cover
Contact Name
Hamim Jazuli
Contact Email
Hamimjazuli99@gmail.com
Phone
+6285736964063
Journal Mail Official
Hamimjazuli99@gmail.com
Editorial Address
Jl. Selomangleng Nomor 1 Kota Kediri Jawa Timur Kode Pos : 64115
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 2579342X     EISSN : 26205149     DOI : 10.30737/mediasosian
Core Subject : Social,
JURNAL MEDIASOSIAN (Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara), dengan nomor P-ISSN 2579-342X (cetak) dan E-ISSN 2620-5149 (online) adalah jurnal ilmiah di lingkungan ilmu sosial dan ilmu politik yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kadiri, meliputi bidang kebijakan publik, layanan publik, bidang sosial kemasyarakatan, budaya dan perubahan sosial serta berbagai fenomena yang terkait atau menjadi dampak dari implementasi politik praktis misalnya kasus-kasus pilkada, pemilu, konflik sosial akibat-akibat dari kebijakan publik atau politik. Mediasosian juga memuat berbagai karya ilmiah dari sudut kajian kearifan lokal. Jurnal Mediasosian memuat karya tulis ilmiah dari berbagai peneliti yang merupakan luaran atau hasil penelitian dari dosen-dosen, mahasiswa hingga para ahli sesuai dengan lingkup ilmiah sebagaimana tersebut diatas.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017): April 2017" : 8 Documents clear
PENGARUH PEMBINAAN CAMAT TERHADAP ORGANISASI KEOLAHRAGAAN DI KECAMATAN GARUM KABUPATEN BLITAR Muhammad Rofiq
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 1, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.82 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v1i1.179

Abstract

Pembinaan olahraga bagi masyarakat dipandang sebagai upaya memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Selain itu, pembinaan bagi masyarakat perlu diatur secara menyeluruh yaitu dengan pengaturan pembinaan yang seragam baik di desa desa, kecamatan maupun kabupaten.. Melalui pembinaan sistematis, kualitas sumber daya manusia dapat diarahkan pada peningkatan pengendalian diri, tanggung jawab, disiplin, sportivitas yang pada akhimya dapat memperoleh prestasi olahraga yang dapat membangkitkan kebanggaan bagi Kecamatan. Oleh sebab itu, pembangunan olahraga perlu mendapatkan perhatian yang lebih proporsional melalui pembinaan, manajemen, perencanaan dan pelaksanaan yang sistematis dalam pembangunan nasional. Agar dapat menjawab pertanyaan dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif, dengan variabel bebas Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kemampuan camat dalam mengadakan pembinaan, dan variabel tergantung partisipasi masyarakat dan olahraga, artinya Y = F (X), yaitu organisasi keolahragaan (Y) adalah fungsi (F) dari pengaruh pembinaan camat dalam mengolahragakan masyarakat (X). Adapun analiis yang digunakan menggunakan analisis Koe sien korelasi tata jenjang, dengan tingkat signifikansi 95 %. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh sampel 6 desa di Kecamatan Garum. Teknik Pengumpulan data dengan teknik, pingisian kuisioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah terdapat pengaruh antara pemerintahan kecamatan terhadap partisipasi masyarakat dalam bidang olah raga dapat diterima.
PELESTARIAN OLAHRAGA TRADISIONAL MENYIPET DI KOTA PALANGKARA Azahari, Abdul Rahman
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 1, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.676 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v1i1.185

Abstract

Olahraga tradisional menarik untuk dibahas karena berbagai daerah di Indonesia memiliki kekhasan tradisionalnya yang terwujud dari olahraga tradisionalnya. Misalnya olahraga tradisional keranjang kambie dari Sumatra Barat, ujungan dari Banten, keket dari Jawa Timur, barepan dari Papua dan banyak lagi yang lainnya. Selain itu olahraga tradisional sebagaimana olahraga modern menjadi jalan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sehingga multiplier effectnya semakin besar. Akan tetapi, karena berbagai hal terkait dengan kondisi saat ini, maka olahraga tradisional memerlukan transformasi tanpa meninggalkan esensi dasarnya. Oleh karena itu Olahraga tradisional perlu untuk dilestarikan dan dikembangkan. Permasalahannya adalah bagaimana upaya pemerintah untuk melestarikan dan mengembangkan olahraga tradisional tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan untuk memecahkan permasalahan tersebut dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan berlokasi di kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Adapun Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive, dengan pertimbangan sudah mengenal daerah penelitian, Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, dan untuk menguji kevalitan data menggunakan uji keabsahan data (trangulasi data) dengan menggunakan teknik analisis interaktif dari Milles dan Huberman. Hasil penelitiannya adalah sebagai berikut : Upaya pelestarian olahraga trdisional di kota Palangka Raya melalui kegiatan festival olahraga tradisional yang diselenggarakan setiap tahun di bulan Mei, kegiatan invitasi bisa antar club, antar kabupaten, antar daerah dan atau antar sekolah. Adapun upaya pelestarian dan sekaligus bentuk pemngembangan olahraga tradisional dengan memasukan olahraga tradisional menyipet ke dalam kurikulum lokal di setiap jenjang pendidikan yang disertai dengan pendidikan dan latihan bagi setiap pengajarnya.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT TK. IV 05.07.02 KEDIRI Is Prihatiningsih
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 1, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.357 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v1i1.180

Abstract

Seluruh organ tubuh manusia dapat menjalankan aktivitasnya sehari-haritanpa adanya keluhan yang berarti kesehatan harus senantiasa dijaga dan diperhatikan oleh setiap individu. Bentuk kesadaran masyarakat terhadap kesehatan yang terus meningkat dari hari ke hari, menuntut institusi dan insan kesehatan untuk mengimbanginya melalui cara peningkatan sarana prasarana, pelayanan kesehatan baik fisik maupun non fisik, peningkatan kualitas sumber daya tenaga medis dan paramedis. Sejalan dengan keinginan dan tuntutan masyarakat tersebut, rumah sakit memiliki peran yang sangat strategic dalamupaya, mempecepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Paradigma baru pelayanan kesehatan mensyaratkan rumah sakit memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai kebutuhan dan keinginan pasien dengan tetap berpedoman pada kode etik profesi dan medis. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Tingkat IV 05.07.02 Kediri dengan pendekatan kuanititatif, dan untuk mengetahui pengaruh antara variabel pelayanan dan kepuasan pelayanan, digunakan analisis Korelasi Product Moment, dengan tingkat kesalahan 5 %, Ada pengaruh yang positip antara Kualitas Pelayanan yang berpedoman pada akuntabilitas, citra positif, pengendalian terhadap Kepuasan Pasien Pegawai atas dasar Hubungan, Kenyamanan dan Keterjangkauan di Rumah Sakit IV 05.07.02 Kediri.
KORELASI MANAJEMEN KEPALA BADAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Kasus di Sekretariat Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Trenggalek) Juli Jatayu
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 1, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v1i1.181

Abstract

Manajemen merupakan sarana utama administrasi, sebab manajemen pada hakikatnya merupakan serangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh para manager untuk menunjang keberhasilan kerja dengan cara mengerahkan, menggerakkan dan mengarahkan segala sumber daya untuk mencapai tujuan secara efektif dan efesien. Sedangkan keberhasilan kerja dalam suatu instansi atau organisasi salah satunya tergantung pada satu kesatuan visi – misi dankemampuan dalam mengelola kerja organisasi yang menuju pencapaian visi – misi. Pengelolaan kerja sebuah instansi yang dalam ini di Badan Kepegawain Daerah Kabupaten Trenggalek pada dasarnya tergantung pada manajemen Kepala Badan, karena dengan manajemen yang baik, roda organisasi dapat berjalan dengan lancar, sehingga pegawai sekretariat yang berada di Sekretariat Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Trenggalek dapat bekerja secara efisien.Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah ingin mendeskripsikan pengaruh Manajemen Kepala Badan Terhadap Kinerja Pegawai Di Sekretariat Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Trenggalek. Pendekatan Penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan variabel bebas adalah Manajemen (perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan), serta varibel terikat yaitu kinerja pegawai (kedisiplinan, kerjasama, gairah kerja). Selanjutnya yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah sebagian pegawai sekretariat yang berada di Sekretariat Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Trenggalek, yang berjumlah 16 orang (sampel total), dan pengambilan sampel secara acak. Pengumpulan data dengaan teknik obsevasi, wawancara, kuisionar, dan dokumentasi. Analisisnya menggunakan teknik analisis Korelasi Product Moment menurut Pearson, dengan tingkat kesalahan 5 %. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat korelasi yang signi kan antara manajemen terhadap kinerja pegawai, khususnya di Sekretarit Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Trenggalek. Semakin baik dalam melakukan menejemen kepegawaian semakin tinggi kinerja pegawai.
PERAN DUTA WISATA PANJI GALUH DALAM PENGEMBANGAN WISATA BUDAYA DI KOTA KEDIRI Suharto, Iqbal
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 1, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.969 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v1i1.182

Abstract

Kepariwisataan sampai sejauh ini masih menjadi salah satu pendapatan negara. Banyak masyaarakaat yang hidupnya sangat bergantung pada kehidupan kepariwisataan. Oleh karena itu kepariwisataan harus terus digali dan dikembangkan. Banyak cara memperkenalkan dan mempromosikan keunikan dan keindahan alam maupun budaya masyarakat, bisa melalui promosi melalui mass media (media sosial), pentas di dalam maupun di luar negari atau melalui utusan atau pramuwisata. Demikian juga dengan keberadaan panji dan galuh di kota Kediri Provinsi Jawa Timur Indonesia. Permasalahannya adalah (1). Apa peranan duta wisata Panji Galuh Kota Kediri dalam mempromosikan dan memajukan pariwisata yang ada di dalam Kota Kediri ?. (2). Kendala apa yang dihadapi dalam menjalankan tugas dan peran sebagai duta wisata Panji Galuh ?. Menyadari pada karakter permasalahan dan agar bisa menjawab permasalahan secara lengkap maka pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive, dengan alasan bahwa peneliti sudah mengenal daerah penelitian, sehingga peneliti sudah mengetahui siapa saja yang dapat dijadikan nara sumber (informan kunci) guna menggali data penelitian. Adapun teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi partisipasi dan dokumentasi. Sebelum dianalisis data terlebih dahulu dengan uji validasi data, kemudian dianalisis dengann teknik Analisis interaktif dari Miles dan Huberman, yang miliputi data Reduktion, data display, dan Veri cation. Hasil penelitiannya adalah duta wisata Panji galuh di kota Kediri kurang berperan dalam mempromosikan keanekaragaman kepariwisataan di kota Kediri. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya koordinasi antar instansi di pemerintahan kota Kediri maupun dengan lembaga wisata. Minimnya anggaran di dinas pariwisata untuk kegiatan promosi yang mengaitkan kegiatan panji dan galuh. Panji dan Galuh hanya merupakan kegiaatn rutin tahunan saja. Kurangnya kerjasama antar dinas pariwisata kkota Kediri dengan pihak luar terkait dengan kegiatan promosi wisata.
PENGARUH PENGAWASAN KEPALA SATUAN TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI SATUAN, POLISI PAMONG PRAJA DI SUB BAGIAN TATA USAHA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN TRENGGALEK Sony Suyanto
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 1, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.251 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v1i1.183

Abstract

Keberhasilan kerja Pegawai SatuanPolisi PamongPraja yang berada di Sub Bagian Tata Usaha Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Trenggalek yang dalam penelitian ini nantinya disingkat dengan di Sub Bagian Satpol PP Kabupaten Trenggalek dapatmemberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik, maka para pegawai tersebut harus mempunyai semangat kerja yang tinggi, selain itu sebagai Pegawai Negeri Sipil dan sebagai abdi Negara. maka mereka harus dapat melaksanakan tugas kedinasan sebaik-baiknya dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab. Pengawasan kepada para pegawai dalam suatu instansi atau organisasi Satuan Polisi Pamong Praja yang biasa disingkat dengan Satpol PP, perlu dilakukan sebagai usaha untuk dapat mencegah kemungkinan adanya penyimpangan dari pada rencana-rencana, instruksi instruksi, saran-saran dan, sebagainya yang telah ditetapkan, sehingga sangat diperlukan adanya pengawasan dari pimpinan. Pengawasan dilakukan karena merupakan tindakan yang biasa dilakukan oleh seorang pimpinan untuk mengetahui apakahjalannya, pekerjaan dan hasilnya sesuai dengan rencana atau tidak. Permasalahannya apakah pengawasan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja berpengaruh positif terhadap Prestasi Kerja Pegawai Di Sub Bagian Tata Usaha Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Trenggalek. Agar bisa menjawab permasalahan, maka digunakan pendekatan penelitian kuantitatif, untuk penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan teknik analisisnya adalah korelasi product moment, dengan hasil penelitian terdapat pengaruh Pengawasan Kepala Satuan Terhadap Prestasi Keria Pegawai Satuan, Polisi Pamong Praja Di Sub Bagian Tata Usaha Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Trenggalek.
HUBUNGAN KERJA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DENGAN PEMERINTAH DESA GURAH KABUPATEN KEDIRI (Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 9 Pasal 35 Tahun 2006) Fauziah Hanum
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 1, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.799 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v1i1.178

Abstract

Hubungan kerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan Pemerintah DesaGurah, merupakan Hubungan kemitraan yang meliputi Penyeleggaraan Pemerintahan,Pembangunan dan Kemasyarakatan. Hubungan kemitraan ini diatur dalam pasal 35 PerdaKabupaten Kediri Nomor 9 tahun 2006. Kedua lembaga tersebut memiliki tugasnya masingmasing,namun dalam menjalankan fungsinya terdapat keterkaitan yang erat satu denganlainnya.Tujuan penelitian adalah Mendiskripsikan Hubungan kerja BPD dengan PemerintahDesa serta mendiskripsikan faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambatimplementasi Perda Kabupaten Kediri tentang Hubungan kerja BPD dengan PemerintahDesa Gurah. Dalam mencapai tujuan tersebut digunakan pendekatan kualitatif, sehinggapenelitian ini diharapkan mampu menggali informasi yang lebih luas, mendesain,dan mendalami fenomena yang terjadi di obyek studi. Selain itu penelitian diskriptifkualitatif dapat menjelaskan dan mendiskripsikan kondsi yang sedang terjadi di lapangan.Pengumpulan data dengaan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Penentuaninforman dengan teknik purposive sampling.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa : Hubungan kerjaBPD dengan Pemerintah Desa dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya masingmasing,hubungan baik ini tidak hanya terjalin pada hubungan antar lembaga tetapi jugahubungan antar individu, yang memiliki dampak positif terhadap kinerja dua lembagaini. Hasil dari hubungan kemitran dan fungsional dari kedua lembaga tinggi di pedesaantersebut dengan terbentuknya peraturan desa (Perdes) yang aspiratif.
PENGARUH ANTARA PEMBINAAN MOTIVASI DAN PENGAWASAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI, DI SMAN 1 DONGKO KABUPATEN TRENGGALEK Harmoko Harmoko
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 1, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.571 KB) | DOI: 10.30737/mediasosian.v1i1.184

Abstract

Pegawai negeri sebagai unsur aparatur negara bertanggung jawab didalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pelaksanaan pembangunan dalam rangka mencapai tujuan nasional. Oleh karena itu diperlukan adanya pegawai negeri sipil yang penuh kesetiaan dan ketaatan baik kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara dan Pemerintah serta memiliki mental yang baik, bersih dan berwibawa.Agar dapat mencapai hal terseebut perlu terus dilakukan pembinaan terhadap pegawai negeri sipil. Pembinaan merupakan usaha yang dilakukan oleh seorang pemimpin dengan cara sadar, berencana, teratur dan terarah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan dengan tindakan-tindakan yang berupa pengarahan, motivasi dan sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Dasar 1945 Alinea IV. motivasi dapat berperan sebagai pendorong kemauan dan keinginan untuk bekeria secara ikhlas, senang dan penuh semangat derni untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Kesemuanya ini bertujuan agar semuapegawai dapat mencapai hasil yang semaksimal mungkin. Selanjutnya dalam setiap usaha pengawasan menurut Sarwoto terdiri atas tindakan meneliti adalah segala sesuatu telah ditetapkan berdasarkan instruksi-instruksi yang telah dikeluarkan atau prinsip- prinsip yang telah ditentukan. Menurut Sarwoto tujuan dari pengawasan adalah menemukan atau menunjukkan kelemahan-kelemahan agar dapatdiperbaiki dan mencegah berulangnya kelemahan-kelemahan itu. Setelah dilakukan analisis data dan ternyata terdapat pengaruh Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi terhadap Peningkaian Produkti tas Kerja Pegawai Negeri Sipil diterima.

Page 1 of 1 | Total Record : 8