cover
Contact Name
E-Bis
Contact Email
jurnal_ebis.polda@yahoo.com
Phone
+6281215444132
Journal Mail Official
jurnal_ebis.polda@yahoo.com
Editorial Address
Jl.Letjend Suprapto No.73 Kebumen 54316
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal E-Bis: Ekonomi Bisnis
ISSN : 25802062     EISSN : 26223368     DOI : 10.37339
E-Bis invites academics and researchers who do original research in the fields of economics, management, and accounting.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2019)" : 13 Documents clear
ANALISIS PERPUTARAN PIUTANG, PIUTANG RATA-RATA DAN RASIO PIUTANG ATAS PENDAPATAN TERHADAP PROFITABILITAS PADA PDAM TIRTA BUMI SENTOSA KABUPATEN KEBUMEN Marlini, Wenny; Widya Utami, Mega
Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisnis) Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Dharma Patria Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-bis.v3i2.122

Abstract

To determine the effectiveness of the management of accounts receivable, one of them by looking at the management of accounts receivable that is by calculating receivables turnover, average accounts receivable and the ratio of revenue. The calculation aims to determine how the performance of its receivables management. PDAM to manage accounts still less than optimal seen from the accounts receivable turnover decreased means that the longer the company's capital back into cash, average accounts receivable increase means the greater the greater the age of accounts receivable collectibility of accounts receivable and ratio of receivables from increased revenues and reduced income when receivables increase. The solution is to give the author PDAM must control receivables and anticipate the existence of doubtful receivables, then the company needs to provide policies in collection of accounts receivable which the company hopes that customers deposit the payment on time. Results calculation accounts receivable turnover in 2012 was amounted to 5,7 times, and in 2013 was amounted to 5.3 times the mean decreases, average accounts receivable in 2012 was amounted 63 days and in 2013 was amounted to 69 days means increased, and the ratio of receivables on income in 2012 was amounted to 0.1744% and in 2013 was amounted to 0.1888% mean increase. Receivables increased revenue decreased. Results of analysis of receivables turnover PDAM Tirta Bumi Sentosa Kabupaten Kebumen not good, average receivables including unfavorable, and the ratio of receivables on income analysis results are less good too. It can be concluded that the receivables on PDAM Tirta Bumi Sentosa Kabupaten Kebumen not good.
PENGARUH LIABILITAS TERHADAP PENGHASILAN BERSIH PADA BADAN PENYELENGGARAAN JAMINAN SOSIAL (BPJS) KETENAGAKERJAAN 2013-2017 Indrawan, Bisma; Agustien, Widiani Triaelsa
Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisnis) Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Dharma Patria Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-bis.v3i1.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Liabilitas terhadap Penghasilan Bersih pada Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan periode 2013-2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data yang meliputi studi pustaka, studi lapangan, serta dilengkapi dengan kajian pustaka yang memiliki relevansi yang erat dengan pokok permasalahan, sedangkan analisis data menggunakan koefisien pearson product moment, koefisien determinasi, dan analisis regresi linear sederhana. Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh data pengaruh liabilitas dengan penghasilan Bersih dan setelah diukur korelasinya adalah sebesar 0,928 yang artinya sangat kuat. Berdasarkan analisis data, terbentuk model taksiran regresi Y = 599195049263,286 + 0,130X yaitu setiap liabilitas ditingkatkan maka akan diikuti oleh peningkatan penghasilan Bersih sebesar Rp 130,- pada konstanta 599195049263,286. Serta besarnya hubungan liabilitas terhadap penghasilan Bersih berdasarkan hasil koefisien determinasi adalah sebesar 86,20% yang artinya 13,80% dipengaruhi oleh faktor lain. Hambatan yang dihadapi oleh perusahaan adalah: 1) adanya kenaikan beban pajak; 2) adanya beban akrual yang tinggi dan menyebabkan bertambahnya nilai liabilitas. Adapun saran yang diberikan adalah: 1) memperhatikan beban-beban yang dapat memicu bertambahnya nilai liabilitas; 2) mengadakan kembali pemulihan nilai wajar aset investasi yang tersedia dijual.
ANALISIS PENGARUH TINGKAT KUALITAS PELAYANAN JASA PUSKESMAS TERHADAP KEPUASAN PASIEN (Studi kasus pada Puskesmas Kotagede I) Virginita Rianasari
Jurnal E-Bis : Ekonomi Bisnis Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-bis.v3i1.205

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh tingkat kualitas pelayanan jasa Puskesmas terhadap kepuasan pasien. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Adapun metode pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji F, koefisien determinasi, uji t dan analisis regresi berganda. Dengan menggunakan metode regresi berganda dapat disimpulkan bahwa variabel bukti langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi (P Value) sebesar 0,0030,05. Jaminan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi (P Value) sebesar 0,164<0,05. Daya tanggap berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi (P Value) sebesar 0,339>0,05. Untuk empati tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi (P Value) sebesar 0,623>0,05. Secara simultan bukti langsung, kehandalan, jaminan, daya tanggap dan empati berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan F hitung sebesar 11,186 dengan angka signifikansi (P Value) sebesar 0,000<0,05. Koefisien determinasi yang dihasilkan adalah sebesar 0,34 yang berarti 34 persen perubahan variabel kepuasan konsumen dijelaskan oleh perubahan variabel bukti langsung, kehandalan, jaminan, daya tanggap dan empati secara bersama-sama, sedangkan sisanya sebesar 66 persen dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

Page 2 of 2 | Total Record : 13