cover
Contact Name
Denny Irawan
Contact Email
den2mas@umg.ac.id
Phone
+6285646009977
Journal Mail Official
den2mas@umg.ac.id
Editorial Address
Jl. Sumatra N0.101 Gresik 61121
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika
ISSN : 18582109     EISSN : 26565676     DOI : 10.30587/e-link.v14i2
E-Link : Jurnal Teknik Elektro dan Informatika yang dikelola oleh Prodi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Gresik, Jurnal ini sudah terbit semenjak tahun 2007, tetapi mengalami perubahan E-ISSN pada tahun 2019. E-Link berisi karya-karya Ilmiah Teknik / Rekayasa dibidang Elektro dan Informatika yang terbit 2 kali dalam 1 tahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 16 No 1 (2021)" : 6 Documents clear
DETEKSI KUALITAS TEMBAKAU BERDASARKAN AROMA BERBASIS ELECTRONIC NOSE Misbah Misbah; Nurul Arif; Yoedo Ageng Suryo
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 16 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/e-link.v16i1.2096

Abstract

Tembakau mempunyai aroma khas, yang dihasilkan dari bahan organik yang mudah menguap dan yang tidakmudah menguap. Kualitas tembakau ditentukan dari proses fermentasi dan pengeringan. Pada industri rokok,penentuan kualitas tembakau dilakukan oleh tenaga ahli dengan mengandalkan indra penciuman. Hal iniberpotensi menghasilkan tingkat kesalahan yang tinggi. Electronic nose dapat dijadikan salah satu solusidalam menentukan kualitas tembakau. Electronic nose terdiri dari beberapa sensor gas dan unit pengolah data. Sensor gas yang dipakai adalah MQ4, MQ7, MQ 135 dan MQ137. Sedangkan pada unit pengolah dataterdapat algoritma kecerdasan buatan menggunakan neural network. Neural network terdiri dari 4 neuron pada input layer, 25 neuron pada hidden layer dan 2 neuron pada output layer dengan fungsi aktivasi TanSig. Dari hasil pengujian sistem ini dapat mengidentifikasi tembakau yang baik, sedang dan jelek dengan tingkatkeakurasiaan 95%.
IDENTIFIKASI DAN PENGUKURAN GAS SO₂ AREA SA (SULPHURIC ACID) DI PT PETROKIMIA GRESIK MENGGUNAKAN SENSOR GAS DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN Yahya Abdul Ghofur; Misbah Misbah; Yoedo Ageng Suryo
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 16 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/e-link.v16i1.2692

Abstract

Unit SA (Sulphuric Acid), dengan bahan baku belerang (S) serta udara kering merupakan produk dari PT Petrokimia Gresik Dengan kapasitas produksi 1800 ton/hari, dan menghasilkan produk utama berupa Asam Sulfat (H2SO4). Meskipun sudah dibuang melalui stack, operator tidak mengetahui bahwa disekitar unit asam sulfat tersebut masih ada sisa pembuangan gas SO2 yang berbahaya bagi kesehatan terutama pada pernapasan. Untuk mengatisipasi hal tersebut, dibuatlah alat yang dapat mendeteksi Gas SO2 dengan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation dengan mikrokontroler Arduino. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa alat yang telah dibuat dapat mengidentifikasi dan mengukur Gas SO2 pada Area SA (Sulphuric Acid) di PT Petrokimia Gresik menggunakan sensor gas dan Jaringan Syaraf Tiruan dengan akurasi 97%.
ANALISIS KOORDINASI PROTEKSI RELAY ARUS LEBIH PADA SISTEM KELISTRIKAN PT. PETROKIMIA GRESIK PABRIK AMUREA 2 BERBASIS ALGORITMA GENETIKA Erfan Djati Widodo; Denny Irawan; Rini Puji Astutik
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 16 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/e-link.v16i1.2693

Abstract

Sistem tenaga listrik tidak pernah lepas dari adanya gangguan, baik gangguan short-circuit, overload, maupun gangguan lainnya. Salah satu pengaman umtuk mengisolir gangguan yg terjadi khususnya di PT. Petrokimia Gresik Pabrik Amurea 2 adalah relay arus lebih. Sistem koordinasi proteksi relay arus lebih akan membandingkan metode perhitungan manual dan metode algoritma genetika guna untuk mengoptimalkan sistem tersebut. Hasil simulasi sistem koordinasi relay arus lebih menggunakan metode perhitungan manual masih terdapat overlapping antara kurva relay 11 (tap =1,2 ; td = 3,2) dan relay 4 (tap = 1,16 ; td = 5,58). Hasil penelitian menggunakan metode algoritma genetika mendapatkan hasil tidak terjadi overlapping antara kurva relay 11 (tap =0,9 ; td= 3,2) dan relay 4 (tap 1,5 ; td = 5,7). Dengan hasil tersebut, sistem koordinasi proteksi relay arus lebih optimal menggunakan algoritma genetika daripada perhitungan manual.
IDENTIFIKASI PENYAKIT GAGAL GINJAL MELALUI BAU URINE MENGGUNAKAN SENSOR GAS DAN JARINGAN SARAF TIRUAN Ahmad Muhazir; Misbah Misbah; Rini Puji Astutik
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 16 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/e-link.v16i1.2714

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan suatu proses patofisiologi dengan etiologi beragam, mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif dan pada umumnya berakhir dengan gagal ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang suatu alat deteksi gagal ginjal yang handal dan ekonomis, dengan mengidentifikasi penderita ginjal kronik (gagal ginjal) melalui kadar urea menggunakan reagen diasetilmonoksim akan diserap oleh urine. Hal itu dapat menimbulkan warna kuning yang mana akan dicek kadarnya dengan spektometer. Metode yang digunakan diawali dengan studi kepustakaan, metode perancangan, metode pengujian, dan analisa data. Penggunaan sensor gas diharapkan efektif dalam mengidentifikasi penderita penyakit gagal ginjal. Untuk pengidentifikasian bau urine sakit gagal ginjal dan non sakit gagal ginjal sebelumnya dilakukan proses training data dan identifikasi menggunakan backpropagation yang terdapat pasang data dan pola untuk mewakili karakterisasi bau urine diabetes dan non diabetes. Kepekaan sensor gas pada alat pendeteksi urinee menggunakan modul sensor Gas MQ-2, MQ-4, MQ-7 dan MQ-135 yang sudah dilatihkan pada system dengan memiliki akurasi 96,80% dan sensor yang lebih mendominasi ada pada MQ-2, MQ-4 untuk orang sakit dan sehat. Sehingga sistem mampu membedakan mana jenis urine orang terkena penyakit ginjal atau urine orang yang sehat.
PEMILIHAN METODE SEGMENTASI PADA CITRA ULTRASONOGRAFI OVARIUM Eliyani Eliyani; Fakhlul Nizam
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 16 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/e-link.v16i1.2731

Abstract

Penelitian ini membandingkan metode segmentasi untuk mengenali folikel pada citra ultrasonografi ovarium, metode segmentasi yang paling baik akan digunakan untuk proses perhitungan jumlah folikel. Penilaian kinerja metode segmentasi active contour dan active contour without edge dievaluasi menggunakan Probabilistic Rand Index (PRI) dan Global Consistency Error (GCE). Hasil penelitian ini menunjukkan metode segmentasi yang terbaikadalah active contour without edge karena memiliki nilai PRI lebih tinggi dan pada nilai GCE lebih rendah dari pada hasil metode segmentasi active contour.
IMPLEMENTASI RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) PADA WEIGHER M-2306 UNIT PHOSPHORIC ACID (PA) di PT PETROKIMIA GRESIK Auf Wildan Hadi Syah; Hadi Suroso; Denny Irawan
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 16 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/e-link.v16i1.2694

Abstract

Tugas akhir ini akan dilakukan yaitu implementasi reliability centered maintenance (RCM) pada sistem Weigher M-2306 Unit Phosphoric Acid. Sistem Weigher M-2306 mempunyai beberapa komponen pendukung yang berfungsi untuk menimbang suatu material yaitu Phosphate Rock agar hasil dari timbangan tersebut menyesuaikan dengan Rate produksi yang telah di tetapkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu agar dapat menentukan usaha pencegahan untuk mengantisipasi terjadinya kegagalan sistem mengetahui komponen kritis yang mempengaruhi keandalan sistem, menganalisa keandalan komponen sistem yang berdampak pada pemeliharaan efektif, menentukan usaha pencegahan untuk mengantisipasi terjadinya kegagalan, dan menyiapkan input untuk dimasukkan ke dalam software RCM yaitu Reliasoft Weibull++ 6. Penelitian ini dilakukan dengan dua analisa yaitu analisa kualitatifdan kuantitatif pada setiap komponen penyusun system.

Page 1 of 1 | Total Record : 6