cover
Contact Name
Nur Wahidin Ashari
Contact Email
nurwahidin_pmath@uncp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nurwahidin_pmath@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : 26158132     EISSN : 26157667     DOI : 10.30605/proximal
Core Subject : Education,
Proximal publishes research results, literature studies, and scientific papers on mathematics and mathematics education. Published scientific studies include Mathematics Teaching, Development of Mathematics Education, Mathematical Sciences, Applied Mathematics, Actuarial Mathematics, and related fields.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2019)" : 13 Documents clear
Interaksi Antara Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Dengan Pendekatan Open-Ended dan Kemampuan Awal Matematis Siswa Eline Yanty Putri Nasution
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.417 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menelaah interaksi antara peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa terhadap pendekatan pembelajaran: pendekatan Open-Ended dan Pembelajaran Konvensional; dengan Kemampuan Awal Matematis siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP. Dua kelas dipilih dari populasi sebagai sampel penelitian menggunakan teknik purposif sampling. Pembelajaran Konvensional diimplementasikan pada kelas kontrol dan pendekatan Open-Ended diimplementasikan pada kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif sebagai instrumen penelitian untuk melihat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa berdasarkan kemampuan awal matematis dianalisis dengan menggunakan uji ANOVA dua jalur pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05) yang dilanjutkan dengan uji Post Hoc LSD. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh: (1) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif antara siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Open-Ended dengan siswa yang memperoleh Pembelajaran Konvensional ditinjau dari Kemampuan Awal Matematis siswa; (2) tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran (Open-Ended dan Konvensional) dan Kemampuan Awal Matematis siswa (tinggi, sedang, dan rendah) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa; (3) Siswa menunjukkan sikap positif terhadap pendekatan Open-Ended. Kesimpulan penelitian ini adalah faktor pembelajaran dan kategori kemampuan awal matematis secara bersama-sama tidak memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa.
Penentuan Harga Opsi Beli Tipe Untuk Return Saham Yang Berdistribusi Fat Tail di Pasar Modal Indonesia Apriyanto Apriyanto; Rezal Hadi Basalamah
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.506 KB)

Abstract

Opsi sebagai salah satu derivatif dari instrumen finansial yang banyak dijual pada pasar modal, merupakan bentuk investasi yang relatif aman. Selain karena hedge atau perlindungan yang lebih safety, harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan dengan instrumen finansial induknya. Pada penelitian ini, penentuan harga opsi beli menggunakan model Black-Scholes yang sedikit dimodifikasi dan menggunakan data saham di Indonesia yang memiliki return saham tidak normal atau berdistribusi fat tail. Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Mengetahui harga opsi beli tipe Eropa untuk return saham yang berdistribusi fat tail di pasar modal Indonesia; (2) Mengetahui harga opsi yang fair untuk diperdagangkan pada pasar modal Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian terapan (applied research) dengan menggunakan data kuantitatif. Penelitian ini dimulai dengan memodelkan harga saham menggunakan persamaan diferensial stokastik. Selanjutnya, menentukan harga opsi beli tipe Eropa menggunakan pendekatan model Black-Scholes dengan asumsi return berdistribusi fat tail. Lemma It digunakan untuk menentukan derivatif dari model Black-Scholes. Hasil penelitian yaitu: (1) Harga opsi beli tipe Eropa untuk return saham yang berdistribusi fat tail dengan menggunakan harga saham-saham yang diperdagangkan di pasar modal Indonesia relatif lebih murah dan lebih fair dibandingkan dengan harga opsi beli tipe Eropa yang menggunakan model Black-Scholes; (2) Harga opsi beli tipe Eropa yang dihasilkan sangat bergantung terhadap nilai harga saham awal (S0), asumsi harga kontrak (K), tingkat bunga resiko (r), waktu jatuh tempo (T), dan nilai parameter distribusi Pareto.
Efektifitas Penggunaan Media Powerpoint Topik Lingkaran Terhadap Motivasi, Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kaslam Hamzah
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.426 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejauh mana efektifitas pembelajaran matematika menggunakan media PowerPoint terhadap motivasi, aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media PowerPoint dengan model pembelajaran kooperatif pada topik lingkaran siswa SMP Negeri 1 Bua. Instrument yang digunakan untuk memperoleh data tentang hasil belajar adalah tes hasil belajar, data aktivitas siswa diperoleh dengan lembar observasi aktivitas siswa dan guru, sedang data motivasi siswa diperoleh dengan menggunakan angket motivasi. Data aktivitas siswa dianalisis menggunakan persentase sedangkan data hasil belajar siswa dan motivasi siswa dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hipotesis dari penelitian yaitu terjadi peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar matematika siswa setelah penerapan media pembelajaran PowerPoint pada topik lingkaran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bua. Secara umum disimpulkan bahwa penggunaan media PowerPoint pada pada pembelajaran matematika topik lingkaran siswa SMP Negeri 1 Bua dengan kategori cukup efektif.
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams-Achievement Division (STAD) Dengan Pendekatan Saintifik Amiruddin Amiruddin; Ilham Minggi
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.054 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers pada siswa kelas XI IPA1 di SMA Negeri 6 Wajo dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams–Achievement Divisions (STAD). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari empat pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 6 Wajo tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 30 orang siswa. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran matematika pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers melalui penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD. Data hasil belajar matematika diperoleh dengan menggunakan tes bentuk pilihan ganda, data motivasi belajar siswa diperoleh dengan menggunakan angket, sedangkan data aktivitas siswa diperoleh dengan menggunakan lembar aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran matematika pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers pada siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 6 Wajo. Peningkatan kualitas pembelajaran matematika pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya : (1) rata-rata skor hasil belajar matematika dari siklus I ke siklus II, yaitu 63,67 pada siklus I, menjadi 74,50 pada siklus II, dan tergolong dalam kategori tinggi, (2) rata-rata skor motivasi belajar matematika siswa dari siklus I ke siklus II yaitu 68,33 pada siklus I, menjadi 75,08 pada siklus II, dan tergolong dalam kategori tinggi. (3) rata-rata skor aktivitas belajar matematika dari siklus I ke siklus II, yaitu 83,50 pada siklus I, menjadi 91,50 pada siklus II, dan tergolong dalam tingkatan baik. Sebagai implikasi dari hasil penelitian ini, maka disarankan agar pembelajaran materi fungsi komposisi dan fungsi invers di SMA, hendaknya guru menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe NHT Dengan Pendekatan Saintifik Pada Siswa SMA Jufri Jufri; Asdar Asdar; Marufi Marufi
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.46 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dalam hal ini hasil belajar dan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran matematika dengan menggunakan model kooperatif tipe NHT. Jenis penelitian ini adalah Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus, yang setiap siklusnya terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dan non tes dengan menggunakan lembar soal tes dan observasi kemudian dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 7 SMA Negeri 5 Luwu. Hasil penilitian ini menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe NHT pada pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar serta respon siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan (gain ternormalisasi) hasil belajar dari pra tindakan ke siklus I adalah 0,57 dan siklus I ke siklus II adalah 0,30, ini menunjukkan peningkatan hasil belajar dalam kategori sedang berarti memenuhi indikator keberhasilan. Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 61,76% belum memenuhi indikator keberhasilan, selanjutnya pada siklus II berubah menjadi 85,29% dan memenuhi indikator keberhasilan. Rata-rata presentase aktivitas siswa pada pra tindakan sebesar 39,85% berubah menjadi 75,15% pada siklus I dan 86,76% pada siklus II. Ini menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas siswa dari pra tindakan sampai siklus II. Aktivitas siswa mencapai kategori baik berarti memenuhi indikator keberhasilan. Hasil angket respon siswa pada siklus I sebesar 82,14% sedangkan pada siklus II sebesar 94,12%. Ini menunjukkan siswa memberikan positif terhadap pembelajaran model kooperatif tipe NHT dengan pendekatan saintifik. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya peningkatan kualitas pembelajan matematika pada siswa kelas X.
Perbandingan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Antara Siswa Yang Menggunakan Metode Pembelajaran Penemuan Terbimbing Dengan Ekspositori Ditinjau Dari Tingkat Mathematical Habits of Mind Dian Rohaeni; Rosyadi Rosyadi; Wiwit Damayanti Lestari
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.708 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan interaksi antara metode pembelajaran dan tingkat Mathematical Habits of Mind. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan populasi subjek adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sindang tahun ajaran 2017/2018. Sampel kelas diambil sebanyak dua kelas dengan menggunakan teknik cluster random sampling dengan cara diundi. Terpilih kelas VII B sebagai kelas eksperimen I yang menggunakan metode pembelajaran Penemuan Terbimbing dan kelas VII E sebagai kelas eksperimen II yang menggunakan metode pembelajaran Ekspositori. Berdasarkan analisis uji ANAVA dua jalan, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan interaksi antara metode pembelajaran (penemuan terbimbing dan ekspositori) dan tingkat Mathematical Habits of Mind. Hasil uji lanjut dengan menggunakan uji Scheffe diperoleh bahwa penggunaan metode pembelajaran penemuan terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan tingkat Mathematical Habits of Mind tinggi lebih baik dibandingkan dengan metode pembelajaran ekspositori.
Pengaruh Media Pembelajaran Google Classroom Dalam Pembelajaran Analisis Real Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Nirfayanti Nirfayanti; Nurbaeti Nurbaeti
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.573 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran google classroom terhadap motivasi belajar Mahasiswa Semester V Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muslim Maros. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain One Shot Case Study. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Semester V yang sedang memprogramkan mata kuliah Analisis Real 1 Program Studi Pendidikan Matematika lingkup FKIP Universitas Muslim Maros yang berjumlah 32 orang. Instrumen yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa tes hasil belajar dan lembar angket motivasi belajar Mahasiswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t-test dengan bantuan SPSS for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar mahasiswa setelah diterapkan pembelajaran google classroom. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung = 43,116 dengan nilai-p = 0,000 < α = 0,05. Selain itu, nilai skor rata-rata hasil belajar mahasiswa dan persentase nilai respon mahasiswa masing-masing sebesar 78,31 yang berada pada kategori tinggi dan 83,72% yang berada pada kategori sangat baik.
Keefektifan Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Dengan Metode Penemuan Terbimbing Dalam Pembelajaran Matematika Fitria Fitria
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.893 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan menggunakan desain one-group pretest-posttest yang bertujuan untuk mendeskripsikan (i) aktifitas siswa terhadap Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing; (ii) respons siswa terhadap penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing; (iii) hasil belajar siswa terhadap penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing; (iv) keefektifan penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing, pada pembelajaran materi fungsi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMA Negeri 5 Luwu yang terdiri dari 7 kelas yang berjumlah 245 orang siswa. Pemilihan sampel penelitian dilakukan dengan teknik random sampling dan yang terpilih adalah kelas X MIPA 3 sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa lembar observasi untuk mengukur aktivitas belajar siswa, tes hasil belajar untuk mengukur hasil belajar ranah pengetahuan, lembar observasi untuk keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respons siswa untuk mengetahui respons siswa terhadap proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan statistic deskriptif dan statistic inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing (i) aktivitas siswa selama pembelajaran berada pada kategori baik dengan rata-rata sebesar 3,2 (ii) Respons siswa terhadap pembelajaran berada pada kategori positif dengan rata- rata sebesar 3,5 (iii) Rata-rata pencapaian hasil belajar siswa setelah penerapan pembelajaran adalah 80,82, lebih besar dari kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang digunakan di tempat penelitian yaitu 78,00. Secara klasikal hasil belajar siswa setelah pembelajaran yaitu 69,7 % belum mencapai ketuntasan belajar secara klasikal. Berdasarkan analisis one-Sample T Test diperoleh nilai p sebesar 0,00 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dengan demikian disimpulkan bahwa rata-rata gain ternormalisasi siswa yang diajar dengan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing lebih besar dari 0,29 yang berarti bahwa peningkatan kemampuan siswa minimal berada pada kategori sedang (iv) Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing belum efektif, karena ketuntasan klasikal belum tercapai walaupun aktivitas siswa sudah baik, respons siswa positif dan hasil belajar siswa melebihi nilai KKM.
Pengaruh Guided Discovery Dalam Pembelajaran Matematika Terhadap Proses dan Hasil Belajar Peserta Didik Inderwati Abdul Rahman
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.443 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui deskripsi proses pembelajaran peserta didik selama menggunakan Guided Discovery, (2) mengetahui deskripsi hasil belajar matematika peserta didik setelah menggunakan Guided Discovery, (3) mengetahui apakah penggunaan Guided Discovery memberikan pengaruh terhadap proses dan hasil belajar matematika peserta didik. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII SMAN 6 Wajo dengan sampel penelitian adalah kelas XII IPS 1 yang diambil dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling ( sampel purposif ). Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar (pretest dan posttest) dan lembar observasi terhadap proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial. Teknik analisis deskriptif untuk mendeskripsikan hasil belajar matematika pada peserta didik kelas XII IPS 1 SMAN 6 Wajo dan teknik analisis inferensial untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) proses pembelajaran peserta didik mengalami peningkatan selama diajar dengan menggunakan Guided Discovery dimana peserta didik terlibat lebih aktif dalam mengajukan pertanyaan pada saat guru menjelaskan, pemaparan hasil diskusi serta lebih aktif dalam pengerjaan tugas latihan , (2) hasil belajar matematika peserta didik mengalami peningkatan setelah diajar dengan menggunakan Guided Discovery, dan (3) penerapan pembelajaran dengan menggunakan Guided Discovery memberikan pengaruh terhadap proses dan hasil belajar matematika peserta didik Kelas XII IPS 1 SMAN 6 Wajo.
Perbandingan Prestasi Belajar Matematika Dengan Menggunakan Model Discovery Learning dan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Adam Adam; Hamzah Upu
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.191 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat prestasi belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 4 Luwu Timur yang diajar dengan menggunakan model discovery learning dan model kooperatif teams games tournament. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen yang meneliti ada tidaknya perbedaan dan atau membandingkan dua kelompok eksperimen yang diberi perlakuan satu dan perlakuan dua. Penelitian ini dilakukan di kelas X.MIPA 3 dan X.MIPA 4 SMA Negeri 4 Luwu Timur Tahun Pelajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan tes prestasi belajar. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara statistika deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ini adalah: 1) Prestasi belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran discovery learning menunjukkan peningkatan yang sebelumnya skor rata-rata diperoleh mencapai 55,33 dalam kategori rendah menjadi 79,36 dalam kategori tinggi. 2) Prestasi belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran teams games tournament menunjukkan peningkatan yang sebelumnya skor rata-rata diperoleh mencapai 56,51 dalam kategori rendah menjadi 71,26 dalam kategori sedang. 3) Hasil uji independent sample t-test diperolehi nilai sig. = 0,004 < 0,05, artinya berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, dapat disimpulkan prestasi belajar matematika pada siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning lebih baik dari model pembelajaran teams games tournament.

Page 1 of 2 | Total Record : 13