cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Phone
+6285220520401
Journal Mail Official
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jln. R.E. Martadinata No. 150 Tlp. (0265) 772192
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Wahana Pendidikan
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23552425     EISSN : 27156796     DOI : 10.25157
Core Subject : Education,
Jurnal Wahana Pendidikan merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang pengembangan proses pembelajaran, praktikum, pengembangan bahan ajar, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan manajemen sekolah. Jurnal Wahana Pendidikan diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Januari dan Agustus). P-ISSN: 2355-2425 dan E-ISSN : 2715-6796 Wahana Pendidikan is a high-quality open access peer-reviewed research journal published by the Teaching and Education Faculty of Galuh University (UNIGAL). Wahana Pendidikan provides a platform that welcomes and recognizes high-quality original empirical research articles on education written by researchers, academics, professionals and practitioners from around the world.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2018)" : 13 Documents clear
(TGT) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA DAMPAK GLOBALISASI DI BERBAGAI BIDANG (PTK Kelas di Kelas IX-C SMP Negeri 4 Tasikmalaya) Suarman Guntara
Wahana Pendidikan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.462 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i1.926

Abstract

Tujuan diajarkannya PKn di Sekolah Menengah Pertama adalah untuk melengkapi siswa dengan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai-nilai agar siswa mengenali dengan baik berbagai permasalahan sosial kemasyarakatan yang ada di sekelilingnya. Termasuk pada Siswa kelas IX-C SMP Negeri 4 Tasikmalaya, nilai tes pemahaman materi sebelum diberi tindakan adalah 71.50 belum memenuhi KKM yaitu 75. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan untuk melihat proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) dan untuk mengetahui peningkatkan pemahaman siswa pada Dampak Globalisasi di Berbagai Bidang menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  dalam 2 siklus pembelajaran dengan langkah-langkah planning, actuating, observing,dan reflecting. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep berupa uraian dan lembar observasi. Tes pemahaman konsep dimaksudkan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep sesudah diterapkan model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT). Lembar observasi digunakan untuk mengamati proses pembelajaran oleh guru dan aktivitas siswa. Proses belajar menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) pada siklus 1 terlaksana sebesar 80% termasuk kategori baik dan meningkat pada siklus 2 sebesar 91% termasuk kategori baik sekali. Aktivitas siswa dalam pembelajaran pada siklus 1 meningkat pada kemampuan bertanya sebesar  33% kategori kurang, menjawab pertanyaan 66% kategori baik, mengemukakan gagasan 66% kategori baik dan mengungkapkan pengetahuan awal 50% kategori cukup. Kemudian meningkat lagi pada siklus 2 dengan kemampuan bertanya sebesar 50% kategori cukup menjawab pertanyaan 83,3% kategori sangat baik, mengemukakan gagasan 76,6 % kategori baik dan mengungkapkan pengetahuan awal 66% kategori baik. Pemahaman siswa pada Dampak Globalisasi di Berbagai Bidang meningkat dari nilai rata-rata hasil tes pra siklus 71.50 menjadi 79.68 pada siklus 1 dan lebih meningkat pada siklus 2 menjadi 88.88. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa pada Dampak Globalisasi di Berbagai Bidang. Kata Kunci: Teams Games Tournaments (TGT), Pemahaman, Dampak Globalisasi 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEKNIK LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU TALI RINTANGAN (PTK di kelas VIII-B SMP Negeri 14 Tasikmalaya) Dani Haryono
Wahana Pendidikan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.412 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i1.921

Abstract

Keterampilan lompat jauh merupakan salah satu cabang atletik yang harus diberikan kepada peserta didik kelas VIII SMP. Kemampuan faktor kognitif peserta didik dalam memahami teknik-teknik gerakan yang harus dilakukan dalam lompat jauh sangatlah memberikan konstribusi terhadap pencapaian hasil lompatan yang optimal. Keterampilan lompat jauh peserta didik kelas VIII-F SMP Negeri 14 Tasikmalaya sangat rendah, keadaan seperti ini sangat jauh dari harapan penulis selaku guru olahraga dengan melihat skor perolehan peserta lompat jauh pada Porseni yaitu 460 cm, hal tersebut membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan judul “Meningkatkan Kemampuan Teknik Lompat Jauh Gaya Jongkok dengan Menggunakan Alat Bantu Tali Rintangan (PTK di kelas VIII-B SMP Negeri 14 Tasikmalaya)”. Berdasarkan fungsi pendidikan jasmani, untuk mencapai tujuan yang diharapkan salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan  penyampaian pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan  karakteristik  siswa SMP.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  penelitian tindakan kelas yang terdiri tinggi  dua siklus dan pada setiap siklus terdiri dari satu tindakan pembelajaran. Objek  penelitian ini adalah siswa kelas VIII-F SMP Negeri 14 (N=34). Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2012-2013.  Simpulan dalam penelitian adalah: (1) pada siklus 1 data hasil lompat jauh gaya jongkok didapat rata-rata 290 cm dan pada siklus 2 rata-rata 314 cm, (2) terdapat peningkatan hasil pembelajaran lompat jauh gaya jongkok dengan menggunakan alat bantu tali rintangan. Kata Kunci : Alat Bantu Tali Rintangan, Teknik Lompat Lompat Jauh Gaya Jongkok
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL DEMONSTRASI PADA MATERI FLUIDA DI KELAS XI-1 IPA SMA NEGERI 1 PANAWANGAN Adun Rusyana
Wahana Pendidikan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.697 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i1.927

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa (nilai) baik dalam ulangan harian, ulangan semester maupun Ujian Akhir Sekolah, yaitu di bawah nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (6,5). Rendahnya prestasi siswa dimungkinkan salah satunya adalah penggunaan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru masih berpusat pada guru, sehingga aktifitas siswa tidak optimal. Melalui penerapan model demonstrasi diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa belajar Fisika yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA-1 SMA Negeri 1 Panawangan dengan jumlah laki-laki 20 orang dan perempuan 24 orang. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa hasil observasi dan metode kuantitatif berupa hasil pra test dan pasca test. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, dan masing-masing siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Temuan penelitian ini sebagai berikut: (1) mnumnya perhatian siswa pada proses pembelajaran meningkat (2) keberanian siswa meningkat (3) Kualitas jawaban siswa meningkat (4) kesungguhan dan kemampuan siswa untuk mengajukan pertanyaan meningkat (5) kemampuan dan kejelian siswa untuk menghindari kesalahan menjawab pertanyaan guru meningkat (6) perhatian, cara, kesungguhan dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal yang sulit maupun tidak sulit meningkat (7) siswa yang mengajukan pertanyaan, tanggapan, komentar, saran dan kritik terhadap soal yang diberikan guru meningkat (8) jumlah siswa yang memperoleh peningkatan nilai dari sebelumnya meningkat (9) jumlah siswa yang memperoleh penurunan nilai dari sebelumnya berkurang (10) hasil belajar siswa baik secara individual maupun kelompok mengalami peningkatan, pada siklus pertama dari rata-­rata 5,82 menjadi 7,75 pada siklus kedua, mengalami peningkatan 3,32 %. Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Demonstrasi, Fluida
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP LAYANAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FKIP UNIVERSITAS GALUH Dedeh Dedeh
Wahana Pendidikan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.849 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i1.917

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah: (1) aspek mutu merupakan bagian penting dari penyelenggaran pendidikan  di Unigal, (2) monitoring dan evaluasi merupakan langkah penting untuk refleksi dan pemberian kebijakan mutu penyelenggaraan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan di Prodi. Akuntansi FKIP Unigal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Objek penelitian adalah mahasiswa Prodi.Akuntansi FKIP Unigal (n=100). Variabel yang diteliti meliputi: (1) reliability (kepercayaan), (2) responsiveness (daya tanggap), (3) emphaty (perhatian individu), dan (4) tangibles (berwujud).Simpulan penelitian ini adalah: (1) Tingkat kepuasan mahasiswa Pendidikan Akuntansi terhadap layanan akademik dalam pembelajaran yang ditinjau dari dimensi Reliability (kehandalan atau kepercayaan) adalah sebagian besar responden 62,5% menyatakan puas terhadap semua aspek pada dimensi ini; (2) Tingkat kepuasan mahasiswa Pendidikan Akuntansi terhadap layanan akademik dalam pembelajaran yang ditinjau dari dimensi Responsiveness (daya tanggap) adalah sebagian besar responden 54,29% menyatakan puas terhadap semua aspek pada dimensi ini; (3) Tingkat kepuasan mahasiswa Pendidikan Akuntansi terhadap layanan akademik dalam pembelajaran yang ditinjau dari dimensi Emphaty (perhatian individu) adalah sebagian besar responden 57% menyatakan puas terhadap semua aspek pada dimensi ini; (4)  ingkat kepuasan mahasiswa Pendidikan Akuntansi terhadap layanan akademik dalam pembelajaran yang ditinjau dari dimensi Tangibles (bukti langsung) adalah sebagian besar responden 66% menyatakan puas terhadap semua aspek pada dimensi ini. Kata Kunci: Tingkat Kepuasan, Mutu Layanan 
PENGGUNAAN MODEL CIRCLE QUESTION GAME UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KEADAAN ALAM DAN AKTIVITAS PENDUDUK INDONESIA (PTK DI KELAS VII-D SMP NEGERI 14 TASIKMALAYA) Ai Aan Widayani
Wahana Pendidikan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.326 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i1.922

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk Mengetahui penggunaan model pembelajaran Circle Question Game  dalam meningkatkan hasil belajar pada materi Keadaan Alam dan Aktivitas Penduduk Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) dengan melakukan 2 (dua) siklus tindakan, yang pada setiap siklus dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Teknik pengumpulan data dalam penelitian tindakan kelas ini terdapat empat   teknik yaitu  pengamatan, tes,  dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penggunaan model pembelajaran Circle Question Game  terbukti dapat meningkatkan aktifitas siswa dalam belajar. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan aktifitas siswa dari prasiklus ke siklus 1  sebesar 33,34 atau meningkat sebesar 28,55% dan dari siklus 1 ke siklus 2  meningkat sebesar 13,67 atau meningkat sebesar 11,39 %.Terdapat peningkatan proses belajar menggunakan model pembelajaran  Circle Question Game   dari prasiklus ke siklus 1 sebesar 0,8 atau meningkat  sebesar 20,5 % dan peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 0,78 atau meningkat sebesar 19,5 %. Terjadi peningkatan pada rata-rata nilai tes dari prasiklus  ke  siklus 1 pertemuan ke 1 sebesar 14,67 atau meningkat sebesar  22.56 % dan meningkat pada persentase siswa yang tuntas  sebesar 40 %. Dari siklus 1 pertemuan ke 1  ke siklus 1 pertemuan ke 2  terjadi peningkatan rata-rata  nilai sebesar 3,6 atau meningkat sebesar 3,2 %  dan terjadi peningkatan pada persentase siswa yang tuntas sebesar  6,67 % dan dari siklus 1 pertemuan ke 2 ke siklus 2 pertemuan ke 1 terjadi peningkatan rata-rata nilai sebesar 2.83 atau naik sebesar 3,4 % dan terjadi peningkatan persentase siswa yang tuntas sebesar 6,7 %  sedangkan dari siklus 2 pertemuan ke 1 ke siklus 2 pertemuan ke 2 terjadi peningkatan nilai rata-rata  sebesar 2,4 atau meningkat sebesar 2.7 % dan terjadi peningkatan pada persentase siswa yang tuntas sebesar 3.4 %.Penggunaan model pembelajaran Circle Question Game dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII-D SMP Negeri 14 Tasikmalaya pada materi   Keadaan Alam dan Aktivitas Penduduk Indonesia.   Kata Kunci   : Keadaan Alam dan Aktivitas Penduduk Indonesia, Circle Question Game
ANALIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF PADA MAHASISWA BERKEMAMPUAN TINGGI, SEDANG, DAN RENDAH (Studi Deskriptif Analitik pada Mahasiswa Pendidika Biologi FKIP Unigal) Dedeh Rukaesih
Wahana Pendidikan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.027 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i1.928

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah: (1) selama ini para pemerhati pendidikan lebih mengutamakan hasil belajar kognitif dari pada hasil belajar berupa keterampilan berpikir kritis dan kreatif; (2) para pemerhati pendidikan  beranggapan bahwa keterampilan berpikir itu berkorelasi positif dengan hasil belajar kognitif, sedangkan pernyataan tersebut belum didukung oleh hasil kajian empirik. Hipotesis penelitian ini adalah: (1) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kretaif dan kritis  pada mahasiswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kreatif dan kritis pada mahasiswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Metode penelitian ini adalah studi deskriptif analitik. Objek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi (N=27) yang sedang menempuh mata kuliah Zoologi Invertebrata. Kelompok kemampuan mahasiswa tinggi, sedang, dan rendah ditentukan berdasarkan skor tes pemahaman mahasiswa pada materi Zoloogi Invertebrata (Filum Protozoa, Porifera, dan Coelenterata). Intrumen keterampilan berpikir kritis terdiri tinggi tes inferensi, assumsi, dan integrasi masalah. Instrumen keterampilan berpikir kreatif terdiri tinggi tes essay terbuka (mengukur kemampuan mahasiswa dalam membuat tatanan unik dan bertingkat antara faktor-faktor yang kelihatannya tidak berhubungan). Data diolah dengan menggunakan Test T (Program SPSS). Simpulan dalam penelitian ini adalah: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa pada kelompok tinggi/sedang/rendah; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada kelompok tinggi/sedang/rendah; (3) Tidak selamanya kemampuan kognitif mahasiswa rendah memiliki keterampilan berpikir rendah; (4) Diprediksi bahwa tidak ada korelasi positif antara keterampilan berpikir kritis dengan keterampilan berpikir kreatif Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Berpikir, Kemampuan Kognitif 
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Memahami Berbagai Sifat pada Perubahan Fisika dan Kimia dengan Metode Eksperimen (PTK di Kelas VII-D SMP 4 Tasikmalaya) Enok Herawati
Wahana Pendidikan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.518 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i1.918

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan Metode Eksperimen   dalam upaya meningkatkan menerapan konsep berbagai sifat pada perubahan fisika dan kimia. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melakukan 2 (dua) siklus tindakan, yang pada setiap siklus dilakukan melalui tahapan yaitu perencanaan (planning), Pelaksanaan (Acting), Observasi (Observation), Refleksi(Reflecting)       Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi kepada siswa dan observasi  guru,tes hasil belajar dan pengisian angket.   Hasil penelitian menunjukan bahwa Proses belajar terjadi peningkatan rata –rata skor 45 pada pra siklus  menjadi 44 pada siklus 1 atau meningkat 6 atau 9 % .Proses pembelajaran makin meningkat pada siklus 2 dengan peningkatan rata-rata skor menjadi 54 atau dengan kata lain meningkat 10 atau 17% .Penggunaan Metode Eksperimen  juga terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siwwa dalam konsep berbaga1 sifat pada perubahan fisika dan kimia, peningkatan rata-rata skor dari 50 pada pra tindakan menjadi 66 pada siklus 1 atau dengan kata lain hasil belajar siswa meningkat 16 atau 16 % .Hasil belajar siswa dalam pembelajaran makin meningkat pada siklus 2 dengan peningkatan rata-rata menjadi 82 atau dengan kata lain meningkat 16 atau 16%.Demikian pula siswa merespon dengan baik penggunaan Metode Eksperimen.Hal ini dibuktikan dari hasil pengamatan terhadap aktivitas siswa yang menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam kegiatan proses pembelajaran melalui tindakan penggunaan Metode Eksperimen  pada pertemuan dan siklus ke siklus menunjukkan kemajuan dan peningkatan. Aktivitas siswa pada siklus I pertemuan ke-1 sebesar  50% meningkat sebesar 16% menjadi  73% pada siklus  2. Kata Kunci  :  Konsep berbagai  sifat pada perubahan fisika dan kimia,  Metode Eksperimen
PENGGUNAAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAPAT MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI THINGS AROUND US (PTK DI KELAS VII-B SMP NEGERI 14 TASIKMALAYA) Hayani, Nurida
Wahana Pendidikan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.45 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i1.923

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi Things around us. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melakukan 2 (dua) siklus tindakan, yang pada setiap siklus dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan, tes hasil belajar dan angket.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penggunaan model kooperatif tipe jigsaw terbukti dapat meningkatkan pemahaman siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan jumlah siswa yang  mencapai KKM dibandingkan dengan pra tindakan. Proses pembelajaran pada siklus I pertemuan ke-2 meningkat sebesar 76% menjadi 86% pada siklus II pertemuan ke-1. Demikian pula pada siklus II pertemuan ke-1 meningkat sebesar 26% menjadi 90 % pada akhir siklus II pertemuan ke-2. hasil belajar dan kemampuan siswa dengan menggunakan kooperatif tipe jigsaw pada siklus I pertemuan ke-1 sebesar 32 % meningkat sebesar 33 % menjadi 65% pada siklus I pertemuan ke-2. Demikian pula, hasil belajar dan kemampuan siswa pada siklus I pertemuan ke-2 meningkat sebesar 13 % menjadi 78 % pada siklus II pertemuan ke-1. Demikian pula, hasil belajar dan kemampuan siswa pada siklus II pertemuan ke-1 meningkat sebesar 14% menjadi 92 % pada siklus II pertemuan ke-2. Pada umumnya siswa merespon dengan baik penggunaan Model Kooperatif Tipe Jigsaw. Hal ini dibuktikan dari hasil pengamatan terhadap aktivitas siswa yang menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam kegiatan proses pembelajaran melalui tindakan  Model Kooperatif Tipe Jigsaw pada pertemuan dan siklus ke siklus menunjukkan kemajuan dan peningkatan. Aktivitas siswa pada siklus I pertemuan ke-1 sebesar 37% meningkat sebesar 26 % menjadi 63% pada siklus I pertemuan ke-2. Kata Kunci: Pemahaman, Things around us, Model Pembelajaran, Cooperatf Jigsaw 
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP LAYANAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FKIP UNIVERSITAS GALUH Rukaesih, Dedeh
Wahana Pendidikan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.074 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i1.929

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah: (1) aspek mutu merupakan bagian penting dari penyelenggaran pendidikan  di Unigal, (2) monitoring dan evaluasi merupakan langkah penting untuk refleksi dan pemberian kebijakan mutu penyelenggaraan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan di Prodi. Akuntansi FKIP Unigal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Objek penelitian adalah mahasiswa Prodi.Akuntansi FKIP Unigal (n=100). Variabel yang diteliti meliputi: (1) reliability (kepercayaan), (2) responsiveness (daya tanggap), (3) emphaty (perhatian individu), dan (4) tangibles (berwujud).Simpulan penelitian ini adalah: (1) Tingkat kepuasan mahasiswa Pendidikan Akuntansi terhadap layanan akademik dalam pembelajaran yang ditinjau dari dimensi Reliability (kehandalan atau kepercayaan) adalah sebagian besar responden 62,5% menyatakan puas terhadap semua aspek pada dimensi ini; (2) Tingkat kepuasan mahasiswa Pendidikan Akuntansi terhadap layanan akademik dalam pembelajaran yang ditinjau dari dimensi Responsiveness (daya tanggap) adalah sebagian besar responden 54,29% menyatakan puas terhadap semua aspek pada dimensi ini; (3) Tingkat kepuasan mahasiswa Pendidikan Akuntansi terhadap layanan akademik dalam pembelajaran yang ditinjau dari dimensi Emphaty (perhatian individu) adalah sebagian besar responden 57% menyatakan puas terhadap semua aspek pada dimensi ini; (4)  ingkat kepuasan mahasiswa Pendidikan Akuntansi terhadap layanan akademik dalam pembelajaran yang ditinjau dari dimensi Tangibles (bukti langsung) adalah sebagian besar responden 66% menyatakan puas terhadap semua aspek pada dimensi ini. Kata Kunci: Tingkat Kepuasan, Mutu Layanan 
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA KONSEP SISTEM PERNAPASAN. (PTK DI KELAS VIII F PADA SMP NEGERI 4 TASIKMALAYA) Icah, Icah
Wahana Pendidikan Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.957 KB) | DOI: 10.25157/wa.v5i1.919

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan untuk melihat proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dan untuk mengetahui peningkatkan pemahaman siswa pada konsep sistem pernapasan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Penelitian ini menggunakan methode Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  dalam 2 siklus pembelajaran dengan langkah-langkah planning, actuating, observing,dan reflecting. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep berupa pilihan ganda dan lembar observasi. Tes pemahaman konsep dimaksudkan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep sesudah diterapkan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Lembar observasi digunakan untuk mengamati proses pembelajaran oleh guru dan aktivitas siswa. Proses belajar menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada siklus 1 terlaksana sebesar 81,33% termasuk kategori baik dan meningkat pada siklus 2 sebesar 91,33 % termasuk kategori baik sekali. Aktivitas siswa dalam pembelajaran pada siklus 1 meningkat pada kemampuan bertanya sebesar  33 % kategori kurang, menjawab pertanyaan 66 % kategori baik, mengemukakan gagasan 66 % kategori baik dan mengungkapkan pengetahuan awal 50 % kategori cukup. Kemudian meningkat lagi pada siklus 2 dengan kemampuan bertanya sebesar 50% kategori cukup menjawab pertanyaan 83,3 % kategori sangat baik, mengemukakan gagasan 76,6 % kategori baik dan mengungkapkan pengetahuna awal 66 % kategori baik. Pemahaman siswa pada konsep sistem pernapasan meningkat dari nilai rata-rata hasil tes pra siklus 71.67 menjadi 82 pada siklus 1 dan lebih meningkat pada siklus 2 menjadi 88,33. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa pada konsep sistem pernapasan. Kata Kunci : Numbered Head Together (NHT), Pemahaman

Page 1 of 2 | Total Record : 13