cover
Contact Name
Wahyu Budi Sabtiawan
Contact Email
wahyusabtiawan@unesa.ac.id
Phone
+6281335090992
Journal Mail Official
jurnal.abdi@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Surabaya, Kampus Ketintang
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 24605514     EISSN : 25026518     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/ja.v6n2
Jurnal ABDI – The ABDI Journal only accepts manuscripts which are based on community services. The journal was published by Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya. It is published periodically, twice a year, in June and January.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2021)" : 27 Documents clear
PEMBERDAYAAN PENJAHIT MASKER KAIN ANTI COVID-19 DI KABUPATEN MOJOKERTO Ilhamuddin, Muhammad Farid
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p67-72

Abstract

Covid 19 pandemic has an impact on Indonesian economy, corona impact is also experienced by people who work as shoes and sandal tailors around Mojokerto city. Their income has decreased because there are no buyers to buy their products. The purpose of this community service activity is to sharing knowledge to the community to be able to make 2 –layers fabric masks, drive the community's economy and support the demand of mask commodities in the prevention of Covid-19. The method is to provide education and training in sewing 2-layer fabric masks. Their sewing skills that they have before make education and training process getting easy, they are previously sewed shoes and sandals now turn to sew cloth masks, cloth masks made from cotton fabrics consists of 2 layers. The supply of medical masks is quite rare and is intended for medical personnel so 2-layers fabric masks are considered capable of suppressing the spread of corona virus. From the results of education and training in sewing and producing masks, data and information were obtained that the people of Mojokerto were able to produce 2-layer fabric masks and run of their economy so that they did not experience significant losses.
PELATIHAN PEMASARAN ONLINE MELALUI MEDIA INSTAGRAM BAGI PELAKU USAHA DI DESA BADAL KECAMATAN NGADILUWIH KABUPATEN KEDIRI Ronando, Elsen; Sugiono, Sugiono; Koesdijarto, Roenadi
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p%p

Abstract

Pandemi Covid-19 di dunia telah mengubah seluruh tatanan pengelolaan dunia menggunakan teknologi informasi. Oleh karena itu, masyarakat harus mampu beradaptasi dengan baik dalam mengusai teknologi. Tujuannya agar masyarakat tetap bertahan dengan baik dalam kondisi pandemi saat ini. Salah satu penguasaan teknologi yang sangat popular adalah ketrampilan menggunakan media sosial untuk pemasaran online. Usaha Kecil Menengah (UKM) memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan perekonomian di Indonesia. Namun, UKM memiliki kendala dalam mengembangkan usahanya. Ini disebabkan UKM sulit untuk mengakses pasar yang lebih luas. UKM Produk Unggulan di desa Badal, kecamatan Ngadiluwih, kabupaten Kediri merupakan salah satu UKM yang memiliki kendala dalam mengakses pasar yang lebih luas. Kondisi terkini pelaku UKM Produk Unggulan di desa Badal, kecamatan Ngadiluwih, kabupaten Kediri hanya memanfaatkan media sosial untuk kepenting pribadi. Sehingga, diperlukan perubahan perilaku pelaku UKM untuk menggunakan media sosial sebagai media pemasaran yang efisien. Atas dasar ini, program kemitraan masyarakat berupa pelatihan pemasaran online menggunakan instagram pada produk unggulan dilakukan di desa Badal, kecamatan Ngadiluwih, kabupaten Kediri. Berdasarkan evaluasi, program kemitraan masyarakat ini mampu meningkatkan omzet penjualan produk unggulan di desa Badal, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Pendampingan yang dilakukan juga mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam penggunaan media sosial Instagram untuk kepentingan wirausaha pada masa pandemi Covid-19.
PENGENALAN BATIK PADA ANAK SEBAGAI WUJUD CINTA BUDAYA INDONESIA Setiawan, Romy; Pradhikta, Dyanningrum
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p125-129

Abstract

Abstrak Masa usia dini adalah masa keemasan bagi perkembangan kecerdasan setiap manusia, beragam hal menggugah rasa ingin tahu dan menantang keinginan berkesplorasi. Selama ini kegiatan seni di sekolah hanya sebatas menempel, mewarnai, dan menyanyi, yang diajarkan oleh guru kelas yang bukan memiliki ketrampilan khusus dalam bidang seni rupa. Sehingga melalui kegiatan pengenalan batik ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih tentang proses pembuatan batik serta menumbuhkan rasa cinta akan produk Indonesia sejak dini. Pengenalan batik pada anak dikemas dalam bentuk kegiatan workshop yang dibagi dalam tiga tahap, yaitu: 1) pemaparan materi tentang batik; 2) aplikasi desain sketsa untuk dijadikan batik, 3) apresiasi karya batik anak. Workshop ini memberikan keleluasaan bagi peserta didik untuk mengembangkan kreatifitas yang mereka miliki sesuai dengan bakat masing-masing. Proses dalam pembelajaran serta arahan dari tim pengabdian menjadi kunci untuk hasil akhir yang diinginkan, pemahaman peserta didik tentang proses pembuatan batik dikemas secara menarik sehingga memudahkan peserta didik dalam mengeksplor kreatifitasnya. Hasil kreativitas anak-anak ketika di alih mediakan dari gambar menjadi seni batik ternyata menarik secara visual dan menjadi lebih bernilai. 
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PIDATO UNTUK MENINGKATKAN SELF-EFFICACY BERBICARA DI MUKA UMUM, PONDOK PESANTREN AL-FALAH, DESA MOJO, KECAMATAN PLOSO KABUPATEN KEDIRI, JAWA TIMUR Naqiyah, Najlatun
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p44-49

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi beberapa permasalahan utama yang dialami oleh pondok pesantren, yakni meningkatkan self-efficacy berbicara di muka umum pada santri. Santri kurang bisa memanagemen latihan pidato yang sesuai dengan kondisi sekarang dan berkelanjutan. Sebagian besar santri merasa kurang percaya diri tampil berbicara di muka umum. Sedangkan harapan orang tua kepada anak-anaknya ialah menginginkan mereka menjadi pemimpin dan ahli dakwah ketika kembali ke daerah masing-masing. Permasalahan tersebut yang dialami oleh Pondok Pesantren mitra “Al-Falah”, Kecamatan Ploso, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Untuk mencapai tujuan program PKM ini perlu dilakukan managemen latihan pidato bagi santri yang dilakukan setiap minggu. Serta adanya buku ajar keterampilan berbicara di muka umum sebagai pedoman saat latihan pidato. Pelaksanaan kegiatan PKM dilakukan antara bulan Juni hingga November 2019. Berdasarkan data hasil pre-test dan post-test yang diberikan oleh Tim PKM kepada peserta pelatihan pidato kemampuan santri pondok pesantren Al-Falah Ploso Kediri ketika berbicara di depan umum mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan niali rata-rata saat pre-test sebesar 68,55 sedangkan nilai rata- rata post-test sebesar 73,075. Serta Dari hasil pelaksanaan PKM nampak santri antusias dalam mengikuti pelatihan pidato dan terdapat beberapa masukan terkait kegiatan selanjutnya.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS WINDOWS+G DALAM UPAYA EDUKASI TENAGA PENDIDIK DI KOTA SURABAYA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Novita, Dian
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p130-134

Abstract

Salah satu dampak dari Covid-19 terhadap pendidikan di dunia adalah sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan universitas ditutup secara luas. UNESCO pada 4 Maret 2020 menyarankan dilaksanakan pembelajaran daring/jarak jauh dan membuka platform pendidikan yang mampu dijangkau oleh peserta didik. Hal ini memerlukan kemampuan yang yang sesuai, salah satunya adalah penggunaan aplikasi tangkap layar (screen recorder) pada sistem wondows. Untuk itu diperlukan pelatihan bagi guru-guru yang belum mempunyai kemmapuan tersebut guna membantu pembelajaran yang dilakukan selama masa pandemic.Pelatihan ini dilakukan ke 25 orang guru MGMP Kimia Kota Surabaya dengan beberapa tahapan, yaitu pelatihan daring melalui zoom, diskusi daring melalui zoom dan WAG, serta pengumpulan tugas.Dari pelatihan yang dilakukan diperoleh informasi pemahaman dan kemampuan guru yang sangat baik jika dilihat dari hasil tugas yang dikumpulkan. Dari respon peserta diperoleh informasi bahwa 80% peserta merasa mudah dalam membuat video dengan cara Windows+G, 93,3% berencana menggunakannya untuk membuat video, dan 100% peserta akan menularkan hasil pelatihannya ke rekan kerja yang lain. Data lain yang diperoleh adalah diperoleh persentase skor 86,7% terhadap kemenarikan materi pelatihan; persentase skor 91,1% terhadap kompetensi narasumber, persentase skor 84,4% terhadap durasi waktu  pelatihan; dan persentase skor 93,3% terhadap kesesuaian materi terhadap tugas guru di sekolah.Kata kunci : pelatihan media video, windows+g, guru MGMP kimia
SOSIALISASI MANFAAT DAN PEMBUATAN NATTO DAN SOY YOGURT MELALUI KEGIATAN WEBINAR DAN PRAKTEK Sumarsih, Sri; Baktir, Afaf
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p103-107

Abstract

Natto and Soy Yogurt are fermented food products that are very beneficial for improving health. This community service activity aims to socialize the benefits and make them known to the wider community. However, community service activities during the Covid-19 pandemic cannot be carried out face-to-face and have activities with the community in large numbers. Therefore, this community service activity was carried out through webinar and practical activities. Online seminars was chosen so that the coverage was wider and more people could participate in the pandemic. Face-to-face and community activities are carried out with a limited number of participants, according to health protocols. The level of success, benefit and acceptance of the community from this community service activity is known from the responses of the participants during the activities. Based on the results of the assessment/ response of participants who were present virtually and those present at the location, In general it can be concluded that the PKM activity entitled "socializing the benefits and making natto and soy yogurt through webinars and practices" is going well, but better preparation is still needed.The material presented by the resource person is suitable for the current pandemic conditions, easy to understand, easy to practice and can be developed for home businesses. The Zoom Meeting application can be used as a medium for community service activities in pandemic conditions even though it still cannot reach the wider community.  Keywords: Socialization, natto, soy yogurt, webinar, practical
Pengenalan PLC untuk Meningkatkan Kemampuan Logika Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) Siswa SMAN 1 Jogorogo Rachman, Isa; Rahmat, Muhammad Basuki; Adianto, Adianto; Munadhif, Ii; Adistira, Ryan Yudha
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p147-151

Abstract

Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) merupakan salah satu asesmen nasional yang akan digunakan pada tahun 2021 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menggantikan ujian nasional tingkat SMA. AKM fokus mengukur kemampuan literasi dan numerikal melalui kemampuan logika dan pemahaman baca siswa. Berdasarkan laporan hasil tes PISA pada tahun 2019, kedua aspek kompetensi ini menjadi masalah mendasar siswa di Indonesia. Untuk memicu peningkatan kemampuan logika siswa SMAN 1 Jogorogo, maka diberikan pengetahuan tambahan yang tidak tercantum dalam kurikulum. Salah satunya melalui kegiatan pengenalan PLC yang merupakan perangkat pemrograman berbasis logika. Kegiatan ini juga mampu meningkatkan kompetensi siswa dalam literasi digital, teknologi dan manusia pada era revolusi industri 4.0 karena PLC banyak digunakan dibidang otomasi industri. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui media interaktif karena pada kondisi pandemi COVID-19. Dari pelaksanaan kegiatan ini, didapatkan hasil quiz peserta pada setiap pokok materi menunjukkan hasil yang cukup memuaskan dengan nilai rata-rata 74 dan hasil test peserta pada akhir kegiatan juga menunjukkan hasil yang cukup memuaskan dengan nilai rata-rata 76. Selain itu, dari hasil kuisioner peserta sebagai bentuk umpan balik pelaksanaan kegiatan menunjukkan hasil yang baik. Dengan adanya kegiatan ini, PLC dapat dijadikan sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler untuk meningkatkan kompetensi siswa SMAN 1 Jogorogo.
PKM KELOMPOK KERAJINAN BATIK DI KECAMATAN PROPPO KABUPATEN PAMEKASAN PROVINSI JAWA TIMUR yuliani, yuliani; Susanti, Susanti; Dewi, Sari Kusuma; Indah, Novita Kartika
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p%p

Abstract

Salah satu daerah penghasil batik di Pamekasan adalah kampung batik Pamekasan adalah dusun Banyumas desa Klampar kecamatan Proppo kabupaten Pamekasan. Di daerah ini terdapat  home industry kerajinan batik. Batik desa ini belum memiliki ciri khas produk batik kabupaten Pamekasan, dan produknya belum ada diversifikasi produk hanya berupa kain, selain itu  pewarna batik yang digunakan berpotensi untuk mencemari lingkungan. Tujuan PKM adalah 1) membuat desain batik bercorak khas potensi lokal Pamekasan dan membuat pewarna batik yang ramah lingkungan 2) melakukan diversifikasi produk batik sehingga produk unggulan  3) menata manajemen produksi baik pemasukan dan pengeluaran modal serta membantu pengelolaan pemasaran. Metode yang digunakan adalah   persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang berbasis potensi lokal dan komprehensif.  Hasil PKM menunjukkan bahwa  1) desain batik Pamekasan yang dikembangkan berisikan motif kupu kupu dan jagung, dengan warna dominan coklat, kuning, gold, merah  dan hitam. 2) pengrajin batik memberikan respon positif sebesar 84,9 % terhadap motif batik yang dikembangkan dan untuk penjual batik sebesar 88 % dan menyatakan kalau motif yang dikembangkan bisa menjadi produk unggulan kabupaten Pamekasan. 3)respon  positif (82,3%) dari  pengrajin dan penjual batik pada pelatihan keuangan , 4) masyarakat sangat antusias terhadap pembekalan pewarnaan batik dan pemberian brosur untuk pemasaran.
Pelatihan Penerapan Multimetode dalam Pengembangan Perilaku Anak Usia Dini Bagi Guru TK/PAUD Gugus Muara Tami Kotamadya Jayapura sirjon, sirjon; Mulyanie, Endang Sri
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p135-138

Abstract

Usia dini merupakan masa emas untuk mengembangkan sikap, rasa, pikiran serta perilaku anak. Adanya pelatihan, pengkondisian serta pemberian stimulasi secara berkelanjutan dengan cara yang tepat dan positif akan membantu pencapaian tugas perkembangan anak secara optimal. Oleh karena itu pemahaman yang baik terhadap berbagai aspek perkembangan anak, strategi atau metode pengembangan dan penilaian terhadap perkembangan anak merupakan hal penting  yang wajib dimiliki dan dikuasai oleh guru TK/PAUD. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memfasilitasi Guru TK/PAUD yang ada di Gugus Muara Tami Kotamadya Jayapura untuk mengembangkan keterampilan dan kompetensinya dalam menerapkan multimetode dalam pengembangan perilaku anak usia dini. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah training, sharing knowledge dan praktik langsung. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dan kemampuan peserta dalam menerapkan multimetode dalam pengembangan perilaku anak usia dini, dimana dari 26 peserta terdapat 20 peserta (76,92 %) yang termasuk kategori sangat baik dan 6 peserta (23,08 %) termasuk kategori baik.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Sebagai Alternatif Pengganti AB MIX Pada Perangkat Hidroponik Di SMA Kebangsaan Pondok Aren Astuti, Yuni; Setyaningsih, Maryanti; Lestari, Suci; Anugrah, Devi
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p6-11

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dari UHAMKA yang dilaksanakan pada tanggal  26 Januari dan 9 Februari  2019 di SMA Kebangsaan Pondok Aren, Tangerang Selatan ini telah memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi warga sekolah tersebut. SMA Kebangsaan merupakan sekolah menengah yang terdapat di Kota Tangerang Selatan yang dijadikan mitra. Sekolah ini dinilai cukup strategis sebagai sasaran kegiatan pengabdian ini karena letaknya dekat dengan pasar tradisional Ceger, dimana bahan dasar pembuatan POC berupa limbah sayur dan buah sangat melimpah. SMA Kebangsaan mempunyai instalasi hidroponik yang digunakan untuk pengaplikasian POC sebagai nutrisi alternatif pengganti AB-MIX. Tujuan pengabdian ini untuk memanfaatkan limbah pasar di sekitar lingkungan sekolah sebagai nutrisi alternatif pegganti AB MIX pada perangkat hidroponik. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan yang terdiri dari penyuluhan tentang konsep POC sebagai nutrisi alternatif penanaman secara hidroponik, praktik pembuatan POC,  dan latihan pengoperasian alat penunjang pembuatan POC, seperti pH meter, TDS/EC meter, dan timbangan digital. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah 98% peserta dapat mengolah limbah sayur dan buah menjadi POC.  Kegiatan pelatihan ini  memberikan kemudahan kepada guru dalam menerapkan proses pembuatan POC sebagai media pembelajaran sehingga dapat meningkatkan motivasi guru sebesar 85%. Kendala yang dihadapi adalah aroma asam yang menyengat dari POC yang mengganggu kenyamanan warga sekolah dan adanya belatung (larva lalat) pada POC yang membuat sebagian siswa merasa tidak nyaman untuk menggunakan POC pada instalasi hidroponik di sekolah.

Page 2 of 3 | Total Record : 27