cover
Contact Name
Baiq Lily Handayani
Contact Email
baiq.fisip@unej.ac.id
Phone
+6281237134801
Journal Mail Official
Entitas@unej.ac.id
Editorial Address
Jl. Kalimantan 37 Kampus Tegalboto Jember 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Entitas Sosiologi
Published by Universitas Jember
ISSN : 20888260     EISSN : 27213323     DOI : https://doi.org/10.19184/jes
Jurnal Entitas Sosiologi (JES) merupakan ruang bagi diseminasi gagasan dalam lingkup kajian Sosiologi. Jurnal ini juga memberi ruang pada berbagai perspektif dalam sosiologi khususnya dalam mengembangkan ide-ide yang dapat mendorong transformasi masyarakat menuju masyarakat yang manju dan berkelanjutan. Jurnal Entitas Sosiologi (JES) menerima artikel berupa hasil riset, kajian, dan review buku yang mendukung penyebaran gagasan dan pengkayaan pengetahuan berbasis sosiologi.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2025): Social Dynamics and Community Transformation" : 6 Documents clear
Pengasuhan Toxic Dalam Keluarga Dengan Keterbatasan Ekonomi Di Desa Wringinputih Kecamatan Muncar: Toxic Parenting In Economically Disadvantaged Families In Wringinputih Village, Muncar District Avida, Neva
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol. 14 No. 1 (2025): Social Dynamics and Community Transformation
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v14i1.53360

Abstract

Fenomena pengasuhan toxic semakin sering terjadi dalam keluarga, di mana orang tua kerap melakukan kekerasan fisik maupun psikis terhadap anak, yang berdampak buruk pada perkembangan mereka. Fenomena ini menjadi perhatian serius, sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan. Urgensi penelitian ini didasari oleh meningkatnya kasus pengasuhan toxic, seperti yang tercatat oleh DP3AKB Kabupaten Banyuwangi, dengan 80 kasus kekerasan yang berdampak negatif pada perkembangan anak pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan utama: 1) Bagaimana pola pengasuhan toxic dalam empat keluarga di Desa Wringinputih, dan 2) Apa dampak pengasuhan toxic terhadap anak-anak di Kecamatan Muncar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi, penelitian ini menganalisis fenomena pengasuhan toxic melalui teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksternalisasi pengasuhan toxic dipengaruhi oleh faktor budaya, peran keluarga besar, serta lingkungan sosial, yang kemudian diinternalisasi oleh orang tua dalam praktik pengasuhan sehari-hari. Di Desa Wringinputih, pengasuhan toxic dipicu oleh dua faktor utama: tuntutan orang tua akan pencapaian akademik anak dan ketidakmampuan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan materi. Kedua faktor ini mendorong penggunaan kekerasan fisik dalam pengasuhan sebagai cara untuk membentuk anak sesuai harapan orang tua. Kata Kunci: Pengasuhan Toxic, Perlindungan Anak, Kekerasan Terhadap Anak, Konstruksi Sosial
Peran Filantropi Digital Masjid Jogokariyan dalam Mewujudkan Moderasi Beragama: The Role of Digital Philanthropy at Jogokariyan Mosque in Realizing Religious Moderation Rafi, Muhammad
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol. 14 No. 1 (2025): Social Dynamics and Community Transformation
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran Masjid Jogokariyan di Yogyakarta dalam mempromosikan kesejahteraan komunitas melalui berbagai inisiatif filantropi yang inovatif dan berkelanjutan. Meskipun banyak studi telah mengeksplorasi filantropi dalam konteks Islam, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman mengenai bagaimana filantropi Jogokariyan dapat mewujudkan moderasi beragama di era digital? Serta bagaimana cara filantropi Jogokaryan membedakan diri dengan philanthrocapitalism? Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam kerangka Network Society (Castells, 2004) dengan lokus di Masjid Jogokariyan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Masjid Jogokariyan berhasil memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan transparansi, kepercayaan publik, dan jumlah donasi, sehingga memperkuat kohesi sosial dan moderasi beragama. Spirit saldo Rp. 0 merupakan bentuk komitmen pengelola untuk mengosongkan saldo dalam periode tertentu agar donasi dapat sepenuhnya bermanfaat tanpa menimbun atau mengambil donasi tersebut untuk kepentingan organisasi. Studi ini merekomendasikan agar kebijakan filantropi di era digital lebih menekankan pada transparansi dan akuntabilitas, serta mengadopsi pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan. Kata Kunci : Filantropi; Masyarakat Jaringan; Jogokariyan; Moderasi Beragama
Pulau Pasaran Kota Bandar Lampung Pasca Reklamasi Swadaya: Trajektori, Struktur Nafkah Dan Etnisitas: Pasaran Island Bandar Lampung District after Self-Funded Reclamation: Trajectory, Livelihood Structure, and Ethnicity Jessica Vanelia Amanda
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol. 14 No. 1 (2025): Social Dynamics and Community Transformation
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v14i1.53686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika sosial ekologi dan budaya mereklamasi yang terjadi pada masyarakat pesisir Pulau Pasaran, Kota Bandar Lampung. Melalui pendekatan kualitatif analisa naratif, dengan pengumpulan data mencakup wawancara mendalam dengan enam informan kunci dan delapan informan pendukung. Kemudian didukung oleh pengamatan lapangan dan studi literatur. Proses pengumpulan data dihentikan setelah tercapai titik saturasi, yakni ketika tidak ada lagi informasi baru yang muncul, sehingga data yang terkumpul dapat membentuk sebuah cerita yang komprehensif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa reklamasi dilakukan secara swadaya sebagai solusi atas keterbatasan lahan, didorong oleh kebutuhan ekonomi dan identitas sosial berbasis kekerabatan. Namun, tidak adanya regulasi jelas atas status lahan hasil reklamasi menimbulkan ketidakpastian yang berdampak pada hubungan sosial dan akses sumber daya masyarakat setempat. Kata kunci: etnisitas, proses sosial, struktur sosial, Pulau Pasaran
Dinamika Kelembagaan Lokal dan Keberdayaan Kelompok Lumbung Pangan di Desa Tirta Mulya Kecamatan Air Manjunto Kabupaten Mukomuko: The Local Institutional Dynamics and The Capability of Food Barns Group in The Village of Tirta Mulya, Air Manjunto Subdistrict, Mukomuko Regency Widiono, Septri
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol. 14 No. 1 (2025): Social Dynamics and Community Transformation
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v14i1.53687

Abstract

Lumbung padi swadaya masyarakat sudah jarang dijumpai. Adanya kelompok yang masih mempertahankan sistem penyimpanan hasil panen secara bersama-sama menarik untuk dikaji. Kajian ini diarahkan untuk mengelaborasi dinamika kelembagaan lumbung pangan di tingkat lokal dan faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat keberdayaan kelompok. Kajian dilakukan pada sebuah kelompok lumbung pangan di Desa Tirta Mulya Kecamatan Air Manjunto Kabupaten Mukomuko. Kajian ini bertumpu pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan melakukan wawancara kepada sejumlah informan kunci dan responden sebanyak 40 orang anggota kelompok. Data-data dianalisis secara kualitatif, deskriptif, dan melakukan uji korelasi Rank Spearman. Kajian ini menemukan bahwa kelompok memiliki dinamika yang tinggi dan mendapatkan momentum peningkatan produktivitas kelembagaan setelah adanya dukungan teknis dari pemerintah daerah. Selain itu, hasil uji statistik menunjukkan bahwa sejumlah karakteristik anggota berhubungan dengan tingkat keberdayaan, yaitu luas lahan pertanian dan persepsi terhadap gudang penyimpanan. Aspek-aspek dinamika kelompok yang berhubungan signifikan meliputi rasa percaya sesama anggota, transparansi pengelolaan keuangan, dan pengambilan keputusan kelompok. Secara umum, kelompok lumbung pangan yang tumbuh melalui keswadayaan tetap relevan meskipun gejalanya terus memudar. Untuk itu diperlukan dukungan teknis dan pendampingan dari pemerintah daerah. Kata Kunci: kelembagaan lokal, pemberdayaan, dinamika kelompok, lumbung pangan, solidaritas
Dilema Komunitas Kesenian Sandur Manduro Kabupaten Jombang: Antara Inovasi dan Pelestarian Tradisi: The Dilemma of the Sandur Manduro Art Community in Jombang Regency: Between Innovation and Tradition Preservation Achmad Syarifudin
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol. 14 No. 1 (2025): Social Dynamics and Community Transformation
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v14i1.53688

Abstract

Kesenian Sandur Manduro merupakan salah satu warisan budaya tak benda yang berasal dari Desa Manduro, Kabupaten Jombang. Seiring dengan perkembangan zaman, kesenian ini menghadapi tantangan dalam hal regenerasi pemain, minimnya dukungan pemerintah, serta perubahan minat masyarakat terhadap hiburan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika regenerasi kesenian Sandur Manduro serta peran komunitas seni dan pemerintah dalam upaya pelestariannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi penelitian di Desa Manduro berlangsung selama Juni-Juli 2024. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di Desa Manduro. Teknik analisis data menggunakan analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya dualitas antara agen (pemain dan komunitas seni) serta struktur (nilai dan tradisi) dalam kesenian Sandur Manduro. Pertama, regenerasi kesenian ini mengalami kendala akibat struktur pakem yang masih kaku, kurangnya inovasi, minat dan rasa memiliki generasi muda, serta pekerjaan sebagai seniman Sandur Manduro belum menjanjikan secara ekonomi. Kedua, perlu kajian lebih lanjut dalam revitalisasi kesenian Sandur Manduro agar tetap relevan tanpa banyak mengubah pakem kesenian tersebut. Ketiga, komunitas seni Panji Arum dan pemerintah desa maupun kabupaten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang memiliki peran vital dalam pelestarian Kesenian Sandur Manduro dalam bentuk peningkatan sosialisasi, promosi kepada generasi muda, penyediaan sanggar seni termasuk penggunaan media sosial. Kata kunci: Pemain kesenian, Sandur Manduro, regenerasi, tradisi.
Dari Jalan ke Layar: Pengamen Online Pada Masyarakat Digital Dalam Perspektif Strukturasi Anthony Giddens: From Street to Screen: Online Buskers in Digital Society within Anthony Giddens' Structuration Perspective Bayu A. S. Jendra
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol. 14 No. 1 (2025): Social Dynamics and Community Transformation
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v14i1.53689

Abstract

 Fenomena pengamen online mencerminkan transformasi sosial dalam masyarakat digital yang dapat dianalisis melalui teori strukturasi Anthony Giddens dan teori kultivasi Gerbner. Interaksi antara agensi dan struktur membentuk praktik sosial baru, di mana teknologi tidak hanya memberikan peluang ekonomi tetapi juga menciptakan batasan melalui algoritma dan regulasi. Pengamen online beradaptasi dengan platform digital untuk menjangkau audiens lebih luas dan memperoleh pendapatan melalui fitur monetisasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis media dengan poros teori kultivasi Gerbner, sehingga data dari literatur, lalu internet, serta konten dari platform digital TikTok yang dikumpulkan akan dikategorikan berdasarkan relevansinya dengan perubahan sosial dalam masyarakat digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamen online merupakan bagian dari ekonomi digital yang berkembang pesat, dengan interaksi sosial yang semakin bergantung pada algoritma platform. Berdasarkan perspektif teori kultivasi, eksposur terus-menerus terhadap konten pengamen online membentuk persepsi masyarakat mengenai pekerjaan berbasis hiburan digital, di mana efek mainstreaming dan resonance memperkuat legitimasi profesi ini. Sedangkan perspektif strukturasi melihat fenomena ini tidak hanya merefleksikan perubahan ekonomi informal, tetapi juga dinamika antara struktur teknologi dan agensi individu dalam membentuk realitas sosial baru di era digital. Namun demikian, tantangan regulasi seperti perlindungan privasi, hak cipta, dan ketertiban ruang publik masih menjadi isu utama dan disarankan dilakukan penelitian lanjutan. Kata Kunci: Masyarakat Digital, Pengamen Online, Strukturasi Giddens, Tiktok

Page 1 of 1 | Total Record : 6