cover
Contact Name
Yeanchon H. Dulanlebit
Contact Email
journal.mjoce@gmail.com
Phone
+6281312409360
Journal Mail Official
journal.mjoce@gmail.com
Editorial Address
Gedung Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Lt. 2 Program Studi Pendidikan Kimia Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Universitas Pattimura Poka-Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE)
Published by Universitas Pattimura
Core Subject : Science, Education,
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) merupakan jurnal ilmiah berkala dengan ciri khas/identitas Kimia dari Maluku, seperti: minyak atsiri, produk dan pangan laut, pendidikan kimia yang berkarakter kelautan dan kepulauan, dll. Jurnal ini berisi tulisan ilmiah tentang bidang kimia yang meliputi hasil penelitian kimia, kimia teori, pendidikan kimia dan kimia terapan
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 1 (2021): MJoCE" : 8 Documents clear
KARAKTERISASI TANAH PUTIH DARI KABUPATEN MALUKU TENGGARA MENGGUNAKAN XRF DAN XRD Victor Kayadoe
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp1-7

Abstract

The use of white soil in various applications is very dependent on its composition and purity. Thus, this material needs to be characterized to determine the suitability of its application in a field. In this study, white soil was characterized using XRF to determine the elemental composition and XRD to determine the purity of the mineral phase in the material. The results of characterization using XRF showed that all white soil samples were dominated by calcium, namely 97.15% with small amounts of other elements. While the results of characterization using XRD showed that white soil was dominated by the calcite phase (CaCO3), with the highest peak at the diffraction angle of 29.4753o with a relative intensity of 100%.
SINTESIS ZEOLIT A DARI ABU DASAR BATUBARA (COAL BOTTOM ASH) DENGAN METODE PELEBURAN DAN HIDROTERMAL Sunarti Sunarti
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp8-16

Abstract

Zeolites can be synthesized from materials containing silica (SiO2) and alumina (Al2O3). The analysis showed that the coal bottom ash from PLTU Paiton contained a number of oxides, namely: SiO2 49.73%; Al2O3 19.51%; Fe2O3 16.18%; CaO 5.40%; MgO 2.96%; Na2O 1.23%; K2O 0.84%; TiO2 0.99%; MnO 0.17%; and LOI of 2.38%. Zeolite from coal bottom ash was carried out by fussion and hydrothermal methods. Based on the percentage of alumina from the bottom ash, it is necessary to add pure alumina for the perfection of the zeolite formed. The addition of 1.5 g sodium aluminate resulted in a higher crystallinity level of the zeolite. This is indicated by the appearance of sharp peaks at 2θ = 30.098 (d = 2.96); 24.14 (d = 3.68); 27.24 (d = 3.27); 6.63 (d = 13.31); 7.08 (d = 12.47); 7.32 (d = 12.06) and 10.30 (d = 8.58). Based on the comparison of the peaks that appear on the diffractogram with the standards proposed by Ballmoos, with the addition of 1.5 grams of aluminate, the overall zeolite formed is zeolite A.
ANALISIS KANDUNGAN MERKURI (Hg) PADA BERAS HASIL PANEN PETANI DI BEBERAPA DESA KECAMATAN WAEAPO DAN WAELATA KABUPATEN BURU Abraham Mariwy
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp39-45

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kandungan merkuri pada beras hasil panen petani di beberapa desa kecamatan Waeapo dan Waelata pulau Buru yakni desa Parbulu, Debowae, dan Waenetat. Hal ini penting dilakukan mengingat masyarakat di desa-desa tersebut pernah mengolah emas dengan teknik amalgamasi memanfaatkan pekarangan rumah mereka dan membuang limbah hasil proses amalgamasi tersebut ke sungai atau saluran irigasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan april 2017 dan analisis kandungan merkuri dilakukani menggunakan Merkuri Analiyer di laboratorium LPPT UGM. Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan logam berat Merkuri pada beras d ibeberapa desa tersebut bervariasi. Kadar merkuri pada sampel beras dari desa Parbulu mencapai 0,024 mg/kg, sedangkan desa Debowae mencapai 0,007 mg/kg, dan desa Waenetat mencapai 0,027 mg/kg. Sementara kandungan merkuri pada beras di desa Gemba Kecamatan kairatu kabupaten Seram bagian barat (SBB) sebagai sampel kontrol adalah 0,002 mk/kg.
Strategi STRATEGI CONCEPTUAL CHANGE TERINTEGRASI RECALL MEMFASILITASI PROSES TERJADINYA KONFLIK KOGNITIF DAN REDUKSI BEBAN MISKONSEPSI MAHASISWA CALON GURU KIMIA Napsin Palisoa
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp17-23

Abstract

Strategi conceptual change terntegrasi recall dikembangkan dengan tujuan untuk memfasilitasi terjadinya konflik kognitif dan reduksi beban miskonsepsi mahasiswa calon guru kimia. Penelitian i studi kasus, dengan subjek penelitian mahasiswa calon guru kimia yang terdeteksi mengalami beban miskonsepsi tinggi pada konsep ikatan ionik lebih dari 50%, menggunakan metode three tier diagnostic test. Mahasiswa yang terdeteksi beban miskonsepsi tinggi pada konsep ikatan ionik, diperbaiki struktur kognitif (skemata) secara individual menggunakan strategi conceptual change terintegrasi recall menyebabkan terjadinya konflik kognitif dan reduksi beban miskonsepsi. Data diperoleh menggunakan triangulasi metode, yaitu observasi, wawancara dan video. Hasil penelitian strategi conceptual change terintegrasi recall memberikan dampak yang baik pada, (1) proses recall membantu memberikan informasi miskonsepsi yang tersimpan dalam long term memory, (2) terjadi peningkatan konflik kognitif, menyebabkan perubahan konsepsi dengan mudah, (3) terjadi penurunan beban miskonsepsi (MK) menjadi tahu konsep (TK).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI STOIKIOMETRI ( TATA NAMA SENYAWA DAN PERSAMAAN REAKSI SEDERHANA ) UNTUK SISWA KELAS X MADRASAH ALIYAH MORELLA nur Karepesina; Fitri Latukau
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp46-54

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan di sekolah bahwa pembelajaran sering didominasikan oleh guru sebagai sumber informasi, sehingga secara tidak langsung guru dituntut untuk mengolah pembelajarannya dengan berbagai cara atau strategi. Salah satu strategi pembelajaran yang bias diterapkan oleh guru dalam mengolah pembelajarannya adalah dengan menerapkan model pembelajaran course review horay dengan menggunakan LKS dalam meningkatkan hasil bealajar siswa materi stoikiometri ( tata nama senyawa dan persamaan reaksi sederhana ) pada siswa kelas X MA Alhilaal Morella. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, teknik dalam penentuan sampel adalah purposive random sampling (sampel acak) sehingga yang menjadi sampel dalam penelitian adalah kelas Xa yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan tes hasil belajar berupa soal sebanyak 15 butir soal yang terbagi menjadi 10 butir soal pilihan ganda dan 5 butir soal esay. Teknik analisis hasil belajar yang dipakai adalah analisis deskriptif yang dilakukan dalam analisis hasil belajar dan dalam system penilaian, penelitian menggunakan system KKM. Dari data hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa dengan menggaplikasikan penerapan model pembelajaran course review horayterjadi peningkatan hasil belajar sebagai berikut : kualifikasi sangat baik sebesar 23% (7 siswa), kualifikasi baik sebesar 30 % (9 siswa), kualifikasi cukup sebesar 47 % (14 siswa), dan tidak ada siswa dengan kualifikasi kurang dan gagal, sehingga semua siswa dikatakan 100% tuntas.
STUDI POTENSI Pteris vitata, Amaranthus spinosus, Ipomoea reptanspoir SEBAGAI FITOREMEDIATOR TANAH TERCEMAR MERKURI (Hg) Yeanchon H Dulanlebit; Semuel Unwakoly; Ritti P Sangadji
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp32-38

Abstract

Kerusakan lingkungan dan menurunnya kualitas hidup organisme akibat pencemaran logam merkuri (Hg) telah terjadi, dimana merkuri bereaksi dengan metana hasil dekomposisi senyawa organik membentuk metil merkuri yang bersifat toksik. Dewasa ini, beberapa penelitian pada kasus pencemaran merkuri diarahkan pada upaya remediasi lingkungan. Salah satu metode remediasi adalah menggunakan tanaman sebagai bioremediator yang mampu menyerap merkuri di lingkungan tanah dan perairan. Bioremediasi dengan pola fitoremediasi sangat ditentukan oleh jenis tumbuhan, iklim, dan kondisi tailing dimana semua tumbuhan memiliki kemampuan menyerap logam tetapi dalam jumlah bervariasi. Upaya remediasi lingkungan secara bioremediator menggunakan Tanaman Paku Pakis (Pteris vitata), Bayam Duri (Amaranthus spinosus), dan Kangkung Darat (Ipomoea reptanspoir) diharapkan mampu mengakumulasi merkuri dalam konsentrasi tinggi (hiperakumulator) sehingga dapat memulihkan tanah yang tercemar memalui penyerapan dan mengakumulasi merkuri di dalam jaringannya. Potensi tanaman sebagai fitoremediator merkuri dilakukan melalui pendekatan Bio-Concentration Factor (BCF) dan Translocation Factor (TF) yang didahului dengan analisis secara Mercury Analyser. Dari hasil didapatkan bahwa konsentrasi merkuri (Hg) pada tanah, pada akar, dan pada daun tanaman Pteris vitata masing-masing 1,46 mg.Kg-1; 0,41 mg.Kg-1; dan 0,08 mg.Kg-1, tanaman Amaranthus spinosus masing-masing 1,28 mg.Kg-1; 0,25 mg.Kg-1; dan 0,02 mg.Kg-1, dan tanaman Ipomoea reptanspoir masing-masing 1,92 mg.Kg-1; 1,06 mg.Kg-1; dan 0,12 mg.Kg-1. Nilai Bio-Concentration Factor (BCF) untuk masing-masing tanaman 0,28; 0,19; dan 0,55 dan Translocation Factor (TF) masing-masing 0,19; 0,08; dan 0,11. Hasil didapatkan bahwa ketiga tanaman hiperakumulator tidak efektif sebagai fitoremediator merkuri., walaupun efisiensi penyerapan masing-masing tanaman 33,56%, 21.09%, dan 61,46%.
Karakteristik Kemampuan Siswa Melalui Ujian Sekolah Mata Pelajaran Kimia Pada SMA Di Kecamatan Teluk Ambon Baguala Menggunakan Classical Test Theory (CTT) Dan Item Respons Theory (IRT) Model Rasch Yance Manoppo
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp24-31

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Karakteristik Kemampuan Siswa Melalui Ujian Sekolah Mata Pelajaran Kimia Pada SMA Di Kecamatan Teluk Ambon Baguala Menggunakan Classical Test Theory (CTT) Dan Item Respons Theory (IRT) Model Rasch. Subjek penelitian adalah seluruh lembar jawaban peserta Ujian Sekolah Mata Pelajaran Kimia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan ex-post facto. Hasil analisis dengan pendekatan teori tes klasik menunjukkan 80% butir memiliki tingkat kesulitan butir berfungsi baik, 100% butir daya bedanya belum memenuhi syarat, dan 100% butir memiliki pengecoh berfungsi baik dengan indeks reliabilitas tes 0,897. Analisis dengan pendekatan teori respons butir Model Rasch menunjukkan terdapat 17 (85%) butir soal cocok (fit) dengan model, fungsi informasi maksimum 4,12 pada θ = -0,41, dan besarnya kesalahan pengukuran (SEM) 0,43. Keyword: Ujian Sekolah, Classical Test Theory, Item Respons Theory, Rasch.
Studi Kandungan Kalsium Dalam Tepung Tulang Ikan Romelos Untailawam
Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE) Vol 11 No 1 (2021): MJoCE
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/MJoCEvol11iss1pp55-60

Abstract

Until now, fish bone has not been fully utilized. Most of the fish bones will be left as waste. In this research, fish bone meal was made from yellow fin tuna, lemadang, and curisi waste. Fish bone meal was then analyzed for its calcium content. Making fish bone meal from yellow fin tuna, lemadang, and curisi obtained 25.8-29.4% (w / w) rendamen. The calcium content in fish bone meal is 72 to 77.4% (w / w). Tulang ikan sampai saat ini belum dimaafatkan dengan baik. Tulang ikan hanya dibiarkan sebagai limbah. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan tepung tulang ikan dari limbah tulang ikan dan dilakukan studi terkait kandungan kalsium yang terdapat dalam limbah tulang ikan. Pembuatan tepung tulang ikan dari ikan tuna sirip kuning, lemadang, dan kurisi diperoleh rendamen 25,8-29,4% (b/b). Kandungan kalsium yang terdapat dalam tepung tulang ikan yaitu 72-77,4% (b/b).

Page 1 of 1 | Total Record : 8