cover
Contact Name
Prof. Dr. Elna Karmawati
Contact Email
littri_puslitbangbun@yahoo.co.id
Phone
+62251-8313083
Journal Mail Official
littri_puslitbangbun@yahoo.co.id
Editorial Address
Jalan Tentara Pelajar No. 1, Cimanggu, Bogor 16111
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Tanaman Industri (Littri)
ISSN : 08538212     EISSN : 25286870     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Penelitian Tanaman Industri (JLITTRI) aims to publish primary research articles of current research topics, not simultaneously submitted to nor previously published in other scientific or technical ojournals. General review articles will not be accepted. The journal maintains strict standards of content, presentation,and reviewing. SCOPE The journal will consider primary research papers from any source if they make an original contribution to the experimental or theoretical understanding and application of theories and methodologies of some aspects of agricultural science in Indonesia including: Estate crops; Soil science; Climate science; Agronomy; Plant breeding; Biotechnology; Genetic resources; Plant pathology; Plant physiology; Entomology; Farming system; Postharvest technology; Socio-economic agriculture; Environment; Agricultural extension. The journal publishes Indonesian or English articles. Since the year of 2017, the jurnal is published twice a year in (June and December).
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 1 (2014): Maret 2014" : 6 Documents clear
DAYA SIMPAN BENIH RIMPANG JAHE PUTIH BESAR DI DATARAN TINGGI DENGAN PERLAKUAN PESTISIDA NABATI DAN ANALISIS EKONOMINYA SUKARMAN, SUKARMAN; ERMIATI, ERMIATI
Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol 20, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.822 KB) | DOI: 10.21082/jlittri.v20n1.2014.1-8

Abstract

ABSTRAK 
PENGARUH PENAMBAHAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DAN MINYAK KEDELAI TERHADAP MUTU DAN NILAI GIZI BISKUIT BAYI RINDENGAN BARLINA
Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol 20, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jlittri.v20n1.2014.35-44

Abstract

AbstrakMinyak kelapa murni (Virgin Coconut Oil/VCO), yang komponen utamanya adalah asam lemak rantai medium (ALRM) bermanfaat untuk bayi, sehingga perlu dimanfaatkan pada pengolahan biskuit dengan penambahan minyak kedelai (MKD) sebagai sumber asam lemak esensial. Penelitian dilaksanakan di Balit Palma dan Laboratorium Teknologi Hasil UGM-Yogyakarta pada tahun 2010. Tujuan penelitian mempelajari karakteristik biskuit yang disubstitusi VCO dan MKD serta mengetahui mutu secara in vivo menggunakan tikus sebagai hewan uji. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 7 perlakuan perbandingan VCO dan MKD, yaitu (1) Formula A=VCO : MKD = 12 : 5 ; (2) B=VCO : MKD = 13 : 4 ; (3) C=VCO : MKD = 14 : 3 ; (4) D=VCO : MKD = 15 : 2 ; (5) E=VCO : MKD = 16 : 1 ; (6) F=VCO : MKD = 17 : 0 ; (7) G=kontrol. Hasil analisis enam formula biskuit yang ditambah VCO, kadar air 4,16-4,76%, lemak 25,12-28,54%, protein 12,92-14,53%, abu 0,69-0,82%, karbohidrat 51,55-56,66%, dan kalori 467-520 kkal. Jumlah ALRM Formula A, B, C, D, E, dan F berturut-turut 10,19; 9,42; 11,51; 11,29; 14,58; dan 16,83%. Komposisi asam lemak linoleat berturut-turut 1,71; 1,76; 1,73; 1,75; 1,28; dan 0,01%. Kenaikan berat badan tikus tertinggi yang mengonsumsi formula dengan penambahan VCO adalah Formula A (6,33%) dan terendah Formula F (2,54%). Demikian juga Protein Efisiensi Ratio (PER) tertinggi Formula A (4,39) dan terendah Formula F (2,06). Berdasarkan jumlah ALRM dikaitkan dengan asam lemak esensial linoleat dan PER, formula terbaik berturut-turut adalah A, B, C dan D.Kata kunci: VCO, formula biskuit, asam lemak
PEMILIHAN BATANG BAWAH JARAK PAGAR (Jatropha curcas Linn.) TOLERAN TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN MOHAMMAD CHOLID; HARIYADI HARIYADI; SLAMET SUSANTO; DJUMALI DJUMALI; BAMBANG SAPTA PURWOKO
Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol 20, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jlittri.v20n1.2014.45-56

Abstract

ABSTRAK
PENGARUH DOSIS MIKORIZA DAN PEMUPUKAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KOPI ROBUSTA DI BAWAH TEGAKAN KELAPA PRODUKTIF YULIUS FERRY; RUSLI RUSLI
Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol 20, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jlittri.v20n1.2014.27-34

Abstract

AbstrakTanaman kopi robusta yang ditanam di bawah tegakan kelapa diperkirakan mengalami persaingan yang cukup ketat dalam memanfaatkan air dan hara. Mikoriza adalah salah satu mikroorganisme yang dapat meningkatkan kemampuan perakaran kopi robusta dalam persaingan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pemberian mikoriza dan pupuk NPK untuk tanaman kopi robusta di bawah tegakan kelapa produktif. Penelitian ini dilakukan tahun 2012-2013 di Kebun Percobaan Pakuwon, Sukabumi di bawah tegakan kelapa umur 37 tahun jenis kelapa dalam. Penelitian disusun menurut rancangan petak terbagi. Sebagai petak utama adalah empat dosis mikoriza: (1) tanpa mikoriza, (2) 20 g/tanaman, (3) 40 g/tanaman, dan (4) 60 g/tanaman, sedangkan sebagai anak petak adalah dosis pupuk NPK: (1) tanpa pupuk, (2) 60% dari rekomendasi, (3) 80% dari rekomendasi, dan (4) 100% dari rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mikoriza 40 g/tanaman sudah menunjukkan pertumbuhan vegetatif yang berbeda nyata dengan tanpa pemberian mikoriza dan tidak berbeda nyata dengan pemberian 60 g/tanaman. Jumlah ruas/cabang tertinggi diperoleh pada pemberian pupuk NPK 100% rekomendasi. Pemberian mikoriza 60 g/tanaman + pupuk NPK 40% nyata menghasilkan bonggol dan produksi yang tinggi. Bobot 100 biji basah dan kering tertinggi diperoleh pada pemberian kombinasi mikoriza 60 g/tanaman + pupuk NPK 40% rekomendasi. Pemberian mikoriza tidak hanya meningkatkan daya saing kopi di bawah tegakan kelapa produktif, tetapi juga dapat mengurangi penggunaan pupuk NPK. Pemberian mikoriza 60 g/tanaman + pupuk NPK 40% dapat meningkatkan produksi dan kualitas biji kopi di bawah tegakan kelapa.Kata kunci: Coffea conephora, kelapa, NPK, mikoriza, pertumbuhan
PENGARUH JAMU HERBAL SEBAGAI ANTIKOKSIDIA PADA AYAM PEDAGING YANG DIINFEKSI Eimeria tenella ENING WIEDOSARI; SHINTA SUHIRMAN; BAGEM BR SEMBIRING
Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol 20, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jlittri.v20n1.2014.9-16

Abstract

ABSTRAK
KAJIAN KESUBURAN TANAH PERKEBUNAN KARET RAKYAT DI PROVINSI BENGKULU NURMEGAWATI NURMEGAWATI; AFRIZON AFRIZON; DEDI SUGANDI
Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol 20, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jlittri.v20n1.2014.17-26

Abstract

AbstrakKaret merupakan salah satu komoditas perkebunan penting, baik sebagai sumber pendapatan, kesempatan kerja maupun devisa negara. Kesuburan tanah sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman karet. Oleh sebab itu, penilaian kesuburannya mutlak diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat kesuburan tanah pada perkebunan karet rakyat di Provinsi Bengkulu. Penelitian ini dilaksanakan di sentra perkebunan karet rakyat Provinsi Bengkulu yang meliputi Kabupaten Bengkulu Tengah, Seluma, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan dan Kaur. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan metode purposive random sampling pada lahan seluas 5 ha pada kedalaman tanah 0-20 cm da 20-40 cm. Analisis tanah yang dilakukan meliputi penetapan pH tanah (dengan metode pHmetri), C-Organik (spektrofotometri), N (Kjeldhal), P (spektrofotometri), kation K (flamephotometer), kation Mg (titrasi) dan KTK (destilasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pH tanah berkisar 4,35-5,20 sesuai untuk tanaman karet. Kandungan bahan organik termasuk rendah sehingga perlu penambahan bahan organik, dalam hal ini dilakukan penanaman tanaman penutup tanah. Kandungan unsur hara N dan P termasuk sangat rendah sampai rendah sehingga mutlak diperlukan pupuk yang mengandung N dan P. Kandungan K-dd yang tersedia termasuk sangat rendah sehingga perlu pemupukan yang mengandung K2O. Kandungan Mg-dd termasuk sedang sampai sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman tidak menunjukkan gejala diperlukannya pemupukan Mg. Kandungan KTK termasuk sangat rendah sampai rendah, artinya pemupukan kation tertentu tidak boleh banyak karena mudah tercuci bila diberikan dalam jumlah berlebihan.Kata Kunci: Hevea brasiliensis , analisis tanah, kesuburan, produktivitas, Bengkulu

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2021): December 2021 Vol 27, No 1 (2021): June, 2021 Vol 26, No 2 (2020): December, 2020 Vol 26, No 1 (2020): June, 2020 Vol 25, No 2 (2019): Desember, 2019 Vol 25, No 1 (2019): Juni, 2019 Vol 24, No 2 (2018): Desember, 2018 Vol 24, No 1 (2018): Juni, 2018 Vol 23, No 2 (2017): Desember, 2017 Vol 23, No 1 (2017): Juni, 2017 Vol 22, No 4 (2016): Desember, 2016 Vol 22, No 3 (2016): September, 2016 Vol 22, No 2 (2016): Juni, 2016 Vol 22, No 1 (2016): Maret, 2016 Vol 21, No 4 (2015): Desember 2015 Vol 21, No 3 (2015): September 2015 Vol 21, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 21, No 1 (2015): Maret 2015 Vol 20, No 4 (2014): Desember 2014 Vol 20, No 3 (2014): September 2014 Vol 20, No 2 (2014): Juni 2014 Vol 20, No 1 (2014): Maret 2014 Vol 19, No 4 (2013): Desember 2013 Vol 19, No 3 (2013): September 2013 Vol 19, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 19, No 1 (2013): Maret 2013 Vol 18, No 4 (2012): Desember 2012 Vol 18, No 3 (2012): September 2012 Vol 18, No 2 (2012): Juni 2012 Vol 18, No 1 (2012): Maret 2012 Vol 17, No 4 (2011): Desember 2011 Vol 17, No 3 (2011): September 2011 Vol 17, No 2 (2011): Juni 2011 Vol 17, No 1 (2011): Maret 2011 Vol 16, No 4 (2010): Desember 2010 Vol 16, No 3 (2010): September 2010 Vol 16, No 2 (2010): Juni 2010 Vol 16, No 1 (2010): Maret 2010 Vol 15, No 4 (2009): Desember 2009 Vol 15, No 3 (2009): September 2009 Vol 15, No 2 (2009): Juni 2009 Vol 15, No 1 (2009): Maret 2009 Vol 14, No 4 (2008): Desember 2008 Vol 14, No 3 (2008): September 2008 Vol 14, No 2 (2008): Juni 2008 Vol 14, No 1 (2008): Maret 2008 Vol 13, No 4 (2007): DESEMBER 2007 Vol 13, No 3 (2007): SEPTEMBER 2007 Vol 13, No 2 (2007): JUNI 2007 Vol 13, No 1 (2007): MARET 2007 Vol 12, No 4 (2006): DESEMBER 2006 Vol 12, No 3 (2006): SEPTEMBER 2006 Vol 12, No 2 (2006): JUNI 2006 Vol 12, No 1 (2006): MARET 2006 Vol 11, No 4 (2005): DESEMBER 2005 Vol 11, No 3 (2005): SEPTEMBER 2005 Vol 11, No 2 (2005): JUNI 2005 Vol 11, No 1 (2005): Maret 2005 Vol 10, No 4 (2004): Desember, 2004 Vol 10, No 3 (2004): September, 2004 Vol 10, No 2 (2004): Juni 2004 Vol 10, No 1 (2004): Maret 2004 Vol 9, No 4 (2003): Desember 2003 Vol 9, No 3 (2003): September, 2003 Vol 9, No 2 (2003): Juni, 2003 Vol 9, No 1 (2003): Maret, 2003 Vol 8, No 4 (2002): Desember, 2002 Vol 8, No 3 (2002): September, 2002 Vol 8, No 2 (2002): Juni, 2002 Vol 8, No 1 (2002): Maret, 2002 Vol 7, No 4 (2001): Desember, 2001 Vol 7, No 3 (2001): September, 2001 Vol 7, No 2 (2001): Juni,2001 Vol 7, No 1 (2001): Maret, 2001 Vol 6, No 3 (2000): Desember, 2000 Vol 6, No 2 (2000): September, 2000 Vol 6, No 1 (2000): Juni, 2000 Vol 5, No 4 (2000): Maret, 2000 Vol 5, No 3 (1999): Desember, 1999 Vol 5, No 2 (1999): September, 1999 Vol 5, No 1 (1999): Juni, 1999 Vol 4, No 6 (1999): Maret, 1999 Vol 4, No 5 (1999): Januari, 1999 Vol 4, No 4 (1998): November, 1998 More Issue