BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
98 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 4 (2022)"
:
98 Documents
clear
URGENSI HUKUM ADAT DALAM MEWUJUDKAN TATANAN KEHIDUPAN BERMASYARAKAT YANG HARMONIS DAN SEJAHTERA
agus Ariadi;
Rahmanuddin Tomalili;
Jabal Arfa;
Muh. Andi Dzul Fadli;
Umar Marhum;
Dewi Oktaviana Ustein
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (391.324 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3282
Kearifan lokal merupakan kekuasaan dan potensi riil yang dimiliki suatu daerah sebagai aset daerah yang mendorong pengembangan dan pembangunan daerah. sebagai landasan daerah di bidang budaya Begitupun Peran Perlindungan Perempuan Dalam Hukum adat bahwa Perempuan adat sebagai bagian dari masyarakat adat memiliki peran luar biasa dalam pembangunan bangsa ini. Selain sebagai garda terdepan pelindung nilai-nilai budaya dan kearifan lokal nusantara, perempuan adat juga memiliki peran besar dalam ketahanan ekonomi, memegang peranan sosial, sehingga Hukum Adat mejadi solusi Alternatif penyelesaian perkara-perkara pidana yang terjadi dimasyarakat Indonesia, dilakukan dengan asas musyawarah/ kekeluargaan, untuk satu sisi menegakkan hukum, dan di sisi lain menghilangkan sama sekali akibat lanjut serta melindungi korban dari suatu perkara. Tujuan tertinggi yang ingin dicapai, adalah pemulihan keseimbangan atau mengembalikan hubungan emosional yang tergangu dianggap jauh lebih penting dan lebih berdaya guna ketimbang sanksi yang menekankan pada hukuman penjara yang merupakan pilihan alternatif terakhir demi mewujudnya kerukunan masyarakat/Hubungan yang harmonis dalam suasana kekeluargaan serta memiliki Kedudukan Hukum sejak dulu telah diakui konstitusi
PELATIHAN PUBLIC RELATION UNTUK MEMBANGUN CITRA POSITIF SEKOLAH
Bradley Setiyadi;
Ali Idrus;
Firman Firman;
Musyaiyadah Musyaiyadah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (298.232 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3284
The existence of Public Relations in an educational institution is as a bridge or mediation between the school and the public so that each element in the school needs to design its relationship with various elements of society in order to achieve a harmonious and harmonious relationship. The relationship between schools and the public, through Public Relations activities, can be interpreted as a means of communication that provides information about schools to the community. Good communication can be felt not only by parents of students, but also the outside community so that it can influence the public to make it a favorite school. Implementing a good Public Relations strategy is one of the important elements to achieve this success. Taking into account the things above, the Public Relations Training for School Managers is very important to provide understanding and improve the skills of school managers, be it principals, vice principals, public relations departments and also teachers, in the field of Public Relations. so that it can help schools in building a positive image to the community. The end result of this service is that schools can design Public Relations activities so that they can be useful for policy makers in schools to build a positive image of the school and improve the quality of education.
PEMANFAATAN FORM KENDALI ADMINISTRASI GUNA MENUNJANG TERTIB ADMINISTRASI SPJ DI LINGKUNGAN BKKBN PROVINSI BALI
Putri Ayu Permata Dewi;
Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani;
Anak Agung Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (407.866 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3292
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Bali merupakan instansi pemerintah yang melaksanakan tugas dalam pelayanan masyarakat melalui berbagai kegiatan. Output atau hasil dari kegiatan tersebut nantinya dilaporkan dalam bentuk laporan, salah satunya laporan pertanggungjawaban. Dalam pelaksanaan observasi, ditemukan masalah berupa tertib administrasi laporan pertanggungjawaban yang belum terwujud secara optimal di Lingkungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Bali yang ditunjukkan oleh adanya beberapa kekurangan kelengkapan berkas dalam penyusunan Laporan Pertanggungjawaban sehingga penyelesaiannya memerlukan waktu yang lebih lama lagi. Dalam hal ini tim pengabdi melakukan program kerja pemanfaatan media berupa form kendali administrasi guna mewujudkan tertib administrasi di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Bali, dimana hasil dari kegiatan ini yakni terdapat perubahan dalam tindak lanjut kekurangan laporan pertanggungjawaban menjadi lebih baik lagi. Kedepannya diharapkan instansi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional selalu melakukan monitoring terhadap tindak lanjut kekurangan laporan pertanggungjawaban ini agar bisa mempertahankan tertib administrasi. Kata Kunci: Administrasi, Laporan Pertanggungjawaban, Pemanfaatan Media
TINGKAT PENGETAHUAN PETANI DALAM PEMANFAATAN PUPUK HAYATI PADA BUDIDAYA KEDELAI DI DESA SANCA KABUPATEN INDRAMAYU
Miftah Dieni Sukmasari;
Acep Atma Wijaya;
Sri Umyati;
Adi Oksifa Rahma Harti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (364.51 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3298
Tujuan dilakukan pengabdian ini adalah untuk mencari tahu bagaimana tingkat pengetahuan petani tentang pupuk hayati pada budidaya tanaman kedelai. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kelompok Tani Bantarjaya, Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai bulan Desember 2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, survei dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah daftar pertanyaan (kuesioner) dan pedoman wawancara. Konsep pada penelitian ini adalah pengetahuan dan penerapan petani dalam menggunakan pupuk hayati. Penelitian ini mengunakan beberapa variabel yaitu; Pengetahuan dengan indikator, peranan pupuk hayati, jenis pupuk, dosis pupuk, dan cara pemupukan. Metode analisis yang digunakan adalah data deskriftif kualitatif. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa rata-rata responden memiliki tingkat pengetahuan mengenai pupuk hayati pada kategori cukup baik dengan nilai ±44%, hal ini menjadi pertimbangan untuk melakukan rangkaian kegiatan PKM lainnya guna memaksimalkan tingkat pengetahuan petani dalam hal pupuk hayati salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan bimtek mengenai metode-metode yang berkaitan dengan pupuk hayati.
SOSIALISASI HUKUM TENTANG UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK TERHADAP CYBERBULLYING DI SMAN 1 PALU
Titie Yustisia Lestari;
Andi Afdhaliah Sri Hayati;
Irzha Friskanov. S
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (392.225 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3300
Hadirnya teknologi internet kemudian berkembang dengan pesat menyebabkan kejahatan baru di bidang itu juga muncul, yakni cyberbullying adalah salah satu fenomena yang tidak dapat dipungkiri keadaannya. Pada kenyataannya terdapat banyak kasus baik di luar negeri maupun di Indonesia yang menyakut tentang cyberbullying. Intimidasi dunia maya atau penindasan dunia maya atau cyberbullying adalah segala bentuk kekerasan yang dialami seseorang dan dilakukan teman mereka melalui dunia maya atau internet. Remaja yang dengan kurangnya pemahaman terkait penggunaan internet dengan baik, akan terjerumus pada dampak negatif internet. Maka dengan adanya hal tersebut, permasalahan inilah yang melatar belakangi penulis untuk membahasnya dalam pengabdian adalah pertama, kurangnya informasi dan pengetahuan siswa-siswi tentang cyberbullying berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kedua, kurangnya sosialisasi kepada pelajar mengenai hal tersebut yang menganggap hal tersebut tidak menarik untuk dibahas. Target yang ingin dicapai dalam pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada pelajar tentang cyberbullying kepada siswa-siswi pelajar sekolah menengah. Siswa sekolah menjadi sasaran empuk dari dampak negatif penggunaan media sosial. Kepribadian yang masih labil, kurangnya kemampuan dalam menyaring berita, dan kurangnya pengetahuan tentang penggunaan internet dan cyberbullying ini yang membuat siswa-siswi sangat rentan terdampak.
PELATIHAN PEMBELAJARAN DALAM KONSEP KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DAN TEKNOLOGI MOBIL LISTRIK DI SMK NEGERI 1 NGAWEN GUNUNGKIDUL
Aan Yudianto;
Herminarto Sofyan;
Gunadi;
Agus Widyianto;
Supiningsih
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (527.675 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3301
SMK Negeri 1 Ngawen as one of the leading vocational schools located in Gunungkidul, Special Region of Yogyakarta, requires strengthening of the implementation of the independent learning curriculum for SMK as a Center of Excellence and strengthening of electric car technology which is implemented in learning. This Off-Campus Lecturer Program aims to provide training to teachers at SMK Negeri 1 Ngawen in relation to strengthening the concept of independent learning and electric car technology in SMK which is applied in general learning related to strengthening hardskills, softskills, and character and harmony. between SMK and the world of work that is applied in learning in SMK. The target audience in this activity are teachers at SMK Negeri 1 Ngawen, Gunungkidul Regency, Special Region of Yogyakarta. The method of activities carried out in the Lecturer's Activities Outside the Campus is the lecture and discussion method accompanied by problem solving real problems that are expected by the school. This training activity has been carried out well. The results of the Evaluation Questionnaire showed that 65% strongly agree that the program is as needed, 76% strongly agree that the material provides benefits, 71% strongly agrees that the battery increases cooperation, 59% agrees that the program fosters independence, 59% strongly agrees that the delivery of material is clear and easy to understand, 65% of respondents strongly agree that the program encourages forward-looking, and 53% strongly agree that the results of the activities are in line with the expectations of the school.
PENGUATAN EKONOMI PADA GABUNGAN KELOMPOK TANI MEKAR TANI KELURAHAN BABAKAN JAWA KABUPATEN MAJALENGKA
Raden Wulan Saparinda;
Reni Nur Apriyani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (438.578 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3306
Pertanian memiliki fungsi penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Dalam perakteknya terdapat permasalahan yang dihadapi petani dalam memproduksi hasil pertanian yaitu : permodalan, alih fungsi lahan pertanian yang menyebabkan lahan pertanian semakin berkurang, minimnya pemanfaatan teknologi, harga pupuk yang tidak stabil, dan harga jual yang rendah. Dari permasalahan tersebut perlu adanya penyuluhan terhadap petani dalam menghadapi permasalahan yang ada. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani dalam aspek keuangan dan produksi sehingga diharapkan akan tercipta pengutan ekonomi. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan di Gabungan Kelompok Tani Mekar Tan iKelurahan Babakan Jawa Kabupaten Majalengka. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui tiga tahapan persiapan, observasi dan pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukan peserta antusias dalam mengikuti kegiatan ini hal ini dapat diukur dengan diskusi yang aktif selama kegiatan berlangsung. Serta berdasarkan hasil pengisian data yang diberikan diakhir kegiatan para peserta dapat memahami materi aspek keuangan dan produksi yang telah disampaikan.
MENUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEUR DI ERA DIGITAL PADA REMAJA KARANG TARUNA KABUPATEN GRESIK
Ina Syarifah;
Aminudin Azis;
Agustinus Doedyk Setiyawan;
Subiyantoro;
Ridho Muarief
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.295 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3307
Pengabdian masyarakat merupakan program dengan misi menerapkan pengembangan IPTEK dari perguruan tinggi kepada masyarakat guna mendukung dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam program menumbuhkan jiwa entrepreneur ini, tim melakukan pelatihan terkait kewirausahaan dan menerapan digital marketing dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Dosen dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Madiun, diharapkan lahir wirausaha-wirausahaan baru, serta dapat mengelola usaha dengan memanfaatkan teknologi yang semakian berkembang dengan lebih baik di Remaja Karang Taruna Desa Padang Bandung Kabupaten Gresik. Kegiatan ini terbagi menjadi empat tahapan, yaini observasi/ analisis kebutuhan mitra, sosialisasi, pelatihan dan evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta memiliki peningkatan dalam pengetahuan serta keterampilan terkait kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi dalam menjalankan usahanya, selain itu terjadi peningkatan dalam keinginan serta minat untuk menjadi wirausaha.
OPTIMALISASI LIMBAH KANDANG TERNAK KAMBING MENJADI PUPUK FERMENTASI ORGANIK DI DESA KARYA TUNGGAL
Fikri Syahputra;
Bigi Undadraja
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (640.154 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3308
Abstract This community service activity aims to provide counseling and training to farmers in processing goat waste into organic fermented fertilizers that have economic value and benefits. The location for the implementation of this service activity is in Karya Tunggal Village, Katibung District, Lampung Regency with the target partner being a group of goats. The method used in this activity consists of counseling and direct training/practice in the field of making solid and liquid organic fermented fertilizers. From the results of the activities that have been carried out, it was found that there was an increase in the knowledge and skills of partners in processing goat cage waste into organic fermented fertilizer. Then after the training activities, there are products from processing goat cage waste in the form of solid organic fermented fertilizers and liquid organic fermented fertilizers that are ready to be applied and marketed. With this service activity, it is able to have an impact on the family income of the goat group Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada peternak dalam mengolah limbah ternak kambing menjadi pupuk fermentasi organik yang memiliki nilai ekonomis dan manfaat. Lokasi pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berada di Desa Karya Tunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung dengan mitra sasaran adalah kelompok ternak kambing. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari penyuluhan dan pelatihan/praktek langsung dilapangan pembuatan pupuk fermentasi organik padat maupun cair. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan diperoleh adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah limbah kandang ternak kambing menjadi pupuk fermentasi organik. Kemudian setelah dilakukannya kegiatan pelatihan adanya produk hasil pengolahan limbah kandang ternak kambing berupa pupuk fermentasi organik padat dan pupuk fermentasi organik cair yang siap untuk diaplikasikan dan dipasarkan. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini mampu memberikan dampak terhadap pendapatan keluarga mitra kelompok ternak kambing
PELATIHAN RISET PASAR DENGAN GOOGLE FORM UNTUK MEMBANGUN MEREK DIGITAL PADA PERAN KOMUNITAS UMKM KLUBANOSTIC DI KABUPATEN BREBES
agnes dwita susilawati agnes_dwita;
Setyowati Subroto;
Mei Rani Amalia;
Ira Maya Hapsari;
Abdulloh Mubarok;
Baihaqi Fanani;
Adilah Permananingrum;
Niken Wahyu;
Dien Noviany Rahmatika;
Dewi Indriasih;
Eva Anggra Yunita
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (813.186 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3315
Business competition is very fierce, especially where everything almost happens online, thus increasing competition to the global stage. This fierce competition is one of the reasons why in running any business, including MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) digitalization is needed. The number of MSMEs in Indonesia experiences an increasing trend every year, according to data from BPS The number of MSMEs in Indonesia in 2019 has increased by 1.98% with the magnitude of the increase making competition between MSMEs already very large. This makes MSMEs must always innovate to create products that are acceptable to the market. The rapid development of internet technology, especially in Indonesia, has largely changed the pattern of people's lives from various sides. Based on survey data from the Indonesian Internet Service Providers Association (APJII) in 2020, the number of internet users in Indonesia reached 171.1 million, this number has increased in 2021 by 202.7 million (based on the Communication and Information Technology report) and this number will continue to increase significantly. The Brebes MSME Clubanostic is an MSME community that has been incorporated and is located in Brebes Regency. Established since November 11, 2018, which started from KLUBAN (Banjaratna MSME Family) Banjaratna is a village from Bulakamba Brebes District. From the description above, the MSMEs of the Klubanostic Community of Brebes Regency in collaboration with the Faculty of Economics and Business UPS Tegal are very interested in holding a community service program, namely appropriate training in activities to start or develop existing citizen businesses.