cover
Contact Name
Irpan
Contact Email
redaksi.jep@upnvj.ac.id
Phone
+6285782578137
Journal Mail Official
redaksi.jep@upnvj.ac.id
Editorial Address
Jl. RS. Fatmawati No. 1, Jakarta Selatan
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 2656050X     DOI : 10.33822/.v3i1
Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Adalah jurnal ilmiah Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Terbit secara berkala 1 tahun 2 kali. Mengangkat tulisan hasil penelitian maupun pemikiran ilmiah yang mencakup bidang ilmu komunikasi, komunikasi pembangunan, public relations, periklanan, dan jurnalistik.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2019): Juli" : 7 Documents clear
Kreativitas Sebagai Literasi Media Televisi Di Era 4.0 Iin Soraya; Devy Putri Kussanti; Susilowati Susilowati
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.819 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i02.957

Abstract

Para pelaku industri penyiaran televisi dituntut memiliki kemampuan dalam membuat suatu strategi agar masyarakat tetap tertarik menyaksikan televisi. Literasi dapat diartikan secara sederhana sebagai “kemampuan”, dalam konteks ini kemampuan televisi menciptakan strategi kreatif dalam content, informasi maupun berbagai program siaran yang inovatif. Kajian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, menggunakan metode wawancara dan observasi, sehingga dapat menjawab gambaran kreativitas seperti apa yang memungkinkan masyarakat minati saat ini. Hasil penelitian merupakan suatu pandangan yang menyatakan bahwa, content yang memiliki kreativitas menarik akan sangat menggugah minat masyarakat di era 4.0 dalam menonton televisi dan menjadikan segi/sudut pandang content yang paling utama. Hal tersebut dikarenakan content yang menyuguhkan banyak informasi apapun dan dikemas secara sederhana akan terlihat tetap menarik, terlebih jika menampilkan unsur budaya atau content lokal maka akan menambah nilai content tersebut.
Perlukah Literasi Media Televisi Berperspektif Ramah Perempuan? Rini Sudarmanti
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.878 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i02.954

Abstract

Jumlah penduduk Indonesia merupakan aset potensial bagi bangsa Indonesia. Perbedaan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan pun tidak terpaut jauh. Namun sayangnya, jurang kemakmuran hidup diantara keduanya masih nampak nyata berbeda. Kesejahteraan hidup perempuan masih tertinggal dibandingkan laki-laki. Sementara itu era digital semakin hari semakin menunjukkan kemanfaatannya dalam mempermudah kehidupan manusia. Perempuan memiliki peluang besar untuk memanfaatkan media berbasis internet ini untuk berkarya atau aktif di ruang publik yang tidak seluas ketika mereka memanfaatkan media massa. Media televisi pun sebagai salah satu media massa terfavorit mulai ditinggalkan penontonnya. Kampanye-kampanye literasi media bergeser ke arah media digital. Menimbang fenomena tersebut, apakah ini merupakan indikasi bahwa televisi sudah tidak lagi perlu mendapat perhatian, terutama untuk perempuan? Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengkaji ulang pentingnya literasi media televisi sebagai media informasi ramah perempuan. Hasil kajian ini diharapkan dapat memperkaya studi tentang perempuan untuk memaksimalkan kapasitasnya sebagai kekuatan social di masyarakat.
Pengaruh Terpaan Pemberitaan Sandiaga Uno di Media Online Terhadap Sikap Masyarakat (Survei di Kelurahan Tanah Baru, Depok) Indri Ahsanu Amala; Rini Riyantini
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.407 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i02.958

Abstract

Media online menjadi pilihan masyarakat masa kini untuk membaca berita karena memiliki banyak kemudahan. Sebagai tahun politik, di tahun 2018 banyak bermunculan berita tentang para calon kandidat Capres dan Cawapres. Berita yang sempat menjadi sorotan media, adalah ketika tersebar video amatir Cawapres, Sandiaga Uno yang melangkahi makam tokoh Nahdatul Ulama (NU) saat berziarah. Berita tersebut mendapat tanggapan negatif dari sejumlah politisi dan tokoh agama, juga mendapat kecaman dan aksi protes dari warga Jombang, Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguku pengaruh terpaan pemberitaan Sandiaga Uno terhadap sikap masyarakat. Populasi pada penelitian ini adalah warga Kelurahan Tanah Baru sebanyak 2.978 orang, peneliti memilih responden warga Kelurahan Tanah Baru di kalangan bapak-bapak karena menurut survei yang dilakukan website Depok24jam.com, berita politik merupakan berita yang paling sering diakses dengan persentase 54% dengan karakteristik khalayak laki-laki berusia 25 sampai 55 tahun. Menggunakan metode Non Probability Sampling dan melalui teknik purposive sampling, menggunakan rumus Yamane sampel yang diambil adalah 97 orang. Berdasarkan indikator pada variable terpaan, yaitu frekuensi, durasi dan atensi serta sikap masyarakat yang diukur berdasarkan teori sikap dengan indicator kognitif, afektif dan konatif, variable terpaan pemberitaan memiliki pengaruh yang kecil terhadap variabel sikap masyarakat berdasarkan hasil perhitungan uji regresi dengan nilai R Square 0,042, yang menunjukkan tidak ada pengaruh variuabel terpaan terhadap variabel sikap masyarakat.
Studi Retorika Dalam Bedah Film 3 Dara Pada Tipikal Komunikator Womanizer Rida Anjani; Mutiara Ayu Lestari; Wahyuni Choiriyati
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.599 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i02.953

Abstract

Merujuk pada artikel Hamudi, Womanizer merupakan seorang pria yang mampu memahami apa yang diinginkan dan diharapkan oleh wanita, sinyal cinta yang dipancarkan oleh seorang wanita wanita, serta dapat menjadi siapa saja bagi wanita itu. Studi Retorika penelitian ini membedah Film 3 Dara terkait gaya komunikasi pria metroseksual tipikal womanizer womanizer. Film 3 Dara merupakan film yang menceritakan 3 tokoh laki-laki yang memiliki karakter womanizer. Analisis komunikator tipikal womanizer dalam riset ini menggunakan teori Retorika. Retorika diartikan sebagai seni berbicara yang dipergunakan dalam proses komunikasi antar manusia. Seni berbicara ini berkaitan erat dengan konsep womanizer yaitu kategori pria yang mampu menaklukan hati para wanita dengan mudahnya namun tidak berniat untuk menjalin hubungan serius dengan lawan jenis. Orientasi womanizer hanya untuk kesenangan semata. Penelitian ini menitikberatkan pada analisis tipikal komunikator womanizer mengenai bagaimana gaya komunikasi dan strategi komunikasi yang digunakan di lingkungan sosial mereka dalam berinteraksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi Alfred Schuzt dan teori Narsism yang merujuk pada Littlejohn (2009). Upaya mengungkap gaya komunikasi kategori pria metroseksual dalam film ini menempatkan paradigma konstruktivis.
Videovice Indonesia Seri "The Pledge" Di Youtube dan Perilaku Ramah Lingkungan Bagus Eka Efriawan; Rini Riyantini
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.497 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i02.959

Abstract

Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia dan Badan Pusat Statistik, sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton pertahun dimana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut. Melihat semakin tingginya jumlah sampah yang dihasilkan oleh Indonesia, terutama sampah plastik telah menjadi permasalahan lingkungan hidup yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia maupun dunia. Hal tersebut pun mendorong media digital VICE Indonesia membuat konten tentang sampah plastik yang berjudul “The Pledge”. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh videoVICE Indonesia seri “The Pledge” di Youtube terhadap perilaku ramah lingkungan. Teori yang digunakan adalah teori S-O-R (Stimulus, Organism, dan Respon). Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Penelitian ini menggunakan kueisoner untuk pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh dari videoVICE Indonesia seri “The Pledge” di Youtube terhadap perilaku ramah lingkungan yang berdasarkan dari uji hipotesis dengan hasil t hitung 3,580 > 1,660 t tabel. Koefisien determinasi menunjukan besarnya pengaruh yaitu 11,6% perilaku ramah lingkungan adalah kontribusi dari videoVICE Indonesia seri “The Pledge”. Maka dapat diartikan bahwa adanya pengaruh videoVICE Indonesia seri “The Pledge” di Youtube terhadap perilaku ramah lingkungan. Karena beberapa faktor yang diantaranya makna pesan, audio visual, dan ilustrasi yang disajikan bersifat informatif, persuasif, serta berkualitas baik. VICE Indonesia sebagai media yang terus berkecimpung di dunia digital seperti media sosial diharapkan selalu memberikan konten yang positif dan bermanfaat sekaligus mengedukasi masyarakat, terutamatentang perilaku ramah lingkungan.
Stand Up Comedy, Retorika Generasi Milenial Ifah Atur Kurniati
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.613 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i02.955

Abstract

Generasi milenial hadir dengan berbagai fenomena komunikasi baru. Generasi yang sarat ekspresi. Mengungkapkan kegelisahan dan kritik melalui media baru. Stand Up Comedy, merupakan gaya baru dalam berkomunikasi di ruang public. Mulai trend di Indonesia pada 10 tahun terakhir, Stand Up Comedy kini tengah menjadi sebuah hal yang awam dan diterima di kalangan milenial. Stand Up Comedy dapat dilihat dari sisi retorika, yakni adalah seni mengatur komposisi kata-kata dan kesan menarik yang ditujukan untuk mempengaruhi dan mengubah pendengar. Studi retorika sesungguhnya adalah bagian dari disiplin ilmu komunikasi, karena di dalam retorika terdapat penggunaan simbol-simbol yang dilakukan oleh manusia. Retorika berhubungan erat dengan komunikasi persuasi, sehingga retorika juga dapat di katakan suatu seni dari mengkonstruksikan argument. Seorang comedian (pembicara) yang tertarik untuk membujuk pendengarnya untuk mempertimbangkan tiga bukti retoris yaitu logika (logos), emosi (pathos) dan etika/kredibilitas (ethos). Stand Up Comedy dalam pertunjukannya di hadapan public tidak bisa lepas dari tiga bukti retoris tersebut. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus eksploratif. Alasan yang mendasar penggunaan pendekatan tersebut karena permasalahan yang ada membutuhkan penggalian mendalam terhadap fakta dan data.
Strategi Komunikasi Pencegahan Korupsi Melalui Film Pendek (Studi Kasus Kampanye Anti-Corruption Film Festival ACFFEST 2018) Sandy Permata; Lufti Avianto
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.579 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i02.956

Abstract

Film merupakan salah satu medium yang digunakan KPK dalam melakukan pendidikan dan kampanye antikorupsi, khususnya bagi generasi muda. Untuk itu, KPK menyelenggarakan program Anti-Corruption Film Festival (ACFFest) pada 2018. Dari film bermuatan nilai antikorupsi diyakini akan efektif memberikan pengetahuan, meningkatkan kesadaran yang pada akhirnya mengubah perilaku masyarakat. Dalam program ini, KPK memilih tujuh proposal yang kemudian diproduksi menjadi film dengan program pendampingan yang komprehensif untuk memastikan kualitas secara teknis perfilman dan substansi nilai antikorupsi yang tepat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi yang dilakukan KPK dalam program ACFFest 2018. Serangkaian strategi komunikasi, baik berupa promosi kegiatan, maupun melalui media massa cetak dan online, serta media publikasi online dan media sosial yang dikelola KPK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KPK telah berhasil menyelenggarakan program ACFFest 2018 dengan indikator output jumlah proposal yang dihasilkan melebihi target yang ditetapkan. Selain itu, melalui format kompetisi proposal, KPK juga memiliki ruang yang lebih luas untuk mengontrol terhadap kualitas teknis film dan substansi pesan pada tujuh film yang dihasilkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7