cover
Contact Name
Canggih Ajika Pamungkas, M.Kom
Contact Email
informa@poltekindonusa.ac.id
Phone
+62271 - 743479
Journal Mail Official
informa@poltekindonusa.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Samanhudi No 31 Mangkuyudan Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informa: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 24427942     EISSN : 27165051     DOI : https://doi.org/10.46808/informa
Core Subject : Science,
Jurnal INFORMA merupakan jurnal ilmiah bidang ilmu Komputer dan Informatika bersifat terbuka yang memuat tulisan hasil penelitian. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi D3 Manajemen Informatika Politeknik Indonusa Surakarta. Jurnal akan terbit 2 kali dalam setahun, yakni pada bulan Juni dan Desember
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2018): Juni" : 6 Documents clear
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN PEMBELAJARAAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP INTENSI TECHNOPRENEURSHIP MAHASISWA MANAJEMEN ILMU KOMPUTER M Muhtarom; Agus Suyatno
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2018): Juni
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.419 KB) | DOI: 10.46808/informa.v4i1.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga dan pembelajaran kewirausahaan terhadap intensi technopreneurship mahasiswa Manajemen Ilmu Komputer. Penelitian ini merupakan penelitian survei di STMIK Duta Bangsa dan STMIK Sinar Nusantara Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jumlah populasi sebanyak 2.694 mahasiswa, sampel diambil secara proporsional sebesar 10% dari masing-masing program studi diSTMIK Duta Bangsa dan STMIK Sinar Nusantara Surakarta sehingga sampel yang diambil adalah 269. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mempunyai penilaian terhadap variabel technopreneurship cukup baik, variabel lingkungan keluarga yang mendukung, variabel pembelajaran kewirausahaan cukup baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatanvariabel lingkungan keluarga dan pembelajaran kewirausahaan akan berdampak pada peningkatan intensi technopreneurship mahasiswa. Faktor lingkungan keluarga dan pembelajaran kewirausahaan berpengaruh terhadap intensi technopreneurship mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan.
PROTOTYPE M-CULTURE KOTA SOLO Chandra Halim; Novemy Triyandari N
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2018): Juni
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.413 KB) | DOI: 10.46808/informa.v4i1.30

Abstract

Kota Solo merupakan kota yang memiliki kekhasan budaya Jawa. Dikenal sebagai pusat budaya Jawa, maka banyak peninggalan-peninggalan budaya yang ada di kota ini. Salah satu yang menarik adalah Situs budaya Pura Mangkunegaran dan Museum Radya pustaka. Kedua tempat tersebut menjadi aset berharga bagi Solo, karena di dalamnya tersimpan dengan rapi artefak-artefak sejarah dan manuskrip budaya yang berisi catatan-catatan berharga tentang masa lampau khususnya tentang peninggalan budaya Jawa yang diwariskan oleh leluhurnya. Kedua situs budaya tersebut sesungguhnya mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan baik itu dari dalam negeri maupun dari luar negeri. danya pengunjung yang mendatangi kedua lokasi tersebut, menjadi salah satu indikator bagi kemudahan akses untuk masuk kedalamnya sebagai sarana berwisata. Perkembangan jumlah wisatawan tersebut dari tahun ke tahun, tidaklah dibarengi dengan perkembangan promosi modern yang dilakukan para pengelola tempat wisata budaya tersebut. Sejauh ini, media promosi yang dilakukan oleh pengelola dikedua tempat tersebut melalui penyebaran brosur, informasi dari mulut ke mulut dan ada juga yang melalui paket wisata dalam biro “tour and travel”. Dengan demikian, dapat mengakibatkan terhambatnya perkembangan jumlah wisatawan yang berkunjung. Oleh sebab permasalahan tersebut, maka dibuatlah sebuah aplikasi M-Culture sebagai wadah media romosi wisata budaya di kota Solo. Penelitian ini menghasilkan prototype M-Culture Kota Solo yang berisi seluk beluk mengenai situs budaya di kota tersebut dengan beberapa keterangan yang terkait dan memudahkan akses bagi wisatawan. Adapun tujuan dari riset ini adalah untuk mengembangkan wisata budaya bagi kota Solo agar lebih maju dan dikenal oleh masyarakat di luar Solo.
PEMBUATAN APLIKASI SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN PENERIMA BEASISWA SISWA KMS DENGAN METODE MOORA Haryanto Haryanto
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2018): Juni
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.58 KB) | DOI: 10.46808/informa.v4i1.31

Abstract

Dalam pengambilan keputusan untuk memberikan beasiswa kepada siswa pra-sejahtera dalam kajian ini digunakan empat kriteriayaitu IPK, penghasilan orang tua, beban listrik rumah tangga, dan jumlah tanggungan. Bobot dan status penilaian (maksimum dan minimum) telah ditentukan sebelumnya oleh pihak pemberi beasiswa dan pihak kampus sebagai penyelenggara. Dengan mempertimbangkan karakteristik data dan kesederhanaan perhitungan, dipilih prosedurMOORA (Multi Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis)dalampembuatan SPK (SistemPenunjang Keputusan) ini. Langkah-langkah dalam prosedur MOORA adalah penginputan nilai kriteria, pengubahan nilai kriteria menjadi matriks keputusan, proses normalisasi MOORA, pembobotan (jika ada) dan pengurangan nilai maximax dengan nilai minimax, penentuan peringkat (ranking). Setelah dilakukan simulasi dengan Excell selanjutnya dilakukan perancangan SPK dengan langkah-langkah pembuatan diagram alir (flow chart), pembuatan DFD (data flow diagram), perancangan basis data, perancangan antarmuka pengguna (user interface), dan pembuatan basis data dan program. Prosedur MOORA yang digunakan dalam Sistem Penunjang Keputusan ini bisa membantu untuk pengambilan keputusan penerima beasiswa KMS denganadil.
ANALISA ALUR PROSES PENENTUAN SPESIFIKASI KEBUTUHAN SISTEM (Studi Kasus: Sistem Informasi Pengolahan Raport) Muhammad Fajrian Noor; Yoga Dwi Pambudi; Wahyu Wijaya Widiyanto
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2018): Juni
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.369 KB) | DOI: 10.46808/informa.v4i1.32

Abstract

Spesifikasi kebutuhan (requirement) adalah atribut yang diperlukan dalam sistem, sebuah pernyataan yang mengidentifikasi capability, characteristic, atau quality factor dari sebuah sistem dengan tujuan untuk mendapatkan nilai dan utilitas pada pelanggan atau pengguna (Ralph R. Young, 2004). Dalam makalah ini dibahas mengenai pengembangan sistem informasi pengolahan raport dengan model/metode SDLC yang sering digunakan yaitu waterfall dari segi kelebihan dan kelemahan, tujuan dari pembahasan ini merefleksikan kebutuhan yang sudah diverifikasi oleh pengguna untuk sistem atau kemampuan tertentu. Sering ada perbedaan yang besar antara stated requirements dan real requirements. Analisis pada stated requirements dibutuhkan untuk menentukan dan memperbaiki kembali kebutuhan nyata pelanggan atau pengguna dan permintaan dari sistem yang diterimakan.
EVALUASI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PAKET APLIKASI SEKOLAH MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT Stabit Handoyo; Bambang Soedijono WA; Emha Taufiq Luthfi
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2018): Juni
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.48 KB) | DOI: 10.46808/informa.v4i1.33

Abstract

This study discusses about School Information System Application Package Audit Using Cobit Framework implemented in SMK Negeri 2 Gedangsari. This study aims to measure the maturity level of the selected process that is DS4 and DS8 in SIM applications that have been applied in SMK Negeri 2 Gedangsari and to prepare recommendations as input for school management after getting the results of measurement maturity level Management Information Systems. The focus of this research is 1 domain of Cobit 4.1 which is the DS (Delivery and Support)domain, Especially DS04 and DS08. Data collection is done by distributing questionnaires, interviews and observations directly. The three methods are based on COBIT 4.1 model. The results of data processing will be used to find the weaknesses contained in each domain. The findings of weakness or problem will be compared with ideal conditions that have been set COBIT 4.1 at each level, so that the suitable recommendation can be applied. Based on the results of calculations on each IT process contained in the domain Delivery and Support (DS), the maturity level is at level 2 (repeatable), so that to achieve the desired maturity level at level 3 (defined process) then all procedures required in each process must be met. To achieve level 3 (defined process), every IT process must have standardized and written procedures that socialized to all parties involved in academic information system, that is to system manager and user. Such procedures should be documented and updated on a regular basis.
ANALISA METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM DENGAN PERBANDINGAN MODEL PERANGKAT LUNAK SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN MENGGUNAKAN WATERFALL DEVELOPMENT MODEL, MODEL PROTOTYPE, DAN MODEL RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) Wahyu Wijaya Widiyanto
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2018): Juni
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.715 KB) | DOI: 10.46808/informa.v4i1.34

Abstract

Pengembang proyek perangkat lunak pada saat ini dihadapkan pada pemilihan metodologi pengembangan system yang cukup banyak, sehingga diantara pengembang proyek perangkat lunak akhirnya bingung. Padahal salah menentukan metodologi, dapat mempengaruhi kepenyusunan jadwal, staffing proyek, biaya dan lain-lain. Oleh karena itu, pemilihan metodologi merupakan bagian yang penting, tidak hanya pada saat pengembangan sistem informasi namun juga pada pengembangan proyek-proyek perangkat lunak lainnya. Dalam makalah ini dibahas mengenai pengembangan sistem informasi kepegawaian (SIMPEG) dengan 3 model/metode yaitu waterfall, Rapid Aplication Developtment (RAD), dan Prototype dari segi kelebihan dan kelemahan, tujuan dari pembahasan ini agar pengembang dapat melakukan implementasi pengembangan sistem khususnya sistem informasi kepegawaian dengan pemilihan metodologi yang tepat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6