Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 1 (2025)"
:
30 Documents
clear
Menjadi entrepreneur visioner di era 5.0: Memanfaatkan teknologi untuk keberlanjutan bisnis
Susanto, Primadi Candra;
Gunawan, Aang;
Primadi, Andri;
Pahrudin, Cecep;
Tohir, Muhammad
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23335
Era Society 5.0 menuntut perubahan paradigma dalam dunia kewirausahaan, di mana inovasi berbasis teknologi dan keberlanjutan menjadi kunci keberhasilan. Sosialisasi mengenai pentingnya menjadi entrepreneur visioner di era ini bertujuan untuk membekali masyarakat, khususnya generasi muda, dengan wawasan dan keterampilan dalam membangun usaha yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui seminar dan workshop interaktif yang mengupas strategi bisnis berbasis digital, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, serta penerapan nilai-nilai keberlanjutan dalam kewirausahaan. Pendekatan yang digunakan mencakup pemaparan teori, studi kasus, serta simulasi bisnis yang mendorong peserta untuk berpikir kreatif dan inovatif. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep entrepreneur visioner, serta kesiapan mereka dalam merancang model bisnis yang relevan dengan tantangan dan peluang di era 5.0. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan tumbuh wirausahawan-wirausahawan baru yang tidak hanya mampu menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi dan sosial.
Merajut kreativitas untuk meningkatkan keterampilan dan ekonomi keluarga
Arifin, Rois;
Febriansyah, Aldhi;
Wahyuningtyas, Novianur;
Prayoga, Lintang;
Nisa', Khoirotun;
Zahro, Saniaty;
Tristanti, Febiana Destin;
Amin, Muhammad Rohil;
Sya'bana, Laillia Nisfi;
Salman, Ach. Rois;
Nagari, Bregas Istha Sasangka Aji
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.22564
Pelatihan merajut di Desa Pandanajeng bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya ibu-ibu dan remaja putri, dalam mengembangkan keterampilan merajut sebagai peluang usaha kreatif. Metode Participatory Action Research (PAR) diterapkan untuk memastikan keterlibatan aktif peserta dalam pembelajaran, mulai dari teknik dasar hingga strategi pemasaran digital. Pelatihan yang berlangsung selama satu minggu ini mendapat respons positif dari masyarakat, dengan tingkat partisipasi tinggi dan peningkatan keterampilan peserta dalam membuat tas rajut berbahan benang wol. Selain aspek ekonomi, kegiatan ini juga memiliki dampak sosial yang signifikan, seperti membangun komunitas kreatif dan meningkatkan kepercayaan diri peserta. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa produk rajutan memiliki potensi pasar yang luas, baik secara lokal maupun internasional, didukung oleh tren konsumen yang mengedepankan produk handmade dan ramah lingkungan. Dengan keterampilan teknis yang dikuasai serta pemahaman tentang pemasaran digital, peserta diharapkan mampu mengembangkan usaha mandiri berbasis ekonomi kreatif, sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Edukasi bahan tambahan pangan dan penerapannya dalam minuman fungsional pada santri putri
Purnomo, Yudi;
Ashibna, Sabrina Faradiba;
Az-Zahro, Sayyidah Nafisah
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23285
Bahan tambahan pangan (BTP) adalah suatu bahan dalam makanan atau minuman yang sengaja ditambahkan untuk mempengaruhi dan menambah cita rasa, tekstur, warna, dan tampilan suatu produk makanan. Banyak pihak menyalahgunakan bahan kimia berbahaya sebagai Bahan Tambahan Pangan (BTP) untuk meraup keuntungan besar tetapi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Berdasarkan kondisi tersebut maka perlu dilakukan penyuluhan mengenai BTP yang diizinkan serta penerapannya kepada santri khususnya kategori pewarna. Metode pengumpulan data diawali dengan kegiatan pemberian materi dan demonstrasi dilanjutkan dengan praktik pembuatan minuman fungsional dengan pewarna bunga telang. Evaluasi kegiatan dilaksanakan berdasarkan nilai pre-test dan post-test dari jawaban kuesioner untuk mengetahui tingkat pemahaman santri tentang BTP. Hasil pre-test dan post-test dianalisa menggunakan uji t berpasangan dengan signifikasi (p<0.05). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan santri terhadap BTP sebesar 17 % berdasarkan nilai post-test dan nilai pre-test. Nilai kategori baik dan cukup pada post-test mengalami peningkatan dibandingkan nilai pre-test. Hasil kegiatan ini menunjukkan antusiasme peserta dalam mengikuti edukasi dan praktik pembuatan minuman fungsional. Kegiatan edukasi meningkatkan tingkat pengetahuan santri tentang BTP dan penerapanya pada pembuatan produk minuman fungsional.
Kolaborasi orang tua dan guru dalam memberikan kebutuhan emosi anak guna meningkatkan motivasi belajar
Aini, Syarifah;
Mina Laili, Mahsiani;
Setiawati;
Farihah;
Nadiroh;
Suhenti;
Rustia, Winda;
Ahyuroh;
Suryati;
Rahmah, Juanita;
Wati, Widiana
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23355
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orangtua dan guru di PAUD Baitul Marhamah kelurahan Ketileng kota Cilegon dalam mendukung perkembangan emosional anak dengan memberikan kebutuhan emosi yang tepat hingga berimbas pada peningkatan motivasi belajar. Penelitian dan pengalaman menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memainkan peran penting dalam pembentukan karakter anak dan keberhasilan akademik mereka. Oleh karena itu, kegiatan ini melibatkan seminar, pelatihan, dan diskusi interaktif antara orangtua dan guru untuk memahami pentingnya kolaborasi dalam pengasuhan yang mendukung aspek emosional anak. Metode pengambilan data pada penelitian pengabdian Masyarakat ini menggunakan kualitatif deskriptif dan pendekatan PAR. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa saat observasi berlangsung pemahaman orang terkait kebutuhan emosi anak dengan total sebesar 35% dan 40% meningkat menjadi 85% dan 90% serta aspek motivasi belajar anak di rumah dengan total sebesar 45% dan 65% di sekolah menjadi 85% dan 95% setelah evaluasi dilakukan pasca seminar.
Optimizing the use of ai in elementary school learning: For teachers in the digital era
Fadli, Muhammad Rijal;
Santosa, Imam;
Alfian, Alfian;
Syofyan , Harlinda;
Fatonah, Khusnul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23358
The digital era requires teachers to have competence in utilizing technology, including artificial intelligence (AI), in the learning process. However, there are still many elementary school teachers who do not understand and implement AI optimally. Therefore, this Community Service activity aims to improve teachers' understanding and skills in using AI as a learning medium through interactive workshops. The community service method used in this activity is Participatory Action Research (PAR), which was carried out at State Elementary School Pejuang 7 Bekasi involving 31 teachers. The success evaluation is conducted through a pre-test before the training and a post-test after the training by measuring several key aspects, namely: (1) understanding of AI concepts in education, (2) technical skills in operating AI-based platforms, and (3) the ability to design AI-based learning strategies. The results of community service showed an increase in teachers' understanding of AI by 31%, which was shown through the difference in pre-test and post-test results. Before the workshop, most teachers did not understand AI in learning. Still, after the workshop, teachers were better able to integrate AI as a tool in designing more interactive and innovative learning. Optimizing the use of AI in elementary schools can contribute to improving the quality of learning that is more effective, interesting, and in accordance with current developments.
Edukasi kesehatan era digital: Peran augmented reality dalam meningkatkan kesadaran kelompok prolanis pasien diabetes
Hidayati, Titiek;
Mahanggoro, Tri Pitara;
Fuadi, Akhsanul;
Subroto, Bramastha Alfanda;
Pratiwi, Adinda Aning
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23378
Edukasi bagi pasien diabetes melitus (DM) sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan manajemen penyakit guna mencegah komplikasi. Augmented Reality (AR) dipilih sebagai media edukasi karena mampu menyajikan informasi secara interaktif, menarik, dan mudah dipahami. Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku pasien untuk mencapai keberhasilan terapi. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman pasien, terutama bagi kelompok prolanis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan AR dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku pasien DM kelompok prolanis serta melihat perubahan kadar gula darah sebelum dan sesudah edukasi. Studi ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain pre-post test. Intervensi diberikan melalui program edukasi berbasis AR yang menampilkan visualisasi 3D komplikasi diabetes. Analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada variabel pengetahuan (p=0,03) dan perilaku (p=0,02) setelah intervensi. Sementara itu, kadar gula darah mengalami penurunan dari 193 mmHg menjadi 187 mmHg, meskipun perubahan ini tidak signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi berbasis AR efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku pasien DM kelompok prolanis. Meskipun penurunan kadar gula darah tidak signifikan, AR tetap berpotensi menjadi alat edukasi inovatif dalam mendukung manajemen DM jangka panjang.
Membangun kesadaran masyarakat dalam perlindungan lingkungan hidup
Widjanarko, Mochamad;
Khasan, Mohammad;
Aryanto, Bayu;
Wismar’ein, Dian
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23380
Hutan Muria menghadapi berbagai permasalahan lingkungan. Problem kerusakan sumber daya lingkungan dan peningkatan intensitas dan kualitas bencana seperti banjir, longsor dan kekeringan dalam dua dekade ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat di Jepara, Pati dan Kudus. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam perlindungan lingkungan hidup di sekitar hutan Muria. Pengabdian dilakukan dengan metode diskusi kelompok terarah. Diskusi kelompok terarah dilakukan dua kali, pertama dengan peserta dari wakil empat dukuh, perangkat desa, anggota Pokdawis (Kelompok Sadar Wisata) dan perangkat desa dan diskusi kelompok terarah yang kedua diikuti oleh anggota kelompok tani Sari Rejo. Berdasarkan kegiatan pendampingan ini dapat disimpulkan bahwa 40 peserta terdiri dari wakil dukuh, anggota Pokdawis (Kelompok Sadar Wisata) dan perangkat desa dan 25 anggota kelompok tani Sari Rejo telah mendapatkan kesadaran bersama dan pengetahuan lebih dalam terkait Peraturan Desa (Perdes) Rahtawu Nomor 13 Tahun 2023 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan menitikberatkan pada kajian hukum bahwa peraturan desa ini merupakan satu-satunya peraturan desa yang ada di desa pinggir hutan Muria dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup agar masyarakat memiliki perilaku ekologis dan memiliki kualitas hidup dalam mewujudkan kemakmuran masyarakat melalui program Rahtawu Hijau.
Penerapan fly ash and bottom ash (FABA) sebagai perbaikan kesuburan tanah guna pertumbuhan dan hasil bawang merah
Irawan, Jekki;
Andriani, Dewi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23388
Kebutuhan bawang merah terus meningkat setiap tahunnya akan tetapi produksi bawang merah terhambat akibat kondisi iklim dan serangan penyakit. Kelangkaan pupuk dan tingginya harga pupuk menjadi penyebab keterbatasan produksi bawang merah. FABA (Fly Ash and Bottom Ash) menjadi solusi untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, sehingga harapannya mampu meningkatkan produksi bawang merah. Metode yang digunakan Participatory Action Research (PAR) dengan empat tahapan, sosialisasi budidaya bawang merah dan pemanfaatan FABA, praktik lapang, pemeliharaan budidaya dan evaluasi. Hasil kegiatan ini dievaluasi dengan 3 kriteria tolak ukur pencapaian yaitu evaluasi partisipatif, formatif dan sumatif. Hasil evaluasi partisipatif menunjukkan bahwa setelah pendampingan 100% masyarakat mampu memahami teknik budidaya bawang merah, dan 96% mampu menjelaskan pemanfaatan FABA dan pengaplikasiannya untuk bawang merah. Hasil evaluasi formatif menunjukkan rangkaian kegiatan yang telah terlaksana di lapangan. Dimulai dari pengolahan lahan, penaman hingga pengendalian hama dan penyakit. Evaluasi Sumatif menunjukkan 92% masyarakat meningkat sangat banyak dalam memahi teknik budidaya bawang merah, dan 80 - 90 % kemampuan meningkat dalam mengolah dan mengaplikasikan FABA pada tanaman bawang merah. Secara keseluruhan pengaplikasian FABA pada bawang merah berjalan secara efektif di Desa Gampong Ladang Aceh Barat.
Model komunikasi adaptif guna mendukung proses pembelajaran bagi penyandang disabilitas fisik di pendidikan dasar
Hiswanti;
Saputra, Ruswiati Surya;
Pranawukir, Iswahyu;
Alfazla
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23409
Salah satu tantangan utama dalam penerapan pendidikan inklusif di tingkat dasar adalah keterbatasan keterampilan komunikasi adaptif di kalangan guru, siswa, dan orang tua, terutama dalam menghadapi kebutuhan penyandang disabilitas fisik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan model komunikasi adaptif yang dapat mendukung proses pembelajaran secara efektif bagi siswa dengan disabilitas fisik. Metode yang digunakan mencakup simulasi interaksi melalui teknik role play, dialog interaktif, serta sesi tanya jawab yang dirancang untuk membangun pemahaman, empati, dan keterampilan praktis dalam komunikasi inklusif. Evaluasi dilakukan melalui analisis pre-test dan post-test terhadap peserta pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep komunikasi adaptif, penggunaan alat bantu komunikasi (seperti bahasa tubuh dan media visual), serta peningkatan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan siswa penyandang disabilitas fisik. Sebelum pelatihan, sebagian besar peserta belum memahami pendekatan komunikasi yang tepat dalam konteks disabilitas fisik, dan merasa ragu dalam membangun komunikasi dua arah. Setelah pelatihan, mayoritas peserta mampu menerapkan prinsip komunikasi adaptif secara lebih responsif dan inklusif. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam membentuk model komunikasi yang mampu menunjang proses pembelajaran inklusif di sekolah dasar.
Pelestarian kuliner tradisional melalui experiental learning pada pembuatan es cendol
Mau, Daniel Pandu;
Lestariningsih, Titin;
Dachi, Andreas Aditama;
Kusumawati, Natalia
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.23421
Di tengah arus globalisasi, kuliner tradisional Indonesia seperti Es Cendol menghadapi risiko kehilangan identitas akibat dominasi gaya hidup modern. Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap nilai budaya dan teknik pembuatan Es Cendol menggunakan pendekatan experiential learning, yang mengedepankan pembelajaran melalui pengalaman langsung. Kegiatan ini melibatkan siswa SMP-IT Al Uswah Surabaya dalam tiga tahapan: pengenalan teori dan demonstrasi pembuatan, praktik langsung dalam kelompok, serta evaluasi dan refleksi. Peserta mempelajari sejarah, filosofi, serta teknik penggunaan bahan alami seperti daun pandan dan daun suji. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai budaya Es Cendol, keterampilan teknis dalam proses pembuatan, dan apresiasi terhadap bahan alami. Metode ini efektif menanamkan kebanggaan dan tanggung jawab terhadap pelestarian kuliner tradisional. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa experiential learning merupakan pendekatan yang relevan untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong kreativitas generasi muda. Temuan ini dapat menjadi model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pelatihan kuliner tradisional lainnya.