cover
Contact Name
Wiwit Suryanto
Contact Email
ws@ugm.ac.id
Phone
+6281578600075
Journal Mail Official
jfi.mipa@ugm.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika, Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada. Sekip Utara PO BOX BLS 21, 55281, Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Fisika Indonesia
ISSN : 14102994     EISSN : 25798820     DOI : https://doi.org/10.22146/jfi.v23i3.41404
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Fisika Indonesia (JFI) Is an open access scientific peer-reviewed journal published by Department of Physics Universitas Gadjah Mada that publishes researches on Physics, covering both theory, experiments, computation and applied physics including geophysics. We have a mission to build scientific research foundations in theoretical and applied physics to support education, research and community service in Indonesia. A manuscript can be written in English or in Bahasa Indonesia, but Abstracts are required to be written in English. All submitted manuscripts will be reviewed thoroughly by the committee of editors and reviewers. Publication in this journal is free of charge and is periodically done three times a year (April, August, and December).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 25, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
Analisis Redaman pada Osilasi Balok Kayu Risnanda Weda Manggala; Albertus Hariwangsa Panuluh
Jurnal Fisika Indonesia Vol 25, No 1 (2021)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfi.v1i1.57939

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang bandul fisis untuk menentukan nilai faktor redaman dan nilai periode pada balok kayu. Sebuah balok kayu disimpangan dengan pendekatan sudut kecil. Simpangan dari balok kayu lama-kelamaan akan semakin kecil hingga akhirnya berhenti berosilasi. Hal ini menunjukkan adanya redaman. Pada saat balok diayunkan kami merekam video menggunakan kamera. Video hasil rekaman kemudian dianalisis menggunakan software LoggerPro. Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa Faktor redaman berbanding terbalik dengan momen inersia dan periode sebanding dengan akar dari panjang bandul.
The Study of Seeing Characteristic at the UAD Observatory on Procyon, Sirius, Spica, Nunki, Altair, and Vega using Celestron C6-N telescope Ricka Tanzilla; Yudhiakto Pramudya; M. Khairul Ardi; Okimustava Okimustava
Jurnal Fisika Indonesia Vol 25, No 1 (2021)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfi.v25i1.58087

Abstract

Astronomical observatories can be declared feasible if they have a good condition such as a dark sky, relatively little cloud coverage, relatively low light pollution, and small air turbulence or seeing. The UAD (Universitas Ahmad Dahlan) observatory was measuring the seeing characteristic to assess the feasibility condition. The DIMM method (Differential Image Motion Monitor) was utilized to get the measurement in April, May, and September 2019. The 150 mm diameter Celestron C6-N telescope was used as the instrument to get the star images. The characteristics of a good seeing value on April 10, 2019, are Procyon star with a value of 0.2 arc seconds, and on September 18, 2019, the Vega star with a value of 1.6 arc seconds. Analysis of the seeing characteristic at the UAD Observatory can be used as a reference for observers on star selection, and the operation of the telescope
Pemodelan Struktur Bawah Permukaan Gunungapi Lokon Dan Soputan Menggunakan Pemodelan Inversi 3D Berdasarkan Data Gravitasi GGMplus Dwi Eta Darmawati; Ari Setiawan
Jurnal Fisika Indonesia Vol 25, No 1 (2021)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfi.v25i1.60649

Abstract

Gunungapi Lokon dan Soputan merupakan gunungapi aktif di Minahasa yang memiliki resiko bencana tinggi, sehingga perlu upaya mitigasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu penelitian dengan metode gravitasi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan anomali gravitasi regional dan lokal, menggambarkan struktur bawah permukaan dengan analisis horizontal derivatif dan memodelkan secara 3D struktur bawah permukaan di Gunungapi Lokon dan Soputan.Penelitian ini menggunakan data sekunder dari GGMplus berupa gravity disturbance. Gravity disturbance perlu diolah hingga mendapatkan anomali bouguer lengkap, kemudian dikontinuasi ke atas untuk memisahkan anomali lokal dan regional. Anomali lokal dan regional kemudian dianalisis dengan analisis horizontal derivatif dan dimodelkan secara 3D dengan program Grablox dan Bloxer.Hasil analisis pola sebaran anomali regional bernilai tinggi berarah baratdaya-timurlaut diduga merupakan partial melting dan magma Gunungapi Soputan, Lokon-Empung dan Mahawu. Berdasarkan analisis horizontal derivatif menunjukkan lebar anomali tinggi di Gunungapi Soputan 9,5 km, Lokon-Empung 7,7 km, dan Mahawu 19,2 km × 6 km. Berdasarkan pemodelan 3D terlihat densitas tinggi 3,31 gram/cm 3 - 3,45 gram/cm 3 di mantel atas yang merupakan partial melting. Hasil analisis pola sebaran anomali lokal bernilai tinggi di lokasi Gunungapi Soputan, Lokon-Empung dan Mahawu dan diduga merupakan magma Gunungapi tersebut. Berdasarkan analisis horizontal derivatif menunjukkan dimensi pusat anomali Gunungapi Soputan 1,6 km × 2,4 km, dan Gunungapi Lokon 1,3 km × 1,5 km. Berdasarkan pemodelan 3D di area Gunungapi Soputan dan Lokon-Empung terlihat densitas tinggi 2,7 gram/cm 3 - 2,99 gram/cm 3 yang merupakan magma basaltik Gunungapi tersebut. Berdasarkan hasil analisis model anomali gravitasi, telah dibuat model tentatif bawah permukaan daerah penelitian. 
Metode Komputasi Sederhana untuk Menentukan Saddle Point Sistem Bumi-Bulan-Matahari dengan Akurat Yosephine Novita Apriati; Fendinugroho Fendinugroho; Ceacarico Imas Wasisto Nugroho; Primadana Barus; Rika Indah Lestari; Ahmad Zubair Al Kahfi; Sholihun Sholihun
Jurnal Fisika Indonesia Vol 25, No 1 (2021)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfi.v25i1.61782

Abstract

Saddle point pada sistem tata surya adalah koordinat dimana total percepatan gravitasi setimbang. Beberapa penelitian terkait saddle point antara Bumi dan Matahari telah dilakukan akan tetapi metode yang digunakan cukup kompleks dan membutuhkan resource komputasi besar. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan saddle point untuk sistem banyak benda (Bumi-Matahari-Bulan) menggunakan metode sederhana namun memberikan hasil yang cukup akurat. Sistem Bumi-Matahari-Bulan didesain dalam bentuk masalah pencarian akar persamaan nonlinier. Metode yang dimaksud adalah Newton – Raphson dan Secant satu dan dua dimensi. Komputasi perhitungan saddle point dilakukan menggunakan Octave dan diperoleh nilai saddle-point sebesar 258.769,292  km dari Bumi.
Metode Penggabungan Citra (Image Stitching) Menggunakan Algoritma SIFT (Scale Invariant Feature Transform) dengan Variasi Daerah Overlapping Widhi Mahardi Darma; Riva Fauzia; Gede Bayu Suparta
Jurnal Fisika Indonesia Vol 25, No 1 (2021)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfi.v25i1.63111

Abstract

Radiografi digital biasanya dapat mencitrakan area obyek yang pendak untuk sekali ekposi. Citra yang mencakup area obyek yang lebih panjang diperlukan untuk mendiagnostik penyakit. Pada penelitian ini dikembangkan upaya untuk mendapatkan citra yang panjang dengan resolusi yang tinggi. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data citra radiografi digital simulasi. Citra simulasi yang digunakan berupa citra tubuh manusia. Data citra dipotong menjadi dua bagian dengan daerah overlapping yang variasi 100 piksel, 125 piksel dan 150 piksel. kedua citra tersebut disambung dengan algoritma SIFT (Scale Invariant Feature Transform) pada OpenCV di Python. Hasil penggabungan dibandingkan dengan citra asli berdasarkan profil image subtraction, histogram dan DIC (Digital Image Correlation). Hasil berdasarkan citra subtraction menunjukkan citra hasil penggabungan sama dengan citra asli pada daerah overlapping 150 piksel. hasil histogram menunjukkan daerah distribusi gray level berada pada nilai piksel 0 (hitam). Hasil analisis DIC menunjukkan nilai regresi 1,0 pada daerah overlapping 150 piksel.

Page 1 of 1 | Total Record : 5