cover
Contact Name
Usep Sholahudin
Contact Email
sholahudin.usep@gmail.com
Phone
+6285213278644
Journal Mail Official
sholahudin.usep@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Serang-Cilegon. Km. 5. Serang Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 2620956X     EISSN : 26208067     DOI : http://dx.doi.org/10.30656/gauss.v2i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisikan kajian ilmiah dan hasil penelitian dibidang matematika dan pendidikan matematika
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2018)" : 14 Documents clear
Pengembangan Bahan Ajar Cetak Berbasis Pendekatan Problem Solving untuk Meningkatkan Literasi Matematis Huswatun Hasanah
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v1i2.1026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bahan ajar cetak yang memadai bagi peningkatan kemampuan literasi matematis siswa menggunakan pendekatan problem solving. Penelitian pengembangan ini melalui proses yang cukup panjang, yaitu pembuatan desain awal bahan ajar, pengujian ahli, revisi sesuai saran dan kritik para ahli, pengujian skala terbatas, serta revisi sesuai hasil uji skala terbatas. Uji skala terbatas dilakukan pada siswa kelas VIII SMP. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode angket. Pengolahan data angket menggunakan skala likert. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil dari analisis pengujian para ahli bahwa bahan ajar berbasis pendekatan problem solving dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa dan menunjukan hasil yang baik dengan masing-masing perolehan skor untuk uji ahli matematika sebesar 81, 5%, uji ahli pendidikan 82, 67%, uji ahli desain 74, 29%, dan uji coba skala terbatas sebesar 83%.
Penerapan Model Pembelajaran Probing-Prompting untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Nenden Suciyati Sartika; Susti Rahmah Yulita
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v1i2.1038

Abstract

Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui dan mendapatkan data aktual tentang penerapan model pembelajaran probing-prompting untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematika siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 3 Pandeglang tahun ajaran 2018/2019. Metode yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Sampel yang digunakan dalam penelitin ini adalah kelas XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA 3 sebagai kelas kontrol yang ditentukan melalui teknik Cluster Random Sampling. Kelas eksperimen pembelajarannya menggunakan model pembelajaran probing-prompting, dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa tes koneksi matematika berbentuk essay. Nilai rata-rata hasil tes kemampuan koneksi matematika siswa dilihat dari perhitungan Gain adalah 0,46 untuk kelas eksperimen dan 0,37 untuk kelas kontrol, pada perhitungan Mann-Whitney didapat (zhitung = 1,34 < ztabel = 1,64). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan koneksi matematika siswa menggunakan model pembelajaran probing-prompting lebih tinggi dari pada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran probing-prompting dapat meningkatka kemampuan koneksi matematika siswa.
Peningkatan Kemampuan Penalaran Siswa melalui Pembelajaran Discovery Learning pada Materi Limas Fahmi Abdul Halim; Dini Riza Rustiyanti
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v1i2.1044

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil observasi awal di SMP Negeri 5 Lumajang kelas VIII D yang menunjukkan bahwa mayoritas siswa sulit menguasai matematika. Selain itu siswa juga lemah dalam hal kemampuan penalaran, hal ini berdasarkan hasil jawaban siswa terhadap pretest mengenai penalaran yang diberikan oleh peneliti. sebanyak 52% siswa saat pretest memberikan jawaban yang salah sehingga penalaran siswa perlu ditingkatkan. Solusi dari permasalahan di atas yaitu dengan menggunakan pembelajaran discovery learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran discovery learning yang dapat meningkatkan penalaran siswa kelas VIII D SMP Negeri 5 Lumajang. Tahap penelitian dimulai dengan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Dari penelitian diperoleh bahwa langkah-langkah pembelajaran discovery learning yang dapat meningkatkan penalaran siswa sebagai berikut: (1) Stimulation, (2) Problem Statement, (3) Data Collection, (4) Data Processing, (5) Verification (Pembuktian), (6) Generalization (penenarikan kesimpulan). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan penalaran siswa.  
Kemandirian Belajar Matematika Siswa dalam Pembelajaran Kooperatif dengan Aktivitas Quick on The Draw Asri Nurhafsari
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v1i2.1051

Abstract

Tujuan penelitian kuasi eksperimen ini adalah mengkaji kemandirian belajar matematika siswa yang belajar matematika melalui pembelajaran kooperatif dengan aktivitas quick on the draw dan siswa yang memperoleh pembelajaran biasa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen perbandingan kelompok statik. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII salah satu SMP Negeri di Kabupaten Tangerang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket skala kemandirian belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar matematika siswa yang menggunakan pembelajaran kooperatif dengan aktivitas quick on the draw lebih baik secara signifikan daripada siswa yang memperoleh pembelajaran biasa.

Page 2 of 2 | Total Record : 14