin, Udin
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.151 KB)
Wanita yang menikah di usia dini berisiko mengalami gangguan kesehatan reproduksi dan psikologis. Angka kejadian pernikahan dini di Indonesia masih tinggi sehingga dikhawatirkan mengalami gangguan kesehatan reproduksi maupun psikologis. Kejadian pernikahan dini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya pola asuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Pola Asuh Orang Tua Yang Menikah Dini dalam Menanamkan Kedisiplinan Pada Anak. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 32 responden. Penelitian ini menggunakan instrument yang disusun oleh peneliti, hasil uji validitas 0,392-0,863 dengan r tabel 0,361 dengan nilai Alpha Cronbach 0,913. Data dianalisis menggunakan distribusi dan presentase. Penelitian ini dilakukan di Desa Rancabango Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut pada bulan September 2019 dengan persetujuan dari Komite Etik Penelitian Universitas Padjadjaran dengan No.1130/UN6.KEP/EC2019. Hasil dalam penelitian menunjukan bahwa pola asuh orang tua yang menikah dini berkategori demokratis (59.4%), otoriter (40.6%), permisif (37.5%). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua yang menikah dini dalam menanamkan kedisiplinan pada anak yaitu pola asuh demokratis, walaupun demikian type otoriter dan permisif juga tidak kalah tinggi, oleh karena itu pernikahan dini harus tetap dihindari dengan mempertahankan pola asuh kepada anak.
PERILAKU PENGGUNAAN PESTISIDA BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN KESEHATAN PETANI PADI
Widianingsih, Risma;
Muliawati, Ratna;
Mushidah, Mushidah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (396.671 KB)
Penggunaan pestisida yang tidak sesuai dengan aturan dapat menyebabkan keluhan kesehatan pada petani. Tujuan penelitian untuk menganalisis perilaku penggunaan pestisida terhadap keluhan kesehatan pada petani padi di Desa Kebonsari Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 277 petani, dengan jumlah sampel 67 responden. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Fisher Exact Test. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang significant antara perilaku penggunaan pestisida dengan keluhan kesehatan yang dirasakan petani (p value = 0,000). Penyuluhan dan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam penggunaan pestisida yang aman dan tepat dan sesuai prosedur.
PENGALAMAN MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA REKREASI
Yulianti, Natalia Ratna;
Noela, Dea Rachel;
Fransiska, Eva Dwi;
Efriyanti, Lumintan;
Kristyana, Vera Dwi;
Pratiwi, Yuventia Ratna
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (559.949 KB)
Rekreasi merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, namun kebutuhan tersebut sering tidak terpenuhi ketika seseorang memiliki banyak pekerjaan, termasuk mahasiswa keperawatan yang cenderung memiliki tugas dan ujian yang padat. Penelitian tentang pemenuhan kebutuhan dasar manusia: rekreasi pada mahasiswa keperawatan telah banyak dilakukan, namun masih sedikit yang ditemukan mengeksplorasi mendalam topik tersebut dengan metode kualitatif. Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman mahasiswa keperawatan dalam memenuhi KDM rekreasi selama mengalami banyaknya tugas dan padatnya ujian. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan metode kualitatif dengan desain fenomenologi. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi mahasiswa keperawatan yang merasakan tugas dan ujian yang berlebihan. Empat mahasiswa keperawatan menjadi partisipan. Data dihimpun dengan cara wawancara mendalam dalam focus group discussion (FGD) dan diolah dengan metode Colaizzi. Tiga tema yang dihasilkan adalah ?Kami punya cara sendiri untuk menyegarkan pikiran kami?, ?Ya, KDM rekreasi kami terpenuhi?, dan ?Kendala kadang tidak terelakkan?, yang kemudian menghasilkan sebuah struktur esensial ?Kreatif menciptakan rekreasi dengan cara kami walau kadang masih ada kendala.? Penelitian ini mendorong para pendidik untuk menjamin bahwa KDM rekreasi mahasiswa telah terpenuhi.
DEVIATION OF INTERPRETATION OF FETAL WEIGHT FOR BIRTHT WEIGHT
Wijayanti, Irfana Tri;
Marfu?ah, Siti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (369.51 KB)
Estimated fetal weight is very important in making clinical decisions during pregnancy and childbirth. This helps the midwife predict the possibility of complications of childbirth pregnancy such as growth disturbance, macrosomia / large babies, CPD (Cephalopelvic disproportion) when labor progress is poor, or early detection of possible shoulder dystocia. Estimating fetal weight is an important task for midwives to be able to predict if there is a problem in newborns, so that knowing the estimated birth weight of a midwife will be able to make better labor preparation. The purpose of this study was to determine the level of accuracy of the formula for interpreting fetal weight for birth weight. This type of research is comparative research. The research method uses analytic survey with retrospective time approach. The population in this study was 40 TM III pregnant women, the total sampling technique. Measuring instruments using a questionnaire / research form. Data analysis using paired t test. Statistical test results using paired t test showed p value value 0.00 <0.05 which means there is a difference in interpretation of fetal weight according to Johson Tausak, Niswander, Risanto on the birth weight of babies. While the comparison test results show the calculated F value (7258)> F Table (3252) the mean value of Johson tausak 3350, Niswander 2757.14, Risanto 2986, 36 shows the formula of johnson tausak is closer to the facts.
TERAPI PASCHIMOTTANASANA DAN ADHO MUKHA PADMASANA TERHADAP INTENSITASNYERI PADA REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI DISMENORE PRIMER
Sandy, Putu Wahyu Sri Juniantari;
Sujana, I Wayan;
Pratama, Aditha Angga
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (311.928 KB)
Remaja dengan usai menarch selalu mengeluh akibat nyeri yang dirasakan saat haid. Hal ini membuatnya tidak nyaman, sakit bahkan tidak berkonsentrasi dalam pelajaran di kelas. Banyak ketidakhadiran remaja putri disekolah akibat tidak bisa menahan nyeri saat menstruasi. Sehingga perlu adanya terapi komplementer dengan menerapkan yoga Paschimottanasana dan Adho Mukha Padmasana. Tujuan penelitian ini adalah menilai perbedaan intensitas nyeri pada remaja putri yang diberikan terapi paschimonttanasana dan adho muka padmasana dengan yang hanya diberikan informasi pengetahuan dan terapi konvensional. Metode penelitian dengan kuantitatif mengambil rancangan quasi eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Populasi adalah seluruh remaja putri di SMA Negeri 3 Singaraja dengan sampel minimal kelompok perlakuan dan kontrol sebanyak 188 responden. Pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling pada kelas kelas 10-12. Pemberian yoga diberikan pada kelompok perlakuan kemudian dinilai pre dan post test menggunakan kuesioner Verbal Descriptor Scale/ VDS yang sudah valid dan reliable Analisis menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji statistic paired t-test serta independen t-test. Hasil uji statistic menggunakan paired t-test terdapat perbedaan intensitas nyeri antara sebelum dan sesudah dari kelompok perlakuan (nilai p 0,001) sedangkan pada kelompok control tidak ada perbedaan. Dilihat dari pengaruhnya menggunakan uji independen t-test ditemukan bahwa yoga paschimottanasana dan adho mukha padmasana berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri saat menstruasi 1.22 (0.517-1.911) dengan nilai p <0,05 daripada kelompok yang tidak hanya diberikan pengetahuan serta terapi yang konvensional. Simpulannya bahwa terdapat perbedaan dan pengaruh penurunan intensitas nyeri dari pemberian yoga paschimottanasana dan adho mukha padmasana.
DETERMINAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI SEBULAN SEKALI SECARA TERATUR PADA WANITA USIA SUBUR
Watiningsih, Ari Pertama;
Sugiartini, Desak Ketut
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (320.354 KB)
Kesadaran akan metode pencegahan kanker payudara menjadi hal yang sangat penting dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh kanker payudara. Salah satunya dengan pemeriksaan payudara sendiri (sadari) karena mudah,murah, privasi, aman dan tidak memerlukan peralatan khusus. Kenyataannya metode ini belum cukup banyak diterapkan oleh sebagian besar wanita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan dari pelaksaan pemeriksaan payudara sendiri sebulan sekali secara teratur oleh wanita usia subur di Wilayah Kecamatan Kubutambahan. Metode penelitian dilakukan secara observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh wanita usia subur di Wilayah Kecamatan Kubutambahan. Sampel diambil secara purposive sampling dengan jumlah besar sampel yang ditentukan sebanyak 154 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara secara terstruktur dan mendampingi responden. Penelitian dimulai pada bulan juni-september 2019. Setelah data dikumpulkan maka dilakukan analisis secara univariat dengan uji distribusi frekuensi, bivariat dengan uji Rank Spearman dan multivariat dengan uji Regresi Logistik menggunakan software. Hasil penelitian ini menemukan bahwa variabel yang menjadi determinan dari pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan adalah tingkat pendidikan (OR=5.321,95% CI: -0.324--0.213), akses media massa (OR=3.543,95%CI: -0.213--0.124), dukungan pasangan/keluarga (OR=7.002,95%CI: -1.342--0.543) dan dukungan kelompok umur sebaya (OR=5.326,95%CI: -3.234--1.342) tetap secara bersama-sama berpengaruh terhadap pemeriksaan payudara sebulan sekali secara teratur.
IMPROVEMENT OF POSTPARTUM MOTHER COMFORT WITH OXYTOSIN MASSAGE COLCABA COMFORT TEORY APPROACH
Rahayu, Dwi;
Yunarsih, Yunarsih
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (397.312 KB)
Postpartum discomfort can cause significant physical distress. Discomfort factor that the mother feels often causes the mother to stop breastfeeding. By stopping breastfeeding, the baby's sucking stimulation will decrease so that the milk production will decrease. The purpose of this study is to prove the Increased Comfort of Postpartum Mothers after Oxytocin Massage. The design of this study was a quasi-experimental design with pre-post test design with control group. The sampling technique was consecutive sampling, totaling 18 primiparous Postpartum mothers, divided into 2 groups (Oxytocin Massage Group and control group). The independent variable in this study is oxytocin massage and the dependent variable: maternal postpartum comfort. Data collection using a questionnaire: GCQ (General Comfort Questionarre) for the Comfort of Postpartum Mothers. The measurement of the validity of the GCQ instrument uses the product moment correlation formula, while the instrument reliability measurement uses the Cronbach alpha coefficient formula. From the results of statistical tests with the Analysis of Variance (ANOVA) parametric statistical tests, there were differences between the oxytocin massage group and the untreated group with a p value of 0.035 (p <0.05), which means that there was a significant difference in the group undergoing oxytocin massage, where an increase in comfort in postpartum mothers who do oxytocin massage.
REDUCTION OF BLOOD PRESSURE THROUGHT EXERCISES AMONG ELDERLY WITH HIPERTENSION
Giawa, Emanuel Emartinus;
Silalahi, Kristina L;
Solihin, Solihin;
Ningsih, Neny Setia;
Sholikhah, Stevany;
Mangunsong, Tri Aulianta
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (295.952 KB)
Hypertension causes morbidities for everyone especially in elderly. In the management of hypertension in cardiovascular disease, one of the non-pharmacological aspects is physical activity, one of which is elderly exercise, which can reduce the risk of lipid buildup in the walls of blood vessels and maintained elasticity thereby increasing cardiac physiology and lowering blood pressure. The purpose of this study was to identify the effect of elderly exercise on reducing blood pressure in hypertensive patients. Quantitative study with One Group Pre-Posttest Design. The sample consisted of 45 elderly with hypertension. The study was conducted on May 12-16, 2020. The intervention carried out was elderly exercise for 3 times, the value of blood pressure measurement was recorded on the observation sheet. Data analyzed used paired t-test. The results obtained p = 0,000 (P <0.05) that there are differences in systole and diastole blood pressure before and after elderly gymnastics. The importance of the elderly to do regular exercise to reduce and reduce the presence of hypertension complaints.
VENA DETECTORS OBJECT EFFECTIVELY CONTROLS PAIN IN CHILDREN DURING INFUSION INSTALLATION
Andayani, Rifka Putri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.068 KB)
The vascular access procedure is a common procedure for treated children. Children need vascular access for various indications. Children who are hospitalized will receive treatment and care according to their basic needs and illness. One of the routine actions is infusion. Determination of venous location to be infused is a process that must be done first, to improve vein visualization, the use of infrared systems can be used to assist in the process of dilation of blood vessels. This study aims to determine the effect of venous detectors on pain response in children who performed infusion. The design of this study is a quantitative study with a quasi-experimental approach to pre-test and post-test nonequivalent control group design on 20 respondents. This study consisted of 2 groups: an intervention group and a control group. The intervention group was measured before stabbing during infusion (pre-test) and measured after infusion (post-test). Whereas in the control group no intervention was carried out but pre-test and post-test measurements were taken. The results showed there was a difference between the pain scores before and after the infusion was performed with a p value <0.001. The use of vein detectors is effective in reducing pain in children during infusion.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN KINERJA KADER KESEHATAN
Rinayati, Rinayati;
Erawati, Ambar Dwi;
Wahyuning, Sri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (285.793 KB)
Pada tahun 2018 AKI 75.77/ 100.000 KH, AKB 6.38/1000KH, Kejadian DBD 103 kasus, gizi buruk 23 Kasus, sedangkan sampai dengan bulan Juli 2019 di Kota Semarang terdapat 418 kejadian DBD, 8 kasus kematian ibu, 60 kasus kematian bayi, 44 kasus gizi buruk. Berdasarkan fakta tersebut kemitraan antara tenaga kesehatan dengan kader kesehatan dan peran masyarakat menjadi penting. Kinerja kader kesehatan di masyarakat memiliki essensi yang tidak bisa dilepaskan dengan pelayanan kesehatan. Pemerintah Kota Semarang telah memberikan pelatihan, sosialisasi masalah dan program program kesehatan kepada seluruh kader di wilayahnya. Akan tetapi kinerja kader selama ini yang bekerja hanya orang itu itu saja, terbatasnya pengetahuan kader dan keaktifan yang dirasakan masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan kader kesehatan dengan kinerja kader kesehatan Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain crosssectional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kader kesehatan di wilayah Keluruhan Gondoriyo. Jumlah sampel penelitian adalah 68 responden diambil dengan Quota Sampling, Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang didapatkan melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur yang ditanyakan kepada responden. Analisis data menggunakan analisa uni variat menggunakan distribusi frekuensi dan analisa bivariate menggunakan uji Rank Spearman. Hasil tingkat pengetahuan baik (52.5%), pengetahuan kader kesehatan tidak berhubungan dengan kinerja kader (p value = 0.883 dan r = 0.089). Saran bagi pemerintah meningkatkan kinerja kader kesehatan dengan cara melakukan upaya upaya promosi kepada masyarakat tentang kesehatan beserta peran serta kader. Memberikan penghargaan kepada kader kesehatan baik berupa materi maupun non materi. Bagi kader kesehatan, meningkatkan kinerja kader kesehatan dengan bekerjasama dengan masyarakat, permangku kepentingan serta tokoh agama maupun tokoh masyarakat.