cover
Contact Name
M. Abdul Ghofur
Contact Email
jurnal.paud@fip.um.ac.id
Phone
+6285649547331
Journal Mail Official
jurnal.paud@fip.um.ac.id
Editorial Address
Jln. Ki Ageng Gribig No.45 Malang 65138, Telp. (0341) 712192 Pswt. 11, atau Telp./Faks. (0341) 712192.
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 26543818     EISSN : 26229765     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini content research article and/or critical-analytical study in early childhood education field. The purpose of this journal are to explore, to develop, and to explain knowledge about child education, development of children, problems and issues of children.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2021)" : 5 Documents clear
Resiliensi Guru PAUD Kota Bandung dimasa Pandemi Fauzia Bella Cahya Ramdhania
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v3i2p97 - 104

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran resiliensi guru PAUD selama menghadapi beragam tantangan dalam Belajar Dari Rumah (BDR) selama masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner online menggunakan google form. Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa mayoritas guru PAUD di Kota Bandung, memiliki resiliensi dengan kategori cukup tinggi. Resiliensi ini merupakan kualitas diri atau kemampuan seseorang untuk bangkit kembali ketika dihadapkan pada situasi yang sulit. Situasi sulit dalam hal ini adalah tantangan-tantangan dalam menjalani proses Belajar Dari Rumah (BDR) selama masa pandemic covid-19.
Pengembangan Metode Demonstrasi dalam Pembelajaran Tari Walang Ketrek selvi aprilia ika rudianti
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v3i2p48-64

Abstract

Pembelajaran tari merupakan salah satu kegiatan penting untuk anak usia dini mengembangkan aspek perkembangan khususnya pada aspek fisik motorik. Kegiatan pembelajaran tari diberikan pada anak usia dini dengan menggunakan metode demonstrasi. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu menjabarkan hasil pengembangan dari metode demonstrasi dalam pembelajaran tari walang ketrek serta kelayakannya dalam pembelajaran tari bagi anak usia dini. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian R&D atau (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analisis, Design, Development and Implementation, Evaluation). Pada penelitian ini menggunakan 3 tahap yakni: (1) analisis, (2) perancangan, dan (3) pengembangan. Pengumpulan data penelitian ini adalah menggunakan data angket.  Kelayakan produk ditinjau dari segi materi tari dan segi isi yang didasarkan pada aspek penilaian yang akan dinilai oleh validator.  Analisis hasil dari perhitungan berdasarkan lembar validasi yang didapat dari ahli materi sejumlah 90%, dari ahli validasi isi memiliki presentase 83% hasil tersebut dapat masuk dalam kategori sangat valid atau sangat layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka metode demonstrasi dalam pembelajaran tari walang ketrek dinyatakan layak dan efektif digunakan sebagai pembelajaran tari untuk anak usia dini.
Persepsi Generasi Milenial Kota Malang Terhadap Tingkat Kesadaran Urgensi PAUD Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Aulia Alwinanda
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v3i2p65 - 75

Abstract

Masa usia dini merupakan masa yang yang sangat penting bagi kehidupan awal manusia, karena pada masa inilah semua aspek perkembangan dapat dikembangkan dengan sangat optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) persepsi generasi milenial Kota Malang terhadap pendidikan anak usia dini pada era revolusi industri 4.0; (2) untuk mengetahui tingkat kesadaran mengenai pendidikan anak usia dini pada generasi milenial Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 100 orang responden. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik survey melalui angket Google form. Hasil penelitian ini, yaitu 1) generasi milenial Kota Malang memiliki persepsi yang cukup baik terhadap pendidikan anak usia dini saat ini; 2) generasi milenial Kota Malang memiliki tingkat kesadaran yang tinggi terhadap urgensi pendidikan anak usia dini.
Upaya Guru dalam Menghadapi Anak yang Kurang Aktif Stamrotu Ulfikriyya
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v3i2p76 - 87

Abstract

Proses belajar dan pembelajaran dapat dikatakan efektif jika mampu membuat hasil belajar anak meningkat. Peran guru dalam pembelajaran aktif hanya sebatas menyajikan konsep esensial dari materi ajar. Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai bentuk-bentuk masalah keaktivan belajar pada anak usia dini dan penyelesaian yang bisa dilakukan oleh guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitaif dengan tujuan untuk menemukan sebab akibat antara variabel X dan variabel Y. Penelitian ini mengambil populasi 8 TK denagn sampling purposive berjumlah 40 guru. Prosedur pengumpulan data berupa observasi menggunakan teknik catatan langsung dan dokumentasi berupa video, kemudian dianalisis menggunakna statistic deskriptif. tindakan pengaktifan anak kurang aktif yang dilakukan guru dan direspon anak menunjukkan bahwa presentase tertinggi yang diberikan guru dan direspon anak adalah pengaktifan dengan memotivasi sebesar 100%, terbagi dalam 4 kategori tindakan dengan hasil: pemberian hukuman sebesar 20%, pemberian dorongan 22.5%, menumbuhkan minat 57.5% dan guru tidak memberikan tindakan apapun sebesar 0%. Selain itu, dalam diagram batang tindakan juga dapat dilihat bahwa presentase terendah yang diberikan guru dan direspon anak adalah pengaktifan anak dengan pemecahan masalah sebesar 48%. Jumlah presentase tersebut terbagi menjadi kategori guru memberikan tindakan membantu anak 27.5%, berdiskusi dan menyimpulkan suatu masalah 25%, membuat kesepakatan 7.5%, serta guru tidak memberikan tindakan apapun sebesar 40%.
KONTRIBUSI METODE TANDUR DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN BAHASA ANAK Dwi Ningtias
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v3i2p88 - 96

Abstract

Hasil studi pendahuluan yang dilakukan ditemukan kemampuan bahasa anak masih rendah, permasalahan tersebut muncul dikarenakan metode pembelajaran yang diberikan terlalu monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demontrasi, Ulangi, dan Rayakan) dalam menstimulasi kemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan expost facto. Subjek pada penelitian ini sebanyak 30 responden yaitu guru TK. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil perhitungan, penelitian ini menemukan bahwa metode TANDUR berkontribusi positif terhadap kemampuan bahasa, terutama pada kemampuan menyimak anak dalam pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh metode TANDUR terhadap kemampuan bahasa anak, dimana adanya penambahan nilai dari kemampuan bahasa anak yang meningkat disetiap satupersen metode TANDUR yang diterapkan. Penelitian ini memberikan implikasi terhadap guru dalam menstimulasi kemampuan bahasa anak, terlebih pada kemampuan menyimak anak dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian kemampuan menyimak anak dapat maksimal, anak dapat berkonsentrasi lebih lama dari sebelumnya, dan perkembangan bahasa anak lebih baik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien.

Page 1 of 1 | Total Record : 5