Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 8 No. 1b (2023): April"
:
30 Documents
clear
Upaya Guru PPKn dalam Mengatasi Kenakalan Siswa di SMPN 5 Mataram
Ego Saputra;
Dahlan Dahlan;
Edy Kurniawansyah;
Muh. Zubair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1234
Kenakalan siswa menjadi masalah nasional yang sering terjadi di Indonesia. Kenakalan siswa merupakan semua tingkah laku atau tindakan tidak baik yang dilakukan siswa dan dapat melanggar norma serta hukum yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui upaya guru PPKn dalam mengatasi kenakalan siswa di SMPN 5 Mataram dan kendala yang dihadapi guru PPKn dalam mengatasi kenakalan siswa di SMPN 5 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus (case study). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil peneltian menunjukkan bahwa upaya guru PPKn dalam mengatasi kenakalan siswa di SMPN 5 Mataram yakni (a) upaya preventif: membuat kontrak belajar dan sosialisasi/penyuluhan dengan pihak terkait, (b) upaya refsesif: memberikan teguran secara lisan/tulisan, kerjasama dengan guru BP/BK dan guru mata pelajaran, memberikan sanksi, dan buku kasus, (c) upaya kuratif: absen khusus dan pemberian siraman rohani. Adapun kendala guru PPKn dalam mengatasi kenakalan siswa yaitu kurangnya perhatian orang tua, adanya guru yang cuti, pengaruh lingkungan/media massa, dan kurangnya minat belajar siswa.
Peranan Pemuda dalam Membentuk Civic Culture Melalui Sanggar Tari Rahayu Lombok Tengah
Karenina Aulia Hidayat;
Edy Herianto;
Sawaludin Sawaludin;
Muh. Zubair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1236
Kajian peranan pemuda dalam membentuk civic culture melalui Sanggar Tari Rahayu Lombok Tengah dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya generasi muda bahwa pentingnya menjaga civic culture agar tidak berubah dan tergeser oleh zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan pemuda dalam membentuk civic culture dan faktor-faktor yang mempengaruhi peranan pemuda dalam membentuk civic culture melalui Sanggar Tari Rahayu Lombok Tengah. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang dipadukan dengan metode deskriptif. Subyek dan informan penelitian ini diidentifikasi dengan menggunakan teknik purposif. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima macam peranan pemuda dalam membentuk civic culture dan terdapat dua faktor yang mempengaruhi perananpemuda dalam membentuk civic culture melalui Sanggar Tari Rahayu Lombok Tengah. Kesimpulan penelitian ini yaitu pemuda memiliki beberapa peranan yang mengandung nilai-nilai positif yang dapat membentuk civic culture diantaranya yaitu peranan aktif, peranan pasif, peranan partisipasif, peranan yang diharapkan dan peranan yang disesuaikan. Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi peranan pemuda dalam membentuk civic culture melalui Sanggar Tari Rahayu Lombok Tengah dibagi menjadi dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal.
Memahami Penilaian Kinerja Guru
Munawir Munawir;
Amirah Yasmin;
Ahmad Jauharul Wadud
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1237
Penilaian kinerja guru adalah suatu dasar atau landasan madrasah maupun sekolah demi membuat keputusan pengembangan dalam promosi dan karir guru. Penilaian yang asalnya dari unsur-unsur kegiatan pokok guru dalam melakukan tugasnya demi tujuan pembinaan keprofesian, kepangkatan, dan jabatan diartikan sebagai penilian kinerja guru. Tujuan dari penelitian ini guna mengerti terkait pengertian, kompetensi yang bisa dipakai untuk mengevaluasi kinerja guru sekolah dasar, memahami indikator yang diperlukan untuk melaksanakan fungsi dan tugas utama guru sekolah dasar, penelitian kinerja guru, dan manfaat penilian kinerja guru. Penerapan metode dalam penelitian ini melalui deskriptif kualitatif dan penelitian kepustakaan (library research). Guru perlu memiliki empat kompetensi dalam membentuk pribadi guru supaya bersikap selayaknya guru yang profesional, yaitu kompetensi pendagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Manfaat dari PKG yaitu untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki oleh guru dalam melaksankan tugasnya dengan mengukur penguasaan keterampilan dan kompetensinya. Penilaian memiliki banyak manfaat, seperti digunakan sebagai alat dalam pengambilan keputusan. Oleh sebab itu, perlu diadakannya penilaian kinerja guru untuk bahan masukan membuat susunan rencana pengembangan keprofesian selanjutnya, meningkatakan, dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki oleh guru.
Validitas Pembelajaran Model Kooperatif Tipe Group Investigation Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Fisika Peserta Didik Kelas XI
Elsi Lestari;
Jannatin 'Ardhuha;
Ni Nyoman Sri Putu Verawati;
Susilawati Susilawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1244
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran model kooperatif tipe group investigation yang layak untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis fisika peserta didik kelas XI. Jenis penelitian yaitu Research and Development dengan desain penelitian yang digunakan adalah model 4D oleh Thiagarajan yang teridiri dari define, design, develop dan disseminate. Produk yang dikembangkan berupa silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), bahan ajar, lembar kerja peserta didik (LKPD) dan instrumen tes kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas XI MIPA semester ganjil tahun ajaran 2022/2023 di SMAN 1 Sukamulia Lombok Timur dengan materi fluida dinamis. Pengambilan data penelitian menggunakan lembar validasi yang dinilai oleh 6 validator yang terdiri dari validator ahli yaitu 3 orang dosen pendidikan fisika dan validator praktisi yaitu 3 orang guru fisika. Data penelitian berupa data kuantitaif didapatkan dari lembar validasi, sedangkan data kualitatif didapatkan dari saran atau masukan yang digunakan sebagai acuan dalam memperbaiki perangkat pembelajaran. Data hasil validitas menunjukkan perangkat pembelajaran layak dengan kategori sangat valid dengan nilai rata-rata 86,12% dan reliabel dengan nilai persentase 94,22%. Berdasarkan hasil yang didapatkan maka dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model kooperatif tipe group investigation yang dikembangkan layak untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis fisika peserta didik kelas XI.
Evaluasi Program Pembelajaran Berdasarkan Metode EKOP di Sekolah Menengah Atas Negeri 9 Ambon
Desembra Sohilait;
Asep Asep
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1247
Kualitas evaluasi menentukan bagaimana efektif dan akuratya informasi yang diperoleh, yang dimana hal tersebut seperti ketepatan instrument, ketepatan pengukuran dan ketepatan melaksanakan penilaian. Evaluasi dalam hal ini digunakan untuk menarik informasi sehingganya sampai kepada apa yang menjadi tujuan yang diinginkan. Evaluasi menjadi suatu hal yang sangat penting dalam mengelola informasi menjadi suatu tujuan yang akurat dan efektif. Evaluasi program pembelajaran pada program pembelajaran geografi dilaksanakan dengan tujuan untuk memahami proses input dan output dalam pembelajaran, kegiatan penelitian ini dilaksanakan dengan titik tolak pembejaran yang penekanan lebih hanya pada unsur akademik. Kegiatan evaluasi program sebagai tolak ukur perbaikan program pembejaran secara berkelanjutan. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian evaluative dengan pengaplikasian model evaluasi EKOP. EKOP ini sendiri diartikan sebagai sebuah model yang memili ke fokusan terhadap input dan output (kualitas dari sebuah program). Evaluasi model EKOP ini merupakan pengembangan dari Widoyoko (2012) yang merupakan gabungan dari model evaluasi CIPP dan modekombinasi antara model evaluasi CIPP dan kirkpatrick dimana fokusnya pada proses dan hasil. Dalam hal ini evaluasi program dilaksanakan pada program pembelajaran geografi di SMA Negeri Ambon. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, kualitas pembelajaran pada program pembelajaran geografi di SMA Negeri 9 Ambon variabel input dalam pelaksanaan pembelajaran berada dalam katgeori Baik. Proses pembelajaran dilaksanan dengan baik, kemudian kualitas output melalui kecakapan akademik, sosial, dan personal dalam pelaksanaanya berada pada kategori baik. Hasil belajar dilihat secara klasikal dari penilaian yang dilakukan oleh pendidik terhadap peserta didik.
Analisis Penugasan Mahasiswa Melalui Aktivitas Review Jurnal Terintegrasi Model Pembelajaran Problem Based Learning
Dewilna Helmi;
Asep Asep;
Paisal Ansiska;
C S A Barus
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1248
Perkembangan pendidikan saat ini harus mewujudkan pendidikan cerdas dengan memanfaatkan teknologi, menonjolkan kemampuan literasi serta memiliki kecakapan hidup abad 21. Dibutuhkan seorang pendidik yang menjadi penggerak yang mengutamakan peserta didik, mampu mengidentifikasi kebutuhan peserta didik serta melakukan berbagai inovasi didunia pendidikan. Berbagai persiapan harus dilakukan guna melahirkan seorang pendidik yang kompeten, salah satunya dengan mengikuti mata kuliah dasar belajar dan pembelajaran. Tujuan penelitian ini difokuskan pada hubungan timbal balik antara hasil belajar dengan penerapan model problem based learning. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode analisis deskriptif. Mahasiswa Pendidikan geografi berjumlah 32 Orang Universitas Pattimura dijadikan sebagai subjek penelitian. Tahapan pengumpulan data, reduksi data, analisis data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan adalah tahap dari penelitian ini. Analisis data dilakukan terhadap tugas mahasiswa, proses pembelajaran, serta analisis rencana pembelajaran semester (RPS). Dalam pembelajaran ini mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dengan cukup baik dilihat dari penerapan tugas yang memiliki dua kategori ketepatan dalam pembuatan tugas yaitu cukup baik dan baik serta dari hasil pembelajaran yang mengalami peningkatan dari 65% menjadi 87%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat diketahui pembelajaran berbasis problem based learning yang diterapkan dalam pembelajaran mata kuliah belajar dan pembelajaran dalam hal ini signifikan serta efektif terlaksana.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Taksonomi SOLO Materi Aritmatika Sosial
Ismawati Ismawati;
Arjudin Arjudin;
Ulfa Lu’luilmaknun;
Sri Subarinah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1257
Matematika adalah salah satu ilmu pengetahuan yang berperan penting dalam kehidupan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung. Siswa dituntut untuk dapat untuk menguasai beberapa kemampuan matematika salah satunya yaitu kemampuan pemecahan masalah. Kemampuan pemecahan masalah setiap individu berbeda-beda, oleh karena itu untuk mengetahui kriteria/tingkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dibutuhkan suatu alat. Salah satu alat tersebut yaitu taksonomi SOLO. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase kemampuan pemecahan masalah siswa pada setiap tingkatan berdasarkan taksonomi SOLO dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa berdasarkan taksonomi SOLO materi aritmatika social pada siswa kelas VIII-E di SMP Negeri 1 Gunungsari 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian campuran yaitu penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan teknik pemilihan subjek yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkatan siswa yang berada pada level prastruktural sebanyak 3,33%, level unistruktural 10%, level multistruktural 40%, level rasional 30% dan extended abstract 16,67%. Pada level prastruktural siswa sudah dapat menyebutkan beberapa informasi berupa apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan. Pada level unistruktural siswa menyelesaikan masalah dengan mengaplikasikan informasi yang diketahui untuk menarik kesimpulan yang tepat tanpa harus melakukan operasi perhitungan. Pada level multistruktural siswa sudah mampu memahami konsep aritmatika sosial dengan sederhana, serta sudah mampu mengidentifikasi soal dengan menguraikan apa yang diketahui dan ditanyakan. Pada level relasional siswa menyelesaikan masalah dengan menghubungkan informasi atau penyelesaian yang sebelumnya untuk diaplikasikan dengan informasi yang diketahui untuk dapat menarik kesimpulan. Pada level extended sudah mampu memecahkan semua permasahan yang diberikan dengan tepat dan menarik kesimpulan dengan benar.
Implementasi Program Sabtu Budaya Sebagai Penguatan Civic Disposition di SMP Negeri 15 Mataram
Ayu Nurmayanti;
M. Ismail;
Sawaludin Sawaludin;
Yuliatin Yuliatin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1260
Program Sabtu Budaya adalah kegiatan kokurikuler yang dilaksanakan sebagai bentuk pembelajaran berbasis budaya di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses implementasi program Sabtu Budaya sebagai penguatan Civic Disposition dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi program Sabtu Budaya sebagai penguatan Civic Disposition di SMP Negeri 15 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan data yang sudah di telah di ambil menunjukan bahwa bentuk implementasi program Sabtu Budaya sebagai penguatan Civic Disposition di SMP Negeri 15 Mataram yaitu : 1) Menanyikan lagu daerah, 2) Tata cara berbusana adat sasak, 3) Permainan musik daerah, 4) Tata cara membuat makanan khas sasak, 5) Tarian Massal, 6) Pameran karya siswa. Faktor pendukung implementasi program Sabtu Budaya antara lain yaitu, kompetensi guru sebagai pelaksanan program Sabtu Budaya, dukungan dan kerjasama guru dan staff, ketersediaan tempat pelaksanaan, dan ketersediaan fasilitas program Sabtu Budaya.Hambatan yang diterima yaitu tidak adanya panduan program Sabtu Budaya, tidak adanya tim khusus program Sabtu Budaya, kurangnya partisipasi siswa dan orang tua dalam program Sabtu Budaya.
Kontribusi Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn Dalam Menumbuhkembangkan Karakter Tanggung Jawab Pengurus
Ely Aulia Safitri;
Lalu Sumardi;
Ahmad Fauzan;
Bagdawansyah Alqadri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1264
Wacana tetang pentingnya pendidikan karakter sudah sering dibicarakan oleh pemerhati pendidikan khususnya dalam forum ilmiah. Salah satu karakter penting yang harus dimiliki oleh seseorang adalah tanggung jawab. Perguruan tinggi memiliki tugas untuk menyelenggarakan suatu pendidikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Melalui kegiatan organisasi, mahasiswa dilatih untuk meningkatkan karakter tanggung jawab dalam mensukseskan kegiatan yang diselenggarakan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui 1) kontribusi Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pengurus, 2) faktor pendukung dan faktor penghambat Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pengurus. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data penelitian ini adalah para pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn periode kepengurusan tahun 2022 dan dokumen. Informan penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dimana penentuan informan dipilih dari pengurus inti dan dua anggota dari masing-masing divisi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi dengan menggunakan instrument pedoman observasi, wawancara terbuka dengan menggunakan instrument pedoman wawancara, dan teknik dokumentasi dengan instrument lembar catatan dokumen. Selanjutnya melakukan teknik analisis data dengan teknik ineraktif tiga tahap dari Miles, Huberman, dan Saldana, yaitu: kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan tidak semua pengurus memiliki karakter tanggung jawab. Kontribusi Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pengurus melalui berbagai program kerja dan agenda. Faktor pendukung Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pengurus juga bisa menjadi faktor penghambat.
Strategi Pemasaran Pimpinan Pondok Pesantren dalam Menciptakan Branding SMP Islam Terpadu Jihadul Muslimin NW Batu Pengilik
Syamsul Rizal;
Nurul Yakin;
Subki Subki
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1265
Strategi pemasaran dalam dunia pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam upaya meningkatkan citra kualitas dan kuantitas pendidikan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mengetahui Strategi Pemasaran Pimpinan Pondok Pesantren Dalam Menciptakan Branding Smp Islam Terpadu Jihadul Muslimin NW Batu Pengilik. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melihat secara langsung dilapangan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran pimpinan pondok pesantren dalam menciptakan branding pondok pesantren sekolah menengah pertama IT Jihadul Muslimin NW batu pengilik desa lando kecamatan terara kabupaten Lombok Timur. Kesimpulan dari Strategi pemasaran Pimpinan Pondok Pesantren dalam implementasi branding SMP IT jihadul muslimin NW lando menghasilkan beberapa langkah strategi di antaranya Publikasi prestasi,Membuat program unggulan,Memaksimalkan perkembangan ilmu pengetuan dan tekhnologi, dan Kegiatan sosial kemasyarakatan.