cover
Contact Name
Mahfuzi Irwan
Contact Email
mahfuziirwan@gmail.com
Phone
+6281315782453
Journal Mail Official
jurnalpenmas@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Fakultas Ilmu Pendidikan Ged.72 Lt.2, Universitas Negeri Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Of Millennial Community
ISSN : 26854554     EISSN : 26853671     DOI : http://dx.doi.org/10.24114
Journal of Millennial Community encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in community education, including Education for Human Resources Development, Adult Education, Community Empowerment, Social Entrepreanurship, and Family Education by means of nonformal and informal education.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community" : 10 Documents clear
Studi Komparatif Tingkat Percaya Diri Santri Peserta Program Santri Siap Guna (SSG) dan Santri Non-Program di Pesantren Daarut Tauhid Muh Aiman; Joni Rahmat Pramudia; Viena Rusmiati
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.64856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan tingkat percaya diri antara santri peserta Program Santri Siap Guna (SSG) dan santri non-program di Pesantren Daarut Tauhiid. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif-komparatif, yakni mengumpulkan, mereview, dan menganalisis sejumlah literatur ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa santri peserta SSG umumnya memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dibandingkan santri non-program, yang ditandai dengan peningkatan aspek keberanian, kemandirian, dan tanggung jawab sosial. Perbedaan ini dipengaruhi oleh intensitas pelatihan, sistem mentoring, dan keterlibatan santri dalam kegiatan sosial dan spiritual. Temuan ini memperkuat teori self-efficacy Bandura yang menyatakan bahwa kepercayaan diri terbentuk melalui pengalaman performatif, pembelajaran sosial, dan dukungan lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program serupa pada lembaga pendidikan berbasis karakter.
Strategi Komunitas Ruang Temu Dalam Menjangkau Peserta Diskusi Dengan Memanfaatkan Media Sosial Arsih, Chairunisa Della; Putra, Ari
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.64983

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi Komunitas Ruang Temu dalam menjangkau peserta diskusi di Kota Bengkulu melalui pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, sebagai sarana utama promosi dan komunikasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Instagram secara strategis melalui iklan digital, unggahan interaktif, dan fitur story memperluas jangkauan informasi, menarik peserta baru, serta mempertahankan keterlibatan peserta lama. Media sosial berfungsi tidak hanya sebagai alat penyebaran informasi, tetapi juga sebagai ruang interaksi dua arah yang memperkuat hubungan sosial di dalam komunitas. Selain promosi digital, keberhasilan komunitas didukung oleh kerja sama dengan ruang publik seperti kafe serta penyesuaian jadwal kegiatan agar inklusif bagi peserta dari luar kota. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi digital melalui media sosial berkontribusi penting terhadap perencanaan pendidikan nonformal, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas, memperkuat jejaring sosial, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam ruang diskusi berbasis komunitas.
Studi Tentang Persepsi Siswa terhadap Proses Pembelajaran Program Paket B di PKBM Mutiara Bintang dan SPNF-SKB Kota Bengkulu Rosadi, Dwi Parsha Putri; Putra, Ari; Gusti, Ririn
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.64985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap proses pembelajaran dalam program Paket B di PKBM Mutiara Bintang dan SPNF-SKB Kota Bengkulu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi naratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap dua siswa yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan aktif mereka dalam program. Analisis data dilakukan secara tematik dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi positif terhadap proses pembelajaran yang bersifat partisipatif, fleksibel, dan aplikatif. Persepsi positif ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kualitas tutor yang mampu memotivasi dan memfasilitasi kebutuhan belajar, metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, fleksibilitas waktu yang memungkinkan siswa menyesuaikan dengan aktivitas sehari-hari, ketersediaan fasilitas penunjang belajar, pembekalan keterampilan vokasional seperti kewirausahaan dan komputer yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Prinsip Andragogi dalam Pembelajaran Kesenian Kuda Lumping di Desa Pal Tiga Puluh Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara Tina Febri Dwi Putri; Ari Putra; Citra Dwi Palenti
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.65029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap motivasi, pengalaman, dan orientasi pembelajaran warga belajar dewasa dalam kesenian kuda lumping di Sanggar Samudra Jaya, Desa Pal Tiga Puluh, Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi warga dipengaruhi oleh faktor internal seperti minat pribadi dan hobi, serta faktor eksternal seperti ajakan teman dan dukungan keluarga. Pengalaman belajar mencakup aspek ekonomi, sosial, dan pengembangan diri, di mana kegiatan kesenian menjadi sarana aktualisasi diri, pelestarian budaya, dan penguatan relasi sosial. Proses pembelajaran mengandung nilai karakter seperti disiplin, kerja sama, dan penghormatan terhadap tradisi, serta berbasis pada pengalaman dan pemecahan masalah. Warga belajar juga menunjukkan kesadaran kritis terhadap pentingnya pelestarian budaya dan memiliki konsep diri yang kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran seni tradisional berbasis budaya lokal mampu memperkuat identitas, membangun solidaritas komunitas, dan berkontribusi pada pelestarian warisan budaya daerah secara berkelanjutan.
Persepsi Generasi Milenial dan Generasi Z Terhadap Pengguanaan Tas Belanja Isyana Nur Wulansari; Humaira Kanaya Zahrain; Fitri Padmawati; Nurul Alifah Khairunnisa
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.65224

Abstract

Peningkatan tumpukan sampah plastik terus terjadi seiring masyarakat yang konsumtif akan kebutuhan sehari-sehari yang berbahan serta produk dengan kemasan plastik. Sehingga menyebabkan sebuah permasalahan baru menumpuknya hasil sampah masyarakat yang tidak tertangani disebabkan tidak adanya proses pengolahan sampah dengan baik. Akan permasalahan tersebut, pada generasi milenial dan generasi Z membuat gerakan baru ialah adanya gerakan gaya hidup zero waste kaum milenial dan generasi Z yang dipromosikan pada media sosial, dimana hal tersebut merupakan gaya hidup bebas sampah serta memaksimalkan penggunaan produk agar tidak menghasilkan sampah. Melihat adanya gebrakan positif tersebut, tujuan penulis ialah untuk menganalisis penggunaan tas belanja oleh generasi Z dengan generasi milenial apakah terdapat perbedaan ataukah tidak. Adapun metode yang digunakan ialah, metode penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan dari pihak pertama, yang memungkinkan peneliti untuk mendapatkan tafsiran secara mendalam tentang penggunaan tas belanja di Kota Yogyakarta oleh konsumen generasi milenial dan generasi Z.
Kesiapan Implementasi Kurikulum Merdeka di SPNF SKB Kota Bengkulu: Studi pada Program Pendidikan Kesetaraan Dewi, Suci Rahma Dewi; Sofino; Dwi Ismawati
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.65383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesiapan Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Kota Bengkulu dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala satuan pendidikan, pamong belajar, tutor, dan warga belajar. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPNF SKB Kota Bengkulu telah memulai implementasi Kurikulum Merdeka dengan langkah-langkah terstruktur, termasuk perencanaan kolaboratif dan pelaksanaan pembelajaran yang bervariasi. Meskipun terdapat tantangan, seperti keterbatasan waktu adaptasi, ketidaksesuaian data kehadiran warga belajar, dan kesenjangan penggunaan teknologi oleh pendidik yang mendekati usia pensiun, secara umum institusi menunjukkan kesiapan yang cukup fungsional dalam mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka.
Strategi Pembelajaran Partisipatif Paket C di PKBM Pematang Indah Bengkulu Atin Tri Wahyuni; Dwi Ismawati; Ririn Gusti
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.65384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran partisipatif dalam penyelenggaraan program Paket C di PKBM Pematang Indah Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta validasi data dengan triangulasi. Strategi pembelajaran meliputi tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, tutor mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik dan menyusun pembelajaran yang memperhatikan aspek emosional serta motivasi belajar. Pelaksanaan dilakukan dua kali seminggu dengan metode diskusi, tanya jawab, dan kuis yang mendorong keterlibatan aktif peserta. Evaluasi dilakukan secara formatif dan sumatif, mencakup keaktifan, penyelesaian tugas, dan kehadiran. Hasilnya menunjukkan peningkatan motivasi, kemampuan belajar mandiri, serta adanya peserta yang berhasil memperoleh ijazah dan melanjutkan ke pendidikan tinggi. Tantangan utama adalah perbedaan karakteristik peserta dan kesulitan menjaga konsentrasi belajar, yang diatasi dengan strategi pengajaran adaptif. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pembelajaran partisipatif efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di pendidikan kesetaraan.
Transformasi Pembelajaran PAUD melalui Modul Multiple Intelligence Berbasis Heutagogy: Studi Pengabdian pada Guru TK di Kabupaten Deli Serdang Kamtini; Salsabila Hasiana Tanjung; Dwi Maya Novitri; Aman Simaremare
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.68161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi praktik pembelajaran di pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui penerapan modul Multiple Intelligence berbasis Heutagogy yang dikembangkan dan diimplementasikan pada guru-guru Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Deli Serdang. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modul berbasis Multiple Intelligence dan prinsip Heutagogy mampu meningkatkan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran yang lebih kontekstual dan berpihak pada potensi individual anak. Guru mulai mampu mengidentifikasi profil kecerdasan dominan anak dan memberi ruang bagi kemandirian mereka dalam memilih aktivitas serta menyelesaikan tugas secara reflektif. Selain itu, ditemukan bahwa pendekatan ini berdampak positif pada peningkatan aspek kemandirian anak usia dini, termasuk kemampuan mengambil keputusan, regulasi diri, dan rasa tanggung jawab.
The Utilization of Psychometrics to Improve the Competence of BK Teachers of Binjai City State High School in Analyzing the Tendency of Drug Abuse in Students Erwita Ika Violina; Rafael Lisinus Ginting; Nur’Aini; Rina Suryani; Fadinda Aisyah
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.69093

Abstract

Penyalahgunaan NAPZA di kalangan remaja SMA merupakan ancaman serius bagi kesehatan, ketahanan sosial, dan perkembangan generasi muda di Kota Binjai. Meskipun regulasi nasional telah mengatur definisi zat adiktif, praktik di sekolah menunjukkan adanya kesenjangan dalam deteksi dini dan penanganan. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) sering belum memiliki metode terstruktur untuk mengenali tanda awal penyalahgunaan NAPZA pada siswa. Melalui program pengabdian ini, dilakukan pelatihan berbasis psikometri dengan lima tahapan berurutan, yaitu identifikasi masalah, perencanaan, implementasi, observasi, dan evaluasi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kompetensi guru BK dalam kapasitas diagnostik. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan guru dalam mengidentifikasi perilaku berisiko, mengklasifikasikan siswa sesuai tingkat risiko, serta menyusun rencana intervensi yang lebih tepat sasaran. Sebagai luaran, disediakan instrumen psikometri standar dan panduan implementasi untuk mendukung keberlanjutan program di sekolah. Model yang dikembangkan sejalan dengan praktik terbaik berbasis bukti dalam upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA di lingkungan pendidikan.
Community empowerment in prevention and management adressing stunting in Pong Murung and Compang Dalo Villages Manggarai Regency Nirwaning Makleat; Abdul Syukur; Frans K. Selly; Yosephina K. Sogen; Stofani S. Lima
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.65515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memotret upaya pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan stunting di Desa Pong Murung dan Desa Compang Dalo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik Focus Group Discussion (FGD). Subjek penelitian meliputi ibu hamil, kader posyandu, perangkat desa, dan masyarakat setempat di kedua desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat telah mengenali kondisi anak bertubuh pendek, namun masih memandangnya sebagai hal yang wajar dan lebih sering dikaitkan dengan faktor genetika dibandingkan masalah gizi kronis. Pemerintah desa bersama kader posyandu telah berupaya melakukan pencegahan dan penanganan melalui pemberian makanan tambahan bergizi, bantuan dana, serta pelayanan kesehatan dasar. Hasil penelitian menunjukkan adanya fenomena menarik dimana masyarakat justru merasa “senang” saat anaknya dikateogirkan sebagai anak stunting karena akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Temuan ini menjadi masukan yang berarti bagi upaya pemberdayaan masyarakat sehingga nantinya mampu mengoptimalisasikan program sosialisasi bagi masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10