BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
248 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 1 (2023)"
:
248 Documents
clear
PENINGKATAN KEMANDIRIAN LANSIA DENGAN SENAM LANSIA DI PANTI WERDHA WELAS ASIH SINGAPARNA TASIKMALAYA
jajuk kusumawaty kusumawaty;
Dedi Supriadi;
Adi Nurapandi;
Heni Marliany;
Lilis Lismayanti;
Ima Sukmawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (200.159 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3849
Abstract The elderly experience a decrease in physiological and cognitive functions so that they are vulnerable to various health problems. The health burden of the elderly comes from diseases such as heart disease, stroke, visual impairment and hearing loss. The purpose of the community service is to find out the differences in the level of independence in the Activity of Daily Living (ADL) for the elderly at the Singaparna Werdha Welas Asih Home and to increase independence with gymnastics for the elderly. Methods: (i) Identification of the Level of Independence of the Elderly with the Katz Index (ii) Socialization, and (iii) Evaluation. Results: The number of elderly who took part in community service activities was 20 people. From the activity evaluation, it was found that the elderly were able to understand the material provided and do elderly exercise enthusiastically. Conclusion: The benefits of having knowledge and understanding about increasing the independence of the elderly with elderly exercise are very helpful in improving the health and life expectancy of the elderly Keywords: elderly independence, elderly gymnastics
OPTIMALISASI LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR: PENGABDIAN MASYARAKAT GURU DI SEKOLAH DASAR
Via Yustitia;
Bahauddin Azmy;
Feny Rita Fiantika;
Danang Prastyo
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (540.056 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3856
This community service aims to optimize the school environment as a learning resource. Community Service Activities (PkM) are carried out offline at Kepuh Kirian Elementary School in Surabaya. The activity was attended by 18 teachers from SDN Kepuh Kiriman Surabaya and the event ran smoothly. This activity lasts three months, starting with the provision of material, then the teacher identifies the school environment that can be used as learning study material. Several identification steps were carried out by the workshop participant teachers, namely the workshop participants took inventory of the potential of the school environment as a source of learning, identified and mapped the potential of the school environment as a source of learning according to Basic Competency (KD), structuring the potential of the school environment as a source of learning, conducting evaluations and taking action. Continue the implementation of structuring the potential of the school environment as according to Basic Competency (KD) and relevant subjects.
Pengurusan Legalitas Usaha, Registrasi Pelaku Usaha, dan Permohonan Online Merek Dagang pada UMKM Soto Kwali Mas Tanto
Andreas Yoshiro Ogawa;
Fendy Cuandra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1227.494 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3872
Soto Kwali Mas Tanto merupakan rumah makan sederhana yang dioperasikan sejak tahun 2018 dengan makanan yang dijual berupa soto, ayam penyet/bakar, dan makanan angkringan jenis lainnya. Soto Kwali Mas Tanto sudah menjalankan usahanya ini sejak tahun 2018 dan sudah berpindah tempat sebanyak tiga kali. Soto Kwali Mas Tanto sekarang (2019-sekarang) berlokasi di Baloi Garden (depan lobby 2 Grand Batam Mall). Berdasarkan hasil kegiatan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang dilakukan penulis ketika mengunjungi Soto Kwali Mas Tanto pertama kalinya menemukan beberapa hal yang belum ada dalam usaha ini yaitu belum memiliki legalitas usaha dasar seperti NIB (Nomor Induk Berusaha) dan registrasi pelaku UMKM Binaan serta belum mendaftarkan merek dagang ke Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (DJKI). Dalam melakukan implementasi rancangan luaran pada Soto Kwali Mas Tanto yaitu melalui 2 cara diantaranya secara online (melalui https://oss.go.id/ untuk pengurusan perizinan seperti NIB (Nomor Induk Berusaha) dan melalui https://merek.dgip.go.id/ untuk pendaftaran merek dagang di DJKI) dan offline (melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam untuk registrasi pelaku usaha mikro (surat rekomendasi pelaku binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam). Adanya implementasi luaran tersebut diharapkan dapat membantu Soto Kwali Mas Tanto agar kedepannya bisa lebih mandiri dan mampu meningkatkan omset penjualannya.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS SPARKOL VIDEOSCRIBE UNTUK PARA GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MUHAMMADIYAH KOTABUMI LAMPUNG UTARA
Rulik Setiani;
Nur Mei Ningsih;
Asep Hardiyanto;
Khusnul Khotimah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1010.149 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3874
The main problem in this Community Service activity is the lack of motivation and movement of teachers in the school in presenting information technology-based materials that can support the distance learning process during a pandemic. As a result, students become less enthusiastic and less motivated to take part in learning because the teacher only gives assignments without any explanation so that students have difficulty doing them. Teachers should be able to use various learning media to convey material so that learning can be carried out smoothly. Weaknesses of SMP Muhammadiyah Kotabumi that the teachers lack updates regarding digital learning media so that in carrying out learning it is less attractive to students. From the problems described above, the community service team provides a solution to the problem by carrying out assistance in making interactive learning media based on the Sparkol Videoscribe application for teachers at SMP Muhammadiyah Kotabumi North Lampung. The purpose of this activity is to improve the skills of teachers in making sparkol videoscribe-based digital learning media, and it is hoped that the teachers will have skills in making digital learning media so that the distance learning process can be carried out properly.
PENERAPAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DAN INTERNET OF THINGS (IOT) PADA SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH YANG BERKELANJUTAN
Enda Apriani;
M. Sigit Cahyono;
M.Noviansyah Aridito;
Hb. Sukarjo;
Sapriani Gustina;
Jemadi Jemadi;
Feri Febria Laksana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (307.72 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3875
Sampah merupakan salah satu sumber masalah yang dihadapi oleh manusia apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu cara yang efektif untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA adalah melalui penerapan sistem Supply Chain Management (SCM) dan Internet of Things (IoT) mulai dari sumber timbulan sampah sampai di lokasi pengolahan di Tempat Penampungan Sampah (TPS), seperti yang ada di Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Agung Rejeki, Jetis, Bantul. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menerapkan sistem SCM dan IoT dalam pengelolaan sampah yang produktif dan ramah lingkungan di KSM Agung Rejeki. Tahap kegiatan ini diawali dengan rapat koordinasi, dilanjutkan dengan pembuatan SCM dan IoT, sosialisasi dan serah terima, pelatihan, pendampingan, dan monitoring evaluasi serta pelaporan. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya sistem SCM dan IoT yang diterapkan dengan baik di KSM Agung Rejeki, sehingga bisa membantu meningkatakan efisiensi proses pemilahan di KSM Agung Rejeki. Kata Kunci: supply chain management, internet of things, pengolahan sampah, kelompok swadaya masyarakat
PELATIHAN DIGITAL MARKETING DALAM UPAYA MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL UMKM DESA KERAMAS
I Gede Juliana Eka putra;
Ayu Pradnyandari Dananjaya Erawan;
I Gede Wikan Aditya;
I Wayan Juniarta;
I Made Adi Surya Permana;
I Made Wahyu Baskara
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.835 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3880
Desa Keramas memiliki potensi wisata baik wisata alam, budaya maupun buatan manusia untuk terus dikembangkan menjadi desa wisata unggulan di Kabupaten Gianyar, Bali. Seiring dengan perkembangan pariwisata dan revolusi digital 4.0 ini, aktivitas pemasaran produk unggulan desa ini akan lebih efektif, efisien dilakukan melalui media internet. Namun masyarakat desa Keramas belum memaksimalkan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan pemasaran usahanya. Sedikitnya pemahaman literasi digital yang dimiliki pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi salah satu faktor penghambat kurangnya daya saing usaha pelaku UMKM. Urgensi mengenai pemahaman literasi digital sangatlah diperlukan terutama pasca pandemi Covid-19 dimana kebanyakan konsumer sekarang lebih nyaman berbelanja secara online. Oleh karenanya untuk meningkatkan literasi digital mengenai pengoptimalan penggunaan teknologi digital untuk pemasaran produk dan jasa UMKM di Desa Keramas, diperlukan upaya-upaya seperti pelatihan dan pendampingan mengenai digital marketing kepada UMKM di Desa Keramas. Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dan dilaksanakan secara luring di Kantor Desa Keramas pada tanggal 19 November 2022 dengan jumlah peserta 20 orang yang mencakup perangkat Desa Keramas dan pelaku UMKM Desa Keramas. Kemudian UMKM yang memerlukan video company profile maupun pembuatan katalog akan didampingi oleh tim pelaksana. Output yang dihasilkan dari pengabdian ini adalah meningkatnya pemahaman mitra UMKM mengenai digital marketing dan UMKM yang sebelumnya belum memiliki video company profileserta katalog dari produk ataupun jasa mereka dapat memiliki keunggulan dalam mempromosikan UMKM mereka.
DIGITALISASI BANK SAMPAH SEBAGAI OPTIMALISASI PENGELELOAAN SAMPAH DAN PENDAYAGUNAAN MASYARAKAT DI DESA PEJATEN, KECAMATAN KEDIRI, KABUPATEN TABANAN, BALI
tiawan;
Gede Andry Dewa Kusuma;
Angel Kurniawati Hematang
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (605.731 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3891
Pejaten Village is one of the villages in Kediri District, Tabanan Regency, Bali Province. Pejaten Village or commonly known as Tile Village because of the production of good quality roof tiles in this Village. Behind the production of good quality roof tiles, Pejaten Village has now developed a Garbage Bank. The Garbage Banks in Pejaten Village are 5 Banjars out of 8 Banjars with 1 Main Garbage Bank which is shaded under Pejaten Village. However, the Garbage Bank that is used is still conventional, still does traditional recording and requires a lot of energy in recording and calculating this Garbage Bank. The Garbage Bank in Pejaten Village also faces inconsistent collectors who receive results from the Garbage Bank from Pejaten Village. With the existence of the Digital Waste Bank, in terms of recording and calculating the value of waste exchanged per each resident in Pejaten village, it will be more accurate and reduce the number of workers needed. The Digital Garbage Bank is an application that contains waste balances that have been exchanged by residents at the waste bank and this balance can be exchanged once every 6 months in the form of groceries and compost. As well as socialization about waste sorting and waste utilization which will be able to build Pejaten villagers to understand more about adding value to the use of waste after it has been sorted.
Pembukuan Keuangan Usaha di Desa Ciomas
Yanneri Elfa Kiswara Rahmantya;
Dede Djuniardi;
Aini Nursafaah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (176.196 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3911
Tulisan ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang penulis lakukan di Desa Ciomas Kabupaten Kuningan. Program ini dilakukan dengan tema “Pembukuan Keuangan Usaha”. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian yaitu, mengkampanyekan pentingnya pencatatan untuk pembukuan keuangan usaha dan sosialisasi. Pelaksanaan pengabdian dilakukan pada bulan November 2022. Pembukuan keuangan usaha adalah kegiatan pencatatan transaksi yang terjadi dalam usaha kecil menengah yang disusun berdasarkan penerimaan dan pengeluaran. Pembukuan ini diperlukan tidak hanya sebagai dasar pengambilan keputusan, tetapi juga memudahkan pelaku usaha untuk dapat mengetahui biaya yang diperlukan untuk dapat mengembangkan usaha ke depannya. Kata kunci: Pembukuan, Keuangan, Usaha.
Pelatihan Unit Kompetensi Mengoperasikan PLC SKKNI 631 Tahun 2016 untuk Guru Mekatronika SMK Negeri 10 Bekasi
Eka Samsul Maarif;
Budiyanto;
Husnibes Muchtar;
Machbubul W
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (596.28 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3997
One of the increasing needs for automation in the industrial world is the impact on the supply of skilled workers who are able to operate industrial automation systems, especially PLC-based systems. So that SMK as a formal educational institution must be able to meet this demand. The Community Service Program is carried out at SMK N 10 Bekasi in the form of training according to the Competency Unit to Operate PLCs to equip teachers to have competencies in accordance with the applicable SKKNI, in order the teachers can teach by referring to these standards. The results of the pre-test showed that the initial conditions of the 3 teachers had very good skills in understanding the work process flow of the automation system, being able to read wiring diagrams, being able to make installation connections on the PLC according to the drawings, being able to operate the PLC and being able to test the system. However, the quality of the cable and the installation of terminals still has many errors. The results of the post test showed that the training was able to reduce the average number of errors from 15 to 5.33 or decrease 64.46% and reduce the average installation time of connecting cables from 73.66 to 53.55 or decrease 27.3%.
PELATIHAN MARKETING ONLINE DAN PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UMKM DAPOR 38 KELURAHAN PAKIS, SURABAYA
Naufal Abdillah;
Ahmad Habib;
Tan Evan Tandiyono;
Siswoyo Siswoyo;
Richardo Zefanya Damarjanan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (880.299 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v4i1.3814
Berkembangnya teknologi membuat kemajuan yang pesat bagi perekonomian Indonesia. Marketing online merupakan strategi baru yang harus diikuti oleh para pelaku usaha agar tetap dapat bersaing dengan berkembangnya teknologi saat ini. Tetapi masih banyak terdapat UMKM yang belum memanfaatkan perkembangan teknologi dalam strategi pemasarannya. Dapor 38 salah satu UMKM yang berlokasi di Pakis, Kota Surabaya dimana usah ini masih menggunakan pemasaran sederhana yaitu informasi dari orang ke orang. Sedangkan UMKM ini sangat berpotensi untuk mengembangkan usahanya lebih besar lagi melalui pemanfaatan marketing online. Maka dari itu tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengenalkan marketing online dengan memanfaatkan media sosial. Aplikasi yang akan digunakan untuk membuat konten-konten pada media sosial adalah canva dan corel draw. Pemilihan aplikasi ini dikarenakan sangat mudah digunakan dan memiliki item-item menarik yang dengan sangat mudah dimasukkan kedalam konten yang dibuat. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra memiliki akun media sosial untuk usahanya dimana sudah berisi beberapa konten-konten yang dapat menarik pembeli. Mitra memiliki logo yang merupakan ciri khas usaha tersebut.