cover
Contact Name
Euis Kurniati
Contact Email
euiskurniati@upi.edu
Phone
+62818630149
Journal Mail Official
edukid@upi.edu
Editorial Address
Departemen Pedagogik Program Studi PGPAUD Universitas Pendidikan Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 16935284     EISSN : 26856409     DOI : https://doi.org/10.17509/edukids.v18i1
Core Subject : Education,
Jurnal Edukids bertujuan untuk memfasilitasi penyebaran penelitian tentang isu-isu yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini untuk menyelesaikan masalah dalam pendidikan dan pembelajaran. Jurnal ini berisi artikel penelitian yang diproses melalui blind peer review. Jurnal Edukids menerima artikel tentang pendidikan anak, perkembangan anak, kurikulum dan pembelajaran, ilmu pengetahuan dan teknologi untuk anak-anak, kebijakan yang berkaitan dengan anak-anak, pendidikan guru untuk anak usia dini, pengasuhan anak, ilmu pengetahuan dan teknologi untuk anak-anak, dan bidang lain yang berkaitan dengan anak usia dini. Jurnal Edukids dapat mengakomodasi para peneliti, dosen, pengamat pendidikan anak-anak, mahasiswa, praktisi di bidang pendidikan anak usia dini untuk mempublikasikan pekerjaan mereka secara luas.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2017)" : 10 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI PENERAPAN METODE EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN SAINS PADA ANAK Fidiyani, Intan Martha; Nugraha, Ali; Mariyana, Rita
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.446 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i1.17089

Abstract

Abstract :  Improved Child cognitive ability through application of Experimental Methods in Learning Science Kids ON. Purpose Of Research Singer is implementing the Learning WITH using experimental method / Attempted to review improve cognitive abilities Children in kindergarten. Kartini Village Jatitengah Jatitujuh District of Majalengka. Used operates Namely Research Action Research (PTK) that includes cognitive development Namely ASPECTS OF ASSESSMENT 1). Know And Mixing Colors, 2). Know the Cause and Effect Occurrence Rain, 3). Know the Differences Rough and Smooth, 4). Imitating the Pattern, 5). Develop Pieces of Puzzle. The subject of research is the Son of group B TK. Kartini Village Jatitengah Jatitujuh District of Majalengka in the academic year 2014-2015 That amounts to 39 Children. Based on the findings that the application of the experimental method, observation / experiment to improve cognitive abilities Children's review showed Developments That Are Very Good. It Singer visible from EVERY improvement cycle, including CYCLE I 18.97% Children Not Evolve (BB) 72.82 Children From Growing (MB), 8.20% Emerging accordance Hope Kids, Kids and 0% Emerging Very Good (BSB ). TIN average value of 1.9 and mastery learning reached 47.24%. THE CYCLE II increased 1.54% including Son Not Yet Evolving (BB), 41.74% Start Child Development (MB), 41.54% Emerging accordance Children Hope (BSH), 11.28% Children Growing Very Good ( BSB) The value of the average TIN mastery learning by 2.56 and reached 64.49% and the ON CYCLE III Namely increased The Very encouraging Ie 0% Children Not Evolve (BB), 0.51% Start Child Development (MB) 46.67% Emerging accordance Children Hope (BSH) and 52.82% of Children growing Very Good (BSB) averaged TIN value of 3.5 and mastery learning reached 87.44%. Based on the research findings of CAN concluded that the application of the experimental method CAN improve cognitive abilities of the Child. Recommendations Of Research Singer is professor CAN hearts experimental method using learning activities in kindergarten.Abstrak: Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Penerapan Metode Eksperimen Dalam Pembelajaran Sains Pada Anak. Tujuan dari penelitian ini adalah melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen/percobaan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak di TK. Kartini Desa Jatitengah Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Peneletian Tindakan Kelas (PTK) yang mencakup aspek penilaian pengembangan kognitif yaitu 1). Mengenal dan Mencampur Warna, 2). Mengenal Sebab Akibat Terjadinya Hujan, 3). Mengenal Perbedaan Kasar dan Halus, 4). Meniru Pola, 5). Menyusun Kepingan Puzzle. Adapun subjek penelitian adalah anak kelompok B TK. Kartini Desa Jatitengah Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka tahun pelajaran 2014-2015 yang berjumlah 39 anak. Berdasarkan hasil  observasi bahwa penerapan metode eksperimen/percobaan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak menunjukan perkembangan yang sangat baik. Hal ini terlihat dari peningkatan setiap siklusnya, diantaranya siklus I 18,97%  anak Belum Berkembang (BB), 72,82 anak Mulai Berkembang (MB), 8,20% anak Berkembang Sesuai Harapan, dan 0% anak Berkembang Sangat Baik (BSB). nilai rata-ratanya diperoleh sebesar 1,9 dan ketuntasan belajarnya mencapai 47,24%. Pada siklus II mengalami peningkatan diantaranya 1,54% anak yang Belum Berkembang (BB), 41,74% anak Mulai Berkembang (MB), 41,54% anak Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 11,28% anak Berkembang Sangat Baik (BSB)  nilai rata-ratanya diperoleh sebesar 2,56 dan ketuntasan belajarnya mencapai 64,49% dan pada siklus III yaitu mengalami peningkatan yang sangat  mengembirakan yaitu 0% anak Belum Berkembang (BB), 0,51% anak mulai Berkembang (MB), 46,67% anak Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 52,82% anak yang Berkembang Sangat Baik (BSB)  nilai rata-ratanya diperoleh sebesar 3,5 dan ketuntasan belajarnya mencapai 87,44%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak. Rekomendasi dari penelitian ini adalah guru dapat menggunakan metode eksperimen dalam kegiatan pembelajaran di TK.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KINESTETIK ANAK MELALUI PEMBELAJARAN TARI KREASI BINATANG LAUT Sri Rahayu; Badru Zaman; I Gusti Komang Aryaprasetya
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.965 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i1.17096

Abstract

Abstrac : Improving Children’s Kinesthetic Skills Through The Teaching And Learning Of Ocean Animal Creative Dances. The background to the research is the problem found in Taman Kanak-Kanak (Kindergarten, shortened into Indonesian TK) Kebon Baru Utara, Kesambi District, Cirebon City, namely a lack of instruction that can stimulate kinesthetic skills, causing children’s kinesthetic skills to be low. In general, the research aims to find about efforts of improving the kinesthetic skills of Class B students of TK Kebon Baru Utara through the teaching and learning of ocean animal creative dances. More specifically, it aims to find about the objective conditions of group B children’s kinesthetic skills at TK Kebon Baru Utara, the implementation of the teaching and learning of ocean animal creative dances to group B children at TK Kebon Baru Utara, and improvement in children’s kinesthetic skills after the implementation of ocean animal creative dances to group B TK Kebon Baru Utara.The research employed Classroom Action Research method collaborating with the homeroom teacher. The subjects consisted of 12 class B children of TK Kebon Baru Utara, Kesambi District, Cirebon City, with 3 and 9 female and male students, respectively. Based on the findings, it is found that through the implementation of ocean animal creative dances teaching and learning to class B of TK Kebon Baru Utara, Kesambi District, Cirebon City, children’s kinesthetic skills improved in each of the cycles. The improvement in children’s kinesthetic skills was observed since the pre-cycle, in which it developed very well for 7%, then rose to 27% in cycle I, and increased to 75% in cycle II. Hence, it can be concluded that through the teaching and learning of ocean animal creative dances, children’s kinesthetic skills increased from cycle I to cycle II for 48%. This improvement was observed in children’s ability to coordinate their head, body, hands, and legs according to the rhythm and in their demonstration of agility in dancing. Thus, the researcher recommends teachers to implement the teaching and learning of ocean animal creative dances that are more varied in order to maximally increase and develop children’s kinesthetic skills.Abstrak : Meningkatkan Kemampuan Kinestetik Anak Melalui Pembelajaran Tari Kreasi Binatang Laut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di Taman Kanak-kanak Kebon Baru Utara Kecamatan Kesambi Kota Cirebon yaitu masihrendahnyakemampuan kinestetik anak.Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi objektif, penerapan pembelajaran tari kreasi binatang laut, serta peningkatan kemampuan kinestetik pada anak kelompok B di TK Kebon Baru Utara melalui pembelajaran tari  kreasi binatang laut. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang berkolaborasi dengan guru kelas. Subjek penelitian ini anak-anak kelompok B TK Kebon Baru Utara Kecamatan Kesambi Kota Cirebon yang berjumlah 12 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan kemampuan kinestetik anak menunjukan adanya peningkatan kemampuan kinestetik anak dari setiap siklusnya terlihat dari pra siklus tidak ada anak yang berada pada kategori BSH, pada akhir siklus I mengalami sedikit peningkatanakhir siklus II tidak ada anak yang berada di kategori BB. Maka dapat disimpulkan kemampuan kinestetik anak kelompok B TK Kebon Baru Utara melalui pembelajaran tari kreasi binatang laut mengalami peningkatan dari akhir siklus I  ke akhir siklus II. Oleh karena itu peneliti merekomendasikan kepada guru untuk memberikan pembelajaran tari kreasi binatang laut yang lebih beragam lagi agar kemampuan kinestetik anak dapat berkembang dan meningkat dengan maksimal.
HUBUNGAN ANTARA PENATAAN LINGKUNGAN BELAJAR OUTDOOR DENGAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI Rosnita, Astiani; Rudiyanto, Rudiyanto; Mariyana, Rita
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.897 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i1.17090

Abstract

The Contribution Of Outdoor Learning Environment To Young Children’s Gross Motor Skills. The research aims to determine about contribution of outdoor learning enviroment to young children’s evaluated gross motor skills. The research conducted in kindergartents at Gunung Sindur  District Bogor  Regency. It adopted corelation  methode. The subject of the research with 80 young children from 8 (eight)  kindergratens Group B that are taken from at Gunung Sindur they are TK Islam Ar Rasyid,TK Pertiwi,TK Al Kautsar,TK Tunas Bangsa,TK Tunas Karya,TK Nurl Iman,TK An Nahl,and TK An Nur. Data were collected through observation of outdoor learning environment and from the existing data in each respective school containing information about children’s gross motor skills. The data were analyzed with quantitative-descriptive technique involving several stages, namely validation, reliability check, the comparison of  mean test, inference. The findings show that the outdoor learning environment was in the “ideal” category for 62,50% and the result of young children’s gross motor skills evaluation were in category “develop according to expectations” for 48,75%. therefor, it can be inferred that the setting of outdoor learning environment has contribution to young children’s gross motor skills.Hubungan Antara Penataan Lingkungan Belajar Outdoor Dengan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penataan lingkungan belajar outdoor dengan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Penelitian ini dilakukan di sekolah Taman Kanak-kanak se-Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode korelasi. Subjek penelitian berjumlah 80 orang anak kelompok B dari 8 sekolah Taman Kanak-kanak, Taman Kanak-kanak yang di teliti yaitu TK Islam Ar-Rasyid, TK Pertiwi, TK Al-Kautsar, TK Tunas Bangsa, Tunas Karya, Nurul Iman, TK An-Nahl dan TK An-Nur. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui observasi mengenai lingkungan belajar outdoor dan pengambilan data yang sudah ada di setiap sekolah yang berisi kemampuan motorik kasar anak. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kuantitatif dengan beberapa tahapan diantaranya adalah proses validasi, reliabilitas, analisis uji perbandingan rata-rata, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan lingkungan belajar outdoor berada dalam ketegori ideal yaitu sebesar 62,50% dan kemampuan motorik kasar anak usia dini berada dalam kategori berkembang sesuai harapan (BSH) sebesar 48,75%. Sehingga dapat ditarik kesimpulan adanya hubungan penataan lingkungan belajar outdoor dengan kemampuan motorik kasar anak usia dini.
MINAT SISWA SMA KELAS XII KECAMATAN SUKASARI KOTA BANDUNG TERHADAP PROGRAM STUDI S1 PGPAUD FIP UPI Haristi, Rizka; Setiasih, Ocih; Listiana, Aan
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.645 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i1.17091

Abstract

Abstrac : The Interest of Twelfth Grade Senior High School Students in Sukasari District Bandung City in the Undergraduate Study Program of PGPAUD FIP UPI.The research is prompted by the phenomenon of the low number of students interested in the Study Program of PGPAUD, more specifically the study program of PGPAUD FIP UPI. The low interest is contradictory to the greatly increasing demands for early childhood education teachers in the field. Therefore, the research aims to find the profile of data on the interest of twelfth grade senior high school students in Sukasari District, Bandung City, in the undergraduate study program of PGPAUD FIP UPI, as examined from school status, gender, and specialization. The method employed was cross sectional survey. The population of this research was as many as 681 twelfth grade senior high school students from all over Sukasari District for the school year of 2014-2015, and with disproportional stratified sampling, 246 students were taken as the sample. The data were collected by means of close-ended questionnaires that were then analyzed using descriptive statistic. The results show that 6.50% of the students in the District were interested in the Study Program of PGPAUD FIP UPI. In terms of school status, the percentages for private and state senior high school students interested in this study program were 7.77% and 5.60%, respectively. As regards gender, the percentages of female and male students interested in this study program were 8.87% and 4.92%, respectively. With regard to specialization in senior high school, the percentages of social sciences and natural sciences students interested in the study program were 46% and 5.17%, respectively. There are possibly three key aspects affecting this phenomenon, among others are students’ perception of guaranteed future career for PGPAUD graduates, the influence of urban life on students, and the lack of contribution from the Study Program of PGPAUD FIP UPI to senior high school students. The research recommends that the government make appropriate policies concerning certainty of employment for early childhood education teachers and the study program of PGPAUD FIP UPI carry out promotional and extension programs.Abstrak : Minat Siswa SMA Kelas XII Kecamatan Sukasari Kota Bandung terhadap Program Studi S1 PGPAUD FIP UPI. Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena rendahnya jumlah peminat Program Studi PGPAUD, khususnya Program Studi PGPAUD FIP UPI. Kondisi tersebut bertolak belakang dengan kebutuhan guru PAUD di lapangan yang semakin besar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data profil minat siswa SMA Kelas XII Kecamatan Sukasari Kota Bandung terhadap program Studi S1 PGPAUD FIP UPI yang juga ditelaah berdasarkan status sekolah, jenis kelamin, dan jurusan di SMA. Metode yang digunakan adalah  survei cross sectional. Populasi penelitian ini merupakan seluruh siswa SMA Kelas XII se-Kecamatan Sukasari tahun ajaran 2014-2015 yang berjumlah 681, sedangkan sampel berjumlah 246 siswa dengan teknik disproportional stratified sampling. Alat pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket tertutup yang kemudian dianalisis dengan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6,50% siswa di kecamatan tersebut yang berminat terhadap program studi PGPAUD FIP UPI. Dilihat berdasarkan status sekolah, siswa SMA Swasta yang berminat terhadap program studi ini sebesar 7,77% dan SMA Negeri 5,60%. Dilihat berdasarkan jenis kelamin, 8,87% siswa perempuan berminat terhadap program studi ini sedangkan laki-laki sebesar 4,92%. Dilihat berdasarkan jurusan di SMA, siswa IPS memperoleh persentase minat sebesar 8,46% dan IPA 5,17%. Tiga faktor utama yang mungkin mempengaruhi kondisi tersebut diantaranya: persepsi siswa terhadap keterjaminan karier lulusan PGPAUD, pengaruh lingkungan siswa yang berada di wilayah perkotaan, dan kurangnya kontribusi Prodi PGPAUD FIP UPI di kalangan siswa SMA. Rekomendasi penelitian ini agar pemerintah membuat kebijakan yang tepat mengenai keterjaminan profesi guru PAUD dan bagi Prodi PGPAUD FIP UPI agar melaksanakan promosi dan sosialisasi.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA HASIL KARYA ANAK Faridawati, Ria; Eliyawati, Cucu; Rudiyanto, Rudiyanto
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.573 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i1.17086

Abstract

Increase Speaking Skills In Early Childhood Through Story Method Using Children’s Works Media. Based on the background and the reality in the scope shows that the children’s speaking skills are  less, it seen when the time of learning activities there are children who have not clearly in pronouncing sentence, the child tend to be passive, quiet, less communicative, less responsive and less clear in conveying the message. It caused by incorrect use of the method of learning which given by the teacher in the classroom. Therefore, story methods using children’s works media activities can be used as an alternative to make learning more meaningful. The purpose of this research is to improve the speaking skills of a group in Raudhatul Athfal Daarul Amanah with a learning story method using children’s works media activities. This research method used classroom action research. Objects of this class action research is student a group in Raudhatul Athfal Daarul Amanah totaling 15 children, consisting of 8 girls and 7 boys. Based on the analysis of data after the research is done, the children’s speaking skill was increase in each cycle, it seen starting from the first cycle that some of the child begins to dare to express his opinion in although it always have to be accompanied by a teacher, next on the second cycle that part of  the child has started to express his opinion without bring accompanied by a teacher,  next result on the third cycle, almost all children to express his opinion with confident, more communicative with many questions as well as able to speak fluently when the telling of his work. Therefore, it can be concluded that the through story method using children’s work media activities can improve children's speaking skills in A group of Raudhatul Athfal Daarul Amanah Cimahi Academic Year 2015/2016. Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita Menggunakan Hasil Karya Anak. Berdasarkan latarbelakang serta realita yang ada di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan berbicara anak masih kurang, terlihat pada saat kegiatan pembelajaran masih ada anak yang belum terlihat jelas dalam mengucapkan kalimat, anak cenderung pasif, pendiam, kurang komunikatif, kurang tanggap dan kurang jelas dalam menyampaikan pesan. Permasalahan  tersebut salah satunya diakibatkan oleh belum tepatnya penggunaan metode pembelajaran dan media yang diberikan oleh guru di dalam kelas. Untuk itu, metode bercerita menggunakan media hasil karya anak dapat dijadikan alternatif untuk menjadikan pembelajaran lebih bermakna. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak pada kelompok A di Raudhatul Athfal Daarul Amanah melalui metode bercerita menggunakan media hasil karya anak. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Obyek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelompok A Raudhatul Athfal Daarul Amanah  yang berjumlah 15 anak diantaranya 8 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, kemampuan berbicara anak mengalami peningkatan pada setiap siklusnya, dimulai pada siklus I dimana beberapa anak mulai berani mengungkapkan pendapatnya meskipun harus selalu ditemani oleh guru, dilanjutkan pada siklus II dimana sebagian anak mulai berani mengungkapkan pendapatnya tanpa ditemani oleh guru, selanjutnya pada siklus III dengan hasil hampir seluruh anak berani mengungkapkan pendapatnya dengan percaya diri, lebih komunikatif dengan banyak bertanya serta mampu berbicara dengan lancar ketika menceritakan hasil karyanya. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui metode bercerita menggunakan media hasil karya anak dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak pada kelompok A di Raudhatul Athfal Daarul Amanah Cimahi Tahun Ajaran 2015/2016.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SIKAP ILMIAH ANAK MELALUI PEMBELAJARAN SAINS DENGAN METODE INKUIRI Nuraeni, Winny; Nugraha, Ali; Romadoni, Nur Faizah
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.455 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i1.17092

Abstract

Improving Children’s Scientific Attitude Through Science Teaching Learning with Inquiry Method. This research was prompted by the problem found among B1 Group children of RA Ar-Royyan, namely low scientific attitude. The follow-up to this problem is improvement in teaching and learning; in this regard, the researcher designed science teaching and learning with inquiry method. The purpose of this research is to find about improvement in B1 group children’s scientific attitude after the implementation of science teaching and learning with inquiry method. The subjects consisted of 8 (eight) B1 group children of RA Ar-Royyan Dungus Cariang District, Bandung, with 5 male and 3 female students, respectively. The research adopted classroom action research method. The techniques of data collection employed were observation, interview, and documentation. The findings show that in the pre-cycle, 75% of the children were under the category of undeveloped, 12.5% starting to develop, 12.5% developing according to expectation, and 0% developing very well. At the end of cycle 1, 12.5% of the children were under the category of undeveloped, 25% starting to develop, 50% developing according to expectation, and 12.5% developing very well. At the end of cycle II, children’s scientific attitude was at the category of undeveloped for 0%, starting to develop 0%, developing according to expectation 75%, and developing very well 25%. In conclusion, science teaching and learning with inquiry method can improve the scientific attitude of B1 group children of RA Ar-Royyan Dungus Cariang District, Bandung. It is recommended that teachers and principal of the school under research make science teaching and learning with inquiry method an alternative in teaching and learning to improve children’s scientific attitude. Meningkatkan Kemampuan Sikap Ilmiah Anak Melalui Pembelajaran Sains dengan Metode Inkuiri. Penelitian ini dilakukan atas dasar permasalahan yang muncul pada anak kelompok B1 RA Ar-Royyan, yaitu rendahnya kemampuan sikap ilmiah anak. Tindak lanjut dari permasalahan tersebut adalah perlu adanya perbaikan dalam pembelajaran, dalam hal ini peneliti merancang penelitian melalui pembelajaran sains dengan metode inkuiri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan sikap ilmiah pada anak kelompok B1 setelah penerapan pembelajaran sains dengan metode inkuiri. Subjek pada penelitian adalah anak kelompok B1 RA Ar-Royyan Kecamatan Dungus Cariang Bandung berjumlah 8 anak, yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh, yaitu pada kondisi pra siklus anak dengan kategori belum berkembang (BB) 75%, mulai berkembang (MB) 12,5%, berkembang sesuai harapan (BSH) 12,5%, dan berkembang sangat baik (BSB) 0%. Pada akhir siklus I, pada kategori belum berkembang (BB) 12,5%, mulai berkembang (MB) 25%, berkembang sesuai harapan (BSH) 50%, dan berkembang sangat baik (BSB) 12,5%. Pada akhir siklus II, kemampuan sikap ilmiah anak pada kategori belum berkembang (BB) 0%, mulai berkembang (MB) 0%, berkembang sesuai harapan (BSH) 75%, dan berkembang sangat baik (BSB) 25%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran sains dengan metode inkuiri dapat meningkatkan kemampuan sikap ilmiah pada anak kelompok B1 RA Ar-Royyan Kecamatan Dungus Cariang Bandung. Rekomendasi bagi guru dan sekolah dari penelitian yang telah dilakukan hendaknya pembelajaran sains dengan metode inkuiri ini dapat menjadi alternatif dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan sikap ilmiah pada anak.   
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI TEKNIK MOZAIK Putri, Farah Rizkita; Rudiyanto, Rudiyanto; Arya, I Gusti Komang
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.308 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i1.17087

Abstract

Abstrac : Improve Fine Motor Skills of Children Through the Mosaic Technique.This research take issue from Raudatul Athfal Nurul huda. 4 out of 10 children not control fine motor skills in terms of putting or holding an object by use of the hands involving the movement of the eye and hands, childrens not yet ready for coordination between the right hand with the left hand. A technique used teacher are less varied, so it is not fully stimulate child to train their fine motor skills. Therefore, the purpose of this research to try to improve fine motor skills the used different technique than usual, that would give a positive impact on children through mozaik engineering. The methodology that was used in this research is research class action. While engineering and instrument data collection in the form of observation, interviews and documentation. Data analysis used is the reduction of the data. The subjects of research from Raudatul Athfal Nurul huda as many as 10 childrens. The research starting from 03th august 2015 until 27th august 2015. Research done in three cycle there are in every single cycle has two action. The result of research showed fine motor skill has increased. The lab data showed there has been increasing the achievement of the development was very good until 83 % at the end cycle III. Based on the survey a conclusion can be drawn that mozaik engineering can be used as recommendations as one way to improved the fine motor skills of childrens.Abstrak : Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak melalui Teknik Mozaik. Penelitian ini mengangkat masalah dari Raudatul Athfal Nurul huda belum sepenuhnya memenuhi tahapan perkembangan seusianya. Dapat dibuktikan 4 dari 10 anak belum tercapainya koordinasi gerakan motorik halus dalam hal kegiatan meletakan/memegang suatu objek dengan mengunakan jari tangan dan mengkoordinasi gerakan mata dengan tangan, anak belum siap untuk koordinasi gerak tangan kanan dan tangan kiri atau antara jari-jemari. Teknik yang digunakan oleh guru kurang bervariasi sehingga belum sepenuhnya merangsang agar anak melatih keterampilan motorik halusnya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini mencoba meningkatkan keterampilan motorik halus anak menggunakan teknik yang berbeda dari biasanya sehingga dapat memberikan dampak positif bagi anak melalui teknik mozaik. Metode yang diunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas. Sedangkan teknik dan alat pengumpul data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data. Subjek penelitian kelompok A di Raudatl Athfal Nurul Huda sebanyak 10 anak. Pelaksanaan penelitian dimulai dari 3 Agustus 2015 hingga 27 Agustus 2015.  Penelitian dilakukan melalui tiga siklus dan setiap siklus terdiri dari dua tindakan.  Hasil penelitian menunjukan perkembangan motorik halus anak terdapat peningkatan yang cukup baik. Data hasil penelitian yang telah dilaksanaakan menunjukan terdapat peningkatan pencapaian perkembangan pada kategori berkembang sangat baik (BSB) sebesar 83% pada akhir Siklus III. Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa teknik mozaik dapat dijadikan rekomendasi sebagai salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Sofiah, Siti; Rudiyanto, Rudiyanto; Mariyana, Rita
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.008 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i1.17093

Abstract

Abstrac : Implementation of Facilities and Infrastructure Management at the Institute of Early Childhood Education (Case Study in RA AL-Mu'min West Bandung regency). The focus of facilities and infrastructure management process is divided into subfokus planning, procurement, maintenance and supervision. Focus constraints management infrastructure constraints subfokus divided into planning, procurement, utilization, maintenance and supervision. Research is conducted qualitatively by using a single case study. This approach was Chosen in order to Obtain a natural and comprehensive data on the issue is being investigated. In this study, Researchers act as a key instrument of planning, implementing, collecting the data, analyzing, interpreting the the data and report the results. Data Obtained through (1) observation, (2) interview, and (3) documentation. Data analysis was Carried out in two stages, the time of collection and after the data collection. The analysis through the steps of data reduction, display data, and the data verification. Mechanical checking the validity of the data used to hold more diligent observation and testing triangulasi. The Reasecrh of Data analysis is then Obtained two Conclusions: (1) planning the which includes about Determining the needs of RA-related facilities and infrastructure, the determination of the required budget, Determining who Reviews those that facilitate or finance the procurement of Reviews These facilities; (2) The procurement includes: through purchase, make your own, grants, school recycling of goods that have been using; (3) maintenance covers anyone who Participated maintain infrastructure RA, then anyone who is Involved in the maintenance and how to maintain the facilities and pasarana in order to REMAIN well preserved condition (4) The supervision includes berapa how long and how Often the checks done by the school and anyone who checks the facilities and good infrastructure in RA AL-Mu'min West Bandung regency. All These points are unified process is implemented a management infrastructure in RA AL-Mu'min West Bandung regency.Abstrak : Implementasi Manajemen Sarana dan Prasarana di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (Studi Kasus di RA AL-Mu’min Kabupaten Bandung Barat ). Fokus penelitian ini adalah Proses manajemen sarana dan prasarana di RA AL-Mu’min Kabupaten Bandung Barat dan Kendala-kendala dalam proses manajemen sarana dan prasarana RA AL-Mu’min Kabupaten Bandung Barat. Fokus Proses manajemen sarana dan prasarana dibagi menjadi subfokus perencanaan, pengadaan, pemeliharaan dan pengawasan. Fokus kendala-kendala manajemen sarana dan prasarana dibagi menjadi subfokus kendala perencanaan, pengadaan, pendayagunaan,  pemeliharaan dan pengawasan. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus tunggal. Pendekatan ini dipilih agar dapat memperoleh data secara alami dan komprehensif mengenai masalah yang diteliti. Pada penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrumen kunci yang merencanakan, melaksanakan, mengumpulkan data, menganalisis, menafsirkan data dan melaporkan hasil penelitian. Data yang diperoleh melalui (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Analisis data dilakukan dalam dua tahap yaitu saat pengumpulan data dan setelah pengumpulan data. Analisis tersebut melalui langkah-langkah yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi data. Teknik pengecekan keabsahan data yang digunakan adalah mengadakan pengamatan lebih tekun dan menguji triangulasi. Hasil analisis data tersebut kemudian diperoleh empat kesimpulan yaitu:  (1) perencanaan yang meliputi tentang penentuan kebutuhan RA terkait sarana dan prasarana, penentuan anggaran yang dibutuhkan, penentuan siapa-siapa saja yang memfasilitasi atau membiayai pengadaan sarana tersebut ; (2) pengadaan yang meliputi :melalui pembelian, membuat sendiri, penerimaan hibah, pendaurulangan barang barang sekolah yang telah using; (3) pemeliharaan meliputi siapa saja yang ikut memelihara sarana dan prasarana RA,  kemudian siapa saja yang terlibat dalam pemeliharaan beserta cara memelihara sarana dan pasarana agar tetap terjaga dengan baik kondisinya (4) pengawasan meliputi berapa lama dan berapa kali pengecekan di lakukan oleh pihak sekolah dan siapa saja yang mengecek sarana dan prasrana yang ada di RA AL-Mu’min Kabupaten Bandung Barat.  Semua poin tersebut merupakan kesatuan proses manajemen sarana dan prasarana yang dilaksanakan di RA AL-Mu’min Kabupaten Bandung Barat.
GAMBARAN KETERAMPILAN SOSIAL EMOSI ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI SEKOLAH PAUD INKLUSI BUNDA GANESA Dewi, Aulia Rahmawati; Juhanaini, Juhanaini; Listiana, Aan
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.858 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i1.17088

Abstract

The Description of Social Emotional Skills Children with Autism Spectrum Disorder (ASD) in Paud Inklusi Bunda Ganesha.  Much research on emotional-social skills has been done; however, there is limited research on the emotional-social skills and stimulations for young children, especially those with Autism Spectrum Disorder (ASD). Therefore, the writer attempts to conduct research on ASD children focusing on their emotional-social skills. The problem in this research is formulated this way: “How are the emotional-social skills of children with Autism Spectrum Disorder in Bunda Ganesa Early Childhood Education School described?” The research adopted a descriptive method with the qualitative approach. Qualitative research was selected because this research emphasizes investigative efforts to (naturally) study the on-going phenomena in the finding of the emotional-social skills of children with ASD at Bunda Ganesa Early Childhood Education School. The research involved a four-year-old boy diagnosed with ASD. The research was conducted from October 1 – November 7, 2014. The findings show that children with ASD experience some obstacles, which support the existing theories, where children with ASD have difficulties in communicating, tend to avoid eye contact (not focused), and have difficulties in using gestures to communicate. In addition, children with ASD are inclined to enjoy being alone and become disinterested in playing with their friends. In the field, it is not impossible that the writer finds obstacles and problems during the writing of this undergraduate thesis. Teachers and schools are recommended to pay more attention and help improve the development of children with ASD because children have much potential to develop. Gambaran Keterampilan Sosial Emosi Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) di Sekolah PAUD Inklusi Bunda Ganesa. Berbagai Penelitian Keterampilan Sosial emosional telah banyak dilakukan, namun dalam penjelasan tentang keterampilan sosial emosional serta stimulasi bagi anak usia dini masih sangat terbatas terutama bagi anak ASD. Untuk itu penulis mencoba meneliti anak ASD mengenai keterampilan sosial emosinya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Gambaran Keterampilan Sosial Emosi Anak Autism Spectrum Disorder di Sekolah PAUD Inklusi Bunda Ganesa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif atau kajian kualitatif digunakan dalam penelitian ini karena penelitian ini menekankan pada upaya investigatif untuk mengkaji secara ( alamiah), fenomena yang tengah terjadi dalam mengetahui keterampilan sosial emosi anak Autism Spectrum Disorder (ASD) di sekolah PAUD Inklusi Bunda Ganesa. Subjek penelitian yang terlibat dalam penelitian ini adalah Anak laki-laki yang berusia 4 tahun yang di diagnosa mengalami Autism Spectrum Disorder (ASD). Pelaksanaan dimulai dari tanggal 1 Oktober -7 November 2014. Hasil Penelitian yang ditemukan anak ASD ini mengalami beberapa hambatan yang sesuai dengan teori yang sudah ada, dimana anak yang mengalami ASD akan mengalami kesulitan berkomunikasi, ia akan menghindari kontak mata (tidak fokus), kesulitan dalam menggunakan sikap tubuh untuk berkomunikasi. Dan cenderung anak yang mengalami ASD ini lebih senang untuk menyendiri dan tidak tertarik untuk bermain bersama teman-temannya. Dalam pelaksanaan di lapangan penulis tidak menutup kemungkinan penulis menemui hambatan dan kendala-kendala yang muncul pada saat melakukan penulisan skripsi ini. Rekomendasi untuk Orangtua, Lembaga sekolah sebaiknya lebih memperhatikan dan membantu meningkatkan perkembangan anak ASD. Karna  ada beberapa perkembangan anak yang dapat terus dimotivasi agar berkembang.
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERMAIANAN EDUKATIF BUSY BOOK TERHADAP PERKEMBANGAN KECERDASAN VISUAL-SPASIAL ANAK Annisa, R. Maryam Nur; Agustin, Mubiar; Eliyawati, Cucu
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.724 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v14i1.17095

Abstract

The Influence Of Teaching And Learning Using Busy Book Educative Game On Children’s Visual-Spatial Intelligence. Visual-spatial intelligence is strongly linked to the cognitive aspect, because this intelligence hones thinking ability and concentration. Teaching and learning using busy book educative game stimulates children’s cognitive aspect, enabling them to have optimal activities and curiosity. The aim of this research is to describe the influence of busy book educative games on children’s visual-spatial intelligence. This research employed quasi-experimental design, more precisely Nonequivalent Control Group Design by conducting observation to the control and experimental groups before and after treatment. The data were collected through observation method. The sample consisted of 15 and 13 experimental and control groups, respectively. The calculation of independent t-test results in 0.000, where 0.000 0.05, so that Ho is rejected and Ha is accepted. Based on this finding, it is concluded that busy book educative game has influence on the visual-spatial intelligence of children in the orange group of TK Negeri Pembina Cimahi. Pengaruh Penggunaan Alat Permaianan Edukatif Busy Book Terhadap Perkembangan Kecerdasan Visual-Spasial Anak. Kecerdasan visual-spasial erat kaitannya dengan aspek kognitif  karena kemampuan yang ada pada kecerdasan visual-spasial ini mengasah kemampuan berfikir dan konsentrasi. Melalui pembelajaran dengan menggunakan Alat Permainan Edukatif busy book ini menstimulasi aspek kognitif anak memungkinkan anak menunjukan aktivitas dan rasa ingin tahu yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pengaruh alat permainan edukatif busy book terhadap kecerdasan visual-spasial anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi-Experimental jenis Nonequivalent Control Group Design dengan melakukan observasi sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan pada kelompok kontrol dan eksperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Sampel pada penelitian ini masing-masing berjumlah 15 anak dari kelompok eksperimen dan 13 anak dari kelompok kontrol. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa hasil uji t independen adalah 0,000, yang artinya 0,000 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Alat Permainan Edukatif (APE) busy book terhadap kecerdasan visual-spasial anak di kelompok jeruk di TK Negeri Pembina Cimahi. Rekomendasi dari penelitian ini adalah guru diharapkan dapat menggunakan alat permainan edukatif busy book untuk menstimulus perkembangan kecerdasan visual-spasial anak.

Page 1 of 1 | Total Record : 10