cover
Contact Name
Firdawsyi Nuzula
Contact Email
nuzulafirdawsyi@gmail.com
Phone
+6282141839721
Journal Mail Official
p3m.rustida@gmail.com
Editorial Address
Jl. RSU. Bhakti Husada, Krikilan, Banyuwangi 68466
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida
ISSN : 23562528     EISSN : 26209640     DOI : -
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida is an open access journal with contents scope of nursing, education, humanities, medicine & pharmacology, public health
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2016): Januari" : 6 Documents clear
Hubungan Sosial Ekonomi dengan Perilaku Kunjungan K4 pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Licin Kabupaten Banyuwangi Tahun 2015 Indah Christiana; Marisi Citra Ayu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 2 (2016): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.574 KB)

Abstract

Kunjungan Ibu hamil K4 adalah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal dengan distribusi pemberian pelayanan minimal satu kali pada triwulan pertama dan triwulan kedua, dan dua kali pada triwulan ketiga. Penelitian ini didasari oleh masih rendahnya kunjungan K4 di wilayah kerja Puskesmas Licin kabupaten Banyuwangi tahun 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat ekonomi dengan perilaku kunjungan K4 pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Licin kabupaten Banyuwangi tahun 2015.Jenis penelitian ini menggunakan non-eksperimental. Sampel diambil secara simple random sampling yaitu sebagian ibu hamil Trimester III yang melakukan pemeriksaan kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Licin kabupaten Banyuwangi tahun 2015, sebanyak 44 responden. Hasil penelitian dianalisa menggunakan metode Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan 14 responden (32%) sosial ekonomi rendah, 17 responden (39%) sosial ekonomi cukup dan 13 responden (29%) sosial ekonomi tinggi. Dari seluruh responden, 27 responden (61%) berperilaku negatif dan 17 responden (39%) berperilaku kunjungan K4 positif. Hasil dari analisa Chi Square dengan tingkat kepercayan 0,05 menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-sided) (0,013) < α,(0,05). Hasil ini menunjukkan ada hubungan sosial ekonomi dengan perilaku kunjungan K4 pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Licin Banyuwangi tahun 2015. Semakin tinggi status sosial ekonomi cenderung semakin tinggi frekuensi perilaku kunjungan ibu hamil.
Tingkat Pengetahuan Pasien tentang Pemakaian Antibiotika Amoxicillin di Rumah Sakit Umum dr. H. Koesnadi Bondowoso Tahun 2014 Dewi Rashati; Avia Indriaweni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 2 (2016): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.584 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien terhadap pemakaian obat antibiotika amoxicillin terhadap pasien rawat jalan di RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso. Pengetahuan dibagi dalam ranah tahu, ranah memahami, ranah aplikasi, ranah analisis, ranah sintesis dan ranah evaluasi berdasarkan faktor usia, pendidikan, pekerjaan dan pendapatan keluarga per bulan.Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif cross- sectional. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur variabel yang diamati adalah kuesioner yang sebelumnya dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Pada penelitian uji validitas butir telah dilakukan dan diperoleh 15 butir valid dan hasil uji reliabilitas nilai Cronbach Alpha > 0,60 (reliable) sehingga kuesioner dapat digunakan sebagai alat ukur penelitian.Persentase tingkat pengetahuan tertinggi adalah ranah evaluasi yaitu pada usia 17-30 tahun (88%), pendidikan Perguruan Tinggi (94%) yang bekerja sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) sebanyak 98% serta responden dengan pendapatan keluarga lebih dari Rp 2.000.000,- perbulan (93%).Berdasarkan data hasil penelitian diketahui bahwa tingkat pengetahuan pasien terhadap pemakaian obat antibiotika amoxicillin terhadap pasien rawat jalan di RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso (61,3%).
Hubungan antara Motivasi dan Prestasi Belajar dengan Kesiapan Praktek Keperawatan Masyarakat Desa (PKMD) di STIKES Banyuwangi Tahun 2014 Muhammad Al Amin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 2 (2016): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.373 KB)

Abstract

Profil Kesehatan di Indonesia pada tahun 2010 diketahui jumlah rumah tangga Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat sebanyak 8.642.625 (48,47%) dari 17.829.095 rumah tangga. Salah satu penyebab rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat di Indonesia adalah masih rendahnya partisipasi aktif dari anggota masyarakat dan petugas kesehatan. sehingga petugas kesehatan dituntut untuk meningkatkan ketrampilan dan aktif dalam memberikan pendidikan serta penyuluhan kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah Hubungan Motivasi dan Prestasi Belajar dengan Kesiapan Praktek Keperawatan Komunitas (PKK) di STIKES Banyuwangi.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif non eksperimen dengan pendekatan cross sectional. Dilaksanakan pada bulan Desember 2013 sampai dengan Januari 2014 di STIKES Banyuwangi. Variabel independent penelitian ini adalah: Motivasi dan Prestasi Belajar. Variabel dependennya adalah Kesiapan Praktek Keperawatan Masyarakat Desa (PKMD). Populasi penelitian ini adalah 34 mahasiswa, sampel yang diambil adalah 34 mahasiswa dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner dan nilai indeks prestasi komulatif mahasiswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji regresi linier berganda dengan α= 0,05, pendekatan asumsi klasik sebagai syarat uji regresi ganda.Hasil penelitian ini terdapat hubungan motivasi dan prestasi belajar dengan kesiapan praktek keperawatan masyarakat desa dengan nilai koefisien regresi 0,450;0201 dan 13,969 ( t=1,486;1,021 dan 2,056 ) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan antara Motivasi dan Prestasi Belajar dengan Kesiapan Praktek Keperawatan Masyarakat Desa (PKMD) dengan nilai R² = 0,359 dan nilai F=10,190 dengan signifikansi = 0,000<0,05 artinya sebesar 35,9 % variasi Kesiapan Praktek Keparawatan Masyarakat Desa Mahasiswa dijelaskan oleh variabel Motivasi dan Prestasi Belajar, sedangkan sisanya 55,1 % ditentukan oleh variabel lain dan secara simultan variabel Motivasi dan Prestasi Belajar dapat menerangkan Kesiapan Belajar Praktek Mahasiswa.Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada pendidik untuk lebih mengembangkan strategi dalam proses pembelajaran dan ketrampilan teknikal khususnya mengenai Praktek Keperawatan Masyarakat Desa (PKMD) di Masyarakat sehingga dapat meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Mahasiswa
Pengaruh Pijat Bayi terhadap Peningkatan Berat Badan pada Balita Usia 0-2 Tahun di BPM Ny. N Banyuwangi Tahun 2015 Wahyu Puji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 2 (2016): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.467 KB)

Abstract

Pijat bayi merupakan terapi sentuh tertua yang dikenal masyarakat dan diketahui memiliki banyak manfaat. Salah satu diantaranya adalah meningkatkan berat badan bayi. Dengan dipijat akan meningkatkan tonus nervus vagus sehingga penyerapan makanan menjadi lebih cepat. Tujuan dalam melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan pada balita usia 0-2 tahun.Rancangan penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasy Eksperimental. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita usia 0-2 tahun yang dipijat, sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebagian balita berusia 0-2 tahun yang melakukan pijat di BPM Ny. N. Rogojampi Banyuwangi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Untuk pengolahan data menggunakan uji T dengan tingkat signifikansi 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 24 responden sebagian besar responden mengalami kenaikan berat badan 10 responden (42%), sedangkan hasil dari uji statistik yang diperoleh adalah ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan pada balita usia 0-2 tahun dengan tingkat signifikansi 0,05 dengan nilai thitung > ttabel (8,574 > 2,201).Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan para orang tua dapat melakukan pemijatan secara rutin dan memilih pijat bayi sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan berat badan buah hatinya.
Hubungan Usia dengan Tingkat Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Mojopanggung Banyuwangi Tahun 2015 Miftahul Hakiki; Nensy Febrianti Ning Utami
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 2 (2016): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.548 KB)

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi penurunan kadar haemoglobin dan jumlah eritrosit dibawah nilai normal dengan menetapkan Hb 11gr% sebagai dasarnya. Prevalensi anemia tinggi dapat membawa akibat negatif seperti gangguan dan hambatan pada pertumbuhan dan kekurangan Hb dalam darah mengakibatkan kurangnya oksigen yang ditransfer ke sel tubuh maupun otak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia dengan tingkat anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Mojopanggung Banyuwangi Tahun 2015.Jenis penelitian yang digunakan adalah Analitik Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Mojopanggung sejumlah 42 responden dengan jumlah sampel 42 responden dengan menggunakan teknik sampling yaitu total sampling. Data yang diperoleh dianalisa dengan uji Rank SpearmanHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar 29 responden (69%) berusia 20-35 tahun. Hampir seluruhnya 35 responden (83%) mengalami anemia ringan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji Rank Spearman, didapatkan nilai ρ > α, dimana 0,311 < 0,05 maka hipotesa alternatif ditolak dan hipotesa nol diterima artinya tidak ada hubungan usia dengan tingkat anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Mojopanggung Banyuwangi 2015.Upaya tenaga kesehatan memberikan tablet Fe sebanyak 90 butir selama kehamilan, memberikan penyuluhan tentang gizi seimbang pada kehamilan, dan menyarankan pada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya secara rutin bagi semua ibu hamil dengan tidak memandang usia.
Hubungan Pelayanan Tenaga Kesehatan (Bidan) dengan Kepatuhan Kunjungan Ulang Deteksi Dini Tumbuh Kembang pada Balita di Posyandu Balita Kelurahan Penganjuran dan Sumberejo Wilayah Kerja Puskesmas Sobo Banyuwangi Indah Kurniawati; Ana Dwi Santika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 2 No 2 (2016): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.907 KB)

Abstract

Posyandu merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan pada orang tua tentang bagaimana mengasuh bayi dan balitanya serta memantau pertumbuhan dan perkembangannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelayanan tenaga (bidan) dengan kepatuhan kunjungan ulang balita di Posyandu dalam deteksi dini tumbuh kembang wilayah kerja Puskesmas Sobo.Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu balita yang terdaftar dalam Posyandu wilayah kerja Puskesmas Sobo dengan jumlah sampel 30 orang dan menggunakan purposive sampling. Pengambilan data yang diperoleh dianalisa menggunakan Chi Square.Hasil penelitian didapatkan separuhnya pelayanan tenaga kesehatan (bidan) sudah baik yaitu 15 responden (50%) dan sebagian besar ibu balita patuh dalam kunjungan ulang ke Posyandu dalam deteksi dini tumbuh kembang yaitu 16 responden (53%). Setelah dilakukan perhitungan dengan uji Chi Square didapatkan hasil ρ = 0,000 karena ρ < 0,05 maka ditarik kesimpulan terdapat hubungan pelayanan tenaga kesehatan (bidan) dengan kepatuhan kunjungan ulang deteksi dini tumbuh kembang pada balita di Posyandu balita wilayah kerja Puskesmas Sobo Banyuwangi.Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah sumber informasi bagi ibu balita untuk meningkatkan kesadaran dalam melakukan kunjungan ulang ke Posyandu setiap bulannya dalam mendeteksi dini tumbuh kembang balitanya secara rutin dan baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6