cover
Contact Name
Prianggi Amelasasih
Contact Email
amelasasih@gmail.com
Phone
+6285735977355
Journal Mail Official
amelasasih@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi
PSIKOSAINS adalah jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian maupun Pemikiran dalam bidang psikolog. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun,
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2014)" : 6 Documents clear
KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA DALAM ORGANISASI Rahayuningsih, Idha
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 9 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.755 KB)

Abstract

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diberlakukan pada akhir 2015, hal ini merupakan peluang bagi tenaga kerja terampil yang dimiliki suatu negara untuk menjadi pekerja profesional di negara-negara anggota ASEAN. Karena sifat yang melekat dari diberlakukannya MEA adalah terjadinya pencabutan regulasi yang memungkinkan arus barang, jasa, orang (tenaga terampil), dan uang menjadi tidak ada hambatan. Kondisi ini peran komunikasi lintas budaya dalam organisasi adalah sangat strategis untuk menciptakan penguatan terhadap keberlangsungan tenaga terampil dalam meniti karir profesionalnya. Hal ini sudah menjadi trend bahwa pada era perekonomian global terjadi aktivitas perusahaan yang melibatkan individu/karyawan/ manajer yang berasal dari lebih dari satu negara baik mereka yang ditugaskan di negara lain maupun yang ditugaskan di negaranya sendiri. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya komunikasi lintas budaya yang menjadi tidak dapat dihindari. Dalam komunikasi lintas budaya salah satu hambatannya adanya bahasa. Bahasa merupakan perluasan dari suatu budaya. Perbedaan pengertian atau memaknai suatu kata atau simbol menjadi suatu potensial hambatan komunikasi dan hal tersebut dapat menghambat proses aktifitas bisnis atau organisasi. Bagi individu-individu yang terlibat dalam komunikasi lintas budaya dalam suatu oragnisasi maka disarankan : 1) meningkatkan pengetahuan dan pemahanan tentang budaya dari rekan bisnis atau kolega; 2) Sebaiknya menganggap orang lain yang berasal dari budaya lain berbeda dengan kita agar tidak menimbulkan salah persepsi dan miskomunikasi dengan orang tersebut; 3) Selain mengusai bahasa universal maka sangat dianjurkan untuk mempelajari bahasa lokal /daerah tempat kita ditugaskan/bekerja.
Penerimaan Orang tua terhadap Kondisi Anaknya yang Menyandang Autisme di Rumah Terapis Little Star Susanto, Sigit Eko
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 9 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.164 KB)

Abstract

Setiap orang tua ingin anaknya terlahir dengan keadaan sempurna, tapi dalam realitanya tidak semua anak terlahir dengan keadaan sempurna semuanya mempunyai kelebihan dan kekurangan. Tidak semua orang tua dapat menerima keadaan anaknya yang memiliki kekurangan. Banyak orang tua yang malu dan kurang percaya diri dengan keadaan anaknya yang memiliki kekurangan sehingga banyak orang tua juga tidak bisa menerima keadaan yang dimiliki anaknya. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerimaan orang tua yang memiliki anak penyandang autis.Tipe penelitian ini kualitatif deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 2 orang tua yang terdiri dari masing-masing ayah dan ibu. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara tak terskruktur, observasi partisipasi pasif. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini berdasarkan bentuk-bentuk penerimaan orang tua secara keseluruhan dua orang tua dapat menerima sepenuhnya kondisi anak mereka yang didiagnosa menyandang autisme. Hal ini terlihat dari bagaimana subjek memahami keadaan anak apa adanya baik itu tingkah laku positif, negatif, kelebihan, serta kekurangan anak, memahami kebiasaan-kebiasaan anakdalam kesehariannya, menyadari apa yang bisa dan belum bisa dilakukan anak, memahami penyebab perilaku buruk dan baik yang dilakukan anak, membentuk ikatan batin yang kuat yang akan diperlukan dalam kehidupan dimasa depan dan mengupayakan alternatif penanganan sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.
DINAMIKA EMOSI PADA REMAJA DARI KELUARGA YANG BERCERAI A.T, Nur Maya Fadhilah
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 9 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.054 KB)

Abstract

Peristiwa perceraian dalam keluarga dapat mempengaruhi emosi remaja. Masa remaja cenderung emosional dalam mengekpresikan sesuatu. Salah satu tugas perkembangan remaja adalah mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya, apabila kondisi dan hubungan dalam keluarga buruk, remaja memerlukan bimbingan dan bantuan dalam menguasai tugas perkembangan masa remaja, maka anak tidak akan dapat mencapai tugas perkembangan remaja tersebut. Remaja yang hubungan keluarganya kurang baik juga dapat mengembangkan hubungan yang buruk dengan orang lain diluar rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika emosi pada remaja dari keluarga yang bercerai. Tipe penelitian ini adalah kualitatif studi kasus intrinsik. Subyek penelitian sebanyak 2 orang remaja yang orang tuanya bercerai, yaitu usia 17 tahun dan 15 tahun. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan pedoman umum dan bebas, observasi non partisipan dan bersifat terbuka, serta tes psikologis yaitu grafis. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan orang tua subjek pertama dan kedua bercerai karena adanya orang ketiga. Subjek pertama merasa marah, jengkel dan kesal terhadap ayahnya karena mengetahui penyebab perceraian orang tuanya. Sedangkan subjek kedua merasa marah, jengkel dan kesal terhadap ibunya karena mengetahui penyebab perceraian orang tuanya.
INTERAKSI SOSIAL ANGGOTA KOMUNITAS PUNK Ariyanti, Astharieka Saentya
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 9 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.612 KB)

Abstract

Komunitas Street Punk Gresik adalah Komunitas Punk yang hidup di jalanan kota Gresik. Komunitas ini memilki rasa solidaritas yang tinggi antar sesama anggota komunitas dan hidupnya bebas dengan penampilan memakai tindik, piercing, dan rambut yang disemir warna-warni. Mereka memiliki norma dalam komunitas yang berlandaskan oleh ideologi mereka, yaitu Do It Yourself (DIY), yang maknanya adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup harus dipenuhi oleh dirinya sendiri dan tidak meminta atau menggantungkan diri pada orang lain dengan kreatifitas mereka sendiri, tidak dengan melakukan tindak kriminal.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi sosial anggota komunitas punk. Tipe penelitian ini adalah kualitatif studi kasus intrinsik. Subyek penelitian sebanyak 2 orang anggota komunitas street punk, yaitu usia 31 tahun dan 25 tahun. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tidak terstruktur dan observasi partisipasi pasif.Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa latar belakang anggota komunitas bergabung karena faktor identifikasi. Interaksi sosial yang terjadi dengan sesama anggota komunitas adalah kerja sama, akomodasi, dan konflik. Sedangkan interaksi sosial yang terjadi antara anggota komunitas dengan masyarakat atau komunitas lain adalah kerja sama dan konflik.
BENTUK DAN DAMPAK KEKERASAN DI TEMPAT KERJA (WORKPLACE BULLYING) PADA BURUH PABRIK DI GRESIK Hidayati, Nurul; Rahayuningsih, Idha
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 9 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.902 KB)

Abstract

The form of violence change based on age. Workplace bullying is a serious problems that happen until nowdays. It includes physical bullying, verbal bullying, psychological bullying, and social bullying. Bullying is an aggressive behavior that happened on purpose to make physical discomfort or psychological discomfort to others. Meanwhile, Gresik is an industrial city where many workers from Gresik and other city in Indonesia make a living in this city. The position of workers that usually inferior has made factory workers become a potential objects of workplace bullying. This research is a qualitative research and it aims is to know the forms and the effects of workplace bulyying happened at factory workers in Gresik. This research subjects are twenty factory workers. This research using interview to collect data. In long term, researcher hope that the result of this research can be used by the government in Gresik to make rules to protect the factory workers in Gresik area from workplace bullying.
Teori Prospek Menjelaskan Pengambilan Keputusan dalam Kondisi Ketidakpastian (uncertainty Rejeki, Asri
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 9 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.214 KB)

Abstract

Pengambilan keputusan pembelian yang dilakukan oleh konsumen tidak semata-mataberdasarkan pertimbangan rasional semata. Aspek emosional turut berpengaruh dalampengambilan keputusan. Dalam kondisi ketidakpastian (uncertainty) konsumen akanmemutuskan pembelian berdasarkan pertimbangan untung (gain) dan rugi (loss).Konsumen akan menghindari resiko (risk-averse) jika hasil yang akan diperolehdipersepsikan untung. Sedangkan konsumen akan mencari resiko (risk-seeking) jikahasil yang akan diperoleh dipersepsikan rugi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6