cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2019): November" : 13 Documents clear
Strategi Kepengawasan Tumpang Sari Menuju PAUD Berkualitas Suriati Yusuf
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2019): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.72 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v4i2.93

Abstract

Abstract : Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pendidikan yang paling fundamental karena perkembangan anak di masa selanjutnya akan sangat ditentukan oleh berbagai stimulasi bermakna yang diberikan sejak usia dini. Awal kehidupan anak merupakan masa yang paling tepat dalam memberikan dorongan atau upaya pengembangan agar anak dapat berkembang secara optimal. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 mengamanatkan bahwa pendidikan harus dipersiapkan secara terencana dan bersifat holistik sebagai dasar anak memasuki pendidikan lebih lanjut. Masa usia dini adalah masa emas perkembangan anak dimana semua aspek perkembangan dapat dengan mudah distimulasi. Masa emas ini hanya berlangsung satu kali sepanjang rentang kehidupan manusia. Oleh karena itu, pada masa usia dini perlu dilakukan upaya pengembangan menyeluruh yang melibatkan aspek pengasuhan, kesehatan, pendidikan, dan perlindungan.Keywords : Strategi pengawasan, pengawasan tumpang sari, PAUD
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Siswa SMK Negeri 1 Sakra Untuk Materi Program Linier Wakqoatil Wakiah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2019): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v4i2.84

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan menigkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada kelas X SMK Negeri 1 Sakra, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2017/2018 dimana penelitian ini menggunakan tiga siklus yang menggunakan sampel peserta didik sebanyak 30 orang. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah jumlah peserta didik yang tuntas minimal 75% dengan KKM sebesar 75. Tahapan setiap siklus peneltian ini adalah pertama kegiatan awal, guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Kemudian dilanjutkan pembagian kelompok belajar siswa dalam mengerjakan Lembar Kerja pada kegiatan inti. Guru menginformasikan bahwa akan ada penghargaan diakhir pembelajaran bagi siswa yang aktif selama proses pembelajaran. Kemudian siswa diberikan apersepsi. Kedua, guru memberikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata dan mengaitkan dengan materi yang akan dipelajari untuk memancing pesreta didik untuk berpikir. Ketiga, kegiatan penutup yang berisi refleksi pembelajaran dengan proses tanya jawab dan guru dapat menunjuk peserta jika tidak ada yang angkat tangan. Selanjutnya guru memberikan kesimpulan dan memberikan kuis serta memberikan informasi tentang kegiatan pembelajaran yang dilakukan pada pertemuan berikutnya. Hasil belajar peserta didik dapat dilihat pada siklus I mencapai nilai rata-rata 60,50. Pada siklus II nilai peserta didik mencapai nilai rata-rata 73,90. Dan pada siklus III nilai peserta didik mencapai nilai rata-rata 85,60. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada materi program linier efektif dilakukan guna meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Koperatif untuk Upaya Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik pada Materi Kasus-Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Perspektif Pancasila Makbul Muksin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2019): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v4i2.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggunakan model pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan pemahaman peserta didik pada materi kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia dalam perspektif pancasila di kelas XI SMKN 1 Sakra Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2019/2020 dimana pada penelitian ini menggunakan tiga siklus yang menggunakan sampel peserta didik sebanyak 25 orang. Data hasil penelitian diperoleh melalui tes, observasi dan wawancara. Pemahaman siswa dapat dilihat pada siklus I, nilai peserta didik mencapai nilai rata-rata 60,88. Pada siklus II nilai peserta didik mencapai nilai rata-rata 75,96. Dan pada siklus III nilai peserta didik mencapai nilai rata-rata 82,60. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif pada materi kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia dalam perspektif pancasila efektif dilakukan guna meningkatkan pemahaman peserta didik.

Page 2 of 2 | Total Record : 13