Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

E-POSYANDU: WEB-BASED MOTHER AND CHILD POSYANDU APPLICATION USING THE CODEIGNITER FRAMEWORK Widiyanto, Wahyu Wijaya; Igiany , Prita Devy; Sari , Arum Astika
International Journal Of Health Science Vol. 3 No. 1 (2023): March : International Journal of Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v3i1.940

Abstract

POSYANDU (Integrated Service Post) is a monthly activity post to monitor the health status of pregnant women and toddlers (children under the age of five). This activity is carried out to monitor the growth and nutritional status of children under five on a regular basis and to understand the situation of pregnant women who are at risk so that preventive measures can be taken to prevent the death of pregnant women and malnourished children. However, in practice there are some difficulties such as searching for data and recording the same name in different formats. This study uses a qualitative method with a cross-sectional approach, where the aim of this research is to design and build a system that can manage Posyandu data in an integrated and well-computerized manner based on WEB cloud computing. The result of this study is a posyandu application consisting of immune data, vaccine data, child data, mother data, officer data, and posyandu data. The accuracy of the application implementation based on the blackbox method by posyandu officers who focus on the functionality side, especially on the input and output of the application by the officers, results of the application running according to the design requirements.
Analisis Efisiensi Pelayanan Rawat Inap Setiap Bangsal Di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Arif Zainudin Surakarta Tahun 2021 ramadhan, annisa; Widiyanto, Wahyu Wijaya; Sunandar, Ahmad
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.63

Abstract

Parameter yang digunakan untuk memantau efisiensi penggunaan tempat tidur telah dirumuskan dan terdiri dari 4 parameter, yaitu Bed Occupancy Ratio (BOR), Length Of Stay (LOS), Turn Over Interval (TOI) dan Bed Turn Over (BTO). Berdasarkan survey pendahuluan memperoleh data sekunder perhitungan 4 parameter untuk memantau efisiensi penggunaan tempat tidur pada tahun 2019 – 2021 secara beruntutan yaitu angka BOR 67.16%, 53.44%, 50.03%, angka LOS adalah 25, 22, 20 (hari), angka TOI adalah 12, 19, 19 (hari) dan angka BTO adalah 10, 9, 8 (kali). Standar ideal menurut Barber Johnson nilai parameter BOR yang ideal adalah antara 75% – 85%, LOS yang ideal antara 3 – 12 hari, nilai TOI jeda tempat tidur kosong kisaran 1 -3 hari, nilai BTO dalam setahun satu tempat tidur rata – rata dipakai ≥ 30 kali. Dari data tersebut belum sesuai dengan standar ideal atau belum efisien. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif yaitu memberikan gambaran mengenai efisiensi pelayanan rawat inap berdasarkan parameter Barber Johnson yaitu Bed Occupancy Rate (BOR), Lenght Of Stay (LOS), Turn Over Interval (TOI), dan Bed Turn Over (BTO), membuat grafik Barber Johnson dan faktor penyebab ketidakefisiensi pelayanan rawat inap. Hasil penelitian menunjukkan Nilai Bed Occupancy Rate (BOR) yang sesuai dengan standar ideal adalah bangsal Kresna 77% dan Sena 81%. Nilai Length Of Stay (LOS) yang memenuhi standar ideal adalah bangsal Wisanggeni 12 hari. Nilai Turn Over Interval (TOI) sesuai dengan standar ideal tidak ada bangsal yang memenuhi standar ideal. Efisiensi pelayanan rawat inap setiap bangsal berdasarkan gambar grafik Barber Johnson belum ada bangsal yang masuk daerah efisien.Faktor ketidakefisiensian pelayanan rawat inap ada 3 penyebab yang mempunyai skor penilaian Tinggi yaitu bahwa pendapatan rumah sakit berkurang karena jumlah pasien yang rawat inap sedikit, pandemi COVID-19 merupakan salah satu penyebab jumlah pasien jiwa yang di rawat inap berkurang dan terdapat pasien rawat inap dengan lama rawat lebih dari 12 hari Petugas rekam medis khusus petugas sensus mempunyai pelaporan efisiensi penggunaan tempat tidur berdasarkan ruang perawatan rawat inap. Manajemen rumah sakit dan kehumasan mempromosikan kembali pelayanan yang ada dirumah sakit. Meningkatkan kepatuhan clinical pathway agar sistem pengobatan pasien dapat berjalan sesuai dengan prosedur medis Kata kunci – BOR, LOS, TOI, BTO, Efisiensi, Barber Johnson
Analisis Aspek Keamanan dan Kerahasiaan Rekam Medis di Ruang Filing Rumah Sakit Khusus Ibu Dan Anak (RSKIA) PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta Rahmawati, Anggita; Wulandari, Sri; Widiyanto, Wahyu Wijaya
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v2i2.148

Abstract

Keamanan dan kerahasiaan merupakan aspek yang sagat penting dalam pengelolaan rekam medis,sedangkan aspek tersebut meliputi aspek fisiki, biologi, kimia dan aspek kerahasiaan rekam medis.Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aspek keamanan da kerahasiaan data pasien di Rumah Sakit KhususIbu dan Anak (RSKIA) PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metodemetode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan datanya menggunakan observasi,wawancara dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di ruang penyimpanan (filing) Rumah Sakit Khusus Ibu danAnak (RSKIA) PKU Muhammadiyah Kotagde Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristikpegawai tidak semua lulusan rekam medisdan kurangnya pelatihan dalam pengelolaan rekam medis, fasilitasruangan yang mempengaruhi keamanan yaitu belum adanya AC, kurangnya ventilasi atau jendela sehingga sinarmatahari atau udara tidak bisa masuk dan keluar ke ruang penyimpanan dokumen secara langsung, ditemukanyaatap yang bocor sehingga membuat sisi rak dan bagian bawah lantai basah/lembab. Kondisi ruangan yangmempengaruhi keamanan yaitu masih ada dokumen yang di letakan di kardus, ditemukanya petugas yangmakan/minum dan membawa makanan dan minuman, terdapat debu di rak, dan masih ditemukanya hewanseperti kecoa. Dari kerahasiaan yaitu pintu tidak pernah terkunci dan sering terbuka, terdapat petugas selainperekam medis yang masuk ke ruang rekam medis. Untuk itu menjaga keamanan dan kerahasiaan rekam medismemerlukan sarana dan prasarana, serta fasilitas yang aman dan cukup baik untuk menyimpan rekam medis.Perlu disosialisasikan lagi SOP keamanan dan kerahasiaan serta mengadakan pelatihan secara bertahapmengenai pengelolaan rekam medis kepada petugas rekam medis
Analisis Kelengkapan Pengisian Formulir Informed Consent Pasien Rawat Inap Kasus Bedah di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta Tahun 2022 Kusumawati, Pingki Dwi; Widiyanto, Wahyu Wijaya; Sukmaningsih, Wahyu Ratri
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan dapat dicapai dengan penilaian berbagai aspek, salah satunya kualitaskelengkapan pengisian dari formulir informed consent pada rekam medis pasien. Informed consent adalah suratpersetujuan tindakan kedokteran yang diberikan kepada pasien atau keluarganya setelah memperoleh informasiberupa penjelasan secara lengkap mengenai tindakan medis/kedokteran yang akan dilakukan pada pasien. Adanyaformulir informed consent bertujuan sebagai jaminan hukum jika tindakan yang dilakukan terjadi suatuketidaksesuaian. Tujuan penelitian adalah mengetahui angka kelengkapan pengisian formulir informed consentpasien rawat inap kasus bedah di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta pada tahun 2022. Penelitian ini dilakukandengan metode kuantitatif. Sampel penelitian sejumlah 179 formulir informed consent pada dokumen rekam medispasien rawat inap kasus bedah. Analisis data dilakukan secara univariat yaitu menganalisis setiap variabel darihasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kelengkapan pengisian informed consent sebanyak36 formulir lengkap (20%) dan sebanyak 143 formulir tidak lengkap (80%). Komponen review analisis kuantitatifdengan angka ketidaklengkapan terbanyak yaitu review autentifikasi (41%). Penyebab banyaknya formulirinformed consent tidak terisi atau kosong adalah kesibukan dari dokter penanggung jawab pasien mengakibatkanterburu-buru dalam mengisi data sehingga tidak melengkapi formulir informed consent.
Analisis Kelengkapan Formulir Resume Medis Pasien Rawat Inap Terhadap Kasus Gastroenteritis Triwulan III Di Rumah Sakit Asy Syifa Sambi Boyolali Tahun 2022 Santoso, Azis Aji; Widiyanto, Wahyu Wijaya; Habibi, Musta’inul
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada fasilitas pelayanan kesehatan, kelengkapan pengisian rekam medis menjadi hal penting dalammempengaruhi pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan serta mempengaruhi mutu pelayanan suaturumah sakit. Berdasarkan hasil survey pendahuluan dan hasil penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit UmumAsy Syifa Sambi Boyolali, ditemukan ketidaklengkapan pengisian formulir resume medis. Dari analisis pada 10formulir resume medis penyakit Gastroenteritis, dimana terdapat hasil yaitu 4 formulir yang lengkap (40%) dan6 formulir yang tidak lengkap (60%). Penelitian ini bertujuan mengetahui persentase hasil Analisis KelengkapanFormulir Resume Medis Pasien Rawat Inap Terhadap Kasus Gastroenteritis Triwulan III di Rumah Sakit UmumAsy Syifa Sambi Boyolali Tahun 2022 dan menganalisis faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan pengisianResume Medis dengan menggunakan metode 5M (Man, Material, Method, Machine, dan Money). Jenispenelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel padapenelitian ini adalah 121 formulir resume medis. Intrumen penelitian yang digunakan yaitu Check-listkelengkapan dan pedoman wawancara. Pengumpulan data menggunakan cara observasi dan wawancara secaralangsung. Hasil Analisis Kelengkapan Pengisian Formulir Resume Medis Pasien Rawat Inap KasusGastroenteritis Triwulan III diperoleh presentase kelengkapan yaitu komponen Review identifikasi yaitu 100%lengkap (121 formulir), 0% tidak lengkap. komponen Review Laporan yang penting yaitu 66% lengkap (80formulir), 34% tidak lengkap (41 formulir). Komponen Review Autentifikasi yaitu 85% lengkap (103 formulir),15% tidak lengkap (18 formulir). Komponen Review Pencatatan yang baik yaitu 83% lengkap (100 formulir),17% tidak lengkap (21 formulir)
ANALISIS UI DAN UX APLIKASI TRANSMEDIC BERDASARKAN HEURISTIC EVALUATION DAN WEB USE DERDASARKAN ISO 13407 DI RSJD SURAKARTA Wicaksono, Aliansi; Widiyanto, Wahyu Wijaya; Novratilova, Sinta
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis User Interface (UI) dan User Experience (UX) padaaplikasi Transmedic di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta menggunakan metode Heuristic Evaluation dan WebUse berdasarkan ISO 13407. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif denganmenggunakan kuisioner sebagai instrumen pengumpulan data. Responden dalam penelitian ini adalah petugasrekam medis RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Transmedicmemenuhi kriteria parameter Heuristic Evaluation dengan presentase 76,625% pada unsur Fleksibilitas danefisiensi penggunaan, 76,875% pada unsur estetika dan desain minimalis, serta 77,75% pada unsur bantupengguna mengenali, mendiagnosis, dan memulihkan dari kesalahan. Dengan demikian, dapat disimpulkanbahwa aplikasi Transmedic RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta sudah memenuhi kriteria Heuristic Evaluation.Selain itu, hasil analisis berdasarkan ISO 13407 juga menunjukkan hal yang menarik pada aplikasi TransmedicRSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Pada kriteria Causuality, aplikasi Transmedic memperoleh nilai presentasesebesar 81,125%, menunjukkan bahwa aplikasi ini sangat menarik. Pada kriteria Visible Constraints, aplikasiTransmedic mendapatkan nilai presentase sebesar 79,375%, sehingga dapat dikatakan aplikasi ini menarik. Padakriteria Mapping, aplikasi Transmedic juga mendapatkan nilai presentase sebesar 79,375%, yang menunjukkankeunggulan aplikasi ini. Selanjutnya, pada kriteria Transfer Effects, aplikasi Transmedic dikategorikan sangatmenarik dengan presentase 82,5%. Dan pada kriteria terakhir, yaitu Population Stereotypes, aplikasi Transmedicdinilai menarik dengan presentase 75,625%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aplikasi Transmedic RSJDDr. Arif Zainudin Surakarta telah memenuhi kriteria Heuristic Evaluation dan mendapatkan hasil yang sangatmenarik berdasarkan analisis ISO 13407. Implikasi dari penelitian ini adalah perlu dipertahankan danditingkatkan kualitas UI dan UX aplikasi Transmedic guna memberikan pengalaman pengguna yang lebih baikdan memenuhi kebutuhan petugas rekam medis di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta.
KLASIFIKASI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA TAHUN 2022 DENGAN SUPPORT VECTOR MACHINE Pamungkas, Canggih Ajika; Widiyanto, Wahyu Wijaya
Jurnal ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Vol. 2 No. 3 (2022): November : Jurnal ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juisik.v3i1.407

Abstract

The success of national development apart from being seen from the high rate of economic growth, the most important thing is the success in the aspect of human development. The Human Development Index is a measure used to monitor and evaluate human development. The purpose of this study is to measure the classification accuracy of the Human Development Index in Indonesia in 2022 with the Support Vector Machine (SVM) and a performance measurement tool for classification problems, namely the Confusion Matrix. Based on the research results, it can be obtained that the percentage accuracy of the classification of the Human Development Index in Indonesia in 2022 with the Support Vector Machine (SVM) is not directly proportional to the increase in the amount of training data, this conclusion implies that it is necessary to consider scientifically in determining the ratio of testing data and training data.
Perbandingan Beban Kerja Tenaga Rekam Medis Elektronik dan Manual di Rumah Sakit Tipe C Widiyanto, Wahyu Wijaya
Jenggala : Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Fakultas Teknologi dan Manajemen Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban kerja merupakan volume atau kuantitas pekerjaan selama satu tahun untuk tiap jenis SDMK. jika jumlah tenaga kerja sedikit sedangkan beban kerja yang semakin tinggi tentunya dapat menyebabkan terjadinya kelelahan kerja Begitu pula sebaliknya jika jumlah petugas lebih banyak dari beban kerja, maka banyak pula waktu yang tersisa sehingga perkerjaan kurang efektif dan efisien. mengingat Peraturan Menteri Kesehatan tahun 2020-2024 mendorong perlunya implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di semua rumah sakit. Sejalan dengan perkembangan teknologi tersebut masih sedikit rumah sakit yang menggunakan RME dikarenakan belum ada peraturan perundang-undang yang secara khusus mengatur penggunaanya maka penelitian ini membandingkan beban kerja petugas RME dengan Rekam Medis Manual dengan tujuan untuk mengevaluasi petugas rekam medis dimasa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif menggunakan metode cross sectional. Berdasarkan perbandingan penerapan RME lebih efisien dibandingkan dengan Rekam Medis Manual, efisien waktu, pengerjaan lebih cepat dan mudah serta beban kerja petugas semakin berkurang.
MAN Network Optimization Through EIGRP Dynamic Routing and DUAL Algorithm: A Study Using Cisco Packet Tracer widiyanto, Wahyu Wijaya
Jurnal Inotera Vol. 9 No. 2 (2024): July - December 2024
Publisher : LPPM Politeknik Aceh Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31572/inotera.Vol9.Iss2.2024.ID362

Abstract

This research examines the optimization of the Metropolitan Area Network (MAN) through the implementation of the Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP) and the Diffusing Update Algorithm (DUAL) using the Cisco Packet Tracer. The main goal is to improve the efficiency of routing and data management in MAN networks. This study involves designing a network topology with three routers, setting appropriate IP configurations, and implementing EIGRP and the DUAL algorithm. The results show significant improvements in routing efficiency and data management, confirming the importance of selecting appropriate routing protocols and network configurations for MAN network optimization. These findings contribute to network optimization practices, providing important insights for the development of more efficient urban communications infrastructure.
Expert Systems: Web-Based Motorcycle Detection Solutions Lestari, Dewi Amelia; Widiyanto, Wahyu Wijaya
International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Vol 3, No 4 (2022): IJCIS : Vol 3 - Issue 4 - 2022
Publisher : Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijcis.v3i4.91

Abstract

Motorcycles are one of the main means of transportation for some people in carrying out their daily activities. Efficient, cost-effective time to the destination, as well as maintenance tools that are quite easy to obtain, make this motorcycle a priority among the community, and this is evidenced by the number of motorcycle users compared to other means of transportation on the road. From the description above, the author makes a system that can make it easier for users to find out problems that occur in the motor, which cause damage so that it can interfere with the activities to be carried out. The system that will be made is an expert system for detecting web-based motorcycle damage. This expert system is made using the BFS method, which is a combination of the two methods so as to produce the best decision from the two searches. The Best First Search method is a merger or combination of the Depth First Search and Breadth First Search methods. Depth First Search method or in-depth search, in this method the expert system will conduct an intensive and in-depth search of the given value or variable. And the Breadth First Search method works by analyzing each root node for immediate testing. From these results it can be concluded that the system is feasible to use and can be used as an alternative solution for the community. Make it easy for motorcycle users to find solutions for motorcycle damage, and make it easier for mechanics to repair motorcycles if they forget the symptoms of motorcycle damage experienced.