cover
Contact Name
Ilham Fitrahriansyah
Contact Email
kppub.hki@unsika.ac.id
Phone
+6285624078484
Journal Mail Official
hsgjournal@unsika.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan, Unversitas Singaperbangsa Karawang Gd. Koko Kosidin Lt. 1, Jl. H.S Ronggowaluyo Telukjambe Timur, Karawang.
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
HSG (Health Science Growth) Journal
ISSN : -     EISSN : 25484877     DOI : http://dx.doi.org/10.35706/
Core Subject : Health, Science,
(HSG) Health Science Growth Journal merupakan jurnal yang mewadahi bidang kesehatan. jurnal ini bertujuan untuk meningkatkan serta mengembangkan keahlian juga pengetahuan peneliti dan penults khususnya di bidang kebidanan, farmasi, gizi, kedokteran dan kesehatan masyarakat.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2020): Jurnal HSG" : 5 Documents clear
ANALISA PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS KARAWANG KOTA Herry Sugiri; A. Achmad Fariji
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 5 No 2 (2020): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cervical cancer cases in Karawang Regency tend to increase every year. For that it is very necessary to do an IVA examination to detect cervical cancer as early as possible. The achievement of the IVA inspection program in Karawang Regency in 2014 is still far below the target, which is only 28%. For that research is necessary. The research design used in this study was an analytical method, with a cross sectional approach. It is hoped that the result of this study can provide additional knowledge for the public to detect early cervical cancer. The result showed that there was a significant relationship between knowledge and IVA examination (p value = 0.000 OR 9.028 95 % CI = 3.27 – 24.88) and there was a significant relationship between attitude and IVA examination (p value = 0.010 , OR 3,4 95 % CI = 1.40 – 8.23) Discussion : Suggestion it is hoped that other researchers will conduct further research using qualitative methods to dig deeper into the determinants of the low IVA examination achievement. To increase the provision of health promoting regarding IVA examinations. Educational institusions participate in improving the IVA examination program through community service activities by carrying out health promotions regarding IVA examinations to the public Keywords : Attitude, IVA, examination, knowledge
BUAH BIT (BETA VULGARIS L.) SEBAGAI ANTIANEMIA Lely Sulfiani Saula; Vina Luthfiana Hasna; Khamairah Azzahrawaani Hermawan; Christina Febiola Lubis; Gita Kurniawati Putri; Syfa Dwi Andini
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 5 No 2 (2020): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia lebih sering terjadi pada wanita karena wanita mengalami kondisi mentruasi, kehamilan, dan melahirkan. Selain itu, faktor makanan yang dikonsumsi juga bisa menjadi penyebabnya. Prevalensi anemia pada tahun 2013 adalah 37,1%. Pada tahun 2018, penderita anemia meningkat menjadi 48,9%. Jika dilihat dari prevalensi anemia berdasarkan usia pada tahun 2018, penderita anemia terbanyak yaitu kelompok usia 15-24 tahun dengan prevalensi sebesar 84,6%. Anemia diklasifikasikan menjadi 4 macam, yaitu anemia defisiensi besi, anemia megaloblastik, anemia hemolitik, dan anemia hipoplastik dan aplastik. Metode yang digunakan pada review ini merupakan suatu tinjauan literatur (literatur review) terhadap lima jurnal dan berdasarkan teori-teori yang relevan.Hampir semua jurnal yang kami review menggunakan metode Quasy Experiment dalam menentukan efektivitas buah bit terhadap terapi pada anemia dan semuanya memberikan hasil bahwa setelah mengonsumsi buah bit terjadi peningkatan rata-rata kadar Hb, hematokrit, jumlah eritrosit dan indek eritrosit. Salah satu penyebab peningkatan kadar Hb, hematokrit, dan eritrosit setelah mengonsumsi buah bit adalah kandungan zat gizi, seperti zat besi, vitamin C, asam amino (triptofan, lisin), fosfor, kalsium, vitamin A, belerang, vitamin B1,dan betasianin sebagai antioksidan. Kata kunci : anemia, buah bit, antianemia
POTENSI JAHE MERAH (Zingiber officinale var. Rubrum) SEBAGAI ANTIBAKTERI Shipa Paujiah; Kholifatul Ulum; Dianti Pratiwi; Nisa Alifia Zahra; Febry Nola
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 5 No 2 (2020): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) merupakan salah satu tanaman obat tradisional mengandung gingerol yang memiliki berbagai aktivitas farmakologi, salah satunya sebagai antibakteri. Senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada jahe merah merupakan golongan senyawa bioaktif yaitu antimikroba golongan fenol, flavonoid, terpenoid dan minyak atsiri yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba. Metode yang digunakan dalam review ini berdasarkan studi literatur dari 8 sumber artikel maupun jurnal penelitian yang menggunakan metode difusi cakram dengan 5 konsentrasi ekstrak jahe merah yang berbeda dan metode hewan uji dengan 6 kelompok yang diberikan perlakuan berbeda. Hasil dari beberapa studi menunjukan bahwa jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) memberikan aktivitas antibakteri, Pada penelitian terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. Coli ekstrak segar rimpang jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) memiliki daerah hambat tertinggi terhadap S. aureus (16.90 mm) tingkat sedang dan E. coli (14.22 mm) tingkat lemah dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) S. aureus pada konsentrasi 25% dan E. coli pada konsentrasi 50%. Sedangkan pada penelitian terhadap mencit yang diinfeksi bakteri Klebsiella pneumoniae isolat sputum pasien bronkitis menunjukan semakin besar dosis pemberian ektrak etanol rimpang jahe merah (Zingiber officinale Rosc. var. rubrum) maka semakin besar persentase aktivitas penurunan jumlah bakterinya yaitu sebesar 4,12 % , 15,32 % dan 17,5 %.
POTENSI JAHE (ZINGIBER OFFICINALE ROSC.) UNTUK ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN Bunga Nur Annisa; Angel Novia Fransiska; Lhidya Halizah Malik; Putri Wulanbirru
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 5 No 2 (2020): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jahe ( Zingiber officinale rosc.) merupakan salah satu obat tradisional secara turun temurun yang bisa digunakan sebagai antiinflamasi dan antioksidan. Tujuan antiinflamasi adalah untuk membersihkan luka dari sel- sel yang mati. Sedangkan tujuan antioksidan adalah meperlambat atau menunda bahkan mencegah proses oksidasi minyak dan lemak. Metode yang digunakan berupa studi pustaka dengan mencari sumber atau literatur dalam bentuk data primer. Hasil penelitian jahe sebagai antiinflamasi menunjukkan bahwa jahe lebih efektif dibandingkan dengan silver sulfadiazine (obat yang bisa digunakan untuk antiinflamasi luka bakar). Serta dikuatkan dengan hasil penelitian lain bahwa minyak jahe dapat meningkatkan waktu latensi serta tebal plantar mencit nyeri akibat inflamasi. Lalu pada penelitian jahe sebagai antioksidan menunjukkan bahwa senyawa aktif non volatile fenol seperti gingerol, shogoal dan zingeron yang terdapat di dalam jahe memiliki kemampuan sebagai antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh. Kata kunci : Antiinflamasi, Antioksidan, Jahe, Obat Tradisional
KHASIAT DAUN JAMBU BIJI SEBAGAI ANTIDIARE Klaritya Anisya Kurnia; Shafa Qotrunnada Widyatamaka; Diba Masyrofah; Erlangga Muhamad Prayuda; Nadia Andriani
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 5 No 2 (2020): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian pada anak di negara berkembang. Review artikel ini dibuat dengan tujuan memberikan informasi mengenai pengobatan herbal sebagai alternatif yang berasal dari daun jambu biji yang memiliki aktivitas anti diare. Metode yang digunakan dalam review ini berdasarkan studi literature dari beberapa publikasi ilmiah di jurnal nasional maupun internasional. Pengujian daun jambu biji terhadap penyembuhan diare dengan hewan uji yakni sapi bali dan tikus albino. Uji sensitivitas kuman dilakukan dengan metode pengenceran tabung (Tube Dilution Method) dan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam daun jambu biji. Dari hasil yang diperoleh terdapat beberapa metabolit sekunder yang memiliki efek farmakologis pada daun jambu biji sebagai anti diare seperti flavonoid, alkaloid, tanin dan minyak atsiri. Kata kunci: Anti diare, Diare, Daun jambu biji

Page 1 of 1 | Total Record : 5