Articles
32 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 1 (2023)"
:
32 Documents
clear
POTENSI KULINER TRADISIONAL BALI SEBAGAI DAYA TARIK WISATA KULINER DI SANUR
Ida Bagus Ketut Soma Antara;
Nyoman Agus Trimandala
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.57649
Kawasan wisata Sanur sudah banyak dikenal di kalangan wisatawan akan keindahan pantainya. Namun selain pantai, Sanur memiliki kekayaan kuliner tradisional yang bertahan puluhan tahun. Penelitian ini melakukan pemetaan restoran yang menyajikan kuliner tradisional di kawasan Sanur. Pemetaan dibagi menjadi tiga wilayah administrasi, yaitu Kelurahan Sanur, Sanur Kauh, dan Sanur Kaja. Pemilihan restoran didasarkan pada nilai sejarah dan kepopuleran restoran tersebut. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Terpilih 9 restoran yang menyajikan masakan tradisional Bali yang paling populer dan paling dikenal oleh wisatawan. Kesembilan rumah makan tersebut dipetakan menjadi 3 wilayah administratif, yaitu Kelurahan Sanur dengan 4 rumah makan, Sanur Kauh dengan 3 rumah makan, dan Sanur Kaja dengan 2 rumah makan. Wisata kuliner bisa menjadi branding baru bagi Sanur. Kekayaan rasa dan nilai sejarah akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung.
Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Kampung Saungkuriang Kota Tangerang
Rendy Sarudin
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.57709
Community Based Tourism konsep dari pembangunan pariwisata menikberatkan pada masyarakat, budaya serta kearifan lokal yang berbasis sosial dan lingkungan, salah satunya adalah Kampung Saungkuriang. Kampung Saungkuriang adalah Kampung Tematik yang merupakan program Pemerintah Kota Tangerang sebagai Kota Layak Huni (Liveable), Layak Inventasi (Investable) dan Layak Dikunjungi (Visitable) yang berlokasi di Perumahan Poris Indah RT/RW 08/01, kelurahan Cipondoh Indah Kecamatan Cipondoh Kampung Saungkuriang di bentuk dan di resmikan pada tanggal 15 Juli 2019. Pada Penelitian ini penulis berfokus kepada tiga peran utama dalam pengembangan Pariwisata di Kampung Saungkuriang yaitu adalah peran Masyarakat sebagai tuan rumah dalam mengembangkan destinasi dengan mempertahkan ke asrian Lingkungan, corak budaya , nilai yang sangat unik membuat warna asli dari pada Kampung Saungkuriang kota Tangerang berbeda, Pemerintah yang paling penting dalam pengembangan pariwisata Sebagai Koordiantor , Fasilitator , Stimulus serta Motivator dan Pihak swasta sebagai pihak pelaksana dalam pengembangan pariwisata menjadi salah satu point penting dimana pihak swasta menjadi penggerak dalam berkembanggnya ekosistem ekonomi disuatu destinasi dengan menitikberatkan ekonomi seperti modal atau Investor maupun sumberdaya seperti pemberian pelatihan kepada masyarakat terkait periwisata dan dapat disimpulkan Pengembangan Pariwisata berbasis masyarakat efektif dalam memberdayakan masyarkat dari sisi ekonomi , sosial , Pendidikan dan budaya.
Pengembangan Potensi Wisata dengan Pendekatan Sapta Pesona di Desa Wanagiri Kauh Tabanan Bali
I Made Bayu Wisnawa;
Ni luh Wayan Sayang Telagawathi;
Ni Nyoman Rusmiati;
I Made Hedy Wartana;
I Ketut Budiasa
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.57809
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: i) kondisi terkini Desa Wanagiri Kauh, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan Bali, ii) potensi wisata yang dapat dikembangkan dan iii) mengkaji kedala utama yang dihadapi dan upaya yang dapat dilakukan untuk dapat mengembangkan potensi wisata berdasarkan Sapta Pesona. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, yang mengandalkan observasi dan wawancara dalam pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: i) Desa Wanagiri Kauh merupakan desa agraris dengan potensi wisata yang belum berkembang, ii) potensi wisata yang dapat dikembangkan antara lain, wisata alam dan wisata budaya iii)kendala utama yang dihadapi adalah lemahnya wawasan masyarakat desa terhadap pariwisata, sehingga dibutuhkan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pariwisata. Sapta Pesona sudah tercermin dalam kehidupan masyarakat desa, hanya unsur kenangan yang belum ada, meskipun banyak potensi yang dapat dikembangkan
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP INFRASTRUKTUR WISATA PASCA REVITALISASI KAWASAN KOTA TUA JAKARTA
Imam Ardiansyah;
Eric Julianto
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.57879
Infrastruktur wisata merupakan bagian penting dari pengembangan pariwisata. Kondisi fisik infrastruktur pariwisata di kawasan Kota Tua yang tidak terawat sehingga menjadi prioritas untuk dilakukan revitalisasi tahun 2022, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap keadaan infrastruktur pariwisata yang diperoleh selama kunjungan mereka ke Kota Tua Jakarta yang sudah direvitalisasi. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 96 responden yaitu wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Kota Tua Jakarta. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif, dimana data yang dikumpulkan adalah berupa analisis kuantitatif dan kualitatif. Metode yang digunakan teknik analisis distribusi frekuensi untuk menjawab persepsi responden terhadap skala Likert, indeks kepuasan pelanggan (CSI) dan teknik gap analysis. Berdasarkan hasil penelitian persepsi wisatawan mengenai mendapat nilai kepuasan sebesar 70,73%, nilai ini berada dalam rentang 66% - 80% yang berarti wisatawan “PUAS” dengan program revitalisasi infrastruktur wisata yang sudah dijalankan. Selain itu, 17 indikator berdasarkan infrastruktur pariwisata masih negatif berdasarkan gap analysis artinya masih ada gap antara harapan dan kinerja. Saran bagi pengelola adalah perlu mengidentifikasi beberapa indikator infrastruktur wisata yang ada di Kota Tua Jakarta untuk meningkatkan kualitas berkunjung, memberikan edukasi kepada masyarakat dan wisatawan agar bersama-sama memelihara infrastruktur wisata yang disediakan, membuat kebijakan atau peraturan yang berhubungan dengan ketertiban, keindahan, keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan.
A Daya Tarik Wisata Taman Ismail Marzuki Dalam Meningkatkan Minat Berkunjung
Rizki Nurul Nugraha;
Magdalena Leda Mawo
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.57955
Dalam meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke suatu destinasi wisata, diperlukan daya tarik yang dapat memicu keinginan minat wisatawan sehingga timbul keinginan untuk berkunjung ke suatu destinasi wisata. Objek wisata juga merupakan salah satu kunci daya tarik suatu tempat wisata. Seperti pada Destinasi Wisata Taman Ismail Marzuki yang memadukan keindahan alam serta estetik bangunan dan dengan adanya banyak objek wisata yang di miliki di lingkup wisata sehingga banyak wisatawan yang berkunjung. Taman Ismail Marzuki ini juga dapat di jadikan sebagai tempat edukasi bagi para pengunjung kerena memiliki tempat yang sejuk dan unik untuk di jadikan rekreasi bersama keluarga, orang tua, saudara, teman, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas ketersinambungan antara daya tarik wisata dengan minat berkunjung wisatawan ke suatu destinasi wisata. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dimana kami berkunjung ke Taman Ismail Marzuki, mengumpulkan data dan informasi yang relevan dengan penelitian ini, dan menyusun data yang telah kita kumpulkan. Data akan dikumpulkan melalui studi literatur, observasi dan dengan melakukan wawancara. Hasil pembahasan dari penelitian ini adalah dengan adanya daya tarik wisata yang beraneka ragam dan peningkatan kualitas objek wisata maka minat wisatawan untuk berkunjung ke Taman Ismail Marzuki semakin meningkat.
The Pengaruh Kompensasi dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Hotel Santika Premiere Ice Bsd City: Pengaruh Kompensasi dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Hotel Santika Premiere Ice Bsd City
Rangga Anggara;
Rahmat Ingkadijaya
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.57987
Karyawan merupakan aset penting yang harus dikelola dengan baik agar dapat memberikan kontribusi yang maksimal bagi perusahaan. Salah satu hal yang menjadi perhatian khusus adalah kepuasan kerja karyawan. Terdapat beberapa fenomena yang menarik dalam penelitian ini yaitu terkait indikasi turnover karyawan yang tinggi, kompensasi yang rendah dan tingkat kehadiran karyawan yang fluktuatif sehingga berdampak pada kepuasan kerja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi terhadap kepuasan kerja. Sumber data penelitian ini adalah data primer yang berasal dari sampel yaitu karyawan hotel. Data menggunakan sampel jenuh dengan menyebarkan kuesioner kepada 130 responden. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasilnya menunjukkan bahwa; kompensasi dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kompensasi dan motivasi berpengaruh positif dan simultan terhadap kepuasan kerja karyawan. Saran dari peneliti untuk manajemen agar meningkatkan kesejahteraan karyawan dengan memberikan fasilitas kerja, inovasi, penghargaan dan penyesuaian jumlah karyawan yang ideal.
Bahasa Inggris
Lenny Kurnia Octaviani;
Anggita Putri Marshanda
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.57994
Tourism in Bali is known by its icon as the main tourist destination in Indonesia. Bali is often used as a reference model for tourism development and is a priority for tourists looking for beach and natural tourism. In addition, Bali also has the Puja Mandala, a unique religious tourist icon that becomes its own attraction. Puja mandala is a worship area consisting of five religions: Hindu, Protestant Christian, Buddhist, Catholic, and Islam. It has become a research topic for the development of Puja Mandela as a religious travel attraction in Bali. This research is carried out using qualitative methods through observations, interviews, and library studies, and the results are analyzed descriptively. The research results show that the tourist development in Puja Mandala is good, but there are still some shortcomings, such as the small number of accommodations.
PENGARUH PROMOSI MELALUI IKLAN DAN DISKON TERHADAP MINAT STAYCATION DENGAN DIMODERASI OLEH PERSEPSI RISIKO FINANSIAL DI MASA PANDEMI COVID-19
Sofiani;
Dessy Natalia;
Sally Suwandi
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.58050
Penyebaran secara global dari Coronavirus atau yang dikenal juga dengan nama SARS-CoV-2 membuat World Health Organization (WHO) menetapkan status pandemi untuk Covid-19. Situasi pandemi Covid-19 telah mendorong banyak negara di dunia melakukan berbagai langkah untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Ini termasuk memberlakukan jam malam, menutup perbatasan, dan membatasi pergerakan penduduk. Hal-hal tersebut mengakibatkan permasalahan yang mengarah ke resesi ekonomi. Industri perhotelan beralih ke program Staycation Offers sebagai solusi untuk meningkatkan okupansi. Banyak hotel menawarkan penawaran khusus pada paket staycation untuk menarik tamu lokal ke hotel. Kegiatan promosi seperti memasang iklan dan menawarkan potongan harga kamar adalah bagaimana industri perhotelan tetap beroperasi selama pandemi Covid-19, dengan meningkatnya risiko finansial, terutama akibat dampak ekonomi dari pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh promosi melalui iklan dan diskon terhadap minat staycation dengan dimoderasi oleh persepsi risiko finansial di masa Pandemi Covid-19. Tahapan metode pada penelitian ini yaitu dengan merancang konsep penelitian terlebih dulu, kemudian menentukan konsep penelitian, melaksanakan proses penelitian sesuai proposal peneliti, setelah data diperoleh lalu dilakukan pengecekan validitas dan reliabilitas data, selanjutnya mengolah data tersebut, dari hasilnya dilakukan analisa hasil penelitian, dan terakhir menyiapkan artikel publikasi penelitian. Hasil penenlitian menunjukan Promosi melalui Iklan dan diskon memiliki pengaruh terhadap yang kuat dalam menentukan minat staycation para tamu di masa pandemic, tetapi setelah di pengaruhi oleh risiko finasial yang mungkin terjadi membuat kekuatan dari iklan dan diskon yang baik menjadi melemah dan para tamu memilih lebih berhati-hati dalam bertransaksi yang mampu mempengaruhi risiko finansial.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Muchammad Satrio Wibowo;
Lutfi Arviana Belia
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.58108
Pembangunan pariwisata berkelanjutan merupakan gagasan yang cukup banyak dikenal dalam pengembangan pariwisata. Pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) adalah pariwisata yang memperhatikan dampak ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan saat ini hingga masa mendatang. Partisipasi masyarakat menjadi bagian dari salah satu prinsip dari pembangunan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan kajian pustaka dari penelitian terdahulu yang berkaitan dengan partisipasi masyarakat dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan. Sumber data digunakan merupakan data sekunder. Bentuk partisipasi masyarakat lokal yaitu partisipasi dalam perencanaan, partisipasi saat pelaksanaan pariwisata, dan partisipasi saat monitoring dan evaluasi pariwisata berkelanjutan. Hal tersebut bisa menjadikan mereka lebih paham tentang program tersebut dan akan menimbulkan rasa memiliki terhadap program pengembangan pariwisata berkelanjutan
Identifikasi Destinasi Pariwisata di Kecamatan Srandakan, DPD Segoro Kidul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Almas Nabili Imanina;
Debby Fifiyanti;
Muhammad Luqman Taufik
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.58146
Perkembangan pariwisata di Kabupaten Bantul khususnya DPD Segoro Kidul dari tahun ketahun semakin pesat. Berdasarkan Rencana Induk dan Rencana Detail KSPN Pansela dan sekitarnya tahun 2016, dibutuhkan pengembangan dan pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan dan terintegrasi agar menjadi destinasi berkelas dunia dan berkelanjutan tahun 2025. Melalui konsep 3A (Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas) yang dilakukan di Kecamatan Srandakan pada penilitian ini bertujuan untuk menggali wisata yang telah ada dan yang berpotensi untuk dikembangkan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian dapat dikatakan bahwa potensi wisata Kecamatan Srandakan sangatlah tinggi melihat dari sudah adanya penerapan CHSE selama pandemi, variasi aktifitas wisata yang beragam serta pengelolaan yang terarah. Namun masih terdapat isu-isu strategi seperti banyaknya pungutan liar ketika musim libur, Kawasan prostitusi yang sulit untuk dihilangkan.