cover
Contact Name
Yopi Arianto
Contact Email
yopiarianto@kahuripan.ac.id
Phone
+6281334767978
Journal Mail Official
ejurnal@kahuripan.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 1 Pelem Pare Kediri
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KOULUTUS
ISSN : 26206277     EISSN : 26206285     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal of Koulutus is published twice a year (March and September), contains research or reviewing on Education and learning.The authors may discuss about the teaching culture, teaching method and others teaching matters in every education levels. Journal of Koulutus is managed by LPPM of University of Kahuripan Kediri.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS" : 20 Documents clear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PELESTARIAN SUMBER DAYA ALAM MELALUI METODE BLENDED LEARNING Fatmawati Fatmawati; Dina Chairiyah; Mardiana Mardiana; Etna Syafweni
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.602

Abstract

Pembelajaran secara full dalam jaringan berbantuan aplikasi zoom meeting membuat peserta didik, khususnya tingkat sekolah dasar sulit untuk focus belajar. Yang tentunya juga berdampak pada rendahnya hasil belajar atau tidak tercapainya KKM. Oleh karena itu perlu dilakukan inovasi dalam pembelajaran salah satunya dengan menerapkan metode blended learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat peningkatan hasil belajar peserta didik sebagai efek diterapkannya metode blended learning. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dengan 2 siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas 6 SD Negeri 012 Purnama, dengan sampel 7 orang siswa yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan ketersediaan prasarana apada peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan zoom meeting dan dipadukan dengan tatap muka. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan tes essay untuk melihat hasil belejar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar peserta didik secara klasikal sebesar 26%.
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK INTERAKTIF BERBASIS SIGIL PADA MATERI PITAGORAS SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN JARAK JAUH Rahma Ramadhani; Dharma Bagus Pratama Putra
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.621

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengembangkan sebuah modul pembelajaran sebagai penunjang pembelajaran jarak jauh.Modul yang dikembangkan berupa modul elektronik dengan bantuan software Sigil Materi yang digunakan adalah materi pitagoras.Kriteria kelayakan modul yang digunakan adalah kevalidan, kepraktisan dan kefektifan. Model pengembangan mengacu pada model Brog n Gall, dimana terdapat dua kriteria utama yaitu perancangan modul dan validasi modul.Penilaian kevalidan modul dilakukan oleh ahli materi dan ahli media Angket yang digunakan untuk menguji kevalidan menggunakan skala Likert. Hasil ujicoba dinyatakan valid dengan skor dari ahli materi 85,67 dan skor dari ahli media sebesar 87,83. Tahap selanjutnya adalah uji kepraktisan dan keefektifan modul. Hasil uji kepraktisan mendapatkan skor 92,80 sehingga modul dinyatakan praktis. Hasil uji kepraktisan menggunakan quasi experimental dengan desain one-grup-pretest-posttest.Dari hasil ujicoba keefektifan didapatkan n-gain sebesar 58,87 sehingga modul dinyatakan cukup efektif. Dengan demikian modul elektronik interaktif berbasis sigil layak untuk digunakan sebagai modul pendukung pembelajaran jarak jauh ABSTRACT The research was conducted to develop a learning module as a support for distance learning. The developed module is an electronic module with the help of Sigil software. The material used is Pythagorean material. The eligibility criteria for the modules used are validity, practicality and effectiveness. The development model refers to the Brog n Gall model, where there are two main criteria, namely module design and module validation. The validity of the module was tested by two experts, (content experts and media experts). The questionnaire used to test the validity uses a Likert scale. The test results were declared valid with a score of 85.67 from material experts and a score of 87.83 from media experts. The next stage is to test the practicality and effectiveness of the module. The results of the practicality test got a score of 92.80 so the module was declared practical. The results of the practicality test used a quasi-experimental design with a one-group-pretest-posttest design. From the results of the effectiveness test, it was found that the n-gain was 58.87 so that the module was declared quite effective. Thus, the sigil-based interactive electronic module is feasible to be used as a distance learning support module
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA KELAS XI MIA SMA NEGERI 1 SOLOR SELATAN Agnestisia B Tukan; Maria B Tukan; Hironimus Tangi
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.619

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas pengembangan bahan ajar pada materi larutan penyangga kelas XI MIA SMA Negeri 1 Solor Selatan, dan untuk mengetahui respon peserta didik terhadap bahan ajar pada materi larutan penyangga yang telah dikembangkan kelas XI MIA SMA Negeri 1 Solor Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang terdiri dari beberapa tahap yakni potensi dan masalah, pengumpulan data, pengembangan produk awal, validasi desain, revisi bahan ajar hasil validasi dan uji coba terbatas. Adapun hasil validasi dari ahli yang diperoleh, yaitu untuk aspek materi dengan persentase sebesar 85.29% dengan kategori sangat valid, aspek media dengan persentase sebesar 100% dengan kategori sangat valid, dan untuk uji coba terbatas yang dilakukan diperoleh persentase sebesar 92.04% dari 23 peserta didikdengan kategori sangat baik Abstract The purpose of this study was to determine the validity of the development of teaching materials in the buffer solution material for class XI MIA SMA Negeri 1 South Solor, and to determine the respons of students to teaching materials in the buffer solution material that had been developed in class XI MIA SMA Negeri 1 South Solor. The research method used is the research and development method which consists of several stages, namely potential and problems, data collection, initial product development, design validation, revision of validation teaching materials, and limited trials. As for the validation results from the experts obtained, namely for the material aspect with a percentage of 85.29% with a very valid category, the media aspect with a percentage of 100% with a very valid category, and for a limited trial conducted, a percentage of 92.04% was obtained from 23 students, with a very good category.
FAKTOR PENGHAMBAT EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN DARING PJOK PADA MASA PANDEMI COVID 19 di SMK BHAKTI WIYATA KEDIRI Imam Sugeng
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang faktor penghambat efektifitas pembelajaran daring PJOK pada masa pendemi Covid 19 di SMK BHAKTI WIYATA KEDIRI. Pada metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan metode survey secara online. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu penyebaran angket (kuisioner). Dimana angket yang diisi oleh siswa mengunakan Google form akan diolah data tersebut untuk mengetahui hasil efektifitas pembelajaran Daring PJOK dimasa pandemi. Data dianalisis menggunakan statistic deskriptif. Berdasarkanpenelitian dan hasil pembahasan tingkat keefektifan pembelajaran Daring PJOK pada siswa SMK Bhakti Wiyata Kediri di masa pandemic Covid-19 kurang efektif karena siswa kurang merespon sehingga siswa tidak memahami materi yang telah diajarkan melalui video conference. Sebenarnya rendahnya tingkat keefektifan pembelajaran Daring ini bukan sepenuhnya terletak pada pengajar atau materi yang disampaikan, melainkan dari faktor jaringan yang digunakan saat pembelajaran Daring PJOK Abstract This study aims to find out about the factors that inhibit the effectiveness of Physical Education Sports and Recreation (PJOK) online learning during the Covid 19 pandemic at BHAKTI WIYATA SMK KEDIRI. The research method used in this research is descriptive qualitative with online survey method. The data collection technique in this research was the distribution of questionnaires (questionnaires). Where the questionnaire filled out by students using Google forms then processed the data to find out the obstacle factros of the effectiveness of PJOK Online learning during the pandemic. Data were analyzed using descriptive statistics. Based on research and the results of the discussion on the effectiveness of online learning PJOK for students at SMK Bhakti Wiyata Kediri during the Covid-19 pandemic, it was less effective because students did not respond so students did not understand the material that had been taught via video conference. Actually, the low level of effectiveness of online learning does not entirely lie in the teacher or the material delivered, but from the network factor used during PJOK online learning.
UJI KELAYAKAN E-MODUL FISIKA BERBASIS MITIGASI BENCANA GEMPABUMI Aditya Yoga Purnama; Hidayati Hidayati; Dhimas Nur Setyawan
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.620

Abstract

Kondisi geografis Indonesia memungkinkan banyaknya kejadian bencana alam namun dapat diminimalisir dampaknya. Integrasi pendidikan dengan bencana gempabumi dapat menggunakan bahan ajar. Salah satu bahan ajar yang dapat digunakan adalah E-modul. E-modul menggabungkan antara ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga cara mengajar menjadi lebih menarik, menyenangkan dan inovatif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membuat E-Modul Fisika Berbasis Mitigasi Bencana Gempabumi Pada Matakuliah Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development yang berpedoman pada langkah-langkah Borg and Gall. Tahapan penelitian yaitu: (1) studi pendahuluan, eksplorasi, (2) perancangan produk, (3) validasi ahli dan revisi, (4) uji terbatas dan revisi, (4) uji terbatas dan revisi, (5) produk revisi akhir. Pada penelitian ini tidak sampai pada tahap field testing dan dissemination and implementations. Menurut penilaian ahli materi, ahli media dan pengguna yaitu mahasiswa pendidikan fisika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, skor masing-masing penilaian yaitu 81,56% dari ahli materi, 100% dari ahli media dan sebesar 88% dari pengguna. E-modul fisika berbasis mitigasi bencana gempa bumi dapat dikategorikan sangat baik digunakan dalam pembelajaran khususnya pada mata kuliah Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa. Abstract Indonesia's geographical conditions allow for many natural disasters but their impact can be minimized. Integration of education with earthquake disasters can use teaching materials. One of the teaching materials that can be used is the E-module. E-module combines science and technology so that teaching methods become more interesting, fun and innovative. This study aims to create an E-Module in Physics Based on Earthquake Disaster Mitigation in the Earth and Space Sciences Course. The research method used in this research is Research and Development which is guided by the steps of Borg and Gall. The research stages are: (1) preliminary study, exploration, (2) product design, (3) expert validation and revision, (4) limited test and revision, (4) limited test and revision, (5) final revised product. This research did not reach the stage of field testing and dissemination and implementations. According to the assessment of material experts, media experts and users, namely physics education students at Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta University, the scores for each assessment were 81.56% from material experts, 100% from media experts and 88% from users. E-module physics based on earthquake disaster mitigation can be categorized as very good for use in learning, especially in Earth and Space Science courses.
ANALISIS BERPIKIR KRITIS MATEMATIK SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN LANGKAH POLYA Irna Rusani; Supriadi Supriadi; Hidayani Hidayani; Zakiyah Anwar
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses berpikir kritis matematik siswa dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan langkah polya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu enam siswa kelas VIII SMPK Marsudi Siwi Malang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan wawancara. Tes tertulis berisi soal dengan materi persegi dan persegi panjang. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses berpikir kritis matematik siswa dalam pemecahan masalah matematika langkah Polya adalah sebagai berikut: 1) memahami masalah, ST dan SS mampu menginterpretasi, SR tidak mampu menginterpretasi; 2) menyusun rencana, ST dan SS mampu menganalisis, SR tidak mampu menganalisis; 3) melaksanakan rencana, ST mampu mengevaluasi, menginferensi dan mengeksplanasi, SS mampu mengevaluasi dan menginferensi tetapi belum mapu mengeksplanasi, SR tidak mampu mengevaluasi, menginferensi dan eksplanasi; 4) memeriksa kembali, ST melakukan regulasi diri, SS dan SR tidak melakukan regulasi diri
Telegram Sebagai Media Kegiatan Belajar Mengajar Masa Pandemi Covid-19 di IAIN Tulungagung Alifarose Syahda Zahra; Zulfa Ilma Nuriana
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.700

Abstract

Kajian ini berfokus pada fungsiTelegram yang sudah berkembang tidak hanya sebagai media komunikasi tetapi juga sebagai media pembelajaran virtual. Telegram pada masa kini cukup populer dikampus IAIN Tulungagungdengan prosentase 85% mahasiswasebagai pengguna aktif. Adanya perkembangan fungsi Telegram, dipengaruhi beberapa faktor yang salah satunya adalah akibat dampak pandemi covid 19 yang mengharuskan mahasiswa dan dosen melakukan pembelajaran secara daring. Pembahasan ini menarik dikaji dengan tujuan mendeskripsikan Telegram yang memiliki fitur relevan untuk pembelajaran kelas.Kajian ini menggunakan metode penelitian library research dengan teknik pengumpulan data melalui angket yang disebar melalui chat-form ke berbagai kelas mahasiswa IAIN Tulungagung.Penelitian ini menghasilkan: 1) Fragmen difusi Telegram di IAIN Tulungagung, 2)Ragam penggunaan fitur Telegramsebagai media pembelajaran basis online, 3) Efektifitas kinerja Telegramyang unggul dibandingkan aplikasi media pembelajaranlainnya. ABSTRACT This study focuses on the function of the Telegram that has developed not only as a medium of communication but also as a virtual learning medium. Telegram is currently quite popular on the IAIN Tulungagung campus with a percentage of 85% of students as active users. The development of the Telegram function is influenced by several factors, one of which is the impact of the Covid 19 pandemic, which requires students and lecturers to study online. This discussion is interesting to study with the aim of describing Telegrams that have relevant features during classroom learning. This study used a research library research method with data collection through questionnaires distributed via chat-form to various classes of students at IAIN Tulungagung. This research resulted in: 1) Fragments of Telegram diffusion at IAIN Tulungagung, 2) Variety of use of Telegram features as online based learning media, 3) The effectiveness of Telegram's performance is superior to other learning media applications.
STRATEGI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS PEMBELAJARAN PPKN MENGHADAPI DIGITALISASI 4.0 Harry Sugara; Fitri Mutmainnah
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.701

Abstract

Pendidikan karakter menjadi semakin penting saat ini seiring dengan perkembangan teknologi digital. Akses layanan informasi yang mudah berdampak pada berubahnya interaksi dan relasi manusia. Perubahan layanan tersebut menimbulkan efek samping lain yang berhubungan dengan nilai – nilai kemanusiaan. Pendidikan karakter sangat diperlukan agar nilai – nilai yang telah terbangun sejak tergerus oleh jaman dan diharapkan mampu mengontrol individu, terutama siswa – siswi SMA untuk dapat meningkatkan produktifitas alih – alih terbawa oleh pengaruh buruk yang mungkin dampak dari digitalisasi 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penguatan karakter pada siswa – siswi di enam SMA yang ada di Kabupaten Kediri. Design penelitian sendiri adalah kualitatif dengan wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai instrumen penelitian. Untuk data analisis, peneliti mengunakan data reaction dan data display. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Pada penilaian sikap sosial (KI-2), dikembangkan pada beberapa indikator sikap sosial yang meliputi; Peserta didik berperilaku jujur dalam setiap perkataan dan perbuatan, disiplin dan bertanggung jawab dalam melaksanakan setiap kewajiban, memiliki sikap peduli sosial antar teman, bersikap sopan santun pada teman maupun guru, dan ikut andil dalam setiap permasalahan untuk mencari solusi bersama di lingkungan sekitarnya Penilaian sikap yang kedua yaitu dengan penilaian diri menunjukan bahwa siswa mampu untuk menjaga kebersihan, kelestarian alam, turut serta dalam kegiatan religius di sekitar lingkungan, membantu orang lain dalam keadaan membutuhkan, ikut serta dalam pelaksanaan upacara, bersikap toleransi terhadap setiap perbedaan, cinta terhadap tanah air, dan bersikap disiplin. ABSTRACT Character education is becoming increasingly important today along with the development of digital technology. Easy access to information services has an impact on changing human interactions and relations. These service changes have another side effect related to human values. Character education is needed so that values ​​that have been built since eroded by times and are expected to be able to control individuals, especially high school students, to be able to increase productivity instead of being carried away by bad influences that may be the impact of digitization 4.0. This study aims to describe the character strengthening strategy for students in six high schools in Kediri Regency. The research design itself is qualitative with interviews, observation and documentation as research instruments. For data analysis, the researcher used reaction data and display data. The results of the study indicate that the assessment of social attitudes (KI-2) has developed several indicators of social attitudes which include; Students behave honestly in every word and deed, are disciplined and responsible in carrying out every obligation, have a social care attitude between friends, are polite to friends and teachers, and take part in every problem to find common solutions in the surrounding environment Assessment of attitudes second, namely self-assessment shows that students are able to maintain cleanliness, preservation of nature, participate in religious activities around the environment, help others in situations of need, participate in the implementation of ceremonies, be tolerant of any differences, love the homeland, and be disciplined.
MODEL PEMBELAJARAN ABAD 21 DAN PEMBELAJARAN MENULIS KOLABORASI Imam Suhaimi; Futika Permatasari
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.715

Abstract

Pada hakikatnya proses pendidikan diadakan untuk memfasilitasi peserta didik mencapai tujuan tertentu. Diantara tujuan yang ingin dicapai adalah perkembangan pribadi dan kompetensi yang disyaratkan. Guna mencapai tujuan pendidikan tersebut diperlukan kreatifitas dan inovasi dalam pembelajaran, salah satunya yaitu pemanfaatan teknologi, di mana peran teknologi pada saat ini tidak dapat dipungkiri penggunaannya oleh guru dan siswa di dalam kelas. Pada abad 21 ini, tujuan utama pendidikan yaitu mempersiapkan siswa untuk beradaptasi dengan fleksibel terhadap masalah-masalah dan pengetahuan-pengetahuan baru, serta kemampuan siswa dalam mentransfer apa yang mereka pelajari ke situasi yang baru dapat memberikan indeks penting terhadap pembelajaran adaptif dan fleksibel serta berkolabolari Pembelajaran kolaborasi mengasumsikan fokus bersama, berbagi tanggung jawab untuk belajar, dan disiplin pendekatan untuk memperoleh tujuan yang diinginkan. Pembelajaran kolaboratif adalah salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang lebih menitik beratkan pada tugas spesifik dan berbagai tugas dalam kerja kelompok dengan membandingkan kesimpulan dan prosedur kerja kelompok serta memberikan keleluasaan pada peserta didik dalam bekerja kelompok Abstract In essence, the educational process is held to facilitate students to achieve certain goals. Among the goals to be achieved are personal development and the required competencies. In order to achieve these educational goals, creativity and innovation in learning are needed, one of which is the use of technology, where the role of technology at this time cannot be denied by teachers and students in the classroom. In the 21st century, the main goal of education is to prepare students to adapt flexibly to new problems and knowledge, and the ability of students to transfer what they learn to new situations can provide an important index of adaptive and flexible learning and collaborative learning. Collaboration assumes a shared focus, shared responsibility for learning, and a disciplined approach to achieving desired goals. Collaborative learning is an approach in learning that focuses more on specific tasks and various tasks in group work by comparing conclusions and group work procedures and giving students flexibility in group work.
PENGEMBANGAN E-MODUL IPA 2 UNTUK PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 Susanti Susanti; Tias Ernawati
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dari e-modul IPA 2. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dari Borg and Gall. Adapun Teknik pengumpulan data menggunakan nontes berupa angket. Instrumen yang digunakan berupa angket ahli materi, dan angket ahli media. E-modul IPA 2 yang sudah dikembangkan divalidasi oleh seorang ahli materi, dan seorang ahli media untuk mengetahui kelayakan produk. Hasil penilaian kelayakan e-modul IPA 2 oleh ahli materi sebesar 84,09% dalam kategori sangat baik, sedangkan penilaian oleh ahli media sebesar 76,25% dalam kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa e-modul IPA 2 layak digunakan dalam pembelajaran mata kuliah IPA 2 Abstract This study aims to determine the feasibility of the Science 2 e-module. This research is a Research and Development (R&D) research from Borg and Gall. The data collection technique used a non-test in the form of a questionnaire. The instruments used were in the form of a material expert questionnaire and a media expert questionnaire. The e-module that has been developed is validated by a material expert and a media expert to determine the feasibility of the product. The results of the assessment of the feasibility of IPA 2 e-module by material experts were 84.09% in the very good category, while the assessment by media experts was 76.25% in the good category. Based on the results of this study, it can be concluded that the IPA 2 e-module is suitable for use in learning Science 2 courses

Page 1 of 2 | Total Record : 20