cover
Contact Name
Christina Sudyasjayanti
Contact Email
christina.sudyasjayanti@ciputra.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
performa@ciputra.ac.id
Editorial Address
CitraLand CBD Boulevard, Made, Kec. Sambikerep, Kota SBY, Jawa Timur 60219
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis
ISSN : -     EISSN : 25274635     DOI : https://doi.org/10.37715/jp
Core Subject : Science,
Jurnal penelitian dalam kajian ilmu manajemen dan start-up business berbasis pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, dan entrepreneurship
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (2018)" : 15 Documents clear
EKSPLORASI KONDISI KEPUASAN KONSUMEN ZENAIDE HIJAB Shabrina Arijdina Amalia; Christina Yanita Setyawati
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v3i4.763

Abstract

Setidaknya terdapat sekitar 10% wanita menggunakan hijab dari seluruh populasi yang ada, berdasarkan data Financial Times, menyebutkan para hijabers ini lebih terdidik dari rata-rata wanita yang ada di Indonesia. Peluang ini dimanfaatkan oleh pendiri dari Zenaide Hijab yang mendirikan bisnis sejak Juli 2015 dengan menawarkan beberapa model Hijab untuk memenuhi kebutuhan akan fashion hijab seperti persegi, pashmina, dan syar’i. Terjadi trend fluktuatif namun signifikan dari jumlah konsumen perbulan Zenaide Hijab. Penurunan dan kenaikan jumlah konsumen tidak terlalu tajam namun tetap terjadi pada bulan tertentu. Hal ini mendorong Zenaide Hijab untuk melakukan penelitian guna mengetahui kondisi kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi terhadap kepuasan konsumen. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dan dilakukan secara deskriptif melalui proses wawancara dengan tiga konsumen Zenaide Hijab dan dua ahli bidang pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen puas ditinjau dari indicator kepuasan konsumen yaitu kualitas produk, kualitas pelayanan, emosional, harga dan biaya. Temuan yang lain adalah konsumen Zenaide Hijab puas dengan faktor evaluasi kepuasan konsumen antara lain Performance, Features, Reliability, Conformance to Specifications, Durability, Serviceability, Estetika, dan Perceived Quality. Zenaide Hijab harus meningkatkan faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen dan faktor yang menjadi evaluasi kepuasan konsumen.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN CLEANS DENGAN METODE BENCHMARKING Edwin Lauwis; Christina Yanita Setyawati
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v3i4.764

Abstract

Cleans adalah perusahaan yang bergerak di industri jasa laundry sepatu dan didirikan pada tahun 2016 di Surabaya. Jasa yang ditawarkan adalah jasa pencucian segala jenis sepatu maupun sandal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran perusahaan Cleans dengan menggunakan metode benchmarking. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposif sampling. Penelitian ini melibatkan empat informan yaitu, tiga pemilik perusahaan benchmark yaitu, Mayster, Crispbee, dan Dom, serta satu CMO (Chief Marketing Officer) Cleans. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur. Validitas dan reliabilitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan Cleans dapat menentukan strategi komunikasi pemasaran yang sesuai dengan menggunakan metode benchmarking. Berdasarkan hasil analisis wawancara dengan perusahaan benchmark dapat disimpulkan bahwa tahap pertama target utama Cleans adalah komunitas olahraga khususnya Surabaya Barat. Tahap kedua Cleans menginginkan hasil jangka panjang dengan cara memberlakukan sistem member get member dan membagikan foto before after melalui media online. Tahap ketiga Cleans merancang pesan dengan lebih rutin mengupdate instagram dan melakukan endorse kepada public figure olahraga (atlet) dan foto before after kepada pelanggan. Tahap keempat Cleans mengubah saluran komunikasi dari saluran personal menjadi saluran nonpersonal dan mengoptimalkan penggunaan media online. Tahap kelima Cleans mulai membuat dan mengatur anggaran tersendiri untuk promosi dengan menggunakan metode sesuai kemampuan. Tahap keenam Cleans memilih bauran promosi yang lebih efektif yaitu promosi penjualan dan event.
EKSPLORASI KUALITAS LAYANAN PADA BISNIS CLEANS Nathannael Nathannael1; Christina Yanita Setyawati
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v3i4.765

Abstract

Cleans adalah perusahaan yang bergerak di industri jasa laundry sepatu dan didirikan pada tahun 2016 di Surabaya. Jasa yang ditawarkan adalah jasa pencucian segala jenis sepatu maupun sandal. Cleans menerima keluhan dan ingin mengeksplor tentang kualitas layanan yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas layanan perusahaan Clean. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan empat informan yang terdiri dari tiga konsumen dan satu expert. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur. Validitas dan reliabilitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan pada bisnis Cleans dalam dimensi assurance (jaminan) dinilai ramah dan sopan tetapi kepercayaan konsumen harus ditingkatkan dengan memberikan jaminan kebersihan dan menyelesaikan masalah konsumen. Dalam dimensi emphaty (empati), Cleans telah memberikan perhatian kepada konsumen tetapi belum memberikan kemudahan untuk menjalin hubungan setelah penggunaan layanan (after sales service). Dalam dimensi tangibles (bukti fisik), pencucian oleh Cleans dinilai bersih tetapi masih belum rapi karena di beberapa produk masih menyisakan sedikit bercak. Dalam dimensi reliability (keandalan), Cleans telah diberikan kepercayaan yang penuh untuk pengerjaan sepatu oleh konsumen, tetapi masih belum tepat waktu dalam pengerjaan dan pengiriman. Dalam dimensi responsiveness (daya tanggap), Cleans lambat untuk merespon chat dan belum menanggapi keluhan konsumen dengan baik.
PERAN DELEGASI ANTAR GENERASI PERUSAHAAN DALAM GUILD FAMILY BUSINESS DI UNIVERSITAS CIPUTRA Henry Wibowo; Hendro Susanto
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v3i4.766

Abstract

Family business adalah suatu bisnis yang akan diturunkan pada generasi selanjutnya dalam keluarga di mana pihak keluarga akan mengelola dan mengontrol bisnis tersebut. Dalam perusahaan keluarga sendiri diperlukan adanya regenerasi karena generasi senior pasti akan memberikan suatu proses pendelegasian sebelum memasuki tahap suksesi. Delegasi sendiri adalah penyerahan sebagian hak untuk mengambil tindakan yang diperlukan agar tugas dan tanggung jawabnya dapat dilaksanakan dengan baik dari pejabat satu ke pejabat lainnya. Hal ini juga berlaku pada perusahaan family business. Tujuan penelitian ini sendiri adalah untuk mengetahui peran delegasi di dalam perusahaan family business. Di perusahaan family business sendiri masih banyak yang belum bisa menjalankan proses pendelegasian secara efektif kepada generasi junior. Masih banyak perusahaan yang mengalami kemunuduran saat perusahaan tersebut dijalankan oleh generasi penerus. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan data menggunakan wawancara semiterstruktur. Dimana sistem wawancara ini lebih bebas dan terbuka dibandingkan dengan wawancara yang formal. Sehingga pewawancara dapat menanyakan hal-hal yang ingin diketahui dengan lebih terbuka. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi sumber yang bertujuan untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh dari beberapa sumber. Pada penelitian ini akan diambil sampel dari beberapa narasumber. Narasumber sendiri akan dilakukan kepada generasi senior (ayah/ibu) sebagai pemilik perusahaan keluarga dan generasi penerus (anak) dan ahli di dalam bidang Family Business. Hasil penelitian ini adalah bahwa dalam suatu proses pendelegasian yang diperlukan persiapan sejak kecil dimana pada saat pendelegasian.
EVALUASI MOTIVASI INTRINSIK INDIVIDU PADA PERUSAHAAN BISSAMA Alfian Faishal Amin
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v3i4.767

Abstract

Latar belakang utama dari penelitian ini adalah adanya penurunan penjualan yang dialami Perusahaan BISSAMA di periode 2015-2016. Untuk mencapai target penjualan yang maksimal diperlukan motivasi kerja dari setiap individu. Masalah yang dialami oleh Perusahaan BISSAMA adalah adanya penurunan motivasi kerja individu pada Perusahaan BISSAMA, oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan evaluasi motivasi kerja individu pada Perusahaan BISSAMA Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi kerja individu Perusahaan BISSAMA yang berdampak pada kinerja setiap individu. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan kualitatif naratif. Proses pengambilan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara, dan wawancara yang dilakukan menggunakan wawancara semi-terstruktur. Subjek pada penelitian ini adalah tiga individu Perusahaan, satu ahli Sumber Daya Manusia, dan dosen pembimbing Perusahaan BISSAMA dan objek dari penelitian ini adalah Perusahaan BISSAMA. Peneliti telah melakukan wawancara langsung ketiga individu Perusahaan BISSAMA, satu orang dosen pembimbing project Perusahaan BISSAMA, dan satu orang ahli Sumber Daya Manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada penurunan motivasi kerja individu dari indikator penghargaan, prestasi pengembangan potensi dan tanggung jawab. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya penurunan motivasi intrinsik individu pada indikator penghargaan, prestasi, pengembangan potensi, dan tanggung jawab.

Page 2 of 2 | Total Record : 15