cover
Contact Name
Wiwit Suryanto
Contact Email
ws@ugm.ac.id
Phone
+6281578600075
Journal Mail Official
jfi.mipa@ugm.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika, Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada. Sekip Utara PO BOX BLS 21, 55281, Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Fisika Indonesia
ISSN : 14102994     EISSN : 25798820     DOI : https://doi.org/10.22146/jfi.v23i3.41404
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Fisika Indonesia (JFI) Is an open access scientific peer-reviewed journal published by Department of Physics Universitas Gadjah Mada that publishes researches on Physics, covering both theory, experiments, computation and applied physics including geophysics. We have a mission to build scientific research foundations in theoretical and applied physics to support education, research and community service in Indonesia. A manuscript can be written in English or in Bahasa Indonesia, but Abstracts are required to be written in English. All submitted manuscripts will be reviewed thoroughly by the committee of editors and reviewers. Publication in this journal is free of charge and is periodically done three times a year (April, August, and December).
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 1 (2017)" : 6 Documents clear
Material Magnetoelastik sebagai Alternatif Pengganti Otot Buatan Arjun Prayoga Aji; Yeti Rafitasari; Harry Miyosi Silalahi; Tanty Dwi Purwita; Febrilian Dwi Laksono; Fahrudin Nugroho
Jurnal Fisika Indonesia Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.451 KB) | DOI: 10.22146/jfi.38612

Abstract

Aktuator elastik merupakan solusi rancang gerak kontinu pada bidang robotika. Penggunaan material magnetoelastik diusulkan sebagai alternatif aktuator elastik tersebut. Pada penelitian ini respon magnetik material magnetoelastik dikarakterisasi menggunakann set alat electromagnet pada suhu kamar (T = 27 oC). Komposisi penyusun sampel magnetoelastik yang digunakan terdiri dari bahan basis silikon (RTV Gasket, RTV 585, RTV 52) dan bahan magnet ferimagnetik magnetite (Fe3O4). Respon sampel teramati akibat pengaruh medan magnet luar (B). Melalui analisa grafik respon magnetik sampel dapat didekati dengan model persamaan kuadratik. Hasilnya adalah terdapat kompetisi antara sifat magnetik pengotor magnetite (Fe3O4) dengan total volume material magnetoelastik. Kompetisi kedua parameter tersebut bersifat tidak linier. Kompetisi ini bertanggung jawab atas hasil optimasi jenis dan optimasi konsentrasi. Jenis optimal bahan basis material magnetoelastik pada penelitian ini adalah RTV Gasket dan RTV 52, sedangkan konsentrasi optimal  komposisi basis berbanding pengotornya adalah (50 : 50) %. Dalam penelitian ini juga diamati adanya sifat histerisis material magnetoelastik.
Kajian Penggunaan Arduino dan Komputer Sebagai Osiloskop Eko Sulistya
Jurnal Fisika Indonesia Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.878 KB) | DOI: 10.22146/jfi.38617

Abstract

Perkembangan teknologi elektronika, khususnya dalam bidang mikrokontroler sangatlah pesat dengan dibuatnya satu modul elektonik yang dinamakan dengan Arduino. Dalam Arduino terdapat berbagai fungsi, misalnya sebagai penerima sensor suhu, cahaya, suara, dan lain sebagainya, juga sebagai ADC (Analog to Digital Converter), dan sebagai pembangkit sinyal digital. Dengan kemampuan Arduino yang bisa menerima tegangan analog, ada kemungkinan bahwa Arduino dapat digunakan sebagai osiloskop, dengan komputer (laptop) sebagai penampil sinyalnya. Pemanfaatan Arduino sebagai osiloskop telah dilakukan oleh beberapa orang, salah satunya  adalah yang dibuat oleh Rogerio Bego, menggunakan pemrograman Processing. Dalam penelitian ini, dilakukan modifikasi pada program osiloskop itu, dan dilakukan serangkaian pengujian untuk menguji apakah osiloskop-arduino dapat digunakan dalam Eksperimen Fisika Dasar. Pengujian yang dilakukan adalah dalam mengukur frekuensi dan tegangan sinyal analog dari frekuensi generator menggunakan osiloskop-arduino. Dari pengujian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa osiloskop-arduino mampu menampilkan sinyal analog dengan cukup baik dan responsif, namun masih belum akurat jika digunakan sebagai alat ukur sebagaimana osiloskop analog. Oleh karena itu masih memerlukan pengembangan program untuk bisa digunakan sebagai alat bantu Eksperimen Fisika Dasar.
Aplikasi Multi Hill Effect Untuk Mempermudah Analisis Geomorfologi Dalam Mengidentifikasi Sesar Aktif di Pidie Jaya Irwandi Irwandi
Jurnal Fisika Indonesia Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1336.935 KB) | DOI: 10.22146/jfi.38654

Abstract

Sumatera memiliki dua sesar aktif utama yaitu Sunda Subduction Zone dan Great Sumatra Strike-slip fault. Namun gempabumi Pidie Jaya 7 Desember 2016 magnitudo 6.5 dan 102 korban jiwa tidak terjadi pada sesar aktif tersebut. Banyak sesar aktif yang masih luput dari pengamatan. Memetakan sesar aktif bukan pekerjaan yang mudah, ditambah lagi frekuensi gempa untuk sesar cabang relatif lebih kecil dibandingkan di sesar utama. Sehingga, penulis mencoba melakukan kajian geomorfologi dengan menganalisis hill effect dari data topografi digital dari sesar utama Sumatera hingga pantai Pidie Jaya.  Multi hill effect akan menghasilkan efek yang lebih baik sehingga lebih mudah mengidentifikasi sesar aktif. Semua proses menggunakan software Quantum GIS (QGIS) yang merupakan FOSS (Free Open Source Software). Rumitnya geomorfologi Aceh tentunya dengan hanya menggunakan metode tersebut belum mampu memberikan jawab yang memuaskan tentang teka-teki sesar aktif penyebab gempa Pidie Jaya. Namun metode tersebut dapat digunakan sebagai metode pendahuluan dan masih perlu digabungkan dengan informasi dari metode lainnya.
Karakterisasi Mikrostruktur Material Feroelektrik Ba0.3Sr0,7TiO3 (BST) dengan variasi suhu annealing Rahmi Dewi; Krisman Krisman
Jurnal Fisika Indonesia Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1514.316 KB) | DOI: 10.22146/jfi.38655

Abstract

Telah dilakukan pembuatan sampel dari bahan Barium Strontium Titanat (BST) dengan komposisi Ba0,3Sr0,7Tio3 dengan  menggunakan metode sol gel dan di annealing  pada suhu 600oC,650oC dan 700oC.  Ukuran butira dan  ketebalan sampel dikarakterisasi menggunakan Field Emission Scanning Microscopy (FESEM). Ukuran butiran meningkat dengan meningkatnya suhu annealing. Nilai rata-rata ukuran butiran dari temperatur 600oC, 650oC dan 700oC adalah : 21,20 nm; 22,30 nm dan 26.8 nm. Nilai ketebalan sampel masing-masing adalah 31,28 nm;37,5nm dan 39,08nm.   
Pembuatan Nanofiber Polivinil Alkohol (PVA) Dengan Metode Electrospinning Sebagai Masker Debu Vulkanik Diki Purnawati; Ari Dwi Nugraheni; Himayatus Shalihah; Laraswati Laraswati
Jurnal Fisika Indonesia Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9796.039 KB) | DOI: 10.22146/jfi.38656

Abstract

Nanofiber PVA telah berhasil difabrikasi menggunakan metode electrospinning. Larutan PVA 10% dibuat dengan mencampurkan 1 gram PVA kedalam 10 ml aquades pada suhu larutan 90oC selama 1 jam. Proses electrospinning dilakukan pada medan listrik 15 kV dan jarak ujung jarum ke kolektor 13 cm. Diameter rata – rata PVA 10% sebesar (180,7 ± 40,6) nm. Morfologi dan diameter fiber dianalisis menggunakan Scanning electron microscopy (SEM). Spektrum radiasi infra merah dilakukan dengan menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR). Gugus fungsi setelah pengujian filter udara menunjukan terdapat pergeseran lembah gelombang yang mengindikasikan berkurangnya gugus kimia dalam membran. Perbedaan hasil SEM sebelum dan setelah pengujian filter udara menunjukkan adanya zat yang tertangkap di dalam membrane.
MATERIAL MAGNETOELASTIK SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI OTOT BUATAN Arjun Prayoga Aji
Jurnal Fisika Indonesia Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfi.38610

Abstract

Aktuator elastik merupakan solusi rancang gerak kontinu pada bidang robotika. Penggunaan material magnetoelastik diusulkan sebagai alternatif aktuator elastik tersebut. Pada penelitian ini respon magnetik material magnetoelastik dikarakterisasi menggunakann set alat electromagnet pada suhu kamar (T = 27 oC). Komposisi penyusun sampel magnetoelastik yang digunakan terdiri dari bahan basis silikon (RTV Gasket, RTV 585, RTV 52) dan bahan magnet ferimagnetik magnetite (Fe3O4). Respon sampel teramati akibat pengaruh medan magnet luar (B). Melalui analisa grafik respon magnetik sampel dapat didekati dengan model persamaan kuadratik. Hasilnya adalah terdapat kompetisi antara sifat magnetik pengotor magnetite (Fe3O4) dengan total volume material magnetoelastik. Kompetisi kedua parameter tersebut bersifat tidak linier. Kompetisi ini bertanggung jawab atas hasil optimasi jenis dan optimasi konsentrasi. Jenis optimal bahan basis material magnetoelastik pada penelitian ini adalah RTV Gasket dan RTV 52, sedangkan konsentrasi optimal  komposisi basis berbanding pengotornya adalah (50 : 50) %. Dalam penelitian ini juga diamati adanya sifat histerisis material magnetoelastik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6