cover
Contact Name
Salamun
Contact Email
salamun@univrab.ac.id
Phone
+6281378735511
Journal Mail Official
jpm@univrab.ac.id
Editorial Address
Jl. Riau Ujung No. 73 Pekanbaru Riau Telp.(0761) 38762 - 0811 771 4800
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 27158187     EISSN : 26147106     DOI : https://doi.org/10.36341/jpmm
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Jurnal Layanan Masyarakat), dengan ISSN: 2715-8187 (Print), 2614-7106 (Online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Abdurrab mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, memuat berbagai kegiatan staf pengajar dan peneliti dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. berikut kami sertakan lnk home page jurnal kami
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2019): Oktober" : 10 Documents clear
PELATIHAN SADARI DI SMA MUHAMMADIYAH 1 PEKANBARU Eka Maya Saputri; Juli Selvi Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 1 (2019): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.468 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v3i1.824

Abstract

Kanker payudara adalah suatu kondisi di mana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali. SADARI merupakan kegiatan yang sangat penting untuk diketahui oleh remaja putri saat ini, karena 75-85% keganasan kanker payudara ditemukan pada saat pemeriksaan payudara sendiri. Berdasarkan data Sistem Infomasi Rumah Sakit (SIRS) bahwa kejadian Kanker payudara meningkat. Tujuan utama dari SADARI adalah untuk menemukan kanker payudara dalam stadium dini sehingga pengobatannya menjadi lebih baik dan efektif. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini ada dua tahap yang pertama ceramah tanya jawab menggunakan infokus dan leaflet. Tahap kedua mendemonstrasikan menggunakan phantom payudara. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat bahwa meningkatnya pengetahuan siswi akan pentingnya pemeriksaan SADARI dan siswi mau melaksanakan SADARI di rumah yang dilaksanakan setiap bulannya. Disarankan agar pihak sekolah dapat melaksanakan kegiatan serupa dan dapat mensosialisasikan kepada siswi- siswi selanjutnya.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PADA MASYARAKAT KELURAHAN TEBING TINGGI OKURA TENTANG DISPENSASI NIKAH BERDASARKAN UNDANG-UNDANG PERKAWINAN NOMOR 1 TAHUN 1974 Devie Rachmat; Yetti Yetti; Mitahul Haq
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 1 (2019): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.953 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v3i1.836

Abstract

Hukum nasional dalam pembentukan sistemnya yang berkenaan dengan perkawinan, dilihat dari aspek filosofinya, maka hukum agama menempati posisi sebagai salah satu sumbernya. Namun belakangan ini banyak konflik bermunculan di kalangan pasangan suami-istri pasca menikah, dengan berbagai jenis sebab dan akibat. Salah satu faktor yang marak menjadi perdebatan adalah soal batasan usia nikah yang ada dalam hukum positif Indonesia yang mengatur tentang pernikahan, yakni Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang tentang Perkawinan yang menyatakan bahwa “Perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 (sembilan belas) tahun dan pihak wanita sudah mencapai umur 16 (enam belas) tahun”. Namun, kenyataan menunjukkan masih banyak anak di bawah usia standar tersebut dikawinkan setelah diberikan dispensasi oleh pengadilan melalui penetapannya dengan pertimbangan-pertimbangan hukum tertentu.
UPAYA PROMOSI KESEHATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA DI SDN 102 RUMBAI KOTA PEKANBARU Tyagita Widya Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 1 (2019): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.046 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v3i1.976

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. Kebersihan merupakan faktor yang sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh terutama anak-anak, karena anak-anak sangat rentan terhadap penyakit. Kurangnya pemahaman anak-anak terhadap PHBS membuat anak-anak kurang peduli terhadap kebersihan, baik kebersihan diri sendiri maupun kebersihan lingkungan. Sebagian besar siswa di SDN 102 Kota Pekanbaru belum memahami PHBS secara jelas, sehingga penting untuk mengenalkan kepada para siswa mengenai PHBS itu sendiri. Tujuan dari kegiatan promosi kesehatan ini adalah memperkenalkan PHBS agar para siswa memahami dan menerapkan PHBS untuk kesehatan diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan kesehatan menggunakan media presentasi slide show disertai mempraktekkan bagaimana cara mencuci tangan dengan baik dan benar secara langsung. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa setelah diadakannya kegiatan ini, para siswa mampu memahami pentingnya PHBS, dan mampu mempraktekkan PHBS secara langsung, salah satunya adalah mencuci tangan dengan baik dan benar.
PENYULINGAN AIR BERSIH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS AIR BERSIH DI MUARA FAJAR BARAT Sukri Sukri; Fitra Ramdhani; Rizki Ramadhan Husaini; Siti Juariah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 1 (2019): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.218 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v3i1.979

Abstract

Clean water is a need that must be met for everyday, both individual needs and the needs of household groups. The quality of water that is needed everyday is colorless, no smell and dirty, the village of estuary in the middle of the morning is an area close to oil wells and highlands that have very low levels of water cleanliness. Muara Fajar Barat village has high iron content so that it cannot be used for consumption and even for bathing. The West Dawn Estuary community must buy water for daily needs with costs incurred every 3 days reaching 50000 rupiah or an average of 13,000 every day. The economic conditions of the underprivileged people are added to the economic burden with daily expenses by issuing the clean water financing. With this condition there needs to be a solution offered in order to reduce economic burdens and environmental friendliness, for that we need an innovative water purifier tool with a distillation method using natural ingredients and a paralon pipe as a wrapper. The water filter that is made can meet the needs of every daily household by spending only 100,000 euros every 2 months. The decline in the burden of the eastern dawn estuary community could reach 140000 rupiahs every 2 months or 70000 rupiahs
PENYULUHAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI SDN 128 PEKANBARU KELURAHAN RANTAU PANJANG PEKANBARU M Fajar Anugerah; Husnah .; Wita Yulianti; Siti Juariah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 1 (2019): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.77 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v3i1.980

Abstract

Health behavior problems in school-age children are related to personal hygiene and the environment. One health problem is the lack of awareness of washing hands with soap. The purpose of this study was to determine the knowledge of students at 128 Rumbai Pekanbaru. This type of research is qualitative research that intends to understand the phenomena about what is experienced by research subjects such as behavior, perception, motivation, ways of description in the form of words and language, in a special natural context and by utilizing various natural methods. The research sample was elementary school students in 128 tassel Pekanbaru. The results showed that the majority of respondents did not have good knowledge on how to wash hands properly.
SIRKUMSISI PADA ANAK DI KELURAHAN AGROWISATA KECAMATAN RUMBAI PEKANBARU Eliya Mursyida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 1 (2019): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.938 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v3i1.982

Abstract

Circumcision is a medical action that is beneficial to the interests of religion and health. One of the factors that causes parents not to encourage their children to do circumcision is economic problems. The results of this activity took the form of circumcision of orphans and the underprivileged by 17 children. The number of participants circulated by 17 children came from various RWs located in the Agrowisata Village. There were 7 respondents aged 11 years, 5 respondents aged 9 years, 3 respondents were 10 years old, and 1 respondent was 8 years old. No abnormalities of the penis were found during history taking and physical examination.
PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) CENDAWAN HOUSE KELURAHAN TEBING TINGGI OKURA KOTA PEKANBARU Syed Agung Afandi; Muhammad Arif; Santi Widiasari; Muslim Afandi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 1 (2019): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.553 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v3i1.983

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam perekonomian negara, baik dari sisi penciptaan lapangan kerja maupun dari sisi jumlah usaha. UMKM Cendawan House memiliki kendala dalam aktivitas usahanya berupa belum dimilikinya pembukuan yang baik, struktur, dan pembagian tugas sehingga berdampak pada tingkat produktivitas dan pemasaran produk yang dihasilkan. Berdasarkan latar belakang tersebut maka dilaksanakan kegiatan pengabdian dengan mitra pengabdian yakni UMKM Cendawan House yang berada di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Kegiatan pengabdian yang dilakukan yakni pemberdayaan melalui sosialisasi manajemen usaha untuk mengatasi masalah manajemen UMKM Cendawan House. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra memiliki pembukuan yang baik, struktur, dan pembagian tugas serta wewenang yang jelas yang kemudian juga berdampak positif terhadap peningkatan produksi dan pemesaran produk yang dihasilkan. Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa permasalahan yang dihadapi mitra dapat diselesaikan setelah pelaksanaan kegiatan ini.
PEMANFAATAN UBTECH HUMANOID ROBOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KEPADA GURU MENUJU ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DIBIDANG PENDIDIKAN UNTUK ANAK AUTIS DI PEKANBARU LAB SCHOOL Anip Febtriko; Wita Yulianti; Tri Rahayuningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 1 (2019): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.297 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v3i1.1022

Abstract

The learning process is an important part of the world of education, especially education for autistic children, because through learning teachers can interact and evaluate their students directly. The problem that arises is how to provide good learning to autistic children who have obstacles and obstacles so far. Pekanbaru Lab School is a place for autistic children with 30 people in the age range of 6-15 years, where Pekanbaru Lab School also faces problems with the provision of teaching or learning to auits. There are five problems found in learning at the Pekanbaru Lab School to face the Indonesian Revolutionary era 4.0 in the field of education so that it becomes an obstacle namely the learning method, the role of the teacher in learning, students, facilities and infrastructure, the role of parents. With the problems faced by Pekanbaru Lab School as partners of the Community Partnership Program, a solution is needed to overcome these problems and prepare the Pekanbaru Lab School towards the era of the 4.0 Industrial Revolution in the field of Education. The first is the selection of a good learning method so as to improve teacher teaching skills by updating the curriculum that integrates with technology, especially Robot technology. Second is to increase the role of teachers in active learning to guide autistic children by continuing teacher education to higher education and facilitating teachers in training activities on autistic children. The three students who increase in number and have different characters, the solution is to add teachers as educators and according to competence and expertise of each teacher on the type or character of children with autism. The four facilities and infrastructure are by adding facilities such as adding classrooms and open spaces and adding therapeutic media by providing technological elements such as Ubtech Humanoid Robot technology. The fifth role of parents is by the way parents must play an active role in the learning of autistic children at home and parents will certainly be given training or discussion forums to understand their children more deeply.
PELATIHAN KETERAMPILAN LAS LOGAM DAN CHROME LOGAM KEPADA MAHASISWA PESERTA KKN PPM UNTUK PENGEMBANGAN WIRAUSAHA KERAJINAN LOGAM SEBAGAI KOMODITAS KHAS DESA SUNGAI MERANTI KECAMATAN PINGGIR KABUPATEN BENGKALIS Sunaryo Sunaryo; Yuhelson Yuhelson; Ari Andriyas Puji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 1 (2019): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.751 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v3i1.1042

Abstract

Dalam kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) dalam bentuk pembelajaran pemberdayaan masyarakat (PPM) ini, akan dilakukan pemberdayaan secara generik, yaitu dimulai dengan pola pencitraan karang taruna menjadi kelompok produktif yang berguna dalam mendukung munculnya wirausaha baru yang kreatif, peningkatan kecakapan hidup (life skill), dan pola pemasaran yang bersifat kolaboratif dengan memanfaatkan keunggulan daerah sebagai kota wisata. KKN PPM pemuda karang taruna melalui proses transfer keterampilan untuk las logam dan chrome logam untuk pengembangan wirausaha kerajinan logam sebagai komoditas khas desa sungai meranti kecamatan pinggir kabupaten bengkalis. Metode kegiatan program KKN-PPM ini adalah metode workshop dalam bentuk pelatihan dan pendampingan mahasiswa peserta KKN PPM secara intensif sampai menghasilkan produk berupa kerajinan logam souvenir dan hiasan yang menjadi komoditas produk desa sungai meranti kecamatan pinggir kabupaten bengkalis, serta membantu akses pemasaran yang bersifat kontinyu. Sekitar 60 % (12 dari 20 orang peserta ) mahasiswa mendapatkan nilai keberhasilan lebih dari 85 yang berarti telah mengusai sistem pengelasan dan chrome dengan baik secara teori maupun praktek. 40% yang lain dari peserta pelatihan dalam kondisi cukup menguasai pengelasan & chrome tersebut. Sebagian besar Para peserta pelatihan telah memiliki keterampilan untuk bisa menstranfer keterampilannya ke remaja karang taruna desa sungai meranti yang akan di jadikan pembinaannya dalam pelaksanaan KKN PPM.
PKM KELOMPOK USAHA LIZ SNACK DI KELURAHAN AIR DINGIN KECAMATAN BUKIT RAYA KOTA PEKANBARU Nova Meirizha; Satriardi .; Febby Apri Wenando
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 1 (2019): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.363 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v3i1.1043

Abstract

Pertumbuhan usaha skala kecil dan menengah (UKM) berkembang mewarnai perekonomian di daerah, di mana keberadaannya menjadi salah satu cara dalam mengatasi angka pengangguran sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah. Salah satu bidang yang cukup menjanjikan dewasa ini adalah usaha makanan. Kelompok Usaha Liz Snack yang berada di Kelurahan Air Dingin adalah satu kelompok usaha yang memproduksi beberapa makanan cemilan. Kelompok usaha ini beranggotakan beberapa orang ibu rumah tangga yang berdomisili di kelurahan yang sama. Produk-produk makanan cemilan yang sudah dihasilkan antara lain brownies ubi ungu, brownies ketan, dan kripik rollpia crispy. Dalam menjalankan usahanya kelompok usaha Liz Snack menghadapi beberapa permasalahan. Dalam bidang produksi, rendahnya jumlah produksi karena keterbatasan alat bantu menjadi masalah utama. Selain itu, belum adanya standarisasi produk, keterbatasan modal, jangkauan pemasaran produk yang terbatas, serta bentuk kemasan yang kurang menarik juga menjadi permasalahan yang dihadapi mitra. Pelaksanaan kegiatan pengabdian meliputi beberapa kegiatan antara lain: melakukan pelatihan-pelatihan mengenai standarisasi produk, pembukuan keuangan sederhana, pengenalan dan cara mengikuti program CD/CSR instansi pemerintah ataupun swasta, pelatihan pembuatan web dan sosial media, serta pembuatan desain kemasan produk. Diharapkan dari kegiatan ini bisa menjadikan pemasaran produk menjadi semakin luas untuk produk dari Liz Snack.

Page 1 of 1 | Total Record : 10