cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles 1,568 Documents
Antibiotik Profilaksis pada Sectio Casarea Alyzah Nabila Miranda
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i1.391

Abstract

Infeksi Luka Operasi Caesar dapat diturunkan dengan adanya pemberian antibiotik profilaksis. Antibiotik profilaksis adalah antibiotik yang digunakan untuk pasien yang belum terkena infeksi, tetapi diduga mempunyai peluang besar untuk terkena infeksi atau bila mendapatkannya dapat berdampak buruk bagi pasien. Antibiotik profilaksis hanya digunakan untuk tindakan dengan kejadian infeksi yang tinggi dan tindakan dengan konsekuensi infeksi yang serius. Tujuan literature review ini adalah untuk memberikan gambaran penggunaan antibiotic profilaksis pada operasi caesar Metode penelitian ini menggunakan studi Pustaka dengan mengambil data dan referensi dari berbagai buku dan artikel ilmiah yang valid. Artikel tersebut dicari melalu data NCBI, PubMed, GoogleSchoolar, dan ResearchGate yang dibatasi dari 20 sampai 24 Januari 2021 dengan menggunakan kata kunci berupa: infeksi luka operasi, antibiotic profilaksis, section caesarean. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua pasien yang akan menjalani operasi caesar diberikan antibiotik profilaksis dan menunjukkan penurunan morbiditas, masa inap di rumah sakit dan infeksi luka operasi yang signifikan yaitu 17%.
Terapi pada Demam Tifoid Tanpa Komplikasi Dicky Ardian Saputra
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i1.392

Abstract

Demam tifoid merupakan suatu penyakit infeksi pada sistemik atau demam enterik yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella enterica serovar typhi (S. typhi) . Pada perjalanan awal penyakit ini, biasanya tidak pasien tidak merasakan gejala dan keluhan, setelah ituakan timbul gejala yang khas seperti demam di sore hari dan serangkaian gejala infeksi umum yang akan dirasakan pasien pada saluran cerna. Tujuan dilakukannya literature review ini adalah untuk membahas tatalaksana yang tepat pada kasus demam tifoid tanpa komplikasi. Sumber referensi yang digunakan untuk menyusun tulisan ini meliputi 20 artikel yang didapat dengan melakukan literature searching di Sumber NCBI dan google schoolar yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2000-2020. Literature sarching tersebut dilakukan dengan menggunakan kata kunci demam tifoid, tanpa komplikasi, terapi dan juga filter berupa rentang publikasi tahun 2000-2020. Hasil yang ditemukan dari literature searching ini adalah 5,420 artikel yang kemudian dipilih 20 artikel berdasarkan informasi yang dibutuhkan. Referensi yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan metode systematic literature review yang mencakup kegiatan mengumpulkan, mengevaluasi, dan mengembangkan penelitian dengan topik tertentu secara sistematis. Hasil literature review ini berupa Terapi pada demam tifoid tanpa komplikasi adalah berupa pemberian antibiotik tiamfenikol, kloramfenikol, atau ampisilin/amoksisilin, Sefalosporin generasi III, fluorokuinolon, azitromisin serta terapi suportif seperti pemeberian cairan dan juga bed rest.
Inisiasi Menyusui Dini Berpengaruh terhadap Lama Pelepasan Plasenta pada Ibu Bersalin Kala III Rotua Lenawati Tindaon; Lidya Meidarwati Zendato; Karmila Karmila; Fitri Rahmaida; Shinta Samsidar Gulo; Yeniman Waruwu
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i1.393

Abstract

Pelepasan plasenta merupakan manajemen aktif kala III dalam proses persalinan. Kontraksi uterus yang baik dapat mempercepat proses pelepasan plasenta dan mengurangi resiko perdarahan. Faktor yang mempengaruhi lama pelepasan plasenta salah satunya adalah Inisiasi Menyusui Dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh Inisiasi Menyusui Dini terhadap lama pelepasan plasenta pada ibu bersalin kala III di Klinik Pratama Bunda Patimah Tahun 2021.Jenis penelitian ini adalah pre-eksperiment dengan rancangan Static Group Comparison. Populasi dari penelitian ini adalah ibu bersalin pada kala III menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 64 orang ibu bersalin. Hasil penelitian ini menggunakan uji wilcoxon. Berdasarkan uji wilcoxon didapatkan nilai p-value 0,00 (< 0,05), berarti ada pengaruh Inisiasi Menyusui Dini terhadap lama pelepasan plasenta pada ibu bersalin kala III. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada pengaruh Inisiasi Menyusui Dini terhadap lama pelepasan plasenta pada ibu bersalin kala III dan dapat diaplikasikan untuk mempercepat pengeluaran plasenta dan mengurangi resiko perdarahan pada ibu bersalin.
Daun Kersen Muntingia Calabura sebagai Antibakteri Topgati Hanif Bamasri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i2.396

Abstract

Daun Kersen Muntingia calabura merupakan daun dari salah satu tanaman herbal yang seringkali digunakan sebagai antibakterial tradisional karena memiliki beberapa efek farmakologis salah satunya yaitu sebagai antibakterial yang dapat membunuh berbagai jenis bakteri. Tujuan dari literature review ini bertujuan untuk mengetahui efek farmakologis daun kersen sebagai antibakterial yang dapat membunuh berbagai jenis bakteri. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang terdiri dari 21 artikel Google Schoolar, Elsevier dan PubMed NCBI. Selanjutnta hanya 16 artikel yang digunakan dari tahun 2010 hingga tahun 2020. Berbagai penelitian membuktikan bahwa daun kersen mempunyai efek antibakteril. Kandungan flavonoid, saponin dan tanin pada daun kersen dapat merusak komponen struktur bakteri seperti mendenaturasi protein dinding bakteri, menyebabkan lisis sel dengan cara meningkatkan permeabilitas membran dan menghambat komponen sintesis asam nukleat bakteri.
Tingkat Praveleansi Kecacingan pada Siswa Sekolah Dasar di Beberapa Daerah Indonesia Noeril Asy Syifa
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i2.399

Abstract

Infeksi kecacingan yang disebabkan oleh Soil Transmitted Helminths (STH) telah menjadi masalah umum kesehatan masyarakat Indonesia. Kemunculan infeksi kecacingan berawal dari pola hidup yang tidak bersih. Edukasi pola hidup bersih telah banyak dilakukan untuk mencegah penyakit kecacingan, namun efektivitas edukasi perlu dipelajari lebih lanjut dengan menelaah metode pada penelitian-penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat praveleansi kecacingan di beberapa daerah dan mengetahui efektivitas edukasi kecacingan. Penelitian menggunakan metode literature review untuk menganalisis dan menginterpretasikan hasil penelitian-penelitian kejadian kecacingan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan 255 positif kecacingan dari 859 sampel dengan tingkat praveleansi total sebesar 29,7%. Kasus tertinggi terdapat pada SDN I Manurung, Kalimantan Selatan dengan tingkat praveleansi sebesar 68,4%. Hasil analisis dari literatur review menunjukkan faktor pola hidup bersih dan sanitasi lingkungan berperan dalam penularan kecacingan. Infeksi ganda oleh dua jenis cacing pada sampel tinja menunjukkan kebersihan diri dan lingkungan yang kurang terjaga. Metode edukasi dan pelayanan informasi terhadap infeksi dan penularan kecacacingan perlu ditingkatkan secara konsisten di daerah tergolong praveleansi tinggi. Bantuan dan dukungan pemerintah setempat akan mendorong keberhasilan penurunan praveleansi kecacingan.
Karakteristik Klinis Penyakit Tuberkulosis Paru pada Anak Yogi Arvendo Pratama
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i2.403

Abstract

Tuberkulosis merupakan infeksi penyebab mortalitas dan morbiditas utama di negara-negara berkembang. Diperkirakan penyakit tuberkulosis paru menginfeksi sebanyak satu juta anak di dunia dan menyebabkan 210.000 kematian setiap tahunnya. Kejadian tuberkulosis paru pada anak disebabkan oleh Mycobacterium tuberkulosis. Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk memahami karakteristik klinis penyakit tuberkulosis paru pada anak termasuk gejala klinis dan pemeriksaan yang digunakan untuk mengonfirmasi penyakit tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode literature review dari 22 artikel yang berasal dari PubMed, Medscape, Google Scholar, dan WHO, dan hanya 15 artikel yang digunakan dari tahun 1990 hingga tahun 2020. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu diketahui bahwa gejala yang muncul dari tuberkulosis paru pada anak tidak spesifik gejala bisa berupa demam, batuk, berat badan tidak mengalami peningkatan atau bahkan turun dalam 2 bulan terakhir, keringat pada malam hari, lesu, dan anak terlihat kurang aktif bermain. Penyakit ini dapat dikonfirmasi dengan menggunakan pemeriksaan uji tuberkulin, foto toraks, kultur bakteri, dan pemeriksaan mikroskopis bakteri.
Potensi Ekstrak Daun Sambiloto sebagai Obat Antidiabetes Baridi Adlan Saputra
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i2.408

Abstract

Banyak orang yang memutuskan untuk mencari oba alternatif untuk penyakit diabetes melitus yang lebih minim akan efek samping seperti tanaman herbal. Salah satu tumbuhan yang sering dijadikan sebagai obat alternatif untuk diabetes adalah daun sambiloto. Tanaman sambiloto memiliki beberapa kandungan yang bersifat antidiabetes. Tujuan dilakukannya literature review ini adalah untuk mengetahui potensi dari ekstrak daun sambiloto sebagai obat antidiabetes. Sumber referensi yang digunakan untuk menyusun tulisan ini meliputi 20 artikel yang didapat dengan melakukan literature searching di Sumber NCBI dan google schoolar yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2000-2021. Literature sarching tersebut dilakukan dengan menggunakan kata kunci Andrographis paniculata , antidiabetic dan juga filter berupa rentang publikasi tahun 2000-2021. Hasil yang ditemukan dari literature searching ini adalah 1036 artikel yang kemudian dipilih 20 artikel berdasarkan informasi yang dibutuhkan. Hasil literature review ini berupa ekstrak daun sambiloto memiliki potensi yang cukup baik sebagai obat antidiabetes karena mengandung beberapa senyawa seperti andrografolid, , andrografin, flavonoid, penikulin dan senyawa-senyawa lainnya yang juga dapat bertindak sebagai antidiabetes.
Potensi Manfaat Konsumsi Saffron Pada Masa Kehamilan Topgati Hanif Bamasri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i2.411

Abstract

Kehamilan diartikan sebagai pembuahan atau penyatuan spermatozoa dengan ovum yang diikuti dengan proses nidasi atau implantasi. Kehamilan merupakan masa dimana tubuh wanita mengalami serangkaian perubahan fisiologis, anatomis dan psikologis yang bertujuan untuk proses adaptasi terhadap gaya hidup dan kehamilan yang dialaminya. Saffron, kepala putik kering dari tumbuhan Crocus sativus, salah satu tumbuhan dari famili Iridaceae, memiliki lebih dari 150 komponen kimiawi pada stigma saffron, dimana tiga komponen utamanya adalah crocins, picrocrocin dan safranal. Komponen aktif saffron telah terbukti memiliki efek farmakologis seperti antikonvulsan, antidepresan, antiradang, antitumor, meningkatkan daya belajar dan daya ingat, dan lain-lain. Metode penulisan artikel ini adalah studi literatur. Sumber pustaka dalam penulisan artikel ini teridiri dari 22 pustaka baik dari buku, jurnal nasional maupun internasional, dan website. Konsumsi saffron yang sesuai dosis memiliki potensi manfaat bagi ibu hamil untuk mengatasi perubahan fisiologis atau psikologis seperti mengurangi sakit perut, nyeri otot dan kram, mual dan muntah, menurunkan tekanan darah, serta meningkatkan kualitas tidur dan mood. Namun konsumsi kunyit yang berlebihan dapat menimbulkan potensi efek samping yang tidak diharapkan pada awal kehamilan yaitu meningkatkan kesiapan serviks untuk melahirkan sehingga dapat menyebabkan terjadinya aborsi atau kelahiran prematur.
Tinggi Badan dan Perilaku Merokok Orangtua Berpotensi Terjadinya Stunting pada Balita Humairoh Abdul Kadir Zubaidi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i2.414

Abstract

Stunting menjadi masalah gizi di dunia karena menimbulkan peningkatan morbiditas dan mortalitas, penurunan perkembangan kognitif, motorik, dan bahasa, kemampuan belajar, kapasitas kerja. Sehingga penting untuk mengetahui faktor risiko untuk mencegah terjadinya stunting. Tinggi badan ibu merupakan faktor penting yang menjadi penanda status gizi ibu sementara asap rokok mengandung bahan aktif yang mempengaruhi distribusi nutrisi dan oksigen. Review literature dilakukan dengan mencari dengan kata kunci stunting, cigarette smoke, dan short mother pada Google Scholar, PubMed dan Elsevier. Pencarian literature mendapatkan 18 artikel yang kemudian direview. Hasil review sebuah penelitian menunjukkan perilaku merokok ibu mempengaruhi timbulnya severe stunting (OR 1,45 ; 95% CI = 1,29-1,71). Perilaku ayah merokok di dalam rumah berhubungan signifikan dengan kejadian stunting (p<0,05). Penelitian lain mendapatkan hasil balita yang mengalami stunting memiliki orang tua dengan perilaku merokok tidak efektif lebih banyak dibandingkan orang tua dengan perilaku merokok efektif. Penelitian lain menunjukkan ibu dengan tinggi badan pendek 30,4% memiliki anak pendek dan 34,8% memiliki anak sangat pendek dengan uji korelasi Rank Spearman didapatkan hasil p value 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan terdapat hubungan tinggi badan ibu dan perilaku merokok orangtua terhadap kejadian stunting pada balita. Perilaku merokok orang tua berpengaruh terhadap kejadian stunting hal ini berkaitan dengan efek asap rokok yang menyebabkan terhambatnya penyerapan gizi pada anak sementara tinggi badan ibu berpengaruh terhadap kejadian stunting terkait dengan risiko terjadinya (IUGR) yang menjadi salah satu faktor terjadinya stunting
Kelelahan Kerja Berhubungan dengan Kinerja Perawat di Ruang Isolasi Covid 19 Tria Adeningsih Purba; Nurhayati Siagian
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i2.428

Abstract

Perawat memiliki peran yang penting dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit. Kelelahan kerja sangat mempengaruhi perawat karena berpengaruh pada kinerja kerja. Dengan mengetahui hubungan kelelahan dan kinerja perawat dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan antara kelelahan kerja dengan kinerja perawat di ruang Isolasi Covid 19 Rumah Sakit Bandar Lampung. Metode penelitian ialah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Responden dalam penelitian ini ialah seluruh perawat ruang Isolasi Covid 19 di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung yang berjumlah 61 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kelelahan kerja (nilai cronbach alpha= 0,920>r=0,333) dan kinerja perawat (cronbach alpha=0,951) di analisa dengan pearson correlation. Hasil uji analisa statistic didapati nilai p=-,148<0,05 berarti ada hubungan yang signifikan antara kelelahan kerja dengan kinerja perawat.

Page 12 of 157 | Total Record : 1568


Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 2 (2023): Mei 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional (In Press) Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 4 (2020): November 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 3 (2020): Agustus 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 2 (2020): Mei 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional More Issue